Rabu, 24 Juni 2015

AS tak benarkan dan tak bantah penyadapan Prancis


AS tak benarkan dan tak bantah penyadapan Prancis
Presiden Perancis Francois Hollande (REUTERS/Christian Hartmann)
 
 
Washington (CB) - Amerika Serikat menolak membenarkan atau membantah laporan bahwa Badan Keamanan Nasional NSA tekah memata-matai tiga presiden Prancis.

"Kami tak akan mengomentari tuduhan intelijen secara khusus," kata Dewan Keamanan Nasional (NSC) Gedung Putih kepada wartawan seperti dikutip AFP, hari ini.

"Secara umum kami tidak melakukan aktivitas pengawasan intelijen asing mana pun kecuali itu spesifik dan memfalidasi tujuan keamanan nasional," katanya.

"Hal ini berlaku untuk semua warga biasa dan juga pemimpin dunia," sambung lembaga itu dalam pernyataan yang juga dirilis Kantor Direktur Intelijen Nasional, James Clapper.

Menurut rekaman rahasia AS itu, AS telah menyadap mantan Presiden Jacques Chirac, Nicolas Sarkozy dan kini  Francois Hollande.

Hollande enggan mengomentari laporan itu, namun seorang sumber berkata kepada AFP bahwa dia telah memerintahkan pertemuan dengan para bos pertahanan dan intelijen Rabu ini, demikian AFP..



Credit   ANTARA News