Kamis, 25 Juni 2015

RI-Polandia jajaki kerjasama kelistrikan dan transportasi



RI-Polandia jajaki kerjasama kelistrikan dan transportasi
Ilustrasi. Pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) di Pantai Samas, Bantul, Yogyakarta. (pln.co.id)
 
 
London (CB) - Pemerintah Indonesia menjajaki kerja sama dengan Polandia untuk pembangunan proyek pembangkit listrik dan sistem transportasi perkotaan di Tanah Air.

Penjajakan kerja sama ditandai dengan kunjungan delegasi Indonesia yang dipimpin Anggota DPD RI L.M. Rusman Emba bersama Duta Besar RI untuk Polandia, Peter F. Gontha, Dirjen Amerika dan Eropa Kemenlu Dian Transyah Djani, dan Ketua Kadin Indonesia Suryo Bambang Sulistyo, ke pabrik Alstom Power, di Kota kota Elblag, Polandia.

"Alstom adalah perusahaan pembangkit listrik, transportasi rel, pusat produksi turbin, pengolahan besi baja, dan pusat IT kelistrikan. Pabrik yang telah berusia lebih dari 150 tahun ini merupakan salah satu industri kereta dan trem tertua di Polandia," kata Counsellor KBRI Polandia, Roos Diana Iskandar, kepada Antara, Rabu.

Para delegasi menyempatkan kunjungannya ke pabrik Alstom Railway di kota Chorzow, produsen utama sistem transportasi perkotaan menawarkan solusi transportasi publik kereta dan trem mengatasi kemacetan di kota-kota besar.

Delegasi antusias melihat fasilitas pabrik Alstom dan mendapatkan penjelasan mengenai berbagai hal yang kemungkinan dapat bermanfaat bagi Indonesia bila bekerja sama dengan Alstom nantinya.

Beberapa turbin ukuran kecil dan sedang produksi Alstom dinilai sesuai dengan karakteristik daerah di Indonesia. Alstom bahkan berminat dalam menjadikan Indonesia sebagai bagian dari global chain supportnya.

Alstom Power tidak hanya bersedia dalam pembangunan jaringan listrik di berbagai daerah Indonesia tetapi juga memberikan pendidikan dan pelatihan bagi para insinyur dan mahasiswa dari Indonesia dalam bentuk "vocational training" fasilitas Alstom Polandia.

Director Alstom Turbin, Wojciech Peret, menjelaskan mengenai berbagai fasilitas yang terdapat pada salah satu dari lima pusat produksi Alstom di Polandia tersebut, lebih dari 320 turbin uap dan gas ukuran medium dan besar yang ada di dunia ini diproduksi di pabrik Alstom Polandia.

Duta Besar RI untuk Polandia, Peter F. Gontha kerja sama dengan Alstom diharapkan dapat membawa manfaat mengingat Indonesia saat ini membutuhkan pembangunan kelistrikan. "Reputasi baik perusahaan inipun sudah dikenal dunia," ujarnya.

Alstom Railway sebagai produsen utama sistem transportasi perkotaan yang berkualitas dengan harga yang kompetitif, menawarkan solusi transportasi publik kereta dan trem mengatasi kemacetan di kota-kota besar.

Alstom Railway memenuhi pesanan kereta dan tram bagi kota-kota besar di Eropa antara lain Amsterdam, Istanbul, Budapest dan Warsawa.

Presiden Alstom Polandia, Leslaw Kuzaj menyampaikan kesiapannya membantu Indonesia tidak hanya di bidang kelistrikan tetapi juga membangun sistem transportasi perkeretaapian dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta kualitas produk komponen kereta api sesuai standar internasional.

Salah satu lini produksi Alstom yang menarik untuk diterapkan di Indonesia adalah "Axonis Light Metro System" memiliki keunggulan yaitu aman, nyaman, cepat dan mudah dibangun sekitar tiga atau 4 tahun, lebih efisien dalam pengoperasian dan pemeliharaan, tidak membutuhkan lahan yang besar dapat menarik 2-5 gerbong dengan kapasitas 10.000-45.000 orang per jam.

Sistem Axonis dipandang sesuai untuk melayani rute bandara Sukarno Hatta ke dalam kota yang selanjutnya diintegrasikan dengan salah satu stasiun kereta yang ada di pusat kota Jakarta.



Credit   ANTARA News