Senin, 29 Juni 2015

Satu Orang Tewas Dipenggal dalam Serangan di Perancis


Satu Orang Tewas Dipenggal dalam Serangan di Perancis (Flickr)
 
Jakarta,CB -- Satu orang tewas dan sejumlah lainnya terluka dalam serangan di sebuah pabrik dekat Grenoble, sebelah tenggara Perancis, pada Jumat (26/6), media lokal melaporkan bendera berbahasa Arab ditemukan di dekat lokasi kejadian.

Menurut harian Le Dauphine Libere, pelaku penyerangan memasuki pabrik, yang dimiliki oleh perusahaan gas, Air Products, di kota Saint-Quentin-Fallavier, yang terletak 30 km dari Lyon. Pelaku penyerangan mengaku anggota ISIS.


Dilaporkan France24, pria tersebut membuka botol gas dan memicu ledakan. Disebutkan pula bahwa salah satu korban tewas karena dipenggal dan sejumlah lainnya terluka.

Namun menurut laporan media Perancis lainnya, Le Monde, ledakan pada pukul 10.00 waktu setempat dilakukan oleh dua pelaku serangan yang merangsek masuk ke gedung dengan sebuah kendaraan.

Ledakan itu melukai setidaknya satu orang karyawan gedung tersebut.

Dilaporkan Reuters, mengutip harian lokal Le Dauphine, sebuah kepala yang terpenggal ditemukan berada di pagar kawat dekat pabrik.

Menteri Dalam Negeri Perancis, Bernard Cazeneuve langsung mendatangi tempat kejadian, tim anti-terorisme juga dikabarkan langsung menuju lokasi.

Jika dikonfirmasi sebagai serangan terorisme, serangan ini menjadi serangan terbesar kedua pada tahun ini, setelah tragedi tiga hari di Perancis pada Januari lalu di kantor majalah satire Charlie Hebdo dan swalayan Yahudi. Sebanyak 17 orang tewas dalam kejadian tersebut.



Credit  CNN Indonesia