Jumat, 26 Juni 2015

Indonesia-Vietnam Serius Bahas Batas Maritim


Menlu RI Retno Marsudi dan Menlu Vietnam Pham Binh Minh memberi pernyataan pers selepas pertemuan sore ini.
Menlu RI Retno Marsudi dan Menlu Vietnam Pham Binh Minh memberi pernyataan pers selepas pertemuan sore ini.
JAKARTA  (CB) – Menteri Luar Negeri Republik (Menlu) Indonesia Retno L.P. Marsudi dan Menlu Vietnam Pham Binh Minh membahas beberapa isu dalam pertemuan kedua Joint Commission for Bilateral Cooperation antara Indonesia dengan Vietnam pada Kamis 25 Juni 2015 di Gedung Pancasila, Kompleks Kementerian Luar Negeri RI, di Jakarta.
Pertemuan kedua Menlu ini menghasilkan beberapa kesepakatan kerjasama dalam beberapa bidang. Di antaranya dalam bidang politik, ekonomi, perdagangan, pertahanan dan keamanan, maritim, serta beberapa bidang lainnya.
Dalam pertemuan ini kedua Menteri akan melakukan kajian ulang kerjasama kedua negara selama tiga tahun terakhir dalam berbagai bidang, dan membicarakan mengenai batas maritim Indonesia dan Vietnam. Menlu Retno juga meminta dukungan dari Pemerintah Vietnam untuk pembentukan instrumen hukum untuk mengatasi masalah pengungsi yang terjadi di Asia Tenggara.
“Mengenai isu regional ASEAN, Indonesia meminta dukungan Vietnam untuk membuat sebuah instrumen untuk mengatasi isu imigran,” kata Menlu Retno, Kamis (25/6/2015).
Selain kerjasama dalam bidang-bidang tersebut, Indonesia dan Vietnam juga sepakat untuk berupaya menciptakan perdamaian dan stabilitas di kawasan Laut China Selatan yang sedang bergejolak.
Pertemuan ini diadakan setiap dua tahun sekali, dengan pertemuan pertama berlangsung di Hanoi pada 2013, pertemuan selanjutnya akan kembali diadakan di Vietnam pada 2017 mendatang.

Credit  Okezone