Jumat, 26 Agustus 2016

Menko Maritim: Wilayah maritim segera diintegrasikan

 
Menko Maritim: Wilayah maritim segera diintegrasikan
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. (ANTARA FOTO/Andika Wahyu)
Kalau bisa, biaya transportasi turun hingga 50 persen dengan adanya direct call ..."
Makassar (CB) - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memerintahkan agar wilayah maritim di Indonesia segera diintegrasikan.

"Kalau sudah terintegrasi, saya yakin pertumbuhan ekonomi, utamanya di Sulawesi Selatan bisa double digit. Asalkan, semuanya kompak, antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Pelindo IV dan stakeholder lainnya," katanya di Makassar, Kamis.

Menurut dia, rencana Pelindo IV yang akan membuka empat koridor ekspor langsung, yaitu dua koridor dari Sulawesi, serta masing-masing satu dari Kalimantan dan Papua dinilai, sudah benar.

Oleh karena, menurut dia, hal itu merupakan salah satu bentuk upaya untuk melakukan efisiensi, mengingat bahwa biaya transportasi di Indonesia adalah yang paling besar, jika dibandingkan dengan negara lain, seperti Jepang.

"Kalau bisa, biaya transportasi turun hingga 50 persen dengan adanya direct call atau sistem ekspor langsung ke luar negeri dari pelabuhan-pelabuhan di Indonesia, termasuk pelabuhan di Makassar," ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pelindo IV (Persero) Doso Agung mengatakan, saat ini untuk koridor satu sudah dibuka, yaitu direct call dari Pelabuhan Makassar yang sudah berlangsung sejak 5 Desember 2015.

Pelindo IV di Makassar juga menghimpun kargo dari Papua, Kalimantan, Kendari dan Palu.

"Jika empat koridor ekspor langsung sudah terbuka semuanya, maka nantinya kargo tidak hanya melalui Makassar, tetapi juga bisa melalui pelabuhan lainnya di Kawasan Timur Indonesia," katanya.

Dia mengemukakan, pada akhir Agustus 2016 Pelindo IV akan membuka direct call dari Pelabuhan Bitung, sebagai koridor dua, kemudian September 2016 akan dilanjutkan dari Balikpapan sebagai koridor tiga.

Khusus di Balikpapan, menurut dia, perusahaan milik negara itu memiliki dua pelabuhan, yaitu di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Selain memiliki cabang Pelindo IV juga memiliki anak usaha, yaitu PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) yang akan membantu mewujudkan rencananya.

Tahap akhir pada Desember 2016, Pelindo IV akan membuka jalur direct call dari Papua sebagai koridor empat.

"Nantinya, jalur direct call dari Papua juga akan konektivitas dengan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara," katanya menambahkan.




Credit  ANTARA News