Kamis, 27 Agustus 2015

KH Ma`ruf Amin pimpin MUI 2015-2020


KH Ma`ruf Amin pimpin MUI 2015-2020
Ilustrasi. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (kedua kanan) bersama Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin (kedua kiri), Wakil Ketua Umum MUI K.H. Maruf Amin (kiri) dan Dirjen Bimas Islam Kemenag Machasin (kanan) berjabat tangan bersama usai memberikan keterangan pers terkait hasil Sidang Itsbat 1 Syawal 1436 H di Gedung Kemenag, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta, Kamis (16/7). Sidang tersebut menetapkan 1 Syawal 1436 H jatuh pada Jumat, 17 Juli 2015. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
 
 
Surabaya (CB) - KH Maruf Amin terpilih sebagai ketua umum sekaligus memimpin Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2015-2020 melalui musyawarah mufakat oleh tim formatur pada Musyawarah Nasional IX di Surabaya, Kamis dini hari.

"Tim formatur telah sepakat dan selamat kepada KH Maruf Amin atas amanah ini," ujar Ketua Tim Formatur Munas IX MUI Din Syamsuddin saat sambutan menyampaikan hasil musyawarah.

KH Maruf Amin yang saat ini juga menjabat Rais Aam Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) diyakini mampu membawa MUI menjadi lembaga yang menjadi wadah dan tenda besar umat Islam sebagaimana diharapkan sejumlah pihak.

Di posisi sekretaris jenderal, tim formatur mempercayakan kepada Anwar Abbas yang dalam Munas IX kali ini menjabat sebagai ketua panitia pelaksana pusat.

Sedangkan, di posisi wakil ketua umum diisi oleh dua orang, yakni KH Slamet Effendy Yusuf dan Yunahar Ilyas, serta bendahara umum dijabat oleh Amani Lubis.

Di struktural Dewan Pimpinan MUI Pusat terbaru periode lima tahun ke depan, posisi ketua umum dan wakil ketua akan dibantu oleh 12 orang ketua, delapan wakil sekjen, dan lima orang bendahara.

Sementara itu, KH. Maruf Amin mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada peserta Munas IX yang mempercayakannya menjalankan amanat memimpin MUI ke depan.

Dalam waktu dekat, kata dia, pengurus baru segera melakukan konsolidasi organisasi sekaligus pembenahan dan perumusan kembali rencana kerja agar lebih terarah.

"Tentu saja hal ini akan membuat kinerja lebih efektif, termasuk tentang peta dakwah maupun sasaran dakwahnya," kata ulama yang periode sebelumnya menjabat wakil ketua umum tersebut.

Usai pembacaan pengurus baru, Munas IX MUI yang semula dijadwalkan akan ditutup oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla itu langsung ditutup secara resmi oleh ketua umum MUI Pusat terpilih tepat pukul 01.30 WIB.

Credit  ANTARA News