Kamis, 27 Agustus 2015

Indonesia-Timor Leste bicarakan masalah perbatasan


Indonesia-Timor Leste bicarakan masalah perbatasan
Presiden Joko Widodo (kanan) dan PM Timor Leste Rui Maria De Araujo (kiri) menyampaikan pernyataan pers bersama di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (26/8). Kedua pemimpin negara tersebut bersama masing-masing delegasi melakukan pertemuan bilateral untuk meningkatkan kerjasama antara Indonesia dan Timor Leste khususnya di bidang pertanian, kehutanan dan maritim. (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf) 
 
 
Jakarta (CB) - Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Timor Leste Rui Maria de Araujo akan membicarakan masalah perbatasan dan kerja sama ekonomi antara kedua negara dalam pertemuan bilateral di Jakarta, Rabu.

"Ada dua hal penting yang akan kita bicarakan pada siang hari ini, yaitu masalah perbatasan darat maupun laut. Yang kedua berkaitan dengan ekonomi," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat membuka pertemuan bilateral delegasi Indonesia dan Timor Leste di Istana Merdeka.

Presiden mengatakan Indonesia-Timur Leste menjaga hubungan yang saling menghormati dan saling pengertian sebagai negara tetangga.

"Kita akan melihat ke depan hubungan Indonesia-Timor Leste akan semakin baik," kata Jokowi.

Usai pertemuan bilateral, Presiden Jokowi dan Perdana Menteri Araujo menyaksikan penandandatangan kerja sama kedua negara di berbagai bidang.

Dalam pertemuan itu, Presiden Jokowi antara lain didampingi oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut Panjaitan, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan.

Selain itu ada Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Kehutanan Siti Nurbaya, Panglima TNI Gatot Nurmantyo, dan Wakil Kepala Polri Budi Gunawan.

Sementara Perdana Menteri Araujo antara lain didampingi mantan perdana menteri Xanana Gusmao.

Credit  ANTARA News