Jumat, 21 Agustus 2015

Planet Jupiter Terbentuk dari Batu Kerikil


Planet Jupiter Terbentuk dari Batu Kerikil 
 Planet Jupiter junior yang ditemukan sebelum era dinosaurus (Dok. Danielle Futselaar/Franck Marchis)
 
Jakarta, CB -- Penelitian terbaru menemukan bahwa planet-planet jovian--planet yang sebagian besar tersusun dari gas--seperti Jupiter dan Saturnus, pada awalnya kemungkinan terbentuk dari batu kerikil.

Dikutip dari Space, planet-planet tersebut pada awalnya hanya terdiri dari sekumpulan kerikil sebelum lama-kelamaan berkembang ukurannya hingga menjadi sebesar sekarang ini.

Namun, definisi akan kerikil disini tidak berarti hanya bebatuan kecil, di luar angkasa, benda yang dapat dikategorikan sebagai kerikil adalah pecahan batu yang berukuran mulai dari 2 cm hingga 90 cm.


Teori sebelumnya menyatakan bahwa inti planet-planet gas besar macam Jupiter dan Saturnus awalnya terbentuk dari benturan antara benda-benda luar angkasa yang ukuran diameternya diperkirakan sekitar beratus-ratus kilometer. Bila ini terjadi, maka diperkirakan proses pembentukan planet tersebut dapat memakan waktu hingga 10 juta tahun.

Akan tetapi, penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan dari Queen's University di Kanada dan Southwest Research Institute di Texas menyatakan bahwa apabila hal tersebut memang terjadi, maka inti planet-planet tersebut tidak akan bisa berkembang dengan cukup cepat dan mampu menangkap gas-gas di luar angkasa yang nantinya akan membentuk atmosfer planet tersebut, mengingat bahwa gas-gas tersebut sangat cepat menghilang.

Lalu, bagaimanakah inti planet Jupiter dan Saturnus dapat berkembang dengan sangat cepat hingga mampu mengakumulasi gas-gas pembentuk atmosfrnya sebelum gas-gas tersebut menghilang?

Studi yang dipublikasikan di jurnal Nature menyatakan bahwa tabrakan dan pengumpulan 'kerikil-kerikil' luar angkasa bisa jadi menjadi awal mula pembentukan planet-planet gas.

Apabila inti planet-planet tersebut memang terbentuk dari kerikil, maka proses pemebentukannya pun akan memakan waktu jauh lebih singkat dibandingkan apabila intinya terbuat dari benda berukuran besar.

Jupiter adalah planet terbesar di galaksi bimasakti. Jika ukuran seluruh planet selain Jupiter di galaksi bimasakti disatukan, maka ukuran Jupiter masih melebihi jumlah planet-planet lain tersebut. Bermassa seperseribu massa matahari, massa Jupiter 300 kali lipat massa bumi.

Saturnus, planet Jovian lainnya, berukuran jauh lebih kecil dari Jupiter. Meskipun begitu, ukuran Saturnus masih seratus kali lipat lebih besar dibandingkan ukuran bumi.
Credit  CNN Indonesia