Rabu, 21 Oktober 2015

AS dan Rusia buat aturan keselamatan udara di Suriah


AS dan Rusia buat aturan keselamatan udara di Suriah
Pesawat tempur canggih Rusia Mig 31 kini mengangkasa di langit Suriah untuk apa yang kemudian disebut Rusia demi memerangi ISIS (Reuters)
 
 
Washington (CB) - Amerika Serikat dan Rusia menandatangani nota kesepahaman (MoU) mengenai aturan-aturan yang membuat pilot-pilot mereka tidak saling bertabrakan dalam melancarkan pemboman terpisah di Suriah, kata Pentagon seperti dikutip AFP.

Ini adalah langkah penting menyusul beberapa insiden di mana pesawat tempur dan drone AS - Rusia tembang berdekatan satu sama lain, yang membangkitkan kekhawatiran tabrakan di udara atau persinggungan yang membahayakan.

"Ada serangkaian protokol yang secara efektif ditujukan untuk menghindarkan risiko insiden di udara antara awak udara kita dengan awak udara Rusia," kata sekretaris pers Pentagon Peter Cook.  "Jika mereka mengikuti protokol-protokol ini,  kita semestinya tidak terlibat kontak tempur dengan awak udara Rusia di atas Suriah."

Namun Cook buru-buru melanjutkan, "MOU ini tidak membentuk zona kerja sama, berbagi intelijen atau berbagi apa pun soal informasi target di Suriah."

"Kami tetap meyakini strategi Rusia di Suriah itu kontraproduktif dan dukungan mereka kepada rezim (Presiden Suriah Bashar al) Assad hanya akan memperburuk perang saudara di Suriah."

AS mengepalai koalisi 60 negara melawan ISIS di Irak dan Suriah yang selama berulang kali melancarkan serangan udara dalam setahun terakhir.

Rusia sendiri berkilah menyasar ISIS dan "teroris-teroris" lain, namun Pentagon menuduh Rusia hanya menyasar pemberontak anti-Assad, bukan ISIS.


Credit  ANTARA News