Rabu, 30 Agustus 2017

Trump Ancam Korut Pasca Rudal Lintasi Jepang


Trump Ancam Korut Pasca Rudal Lintasi Jepang 
Trump sampaikan ancaman kepada Korut pasca peluncuran rudal yang melintasi Jepang, Selasa (29/8) (dok. Reuters)


Jakarta, CB -- Presiden Amerika Serikat, Donald Trump memberi peringatan kepada Pyongyang pasca peluncuran rudal balistik dari negara itu yang melintasi Jepang.

"Tindakan mengancam yang menimbulkan ketidakstabilan hanya meningkatkan isolasi terhadap rezim Korea Utara di regional dan diantara seluruh negara di dunia, " jelas Trump, Selasa (29/8), dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan Gedung Putih.

"Semua pilihan ada di meja."

Dengan pernyataan ini, Washington menyiratkan bukan tak mungkin mereka pun akan melakukan serangan militer serupa.


Tes peluncuran rudal oleh Korut ini telah meningkatkan kewaspadaan dan kemarahan Tokyo. Namun, tindakan ini disebut Korea Utara sebagai "tindakan balasan yang sulit" dalam usaha membela haknya terhadap apa yang mereka sebut agresi AS.

Korut menuding adanya aksi agresi militer, lantaran AS dan Korsel melakukan latihan militer gabungan di dekat perbatasan Korut-Korsel. Sebelumnya, disebutkan AFP bahwa Washington berulang kali dari meminta Korut untuk datang ke meja perundingan.

Trump menyebutkan bahwa dunia, "telah menerima pesan terakhir Korea Utara dengan jelas dan jernih: rezim tersebut memberi sinyal penghinaannya kepada negara tetangga, terhadap seluruh anggota PBB, dan terhadap standar aksi internasional minimal yang bisa diterima."

Pernyataan ini menjadi penekanan atas peringatan Trump sebelumnya yang menyebutkan kemungkinan tindakan militer dari Washington untuk menyelesaikan krisis yang sedang berlangsung.


Sebelumnya Trump sempat melontarkan ancaman serupa terkait aksi Pyongyang yang melakukan dua uji coba rudal balistik jarak jauh bulan lalu. Rudal ini jatuh di perairan sekitar Guam yang merupakan wilayah AS.

Peluncuran balistik ini sebagai unjuk gigi Pyongyang akan kemampuannya menghancurkan pusat penerbangan AS di Asia tersebut.

Sementara itu, Pentagon melaporkan bahwa misil balistik yang ditembakkan Korut dan melintasi Jepang, Selasa (29/8) lalu, tidak membahayakan wilayah AS. Misil balistik tersebut merupakan roket berskala medium.

"Pusat Komando Pertahanan Aeronautika Amerika Utara menyatakan peluncuran misil balistik ini tidak mengancam Amerika Utara. Komando AS Pasifik (juga) menyatakan peluncuran rudal balistik ini tidak mengancam Guam."




Credit  cnnindonesia.com