Senin, 28 Agustus 2017

Su-57 Rusia, Jet Tempur 'The Ghost' Rusia Bisa Dioperasikan seperti Drone



Su-57 Rusia, Jet Tempur The Ghost Rusia Bisa Dioperasikan seperti Drone
Pesawat jet tempur Rusia generasi kelima yang dijuluki T-50 memiliki nama resmi Su-57. Foto/Sputnik/Evgeny Biyatov



MOSKOW - Pesawat jet tempur Su-57 generasi kelima Rusia yang namanya diumumkan secara resmi pada 11 Agustus lalu dijuluki media-media Moskow dengan sebutan “The Ghost”. Alasannya, operasi jet tempur canggih itu dimaksudkan agar begitu tersembunyi sehingga tak bisa dilihat atau terdeteksi.

Julukan itu juga mengacu pada kemampuannya yang bisa dikendalikan dari jarak jauh seperti pesawat nirawak atau drone. Pesawat yang sebelumnya dikenal sebagai PAKFA dan T-50 ini menjadi sinyal bagi dunia bahwa Federasi Rusia berkomitmen untuk memperluas kekuatan militernya.

Federasi Rusia mengundang 70 negara untuk mengikuti Olimpiade Angkatan Darat dua tahunan yang mereka gelar. Sebanyak 20 negara—semua anggota NATO kecuali Yunani—yang sedang bersaing dengan Moskow diundang untuk pamerkan hasil “dapur” terbaiknya, mulai dari pesawat hingga tank tempur raksasa.

Su-57 dibuat oleh Sukhoi. Jet tempur ini menggunakan mesin kembar dan merupakan pesawat tempur generasi kelima Moskow.

Banyak pakar penerbangan secara terbuka menyatakan keberatannya tentang apakah “The Ghost” yang bisa beroperasi dengan sangat tersembunyi memenuhi syarat sebagai pesawat tempur generasi kelima. Salah satu keberatannya adalah senjata eksternal dan mesin usang yang inferior.

Di masa lalu, pesawat ini telah dipamerkan sebagai pesawat 4++ dalam acara “Paris Air Show”. Berdasarkan apa yang telah ditunjukkan secara internasional, banyak yang percaya bahwa "The Ghost" pada dasarnya adalah pesawat jet tempur Su-35 namun kemampuannya ditingkatkan dalam hal “kemampuan siluman” dan radar AESA (active electronic scanned array).

Meski bisa dioperasikan dari jarak jauh seperti drone, jet tempur Su-57 tersebut dalam uji cobanya diterbangkan oleh pilot di kokpit seperti layaknya jet tempur pada umumnya.

Laporan lain, seperti dilansir Fox News, Jumat (25/8/2017), pesawat jet tempur Su-57 memiliki kecepatan jelajah maksimum lebih dari 2.400 km/ph (1.491 mil/jam) dan sangat dibutuhkan untuk manuver militer Rusia.

Sebagai perbandingan, kecepatan tertinggi pesawat jet tempur F-35 Amerika Serikat (AS) adalah 1.199 mil per jam. Dengan perbandingan ini kecepatan ini, Su-57 akan menjadi pesawat tempur siluman uamh paling cepat.

Rusia lebih cepat dari pesawat tempur stealth generasi kelima yang paling canggih di negara itu. Jet tempur Su-57 dilaporkan dibekali rudal K-77M yang bisa melesat sekitar 125 mil jauhnya.

Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim bahwa Su-57 bisa mengalahkan F-22 AS dan Shenyang J-31 China. Rusia berharap pesawat tempur supersoniknya ini akan mulai resmi beroperasi tahun depan. 




Credit  sindonews.com