Rabu, 27 Januari 2016

Ribuan Warga Australia Menginginkan Perubahan Bendera Nasional



 
Independent.co.uk Desain alternatif bendera Australia
 
  CB — Ribuan warga Australia mendukung perubahan desain untuk bendera nasional mereka, demikian menurut sebuah hasil survei.

Lebih dari 8.000 orang merespons jajak pendapat yang diadakan Universitas Sydney Barat. Jajak pendapat tersebut menawarkan 6 alternatif desain bendera, semuanya tanpa Union Jack, simbol bendera Inggris Raya.

Sebanyak 64 persen warga mendukung perubahan desain bendera, dan rancangan Cakrawala Selatan muncul sebagai desain yang paling populer.

Sebanyak 31 persen memberikan suara untuk penempatan Bintang Pari dan Persemakmuran dengan latar belakang biru di atas gelombang hijau dan emas.

Adapun 28 persen warga menginginkan desain bendera Rekonsiliasi dengan fitur warna merah, kuning, dan hitam, sebuah simbol untuk populasi asli Australia.

Sementara itu, jumlah pendukung desain bendera Eureka masuk ke posisi ketiga, yakni sebesar 15 persen.

Survei Bendera Australia Alternatif, yang dilakukan dari 16 Desember 2015 hingga 25 Januari 2016 dan dilakukan oleh Dr Benjamin T Jones, seorang peneliti di Universitas Sydney Barat, ditujukan untuk mempelajari sikap warga Australia terhadap bendera nasional mereka.

Dr Jones mengatakan, mayoritas warga ingin mengubah bendera yang mendukung "desain sederhana", yang mirip dengan bendera saat ini, atau sesuatu yang mencerminkan warisan asli Australia.

Menurut dia, jajak pendapat resmi terkait bendera oleh pemerintah sangat dibutuhkan.

"Australia tak pernah mengalami proses yang sepenuhnya demokratis untuk memilih sebuah bendera nasional. Kompetisi 1901 untuk sebuah bendera pemerintah—bukan bendera nasional—membutuhkan elemen dan persetujuan Inggris," kata dia.

"Sebuah diskusi nasional tentang bendera Australia dan pengambilan suara demokratis sudah lama tertunda," lanjut Dr Jones.

Kata Dr Jones kepada Sydney Morning Herald, mereka yang mendukung bendera baru Australia terbagi dalam dua kelompok, yakni mereka yang mendukung desain netral tetapi masih dengan unsur bendera yang digunakan saat ini, dan pendukung untuk desain yang sepenuhnya baru dengan simbol pengakuan terhadap warga Aborigin dan penduduk Kepulauan Selat Torres.




Credit  KOMPAS.com