Jumat, 29 Januari 2016

Benarkah Kereta Cepat China di RI Lebih Mahal dari Iran? Ini Penjelasan Kedubes


Benarkah Kereta Cepat China di RI Lebih Mahal dari Iran? Ini Penjelasan Kedubes
Jakarta -Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta penjelasan Kedutaan Besar China di Indonesia, terkait kabar soal lebih mahalnya proyek kereta cepat garapan China di Indonesia ketimbang di Iran. Apa kata Kedutaan Besar China untuk Indonesia?

Dalam penjelasannya, Jumat (29/1/2016), Kedubes China menyatakan pihaknya memantau pemberitaan terkait perbandingan harga proyek kereta cepat China di Jakarta-Bandung dengan Teheran-Isfahan.

Berikut pernyataannya:

  1. Berdasarkan kondisi pendanaan, pihak Iran hanya menyiapkan rencana implementasi pembangunan salah satu bagian atau seksi dari kereta cepat Teheran-Isfahan. Dan nilai investasi yang diumumkan adalah bukan investasi total proyeknya
  2. Sumber dari China Railway Group (CREC) telah mengonfirmasi bahwa pihak China belum menandatangani perjanjian kontrak kereta cepat US$ 2,7 miliar dengan Iran
  3. CREC dalam proyek kereta cepat di Iran hanya menanggung pembangunan konstruksi di atas rel, sementara untuk Jakarta-Bandung seluruh proyek digarap secara penuh
  4. Skema teknis peralatan dan sistem untuk proyek kereta cepat Jakarta-Bandung adalah yang paling canggih. Dan nilai investasinya paling efisien dibandingkan dengan tawaran dari pihak lain. Ini merefleksikan kerja sama yang saling menguntungkan
"Kami pasti akan menggunakan teknik terbaik dalam rangka menyelesaikan pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung dengan tepat waktunya dan terjamin kualitasnya," demikian pernyataan Kedubes China.

Sebelumnya memang beredar kabar proyek kereta cepat China di Iran lebih murah, karena biayanya hanya US$ 2,7 miliar, sementara kereta cepat Jakarta-Bandung nilainya US$ 5,5 miliar.




Credit Detikfinance