Rabu, 27 Januari 2016

Sejarah Mencatat 885 Ribu Muslim Bantu Eropa di Perang Dunia I

Perang Dunia I sebenarnya adalah perang Antar-negara Eropa
Perang Dunia I sebenarnya adalah perang Antar-negara Eropa
 
CB, BIRMINGHAM -- Gerakan anti imigran dan Islam yang merebak di Eropa saat ini telah mengenyampingkan bagaimana peran muslim ikut berkorban dalam sejarah negara Eropa. Sejarah mencatat satu diantaranya adalah peran 800 ribuan muslim yang menjadi tentara rekrutan Inggris dari negara-negara muslim di Perang Dunia I.
Dosen Kepustakaan Inggris di Universitas kota Birmingham, Islam Issa mengungkapkan dokumen yang cukup mengejutkan terkait kontribusi muslim saat Perang Dunia I di Inggris. Ia mengkalkulasi ulang jumlah tentara rekrutan dari negara-negara muslim jajahan Inggris yang terlibat perang mencapai 885 ribuan orang, dua kali lipat dari jumlah yang dicatat saat ini.
Dilansir dari Discovery.com, Senin (25/1), Issa menelusuri kembali ribuan dokumen surat pribadi, arsip bersejarah, buku harian resimen dan laporan sensus yang tercatat saat itu.
"Kita sering mendengar jumlah tentara muslim dari kawasan India yang bergabung di Angkatan Darat dan sekitarnya 430 ribuan. Tapi banyak orang yang lupa bahwa kontribusi negara tentara rekrutan dari Arab juga cukup signifikan," kata dia dalam laman tersebut.
Misalnya, Mesir saja mengirimkan 150 ribu pengendara unta bergabung bersama tentara Inggris. Kemudian setidaknya 280 ribuan muslim dari negara-negara di Afrika Utara direkrut menjadi relawan perang di Prancis.
Inggris dan Prancis juga memiliki korban terbanyak tentara muslim yang tewas di garis depan, saat pembangun parit dan mengangkut amunisi di lapangan. Penelitian Issa mengungkapkan setidaknya 1,5 juta tentara reksrutan India berjuang bersama pasukan Inggris.
Sementara hampir 3,7 juta ton pasokan seperti 170.000 hewan yang dikirimkan dari negara-negara muslim untuk mendukung perang dunia I. Secara keseluruhan, kontribusi keuangan dari negara muslim sebesar 682 juta dolar AS atau 28,5 miliar dolar AS saat ini.
Namun, ia mengatakan hanya dua persen dari penduduk Inggris saat ini yang menyadari kontribusi pengorbanan muslim di Eropa selama Perang Dunia I.

Credit  REPUBLIKA.CO.ID