Selasa, 25 Oktober 2016

Penyanderaan di Akademi Polisi Pakistan, 20 Orang Tewas

 
Penyanderaan di Akademi Polisi Pakistan, 20 Orang Tewas  
Akademi pelatihan polisi di Pakistan diserang kelompok bersenjata pada Senin (25/10) malam, menyebabkan setidaknya 20 orang tewas dan puluhan lainnya terluka. (Reuters/Naseer Ahmed)
 
Jakarta, CB -- Akademi pelatihan polisi di Quetta, Pakistan, diserang kelompok bersenjata pada Senin (25/10) malam, menyebabkan setidaknya 20 orang tewas dan puluhan lainnya terluka. Pelaku penyerangan juga menyandera sejumlah kadet, meski belum diketahui jumlah pasti kadet yang disandera.

CNN melaporkan bahwa terdapat sekitar 500 kadet diketahui tinggal di asrama di dalam akademi tersebut yang menjadi lokasi penyanderaan.

"Lima atau enam teroris memasuki sekolah pelatihan dan langsung menuju asrama dan menyandera sejumlah kadet," bunyi pernyataan dari militer Pakistan.

"Pihak militer telah dikerahkan ke lokasi," bunyi pernyataan itu.

Menteri dalam negeri provinsi Balochistan, Sarfaraz Bugti, memaparkan bahwa 200 kadet berhasil diselamatkan.

"Sejauh ini setidaknya 20 orang tewas dan lebih dari 100 orang terluka. Salah satu yang terluka adalah kapten tentara," ujar Bugti, dikutip dari Reuters.

Sementara, menteri kesehatan Balochistan, Nur ul Haq Baloch, mengatakan 35 orang terluka dalam aksi kekerasan itu.

Juru bicara pemerintah provinsi Balochistan, Anwar Ul Haq, mengungkapkan sejauh ini terdapat tujuh polisi yang terluka. Beberapa petugas diperkirakan juga turut disandera.

Situasi darurat dinyatakan di seluruh rumah sakit di kota itu.

Hingga saat ini belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Reuters melaporkan, mengutip sejumlah media lokal, bahwa sekitar pukul 1.00 pagi waktu setempat, setidaknya tiga ledakan dan serentetan tembakan terdengar di lokasi kejadian.





Credit  CNN Indonesia