Rabu, 23 Desember 2015

Taliban Kepung Kota di Afghanistan, Inggris Turunkan Pasukan


Taliban Kepung Kota di Afghanistan, Inggris Turunkan Pasukan  
Polisi Afghanistan masih terus bertahan di kota yang telah dikepung Taliban tersebut. Jalanan menuju kota itu telah sepenuhnya dikuasai oleh Taliban. (Reuters/Stringer)
 
Jakarta, CB -- Inggris menurunkan tentara mereka untuk melindungi Kota Sangin di Provinsi Helmand, Afghanistan, yang terancam jatuh ke tangan Taliban, Selasa (22/12).

Dikutip dari Reuters, gubernur Helmand mengatakan bahwa polisi Afghanistan masih terus bertahan di kota yang telah dikepung Taliban tersebut. Jalanan menuju kota itu telah sepenuhnya dikuasai oleh Taliban.


Dia memperingatkan situasi akan menjadi sangat tidak terkendali.

Inggris telah mengakhiri peran mereka dalam peperangan di Afghanistan tahun lalu, namun masih menurunkan sekitar 450 tentara untuk melatih pasukan Afghanistan. Dalam operasi di Sangin, Inggris mengerahkan pasukan kecil ke Helmand untuk menjadi penasihat.

Koran Times di London melaporkan sekitar 30 tentara dari pasukan khusus Inggris, SAS, dan sekitar 60 pasukan khusus Amerika Serikat dikerahkan untuk membantu tentara Afghanistan melindungi kota Sangin. Kementerian Pertahanan Inggris menegaskan pasukan mereka bukan untuk tugas pertempuran.

"Personel ini adalah bagian dari tim NATO yang lebih besar yang memberikan nasihat untuk Tentara Nasional Afghanistan. Mereka bukan diturunkan untuk peran pertempuran dan tidak akan dikerahkan di luar kamp," kata juru bicara Kemhan Inggris.

Helmand yang merupakan pusat budi daya opium dan wilayah kekuasaan Taliban menjadi lokasi pertempuran sejak beberapa bulan terakhir.

Pasukan Inggris dan AS beberapa tahun belakangan telah berupaya merebut wilayah ini. Sebagian besar dari 450 tentara Inggris yang tewas terbunuh dalam pertempuran di wilayah ini.

Pekan lalu Pentagon memperingatkan kian memburuknya keamanan di Afghanistan dan menilai pasukan keamanan negara itu "tidak seimbang."

Enam tentara Amerika terbunuh Senin lalu dalam pengeboman bunuh diri di pos patroli di pangkalan udara dekat Bagram.

Credit  CNN Indonesia