Selasa, 24 November 2015

Auditor: NASA Tak Siap Jalani Misi Penuh Risiko ke Mars

Misi eksplorasi Badan Antariksa AS sedang mendapat sorotan auditor.

Auditor: NASA Tak Siap Jalani Misi Penuh Risiko ke Mars
Ilustrasi misi ke Planet Mars (21stcentech.com)
 
CB - Misi eksplorasi Badan Antariksa AS (NASA) sedang mendapat sorotan auditor internal badan tersebut. Penyebabnya misi antariksa NASA ke Planet Mars pada 2030-an dianggap masih penuh risiko, baik bagi misi tersebut maupun bagi para astronot.
Laporan auditor itu, bahkan menyebutkan NASA tidak siap untuk misi penuh risiko ke Planet Mars.

Dikutip dari Washington Post, Senin 23 November 2015, Inspektur Jenderal NASA, Paul K Martin dalam laporan auditnya setebal 48 halaman memang menyambut positif ambisi NASA tersebut.
Namun, dia meminta NASA untuk meningkatkan keselamatan misi dan kesehatan astronot pada misi Mars tersebut.

"Misi durasi panjang (Mars) kemungkinan akan memapar kesehatan kru. Mereka setidaknya harus menerima tingkat risiko yang lebih tinggi dari mereka yang terbang dalam misi Stasiun Antariksa Internasional (ISS)," tulis Martin.

Laporan Martin itu menguraikan serangkaian risiko-risiko misi antariksa ke Mars, di antaranya perubahan gravitasi yang menghilangkan kepadatan tulang dan kekuatan otot, radiasi antariksa menyebabkan kanker, penyakit jaringan degeneratif dan perubahan sistem saraf pusat.

Selain itu, kata Martin, misi tersebut juga bisa mengancam gizi para kru. Sebab, kendaraan untuk misi Mars lebih kecil dibandingkan ISS dan astronot akan kurang mendapat pasokan dibanding astronot yang menjalankan misi ISS. Maka, kru misi ke Mars kemungkinan akan kekurangan pasokan makanan.

"Penerbangan antariksa adalah usaha yang tak terpisah dari risiko. Terlepas dari tantangan rekayasa dan mengembalikan astronot selamat ke bumi, kehidupan manusia dalam pengalaman antariksa akan menghadapi berbagai perubahan fisiologis, sehingga mempengaruhi fungsi misi," tulis dia.

Melalui laporannya itu, Martin merekomendasikan, agar NASA memastikan perkiraan biaya misi yang mempertimbangkan langkah perlindungan atas astronot.

Menanggapi peringatan tersebut, juru bicara NASA menyatakan setuju dengan catatan dan rekomendasi Martin tersebut.

"NASA telah bekerja sama di semua bidang selama beberapa waktu. Dengan demikian, laporan itu mewakili validasi, daripada perbaikan untuk rencana NASA dan tantangan ke depan," kata jubir NASA.

Credit  VIVA.co.id