Senin, 15 April 2019

Korut Tegaskan akan Terus Perkuat Kekuatan Militer



Korut Tegaskan akan Terus Perkuat Kekuatan Militer
Pemimpin Korut, Kim Jong-un menuturkan, pihaknya akan terus meningkatkan kemampuan militernya dalam menghadapi risiko yang berkelanjutan terhadap kedaulatannya. Foto/Istimewa

PYONGYANG - Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un menuturkan, pihaknya akan terus meningkatkan kemampuan militernya dalam menghadapi risiko yang berkelanjutan terhadap kedaulatannya.

"Kita harus selalu ingat bahwa perdamaian hanya dapat dipastikan dengan kemampuan militer yang kuat, dan dengan kuat mempertahankan prinsip pertahanan diri dan terus meningkatkan kemampuan pertahanan negara," ucap Jong-un, seperti dilansir Reuters pada Minggu (14/4).

Dia menyebut kemerdekaan militer Korut pedang berharga yang kuat untuk mempertahankan kedaulatan, memperingatkan bahwa iklim perdamaian di semenanjung Korea mungkin tidak bertahan lama.

"Iklim perdamaian yang mulai menetap di semenanjung Korea tidak tahan lama dan upaya pasukan musuh dalam invasi ke DPRK belum hilang," sambungnya, menggunakan nama resmi dari Korut.

Sebelumnya, Jong-un menyebut kebijakan sanksi Amerika Serikat (AS) adalah sebuah tindakan yang bodoh dan juga berbahaya. Menurutnya, hal ini hanya akan kembali meningkatkan ketegangan hubungan kedua negara.

Dalam pidatonya di hadapan Majelis Rakyat Tertinggi Korut, Jong-un mengatakan hubungan dia dengan Presiden AS, Donald Trump sangat baik. Namun, dia belum tertarik untuk melakukan pertemuan ketiga dengan Trump, jika hanya akan mengulangi pertemuan Hanoi, Vietnam.

Dia mengatakan, di Hanoi AS datang dengan rencana yang sama sekali tidak dapat direalisasikan dan tidak benar-benar siap untuk duduk bersama dan menyelesaikan masalah yang ada. Jong-un menuturkan bahwa ia akan menunggu hingga akhir tahun ini bagi AS untuk memutuskan untuk mengambil sikap lebih fleksibel. 




Credit  sindonews.com