Selasa, 07 Agustus 2018

Gara-gara Aplikasi Kencan, Rahasia Jet Tempur F-35 Inggris Bocor



Gara-gara Aplikasi Kencan, Rahasia Jet Tempur F-35 Inggris Bocor
Pesawat jet tempur siluman F-35 produksi Lockheed Martin, Amerika Serikat. Foto/CC BY 2.0/Rennett Stowe/F-35

LONDON - Rahasia pesawat jet tempur F-35 Inggris dilaporkan bocor setelah seorang hacker meretas akun aplikasi kencan Tinder milik staf perempuan Angkatan Udara Kerajaan (RAF) Inggris. Si peretas, melalui akun itu, merayu staf pria untuk memberikan informasi jet tempur siluman canggih kebangaan NATO tersebut.

Trik peretas itu mirip dengan aksi "perangkap madu" yang kerap digunakan para agen mata-mata untuk memperdaya target dengan rayuan.

RAF mengonfirmasi kepada Mail Online perihal bocornya beberapa informasi rahasia tentang pesawat F-35 ke pihak ketiga. Menurut RAF, peretas mengambil alih akun Tinder staf perempuan RAF dan digunakan untuk kontak online dengan staf pria RAF.

Setelah insiden itu, RAF memperingatkan kemungkinan serangan online lebih lanjut.

"Dalam minggu terakhir, seorang anggota RAF yang melayani memiliki akun kencan online diretas. Setelah itu terungkap, pelaku kemudian mencoba untuk berteman dengan anggota lain RAF untuk mendapatkan komentar dan rincian tentang F-35," bunyi memo internal RAF.

"Untungnya, sedikit informasi yang diungkapkan dan individu yang akunnya diretas melaporkan masalah ini dengan segera, yang memungkinkan tindak lanjut dan penyelidikan secara cepat," lanjut memo RAF.

"Kendati demikian, insiden ini berfungsi untuk menyoroti risiko rekayasa sosial (SE) dan pengintaian online terhadap profil media sosial yang mengungkapkan tautan ke Pasukan HM (Pasukan Inggris)."

Tidak diketahui siapa yang bertanggung jawab atas peretasan akun kencan Tinder staf perempuan RAF. Namun, memo RAF menyiratkan bahwa kekuatan asing mungkin bertanggung jawab atas aksi itu.

“Perlu dicatat bahwa postur militer Inggris, kebijakan dan kemampuannya terus menjadi target penting yang menarik bagi negara yang bermusuhan dan aktor non-negara,” imbuh memo RAF, yang dilansir Senin (6/8/2018).

Insiden itu terjadi hanya beberapa minggu setelah Inggris menerima pengiriman empat jet tempur F-35 pertamanya pada 7 Juni. Inggris sepakat akan membeli 138 pesawat jet tempur siluman generasi kelima Amerika Serikat (AS) tersebut. 




Credit  sindonews.com