Selasa, 16 April 2019

Kanada Perluas Sanksi Terhadap Rezim Maduro


Kanada Perluas Sanksi Terhadap Rezim Maduro
Foto/Ilustrasi/Istimewa

OTTAWA - Kanada memperluas sanksi terhadap pemerintahan Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada hari Senin. Hal itu tertuang dalam pernyataan yang dikeluarkan Menteri Luar Negeri Kanada Chrystia Freeland

Perluasan sanksi itu menambahkan 43 orang yang dekat dengan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

Pernyataan itu tidak menyebutkan nama, namun mengatakan bahwa mereka adalah pejabat tinggi rezim Maduro, gubernur regional dan/atau yang secara langsung terlibat dalam kegiatan yang merusak institusi demokrasi.

Kanada sebelumnya telah memberi sanksi kepada 70 orang lainnya.

"Kediktatoran Maduro harus dimintai pertanggungjawaban atas krisis ini dan merampas hak-hak dan kebutuhan mereka yang paling mendasar," kata Freeland dalam sebuah pernyataan.

"Kanada berkomitmen untuk mendukung pemulihan damai demokrasi konstitusional di Venezuela," imbuhnya seperti dikutip dari Reuters, Senin (15/4/2019).

Freeland sendiri akan menghadiri pertemuan dari negara-negara Grup Lima di Santiago, Chile. Grup Lima adalah blok regional yang mendukung pemimpin oposisi Venezuela, Juan Guaido, sebagai presiden sementara sampai putaran pemilihan baru dapat diadakan.

Pertemuan terakhir kelompok Lima itu diadakan setelah lebih dari tiga juta rakyat Venezuela melarikan diri dari hiperinflasi, kekurangan makanan dan obat-obatan dan krisis politik.

Meskipun sebagian besar negara-negara Barat, termasuk Amerika Serikat, telah mengakui Guaido sebagai kepala negara, namun sejumlah negara seperti Rusia, China dan Kuba berdiri di dekat Maduro.




Credit  sindonews.com