Rabu, 26 Juli 2017

Tas Astronot Neil Amstrong, Artefak Terakhir Misi NASA Apollo 11



Tas Astronot Neil Amstrong, Artefak Terakhir Misi NASA Apollo 11
Astronot Neil Armstrong (kanan) berjalan di permukaan bulan meninggalkan jejak kaki dan mengambil serta menyimpan debu bulan dan beberapa bebatuan kecil di dalam tas The Apollo 11 Contingency Lunar Sample Return Bag, pada 20 Juli 1969. AP Photo

CB, New York - Tas astronot Neil Amstrong, yang pernah membawa sampel debu bulan dalam misi NASA Apollo 11, terjual dengan harga Rp 24 miliar. Tas berwarna putih berukuran tablet 8 inci ini dilelang di rumah lelang Sotheby's.

Seperti dilansir laman berita USA Today, tas yang diterbangkan ke bulan dengan wahana antariksa Apollo 11 ini dijual dalam rangka peringatan 48 tahun pendaratan pertama di bulan pada 1969. Tas ini hampir dibuang ke tong sampah.



Tas astronot Neil Amstrong yang pernah membawa debu bulan. (REUTERS)

Pelelang Sotheby's, Joe Dunning, memperkenal tas tersebut sebagai artefak yang sangat langka dari pencapaian terbesar umat manusia. Tas itu dijual kepada pembeli via yang tak disebutkan namanya setelah lelang sengit selama lima menit.

Pemilik tas itu sebelumnya adalah pengacara asal Illinois, yang membelinya pada 2015, dengan harga US$ 995 atau sekitar Rp 13,2 juta. Kesalahan inventaris meninggalkan tas sampel debu bulan itu di dalam sebuah kotak Johnson Space Center.



Rumah lelang Sotheby's menyebut tas itu satu-satunya yang tersisa dari misi Apolli 11. Hampir semua peralatan dari misi tersebut dikirim ke Smithsonian, museum sejarah manusia terbesar di dunia.


Tas milik astronot Neil Amstrong. (REUTERS)




Credit  TEMPO.CO