Rabu, 20 Juni 2018

Kim Jong-un Lapor Hasil Pertemuan dengan Trump ke Xi Jinping


Kim Jong-un Lapor Hasil Pertemuan dengan Trump ke Xi Jinping
Kim Jong-un melaporkan hasil pertemuannya dengan Presiden AS, Donald Trump, saat bertemu dengan Presiden China, Xi Jinping, di Beijing pada Selasa (19/6). (KCNA/via Reuters)

Jakarta, CB Indonesia -- Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un, melaporkan hasil pertemuannya dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, saat bertemu dengan Presiden China, Xi Jinping, di Beijing pada Selasa (19/6).

Media pemerintah China melaporkan bahwa dalam pertemuan tersebut, Kim mengucapkan terima kasih kepada Xi atas peran diplomatiknya sehingga pertemuan bersejarah tersebut dapat terwujud.

Sebaliknya, Xi meminta AS dan Korut benar-benar mengimplementasikan hasil kesepakatan yang tercapai dalam pertemuan pada 12 Juni di Singapura tersebut.


Salah satu poin penting dari pertemuan itu adalah kedua negara sepakat untuk melakukan perlucutan senjata nuklir secara penuh di Semenanjung Korea.



Kim pun "berterima kasih dan mengapresiasi dukungan China atas denuklirisasi di Semenanjung Korea dan peran penting China dalam melindungi perdamaian dan stabilitas semenanjung."

Dalam pertemuan tersebut juga disinggung sikap Trump yang langsung mewacanakan penarikan pasukan AS dari Korea Selatan tak lama setelah bertemu dengan Kim.

Selama ini, Korut menganggap pengerahan pasukan AS di Korsel ini mengancam kedaulatan negaranya sehingga mereka harus mengembangkan program senjata nuklir.


Dengan pernyataan Trump tersebut, Kim yakin Korut dan AS sudah mencapai hasil yang sesuai dengan kepentingan kedua negara.

"Jika kedua belah pihak mengimplementasikan konsensus pertemuan itu langkah demi langkah, semua akan membuka fase baru dan penting untuk denuklirisasi Semenanjung Korea," kata Kim sebagaimana dikutip AFP.

Ini adalah kali ketiga Kim menemui Xi sepanjang 2018. Harian bisnis Jepang, Nikkei, memberitakan bahwa Kim kemungkinan sedang berupaya meminta dukungan China untuk mencabut sanksi internasional setelah Korut sepakat melucuti senjata nuklir mereka.





Credit  cnnindonesia.com