Kamis, 28 Juni 2018

Tembakkan 12 Roket ke Israel, Militan Palestina: Bom Dibalas Bom


Tembakkan 12 Roket ke Israel, Militan Palestina: Bom Dibalas Bom
Serangan beberapa roket dari Gaza dengan target wilayah Israel. Foto/Times of Israel/Ist


GAZA - Kelompok militan Palestina, termasuk faksi dari Hamas dan Jihad Islam, mengaku bertanggung jawab atas tembakan 12 roket ke wilayah Israel pada Selasa malam. Dari 12 roket yang ditembakkan, tiga di antaranya dihalau oleh sistem anti-rudal Iron Dome.

"Semua pemboman akan dibalas dengan pemboman; kami tidak akan menerima serangan IDF (Pasukan Pertahanan Israel) yang berkelanjutan," kata kelompok militan itu dalam pernyataan bersama yang dikeluarkan Rabu (27/6/2018) sore.

IDF mengonfirmasi sebanyak 12 roket ditembakkan ke Israel dari Gaza. Tiga di antaranya dihalau sistem Iron Dome, sedangkan sisanya tidak dijelaskan posisi pendaratannya. IDF juga tidak merinci dampak serangan belasan roket tersebut.

Menurut IDF, militer telah menargetkan dua basis Hamas di Gaza dengan dua pesawat jet tempur dan tank. Salah satu pesawat menyerang mobil di kamp pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza yang dituduh dikemudikan operator penerbangan layang-layang api yang membakar lahan petani di Israel selatan.

Selanjutnya, IDF menembaki orang-orang Palestina yang sedang mengungsi di Jalur Gaza utara. Satu orang terluka dan telah dievakuasi ke fasilitas medis.

"Pada saat yang sama, organisasi teror Hamas melakukan serangan balistik terhadap Israel. Organisasi itu akan menerima konsekuensi atas aksi terorisme dan ketidakstabilan," bunyi pernyataan IDF, yang dilansir Haaretz, Kamis (28/6/2018).

Pekan lalu, sekitar 45 roket ditembakkan dari Gaza ke Israel malam hari yang dibalas serangan militer Israel dengan target wilayah kantong Hamas yang dianggap sebagai lokasi penerbangan layang-layang api dan balon ledak. Senjata sederhana itu telah menyebabkan kebakaran ribuan hektare lahan pertanian dan cagar alam di Israel selatan.





Credit  sindonews.com