Jumat, 27 Oktober 2017

Rusia Bantah Terlibat dalam Pembunuhan Kennedy


Rusia Bantah Terlibat dalam Pembunuhan Kennedy
Rusia membantah segala tudingan keterlibatannya dalam pembunuhan Presiden AS John F Kennedy. Foto/Istimewa


MOSKOW - Rusia membantah segala tudingan keterlibatan mereka dengan pembunuhan presiden Amerika Serikat (AS), John F Kennedy. Pernyataan itu dikeluarkan jelang dirilisnya ribuan arsip pembunuhan presiden ke-35 AS yang tewas ditembak itu.

Arsip Nasional AS akan merilis sebuah dokumen yang terkait dengan pembunuhan yang terjadi pada hari Kamis 22 November 1963 itu.

Salah satu dari beberapa teori konspirasi tentang pembunuh Kennedy, Lee Harvey Oswald, adalah bahwa dia berhubungan dengan dinas intelijen Soviet, atau diberi pelatihan oleh mereka saat dia berkunjung ke Uni Soviet.

"Jika bahkan di sini tuduhan liar dilemparkan ke Rusia, itu akan memalukan, karena ini adalah informasi, dan bukan disinformasi yang diinginkan orang," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova seperti dikutip dari Independent, Jumat (27/10/2017).

"Saya bahkan tidak dapat membayangkan bagaimana seseorang dapat mendistorsi topik ini sampai tingkat tertentu," katanya, meskipun tidak ada tuduhan resmi yang disuarakan secara terbuka oleh pemerintah AS atau otoritas kepolisian.

Mayoritas catatan yang berkaitan dengan kasus ini - sekitar 88 persen - telah tersedia untuk umum sejak akhir 1990an.

Seperti pelepasan dokumen pada bulan Juli 2017 yang berkaitan dengan peristiwa tragis tersebut, dokumen-dokumen ini akan diposkan di situs web agensi.

Diharapkan bahwa rilis terbaru ini akan berisi lebih banyak informasi tentang Oswald dan kehidupannya di bulan-bulan menjelang pembunuhan di Dallas, Texas, termasuk sebuah perjalanan yang dia tempuh ke Meksiko pada bulan September 1963.

Dokumen ini setidaknya berisi 3.000 file, yang masing-masing bisa memiliki ratusan dokumen.




Credit  sindonews.com



Rusia Bantah Berhubungan dengan Pembunuh John Kennedy


Lee Harvey Oswald terdakwa dalam pembunuhan Presiden AS John F. Kennedy  pada 1963.
Lee Harvey Oswald terdakwa dalam pembunuhan Presiden AS John F. Kennedy pada 1963.


CB, MOSKOW -- Arsip Nasional Amerika Serikat merilis sebuah dokumen yang terkait dengan pembunuhan mantan presiden AS John F Kennedy pada 22 November 1963.
Dilansir dari The Independent, Jumat (27/10), salah satu dari beberapa teori konspirasi tentang pembunuh Kennedy adalah pelaku pembunuhan Lee Harvey Oswald berhubungan dengan dinas intelijen Soviet, atau diberi pelatihan oleh Soviet saat dia berkunjungan ke Uni Soviet.

"Jika bahkan tuduhan tersembunyi liar dilemparkan ke Rusia, itu akan memalukan karena ini adalah informasi, dan bukan disinformasi yang diinginkan orang," ujar juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova.

Ia mengaku tidak dapat membayangkan bagaimana seseorang dapat mendistorsi topik ini sampai tingkat tertentu, meskipun tidak ada tuduhan resmi yang disuarakan secara terbuka oleh pemerintah AS atau otoritas kepolisian. Mayoritas catatan yang berkaitan dengan kasus ini sekitar 88 persen telah tersedia untuk umum sejak akhir 1990-an.

Diharapkan rilis terbaru ini akan berisi lebih banyak informasi tentang Oswald dan kehidupannya menjelang pembunuhan Kennedy di Dallas, Texas, termasuk sebuah perjalanan yang dia tempuh ke Meksiko pada September 1963.


Credit  REPUBLIKA.CO.ID