Senin, 30 Oktober 2017

Wali Kota Ankara Mengundurkan Diri Atas Perintah Erdogan


Wali Kota Ankara Mengundurkan Diri Atas Perintah Erdogan
Erdogan melakukan revitalisasi pemerintahan untuk mendulang suara di Pemilu 2019. (AFP PHOTO / ADEM ALTAN)


Jakarta, CB -- Melih Gokcek Wali Kota Ankara mengundurkan diri pada Sabtu (28/10) dari posisinya atas perintah Presiden Recep Tayyip Erdogan yang berusaha untuk merevitalisasi partai berkuasa jelang Pemilu 2019.

Gokcek yang juga seorang pengikut setia Erdogan sudah memimpin ibukota Turki selama 23 tahun. Dia mengatakan tindakan itu diambilnya untuk berdasarkan kepentingan negara. 

“Saya meninggalkan jabatan wali kota atas perintah pemimpin kami, Recep Tayyip Erdogan,” kata Gokcek yang juga seorang anggota partai AKP (Justice and Development Party) dalam sebuah piado di televisi dikutip dari AFP.



“Saya tunduk pada permintaan Recep Tayyip Erdogan, bukan karena saya pikir saya gagal, bukan karena saya lelah, tapi karena saya pikir (Erdogan) bisa membuat negara ini jadi pemimpin.”

Menyusul pengunduran dirinya, sampai saat ini pengganti Gokcek belum disebutkan namanya. 

Erdogan yang juga pemimpin partai AKP menekankan akan melakukan perubahan jelang Pemilu 2019. Hal ini dilakukannya setelah melihat melemahnya suara partai. 


Pada Agustus lalu, Erdogan mengungkapkan bahwa ‘rekan kerja yang berhasil’ termasuk anggota parlemen, walikota, dan pejabat regional akan bertahan di posisinya. Sebaliknya, mereka yang menunjukkan tanda ‘kelelahan dan keletihan berkerja’ akan digantikan.

Selain Gokcek, beberapa wali kota lain juga sudah mengundurkan diri. Termasuk di antaranya adalah wali kota Istanbul Kadir Topbas yang sudah 13 tahun menjabat.





Credit  cnnindonesia.com