Senin, 23 Maret 2015

Kawasan Terbesar di Dunia yang Terkena Dampak Meteor Ditemukan di Australia


CB - Ilmuwan Australia telah menemukan kawasan yang diyakini sebagai yang terbesar terkena dampak asteroid yang pernah ditemukan di muka Bumi. Kawasan ini ditermukan di Australia tengah.
Tim yang dipimpin oleh Dr Andrew Glikson dari Australian National University (ANU) mengatakan, dua kawah kuno yang ditemukan di Australia tengah diyakini sebagai hasil salah satu meteorit yang terpecah menjadi dua.

"Tampaknya mereka adalah dua struktur besar, dengan masing-masing berdiameter 200 kilometer," kata Dr Glikson. "Jadi keduanya membentuk struktur 400 kilometer yang merupakan terbesar yang pernah kami temukan di dunia."
Dr Glikson menyebutkan asteroid yang jatuh ke bumi tersebut kemungkinan telah menyebabkan kepunahan massal besar pada saat itu. Hingga saat ini mereka belum sudah berapa lama asteroid ini berdampak di dunia.
Dilihat dari bentuknya yang identikal, para peneliti percaya bahwa mereka berasal dari meteorit yang sama.
Banyak pihak yang ingin mengetahui dampak asteroid pada kepunahan dinosaurus. Foto: Supplied

Selama jutaan tahun kawah telah menghilang, namun pengeboran panas bumi telah mengungkap rahasia sejarah tersembunyi di bawah kawasan tersebut, termasuk di negara bagian Australia Selatan, Queensland dan Kawasan Utara Australia.

"Langkah berikutnya akan lebih banyak penelitian, mudah-mudahan bisa hingga kedalaman seismik," kata Dr Glikson.
Ada banyak pertanyaan yang belum terjawab tentang situs bawah tanah. Misalnya bagaimana asteroid kembar tersebut mempengaruhi kehidupan di bumi pada saat itu.

"Ketika kita tahu lebih banyak mengenai lamanya dampak, maka kita akan tahu apakah ada hubungannya dengan salah satu kepunahan massal [di akhir era tertentu]," jelas Dr Glikson. "Pada tahap ini kami tidak memiliki semua jawaban, tapi telah banyak peminatnya. Dan orang-orang tertarik dengan dampak dari asteroid pada dinosaurus."

Penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal geologi Tectonophysics.





Credit Metrotvnews.com