Selasa, 24 Februari 2015

Kasal Beri Penghargaan Kepada Pelaku SAR AirAsia


Foto- Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., saat memberikan penghargaan kepada  para pelaku SAR pesawat naas Air Asia QZ 8501, di Markas Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar), Jalan Gunung Sahari-67, Jakarta Pusat, Selasa (24/2). (dispenal)
Foto- Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., saat memberikan penghargaan kepada para pelaku SAR pesawat naas Air Asia QZ 8501, di Markas Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar), Jalan Gunung Sahari-67, Jakarta Pusat, Selasa (24/2). (dispenal)
 
 
JAKARTA (CB) – Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., memberikan penghargaan berupa piagam penghargaan dan uang pembinaan kepada 108 personel TNI Angkatan Laut dan sejumlah perwakilan dari Instansi lainnya yang terlibat dalam SAR pesawat Air Asia QZ 8501, dalam suatu upacara yang dilaksanakan di Markas Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar), Jalan Gunung Sahari-67, Jakarta Pusat, Selasa (24/2).

Penghargaan tersebut diberikan secara simbolis kepada 3 orang perwakilan, yakni: Kolonel Laut (P) Yayan Sofyan, Komandan KRI Bung Tomo-367 mewakili para komandan KRI, Kapten Laut (P) Wido Dwi Nugroho dari satuan Komando Pasukan Katak (Kopaska) Koarmabar mewakili para penyelam, serta Mahmut Malawat dari kapal MV. Crists Onix mewakili instansi di luar TNI AL.
Rincian dari 108 personel ini terdiri dari: para penyelam gabungan TNI AL berjumlah 83 orang, dan para Komandan KRI sebanyak 18 orang. Pada kesempatan tersebut Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, S.E. juga memberikan penghargaan yang sama kepada sejumlah petugas yang tergabung dalam SAR tersebut, yakni dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) 1 orang, kapal MGS Geo Survey 2 orang, kapal MV. Crest Onyx 2 orang, dan KN Jadayat 2 orang.

Ke-18 Komandan KRI penerima penghargaan tersebut terdiri dari jajaran Koarmatim: KRI Yos Sudarso-353, KRI Sultan Hasannudin-366, KRI Bung Tomo-357, KRI Usman Harun-359, KRI Sungai Gerong-906, KRI Pulau Rengat-711, KRI Soputan-923.
Sementara dari jajaran Koarmabar terdiri dari KRI Patiunus-371, KRI Sutedi Senaputra-378, KRI Tjiptadi-381, KRI Teluk Sibolga-536, KRI Barakuda-633, KRI Todak-631, KRI Cucut-866, KRI Pulau Romang-723 dan KRI Dewa Kembar-932 dari, serta KRI Banda Aceh-593 yang digunakan sebagai kapal markas.

Sedangkan 83 penyelam gabungan TNI AL berasal dari kesatuan Komando Pasukan Katak (Kopaska) Koarmabar, Dinas Penyelamatan Bawah Permukaan Air (Dislambair) Koarmabar, Dinas Penyelamatan Bawah Permukaan Air (Dislambair) Koarmatim, Detasemen Jala Mangkara (Denjaka), dan Batalyon Intai Amfibi (Taifib) 2 Korps Marinir.
Pemberian penghargaan tersebut sebagai bentuk pembinaan sekaligus reward kepada para prajurit TNI AL yang telah bekerja keras membantu Basarnas dalam melaksanakan tugas mulia kemanusiaan yakni Search and Resque (SAR) terhadap penumpang pada pesawat Air Asia QZ 8501 yang jatuh di kawasan Selat Karimata, Kalimantan Selatan, pada akhir Desember 2014 hingga bulan Januari lalu.
Tugas SAR terhadap musibah kecelakaan pesawat Air Asia QZ 8501 di Perairan Selat Karimata merupakan perintah langsung Presiden RI Ir. Joko Widodo yang secara tegas memerintahkan kepada seluruh unsur TNI dan prajuritnya untuk berperan aktif dalam misi kemanusiaan SAR pesawat Air Asia QZ 8501, karena memang kecelakaan tersebut merupakan pertaruhan utama nama harum Indonesia dalam menanggulangi kecelakaan pesawat terutama di medan operasi lautan luas.

Hal ini juga sejalan dengan Undang-undang No 34 th 2004 tentang TNI yang disebutkan dengan jelas, bahwa TNI selain berperan aktif dalam operasi militer untuk perang juga mempunyai tugas operasi militer selain perang, di mana salah satu poin tugasnya adalah berperan aktif dalam kegiatan kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Didit Herdiawan, M.P.A, M.B.A., Panglima Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Widodo, Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) A. Faridz Washington, para Asisten Kasal, serta Kadispenal Laksamana Pertama TNI Manahan Simorangkir, S.E., M.Sc.


Credit  Pos Kota