Jumat, 27 Februari 2015

Danlanal Balikpapan Pastikan Dermaga TNI AL Dibangun Tahun Ini


Danlanal Balikpapan Pastikan Dermaga TNI AL Dibangun Tahun Ini
DED - Serah terima DED Dermaga TNI AL antara Danlanal Balikpapan Kolonel Laut (P) Ariantyo Condrowibowo dan Direktur Utama PT Bina Karya, Swingly Parubak, Rabu (25/2/2015). 

CB, BALIKPAPAN - Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Balikpapan Kolonel Laut (P) Ariantyo Condrowibowo memastikan keberadaan dermaga TNI AL yang akan dibangun pada 2015 di perairan depan Melawai, Klandasan, Balikpapan. Untuk memulai pembangunan, ia menunggu keputusan dari Walikota Balikpapan Rizal Effendi dan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak. Setelah ada keputusan, dana akan segera dikeluarkan.

Dalam pembangunan dermaga untuk penyusunan Detail Engineering Design (DED), Lanal Balikpapan bekerja sama dengan PT Bina Karya. "Adapun masa pengerjaannya akan berlangsung setelah keluarnya anggaran. Sesuai dengan harapan penyelesaian tahap semester satu di tahun 2015 akan segera terselesaikan. Tahap pertama meliputi penyiapan lokasi, pembangunan pondasi, dan tiang pancang," tutur Ariantyo, Rabu (25/2/2015) dalam acara serah terima DED.

Ariantyo mengatakan, lahan tidak ada masalah karena hanya sebagai akses masuk. Di situ, akan dibangun papan reklamasi.
Sedangkan untuk reklamasi luasnya sekitar 75 meter x 150 meter. Jembatan re-stel sekitar 430 meter dengan panjang dermaga 200 meter. Posisi dermaga tidak di pinggir melainkan di tengah lautan.
Dana yang dibutuhkan berkisar Rp 180 miliar untuk tahap satu, dua, dan tiga. Kapasitas dari dermaga ini bisa menampung setidaknya enam kapal berbagai ukuran, namun itu terpakai bagian luar dan dalam dermaganya. Khususnya kapal yang berukuran besar mesti di bagian luar.

Kelebihan dermaga ini sendiri bagi TNI AL Balikpapan, posisi strategis untuk melakukan pantauan laut Kalimantan Timur khususnya Laut Balikpapan. Juga lebih memudahkan adanya pengangkutan anggota secara baik. Dengan adanya dermaga khusus, tidak lagi mengganggu fasilitas lain seperti pihak swasta yang dermaganya kerap dipinjam.

"Biasanya kami terpaksa melakukan penutupan sementara Pelabuhan Semayang jika bertepatan saat kami melakukan pengangkutan secara besar-besaran," kata Ariantyo. Mengenai kelengkapan dokumen, akan dilakukan dalam sepekan ini. Mengenai desain dermaga TNI AL, Ariantyo berjanji akan mendesain seindah mungkin. Pasalnya meski dermaga ini untuk TNI AL namun akan dibuka secara umum untuk masyarakat. "Bisa dijadikan sebagai tempat wisata juga," tuturnya.

Credit  TRIBUNKALTIM.CO