Rabu, 25 Februari 2015

AS Tuduh Iran Bantu Pemberontak Houti Duduki Yaman

AS Tuduh Iran Bantu Pemberontak Houti Duduki Yaman
Menteri Luar Negeri AS, John Kerry menilai secara tidak langsung Iran turut bertanggung jawab atas kacaunya situasi di Yaman saat ini. Foto Reuters
WASHINGTON (CB) - Amerika Serikat (AS) menuduh Iran memberikan bantuan kepada pemberontak Houti yang saat ini menduduki ibukota Yaman, Sanaa. Menteri Luar Negeri AS, John Kerry menilai secara tidak langsung Iran turut bertanggung jawab atas kacaunya situasi di Yaman saat ini.

"Pemerintah Iran telah memberikan kontribusi kepada pemberontak Houti untuk meruntuhkan pemerintahan yang ada di Yaman saat ini," ucap Kerry saat berbicara dihadapan Kongres AS, seperti dilansir Al Arabiya, Rabu (25/2/2015).

Namun, Kerry juga menyebut Iran cukup kaget dengan perkembangan terbaru yang terjadi di Sanaa saat ini, dimana akibat pemberontakan Houti Yaman saat ini tidak memiliki pemimpin. Buntut dari pemberontakan Houti menyebabkan mundurnya Presiden dan Perdana Menteri Yaman.

"Para pemimpin Iran nampaknya terkejut dengan perkembangan terbaru di negara teluk tersebut. Oleh karena itu mereka saat ini turut mendorong adanya diskusi nasional untuk menyelesaikan konflik di sana," Kerry menambahkan.

Houti berhasil menduduki Sanaa sejak September 2014 lalu, dan berhasil mengambil alih istana kepresidenan Yaman pada awal tahun. Kondisi di Yaman sendiri saat ini semakin keruh, paska mantan Presiden Yaman Abd-Rabbu Mansour Hadi menarik kembali pengunduran dirinya.

Tindakan yang diambil Hadi ini dinilai oleh Houti semakin menambah buruk kondisi politik di Yaman. Houti menilai Hadi memiliki maksud terselubung di balik keputusannya untuk menarik pengunduran dirinya, dan kembali menjabat sebagai Presiden Yaman.




Credit SINDOnews