Rabu, 02 Maret 2016

ISIS Serang Markas Militer Irak


 

 
Jakarta, CB -- Seorang pejabat tinggi angkatan darat Irak dan tujuh lainnya tewas dalam serangan ISIS di markas besar militer dekat Haditha.

Haditha dan dam yang berada di dekatnya ada di bawah perlindungan militer, terletak di Provinsi Anbar, sekitar 190 km di barat laut Baghdad.

Brigadir Ali Abboud, kepala staf komando militer itu, tewas ketika empat pengebom bunuh diri ISIS menyerang jalan masuk ke markas dan bentrok dengan tentara, menurut Mayor Jenderal Ali Daboun, komandan operasi Jazeera dan Badiya yang berlokasi di perbatasan dengan Suriah, Arab saudi, dan Yordania.

“Empat teroris menyerang jalan masuk markas besar komando militer dan tentara kami berhasil membunuh mereka. Sayangnya, Brigadir Ali Abboud menjadi korban dalam serangan itu,” ujar Daboun lewat telepon. Tujuh polisi dan tentara juga tewas.

Penyelidikan awal menunjukkan militan ISIS berhasil mencapai markas militer dengan berpakaian seragam angkatan darat.

Serangan besar di Haditha terjadi pada Januari lalu, sekitar 200 militan ISIS dipukul mundur dengan bantuan serangan udara koalisi pimpinan Amerika Serikat. Seorang juru bicara koalisi mebgatakan bahwa serangan itu merupakan lanjutan dari direbutnya Ramadi dari ISIS pada Desember lalu.

ISIS mengklaim bertanggung jawab atas rentetan serangan dalam beberapa terakhir ini di dan sekitar Baghdad serta di Pvovinsi Diyala yang telah menewaskan lebih dari 100 orang.


Credit  CNN Indonesia