Rabu, 02 Maret 2016

Rusia tingkatkan dukungan militer ke Suriah untuk perangi ISIS


Rusia tingkatkan dukungan militer ke Suriah untuk perangi ISIS
Rusia menggelari Mil Mi-24 Hind D sebagai tank terbang. Dia memiliki kemampuan angkut pasukan terbatas, dengan 50 negara operator dan jumlah produksi 2.300 unit. Dia sangat efektif untuk operasi anti insurjen dan anti gerilya walau peluru kendali panggul kelas TOW menjadi musuh bebuyutan helikopter serang ini. (wikipedia.org)
 
Jakarta (CB) - Untuk mengintensifkan serangan kepada ISIS, Rusia melipatgandakan jumlah helikopter serangnya di Suriah yang digelar di Pangkalan Udara Al-Shayrat, kata sumber pemerintahan Suriah, akhir pekan lalu, seturut www.janes.com, hari ini.

Empat helikopter serbu Mil Mi-35 Hind E, empat Mil Mi-24 Hind D, dan satu Mil Mi-8/17 Hip, digelar di pangkalan udara yang terletak 30 kilometer tenggara Homs itu.

Sebetulnya, empat Mil Mi-24 Hind D telah digelar di Pangkalan Udara Al-Shayrat sejak 6 November 2015.

Peta gelaran kekuatan militer Rusia di Suriah yang disebar pada 17 November 2015 memperlihatkan juga penggelaran Brigade Artileri ke-120 Rusia yang dilengkapi meriam howitzer 152 mm 2A65Msta, yang dihela Kamaz 6350, dan ditempatkan dekat pangkalan udara itu.

Dari citra satelit, empat Mil Mi-24 dan Mi-35 sudah berada pada posisinya di sana pada 8 November lalu.

Mil Mi-35 Hind E bisa dibedakan dari Mil Mi-24P Hind D dari baling-baling ekornya yang terdiri dari empat bilah ketimbang tiga bilah, dan kanon kembar 23 milimeter dari pada kanon kembar 30 milimeter yang dipasang permanen pada sisi samping fuselage-nya.

Credit  ANTARA News