Jumat, 08 September 2017

Jet Tempur Israel Serang Fasilitas Militer di Suriah


Jet Tempur Israel Serang Fasilitas Militer di Suriah 
Ilustrasi jet tempur Israel. (AFP Photo/Jack Guez)


Jakarta, CB -- Jet tempur Israel menembakkan peluru kendali ke arah sebuah fasilitas militer di Suriah, Kamis (7/9). Militer Suriah mengklaim serangan itu mengakibatkan kerusakan materiil di dekat Masyaf di barat laut Suriah, dekat perbatasan dengan Libanon.

Mereka juga menyatakan rudal yang ditembakkan dari ruang udara Libanon pada pukul 2.42 waktu setempat itu menewaskan dua prajurit Suriah. Secara terpisah, militer Israel menolak mengomentari klaim tersebut.

Organisasi pengamat yang berbasis di London, Inggris, Syrian Observatory for Human Rights, menyebut situs yang diserang itu sebagai fasilitas penelitian sekaligus depot rudal jarak pendek dan menengah.

Mantan Penasihat Keamanan Nasional Israel, Yaakov Amidrod, mengatakan situs itu adalah salah satu pusat penelitian militer Suriah yang sempat digunakan untuk membuat rudal dan senjata kimia, di masa lalu.

 
Jika terbukti, serangan ini bisa menjadi peningkatan keterlibatan Israel di Suriah sejak perang saudara pecah enam tahun lalu, kata Amidror.

"Ini adalah kali pertama di mana sasaran serangannya ... adalah fasilitas formal Suriah: bukan hanya sekadar gudang, tapi pusat penelitian dan pengembangan dan [produksi]," kata sosok yang menjabat sebagai penasihat keamanan kurun waktu 2011-2013 itu..

Kantor berita pemerintah, SANA, mengutip militer Suriah menuding Israel meningkatkan semangat ISIS dan mengaitkan serangan itu dengan sejumlah kemenangan militer atas kelompok teror itu, baru-baru ini.


 
"Agresi ini dilakukan sebagai upaya putus asa untuk membangkitkan semangat teroris ISIS yang sudah tumbang menyusul serangkaian kemenangan Pasukan Arab Suriah atas terorisme di lebih dari satu pertempuran," kata tentara Suriah dalam laporan SANA yang dikutip CNN.






Credit  cnnindonesia.com