Selasa, 05 Juni 2018

Menhan Asean Tanggapi Konsep Keamanan Indo-Pasifik


Perdana Menteri India Narendra Modi saat berbicara dalam pembukaan World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, 23 Januari 2018. REUTERS
Perdana Menteri India Narendra Modi saat berbicara dalam pembukaan World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, 23 Januari 2018. REUTERS

CB, Singapura – Pidato Perdana Menteri India, Narendra Modi, dan Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Jim Mattis, soal peran sentral Asean dalam keamanan di kawasan Indo-Pasifik mendapat tanggapan.
Pernyataan kedua pejabat tinggi ini disampaikan pada forum Shangri-la Dialogue, yang digelar pada 2 Juni 2018 di Singapura.

Menteri Pertahanan Vietnam, Jenderal Ngo Xuan Lich, mengatakan mendukung konsep ini. “Namun, kita masih harus mempelajari konsep strategi Indo-Pasifik ini secara aktual dan lebih dekat lagi sehingga kami bisa menyesuaikan dengan kebijakan negara kami,” kata Ngo seperti dilansir media Straits Times, Sabtu, 2 Juni 2018.
Sedangkan Menteri Pertahanan Indonesia, Jenderal Purnawirawan Ryamizard Ryacudu, mengatakan Indonesia telah memiliki strategi untuk mengatasi dinamika keamanan di sekitar wilayah yurisdiksinya. “Strategi kami mengenai pertahanan kami tidak banyak berubah,” kata Ryamizard.

Dalam pidatonya di forum ini, PM India Modi mengatakan kawasan Indo-Pasifik sebagai kawasan alamiah yang ditempati sejumlah negara. Modi berpendapat Asia Tenggara sebagai pusat kawasan Asia Pasifik.
Dia juga berbicara soal kepemimpinan India di Laut Hindia, yang sekarang mendapat tantangan dengan kehadiran angkatan laut Cina. Pada Sabtu kemarin, Modi dan Mattis menggelar pertemuan sekitar satu jam untuk membicarakan kerja sama saling menguntungkan.
Pada pekan lalu, Pentagon mengubah nama komando Pasifik AS menjadi Komando Indo-Pasifik AS. Ini dinilai sebagai langkah simbolik untuk menghargai peran India, yang meningkat belakangan ini. Pemerintahan Presiden AS, Donald Trump, mulai menggunakan istilah Indo Pasifik sejak 2017 untuk menyebut nama kawasan Asia Pasifik. Ini juga langkah strategis AS untuk menghadang sikap agresif Cina di Laut Cina Selatan. Sejumlah negara Asean bermasalah dengan Cina mengenai perbatasan negara di Laut Cina Selatan.




Credit  tempo.co




Tidak ada komentar:

Posting Komentar