Rabu, 30 Mei 2018

AS - Korea Utara Bahas Pengiriman Senjata Nuklir ke Luar Negeri



Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un saat bertemu dengan ilmuan dan teknisi di bidang penelitian ke dalam senjata nuklir di Pyongyang, 9 maret 2016. REUTERS/KCNA
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un saat bertemu dengan ilmuan dan teknisi di bidang penelitian ke dalam senjata nuklir di Pyongyang, 9 maret 2016. REUTERS/KCNA

CB, Jakarta - Amerika Serikat dan Korea Utara akan berfokus pada pengiriman hulu ledak nuklir yang dimiliki Korea Utara untuk dibawa ke luar negeri menjelang pertemuan puncak pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Belum diketahui, apakah Korea Utara dan Amerika Serikat dapat mencapai kesepakatan tentang masalah ini mengingat keengganan Korea Utara memenuhi permintaan Amerika Serikat agar Pyongyang mengirim sekitar 20 hulu ledak nuklirnya ke luar negeri pada awal Juni 2018 sebagai bagian dari kesepakatan denuklirisasi. Hal itu diungkapkan pejabat Amerika Serikat, seperti dilaporkan Kyodo News, Senin, 28 Mei 2018.
Dalam unggahan di Twitter, Donald Trump mengatakan tim advance Amerika Serikat telah tiba di Singapura untuk mengatur pertemuan kedua negara pada 12 Juni nanti.

Trump juga mengisyaratkan bantuan ekonomi Amerika Serikat untuk Korea Utara dan mengatakan ia percaya Korea Utara memiliki potensi bagus serta akan menjadi negara ekonomi dan keuangan yang besar suatu hari nanti.
"Kim Jong-un setuju dengan saya tentang ini," tulis Trump. "Itu akan terjadi!"
Ini akan menjadi pertemuan pertama antara Presiden Amerika Serikat dan pemimpin Korea Utara. Kedua negara tidak memiliki hubungan diplomatik.

Rezim Korea Utara menghancurkan pos komando di lokasi uji coba bom nuklir di situs Punggye-ri pada Kamis, 24 Mei 2018. Reuters via Straits Times
Media Amerika Serikat melaporkan, delegasi Amerika Serikat yang dipimpin Sung Kim, mantan Duta Besar untuk Korea Selatan dan mantan negosiator nuklir dengan Korea Utara, bertemu dengan Choe Son-hui, Wakil Menteri Luar Negeri Korea Utara, pada Minggu, 27 Mei 2018.
Pembicaraan diperkirakan dilanjutkan Senin dan Selasa nanti di Desa Panmunjeom di Zona Demiliterisasi atau DMZ. Menurut para pejabat Amerika, Korea Utara telah menyatakan keengganan untuk mengirim semua senjata nuklir dan rudalnya ke luar negeri.

Kemungkinan Korea Utara telah mengusulkan pengiriman lebih dulu jenis-jenis rudal tertentu, seperti misil balistik antarbenua yang mampu menyerang Amerika Serikat.
Jika pejabat Amerika dan Korea Utara tidak dapat mencapai kesepakatan dalam perundingan persiapan, keputusan dapat diserahkan ke pertemuan puncak Trump-Kim.
Menurut  pejabat Amerika Serikat terkait dengan negosiasi soal nuklir Korea Utara, kedua pihak juga akan membahas soal bagaimana Pyongyang akan membuang plutonium untuk produksi senjata, uranium yang diperkaya, dan bahan-bahan terkait dengan nuklir lain.



Credit  tempo.co






Tidak ada komentar:

Posting Komentar