Kamis, 13 September 2018

Pentagon: Tak Ada Bukti Pemberontak Suriah Miliki Senjata Kimia



Pentagon: Tak Ada Bukti Pemberontak Suriah Miliki Senjata Kimia
Menteri Pertahanan AS, James Mattis kembali menegaskan bahwa pihaknya tidak melihat adanya bukti bahwa kelompok pemberontak Suriah memiliki senjata kimia. Foto/Reuters

WASHINGTON - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), James Mattis kembali menegaskan bahwa pihaknya tidak melihat adanya bukti bahwa kelompok pemberontak Suriah memiliki senjata kimia. Rusia menuding pemberontak Suriah bersiap melakukan senjata kimia di Idlib dan kemudianya akan menyalahkan serangan itu pada Damaskus.

"Sekarang kita melihat tidak adanya bukti bahwa oposisi memiliki senjata kimia dalam jenis apapun, terlepas dari apa yang telah disampaikan Rusia berulang kali," kata Mattis, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (12/9).

Ketika disiingung mengenai apa tanggapan AS akan jika senjata kimia akan digunakan di provinsi Suriah Idlib, Mattis menolak berkomentar. Dia hanya mengatakan AS mengawasi tindakan pemerintah Suriah sangat erat, termasuk tindakan Rusia dan Iran di sana.

Sebelumnya, Mattis menyatakan tudingan Rusia bahwa pemberontak Suriah memiliki senjata kimia hanyalah akal-akalan semata. Ini dilakukan untuk membebaskan Damaskus dari tanggung jawabnya, jika ada serangan senjata kimia di Idlib.

"Kami telah membuat sangat jelas, bahwa dengan mengeluarkan sindiran, bahwa setiap senjata kimia yang digunakan datang di masa depan dapat dianggap berasal dari oposisi. Kami tidak bisa melihat apa pun yang menunjukkan oposisi memiliki kemampuan itu," ungkap Mattis.

Mattis kemudian mengatakan, justru rezim Bashar al-Assad yang memiliki sejarah pernah melakukan serangan senjata kimia terhadap warganya sendiri.




Credit  sindonews.com