Jumat, 28 September 2018

Kehadiran Israel di Tanah Palestina Tidak dapat Diterima


Kehadiran Israel di Tanah Palestina Tidak dapat Diterima
Kehadiran Israel di Tanah Palestina Tidak dapat Diterima

RAMALLAH - Tidak seorang pun tentara Israel akan diterima untuk tetap berada di tanah Palestina. Hal itu dikatakan oleh juru bicara Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Nabil Abu Rudeineh.

Pernyataan itu datang sebagai reaksi terhadap pernyataan yang dibuat oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di New York mengenai menjaga pasukan keamanan Israel di daerah barat Sungai Yordan.

"Kami hanya akan menerima negara Palestina yang merdeka dan berdaulat di perbatasan 1967 dengan Jerusalem Timur sebagai Ibukotanya," menurut pernyataan resmi yang dirilis kantor berita Palestina WAFA.

"Kami tidak akan menerima kehadiran seorang tentara pendudukan di tanah Palestina kami," katanya seperti dikutip dari Xinhua, Jumat (28/9/2018).

Rudeineh juga menekankan bahwa permukiman Israel adalah ilegal dan setiap pemikiran atau saran yang mengabaikan masalah ini akan ditolak dan tidak dapat diterima.

Menurut media Israel, Netanyahu mengatakan di New York bahwa Israel harus mengendalikan keamanan di sebelah barat Yordania ke Mediterania, bahkan di bawah perjanjian damai dengan Palestina.

Dia mencatat bahwa dia tidak akan membiarkan Palestina memiliki potensi untuk menyakiti orang Israel. 




Credit  sindonews.com