Jumat, 08 Maret 2019

Israel Tembak Mati Remaja Palestina Berusia 15 Tahun


Para pengunjuk rasa Palestina di dekat perbatasan antara Israel dan Jalur Gaza (ilustrasi).
Para pengunjuk rasa Palestina di dekat perbatasan antara Israel dan Jalur Gaza (ilustrasi).
Foto: EPA-EFE/MOHAMMED SABER

Saif Abu Zaied meninggal saat terjadi bentrokan di perbatasan Gaza.




REPUBLIKA.CO.ID, GAZA CITY -- Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan, seorang warga Palestina berusia 15 tahun tewas akibat tembakan tentara Israel selama bentrokan pada malam hari di sepanjang perbatasan Gaza-Israel. Korban diketahui bernama Saif Abu Zaied.

"Abu Zaied terluka di kepala pada hari Rabu (6/3) dan meninggal di rumah sakit, kata kementerian itu Kamis (7/3) pagi seperti dilansir dari Time.

Insiden itu terjadi ketika belasan pemuda terlibat dalam bentrokan pada malam hari. Bentrokan melibatkan bom molotov dan lampu laser yang diarahkan pada pasukan Israel di sepanjang pagar perbatasan.

Bentrokan pada malam itu merupakan kelanjutan dari protes pada siang harinya yang digelar aktivis Hamas di Gaza, selama setahun. Hamas ingin blokade Israel-Mesir yang melumpuhkan di daerah kantong Palestina diakhiri.

Pada Rabu, militer Israel mengatakan sebuah proyektil ditembakkan dari Gaza dan mengaktifkan sirene peringatan di Israel selatan.



Credit  republika.co.id