Menteri
Luar Negeri, Perdagangan, Pariwisata, Lingkungan dan Tenaga Kerja
Tuvalu, Taukelina Finikaso bersama Menlu Retno Marsudi dan Menlu Papua
Nugini Rimbink Pato. Foto/SINDOnews/Victor Maulana
JAKARTA
- Pemerintah Tuvalu menyampaian ucapan terima kasih kepada pemerintah
Indonesia atas sejumlah bantuan yang telah diberikan. Indonesia kerap
memberikan bantuan teknis, seperti pelatihan, kepada negara dengan
populasi sekitar 12 ribu orang tersebut.
Menteri Luar Negeri,
Perdagangan, Pariwisata, Lingkungan dan Tenaga Kerja Tuvalu, Taukelina
Finikaso menuturkan pihaknya juga mengapresiasi langkah Indonesia untuk
meningkatkan kehadiran di kawasan Pasifik Selatan.
"Memang kami
memiliki hubungan dengan Indonesia untuk waktu yang cukup lama saat ini
dan sangat menyenangkan untuk dicatat bahwa Indonesia telah meningkatkan
kegiatannya di Pasifik Selatan," kata Taukelina saat menyampaikan
sambutan dalam pembukaan pertemuan Indonesia-Soth Pacific Forum (ISPF)
di Jakarta, Kamis (21/3/2019).
"Kami
sangat berhutang budi kepada kepemimpinan Indonesia dan juga bantuan
yang telah mereka berikan kepada kami melalui pelatihan dan juga bantuan
teknis," sambungnya.
Dia lalu mengatakan, Tuvalu juga berterima
kasih kepada pemerintah dan masyarakat Indonesia untuk inisiatif
menggelar ISPF dan berharap Indonesia dapat membantu mereka dalam isu
perubahan iklim.
"Terutama masalah bahwa kita semua berbagi gerakan yang sama dan kami juga melihat pelarangan plastik sekali pakai," tukasnya.
Direktur Jenderal Asia Pasifik dan
Afrika Kementerian Luar Negeri RI Desra Percaya dalam konferensi pers
penutupan Forum Indonesia-Pasifik Selatan (ISPF) di Kementerian Luar
Negeri RI di Jakarta, Kamis (21/3/2019). (Kemlu RI)
Jakarta (CB) - Pemerintah Indonesia dan negara-negara di Pasifik
Selatan sepakat menghadapi dua tantangan utama regional, yakni
penangkapan ikan secara ilegal atau IUU Fishing dan perubahan iklim
melalui kegiatan Indonesia-South Pacific Forum (ISPF).
Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI
Desra Percaya, yang juga adalah Ketua kegiatan ISPF, dalam konferensi
pers di Jakarta, Kamis, mengatakan kesepakatan untuk memberantas
IUU Fishing dan mitigasi perubahan iklim tercantum dalam dokumen
pernyataan ketua atau chairman statement ISPF.
"Intinya, mengidentifikasi tantangan bersama yang dihadapi Indonesia dan
negara Pasifik Selatan dan berbagai pilihan solusi untuk mengatasi
tantangan bersama," ujar Desra.
Pemberantasan IUU Fishing juga diperkuat dengan kesepakatan Indonesia
dan Pasifik Selatan untuk melestarikan sumber daya laut melalui upaya
penangkapan hasil laut secara berkelanjutan (sustainable fishery).
Dalam menghadapi perubahan iklim, Indonesia dan Pasifik Selatan sepakat
untuk saling berbagi pengetahuan dan teknologi untuk menekan emisi
karbon.
"Kami berkomitmen bersama untuk melakukan mitigasi dampak perubahan
iklim melalui transfer pengetahuan dan teknologi rendah karbon," kata
Desra.
Selain kedua isu tersebut, Forum Indonesia-Pasifik Selatan juga membahas
kerja sama peningkatan konektivitas dan pembangunan berkelanjutan
berdasarkan ekonomi kelautan.
"Kami sepakat untuk mendukung pembangunan infrastruktur di negara-negara
Pasifik Selatan diperlukan skema pembiayaan yang kreatif," kata Desra.
Pertemuan Forum Indonesia-Pasifik Selatan bertema "Our future, shared ocean, shared prosperity"
(Masa depan kita, laut kita, kesejahteraan bersama) itu diikuti 15
negara dan dua wilayah (Niue dan Kaledonia Baru) di Pasifik Selatan.
Menteri
Luar Negeri Indonesia Retno LP Marsudi (tengah) saat menyampaikan
pernyataan bersama para diplomat Pasifik Selatan. Foto/Kementerian Luar
Negeri RI
JAKARTA
- Tiga perjanjian diteken dalam Forum Indonesia-Pasifik Selatan (ISPF).
Dua perjanjian masih bersifat rencana memulai pembicaraan dan satu
perjanjian sudah berbentuk nota kesepahaman atau MoU.
ISPF
merupakan forum kerja sama yang digagas Indonesia dengan negara-negara
Pasifik Selatan. Terdapat 15 negara yang turut serta dalam forum ini,
yakni Australia, Selandia Baru, Federasi Mikronesia, Fiji, Kaledonia
Baru, Kepulauan Marshall, Kiribati, Nauru, Palau, Papua Nugini, Tonga
dan Tuvalu.
Dua dari tiga perjanjian tersebut adalah pernyataan bersama menteri antara Indonesia dengan Papua Nugini tentang peluncuran Preferential Trade Agreement (PTA) dan pernyataan bersama antara Indonesia dengan Fiji tentang peluncuran PTA.
Perjanian
terakhir yang sudah dalam bentuk MoU adalah antara Indonesia Eximbank
dengan Audie Building Industry. Penandatanganan MoU ini diharapkan dapat
mendukung proyek-proyek di negara-negara Pasifik Selatan.
Menteri
Luar Negeri Indonesia Retno Lestari Priansari Marsudi mengatakan
perjanjian-perjanjian tersebut dibuat untuk memperluas dan mempererat
kerja sama antara Indonesia dengan negara-negara di kawasan Pasifik
Selatan.
"Salah satu hasil dari ISPF ini adalah Indonesia
menyepakati untuk mulai membahas PTA dengan negara-negara di kawasan
Pasifik Selatan, yaitu dimulainya proses negosiasi PTA dengan Papua
Nugini. Kita juga menyepakati keinginan diluncurkannya pembentukan PTA
dengan Fiji," kata Retno pada Kamis (21/3/2019).
Perdana Menteri Inggris Theresa May dan Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker. Foto/Istimewa
BRUSSELS
- Para pemimpin Uni Eropa (UE) setuju untuk menunda proses keluarnya
Inggris dari blok tersebut atau Brexit. Mereka menawarkan penundaan
Brexit hingga 22 Mei dengan syarat anggota parlemen setuju dengan
Theresa May dalam pemungutan suara minggu depan.
Jika kesepakatan
ditolak dalam pemungutan suara yang berarti ketiga kalinya di parlemen,
Inggris akan diberikan waktu hingga 12 April untuk datang ke Dewan
Eropa dengan proposal untuk langkah ke depan.
Kemungkinan akan
terbuka untuk perpanjangan lebih lanjut dari beberapa bulan jika Inggris
setuju untuk mengambil bagian dalam pemilihan Parlemen Eropa pada bulan
Mei.
Presiden
Dewan Eropa Donald Tusk mengatakan bahwa tanggapan terhadap permintaan
Inggris untuk perpanjangan proses penarikan Pasal 50 disepakati dengan
suara bulat oleh para pemimpin 27 negara anggota lainnya.
Ia langsung melakukan pertemuan empat mata dengan Perdana Menteri Inggris Theresa May yang telah menyetujui rencana tersebut.
Tusk
mengatakan bahwa 12 April adalah tanggal penting bagi Inggris karena
jika mereka memutuskan untuk tidak berpartisipasi dalam pemilihan
Parlemen Eropa maka perpanjangan yang panjang akan menjadi tidak
mungkin.
“12
April adalah tanggal penting dalam hal Inggris bertanya-tanya apakah
akan mengadakan pemilihan Parlemen Eropa. Jika tidak diputuskan
melakukannya maka opsi perpanjangan yang lama akan segera menjadi tidak
mungkin," kata Tusk seperti dikutip dari Belfast Telegraph, Jumat (22/3/2019).
Ditanya
berapa lama perpanjangan panjang akhirnya yang ditawarkan ke Inggris,
Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker menjawab: "Sampai akhir."
"Sejak
hari referendum posisi 27 anggota Komisi Eropa telah bersatu dan tegas.
Kami telah bekerja tanpa lelah untuk menegosiasikan Perjanjian
Penarikan," ujar Juncker.
“Kami telah melakukan semua yang kami bisa untuk menyelesaikannya. Kami
diminta klarifikasi pada bulan Desember, kami memberikannya kepada
mereka. Kami diminta jaminan pada bulan Januari, kami memberikannya
kepada mereka," sambungnya.
“Saya diminta jaminan lebih lanjut
pada Senin lalu di Strasbourg, khususnya sehubungan dengan backstop,
saya memberikannya kepada mereka," katanya.
“Jadi saya harus
menyambut bahwa hari ini, ke-27 pemimpin mendukung klarifikasi dan
jaminan yang mengikat secara hukum yang Perdana Menteri May dan saya
sepakati di Strasbourg. Ini menutup dan menyelesaikan paket lengkap.
Tidak ada lagi yang bisa kita miliki," tukasnya.
May sendiri menyambut baik pengumuman itu.
"Pertama,
saya menyambut persetujuan Dewan tentang jaminan yang mengikat secara
hukum sehubungan dengan hambatan Irlandia Utara, yang saya negosiasikan
dengan Presiden Juncker pekan lalu," ujarnya dalam konferensi pers di
Brussels.
"Ini harus memberikan jaminan ekstra kepada Parlemen
bahwa jika kejadian yang tidak mungkin terjadi itu akan digunakan hanya
akan bersifat sementara dan bahwa Inggris dan Uni Eropa akan mulai
bekerja segera untuk mengganti backstop dengan pengaturan alternatif
pada akhir Desember 2020," imbuhnya.
May mengatakan jika Parlemen
Inggris tidak menyelesaikan kesepakatannya minggu depan, Dewan Eropa
akan memperpanjang Pasal 50 hingga 12 April ketika Inggris akan memiliki
pilihan tidak ada kesepakatan atau mengajukan rencana alternatif.
Ia mengatakan jika ini melibatkan perpanjangan kembali maka Inggris harus mengambil bagian dalam pemilihan Parlemen Eropa.
"Saya
sangat yakin akan menjadi kesalahan untuk meminta orang-orang di
Inggris untuk berpartisipasi dalam pemilihan ini tiga tahun setelah
pemungutan suara untuk meninggalkan Uni Eropa," imbuhnya.
May mengatakan dia akan melakukan yang terbaik untuk memastikan kesepakatannya disahkan minggu depan.
"Apa yang digarisbawahi oleh keputusan hari ini adalah pentingnya House
of Commons meloloskan kesepakatan Brexit minggu depan sehingga kita
dapat mengakhiri ketidakpastian dan pergi dengan cara yang lancar dan
tertib," katanya.
"Besok pagi aku akan kembali ke Inggris dan bekerja keras untuk membangun dukungan untuk menyelesaikan kesepakatan," tandasnya.
Dokumentasi ledakan di dekat Gedung Parlemen Afghanistan, di Kabul, Senin (22/6/15). (REUTERS/Mohammad Ismail)
Kabul (CB) - Enam orang tewas dan hampir 30 orang lagi cedera
ketika beberapa ledakan mengguncang Ibu Kota Afghanistan, Kabul, Kamis,
kata Kementerian Kesehatan negeri itu.
Baseer Mujahed, Juru Bicara bagi Polisi Nasional Afghanistan di Kabul,
mengatakan kepada Kantor Berita Turki, Anadolu, ledakan bom rakitan
(IED) menggunakan Permukiman Karta-e-Sakhi di Kabul Barat, selama
perayaan Nevruz, yang menandai awal musim semi.
Sebelumnya, Mujahed telah mengatakan dua orang tewas dan lebih dari
selusin lagi cedera dalam ledakan itu. Namun, Kementerian Kesehatan
Masyarakat belakangan mengubah jumlah korban jiwa jadi enam dan cedera
jadi 29.
Belum ada klaim pertanggung-jawaban dalam serangan tersebut. Lembaga
lokal Tolo News melaporkan bahan peledak rakitan pinggir jalan dan bom
mortir digunakan dalam serangan itu.
Jakarta - Pemerintah Indonesia menyatakan pendapatnya
mengenai sikap diskriminatif yang dilakukan parlemen Uni Eropa terhadap
komoditas sawit nasional. Pemerintah ingin komoditas sawit nasional
mendapat perlakuan yang setara di pasar komoditas Uni Eropa.
Untuk
itu hari ini di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Menteri
Koordinator Bidang Perokonomian Darmin Nasution dan Menteri Koordinator
Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan sikap terhadap
sikap diskriminatif dari Uni Eropa.
Keduanya menyatakan
pemerintah akan melakukan cara apapun untuk melawan penolakan sawit di
Eropa. Salah satunya adalah ancaman opsi boikot produk Eropa.
Darmin dan Luhut Sepakat Kecam Uni Eropa
Foto: Ristu Hanafi/detikcom
Darmin dan Luhut berkumpul bersama di Kantor Kementerian Luar
Negeri. Mereka berdua secara kompak menyatakan sikap pemerintah
Indonesia atas penolakan sawit di Uni Eropa.
"Kita ingin
membatalkan Union Delegated Act RED (Renewable Energy Directive) II,
sebagai diskirkminasi minyak kelapa sawit dengan minyak lainnya.
Indonesia akan membawa ke WTO (Organisasi Perdagangan Dunia) dalam
langkah melawan, artinya kita tidak mau diperlakukan begini oleh negara
Eropa," tegas Darmin di Ruang Nusantara Kantor Kementerian Luar Negeri,
Jakarta Pusat, Rabu (20/3/2019).
Senada dengan Darmin, Luhut
dengan menggebu-gebu mengutuk langkah diskriminatif Uni Eropa pada
komoditas sawit. Bahkan Luhut mengaku bingung dengan perilaku dari Uni
Eropa, padahal pihaknya sudah sering berkomunikasi.
"Kami sangat
kompak, kami dua Menko tidak bisa paham bisa sebegini kencang padahal
kami sudah kesana, kita nanti akan bawa ke WTO, tapi perlu kita ketahui
kita nggak akan pernah goyang mengenai itu. Saya tegaskan, kami bukan
negara pengemis kami great country Indonesia," ungkap Luhut.
Dengan
kebijakan Union Delegated Act RED (Renewable Energy Directive) II,
nantinya Uni Eropa akan menghentikan penggunaan produk kelapa sawit
untuk kebutuhan sehari-hari. Kelapa sawit sendiri ditolak karena
memiliki berdampak besar pada lingkungan.
Padahal, Uni Eropa
sendiri merupakan pasar ekspor terbesar kedua produk minyak kelapa sawit
(Crude Palm Oil/CPO) dan turunannya. Tahun lalu, ekspor ke Uni Eropa
mencapai 4,7 juta ton atau 14,67% dari total ekspor sebesar 32,02 juta
ton.
Luhut Ancam Boikot Perdagangan RI-UE
Foto: Syahdan Alamsyah
Luhut menyatakan Indonesia akan melawan kebijakan penolakan kelapa
sawit di Uni Eropa. Dia mengatakan akan memerangi kebijakan tersebut
dengan segala cara.
Hal yang mungkin dilakukan adalah memboikot
perdagangan dengan Uni Eropa. Namun, Indonesia sendiri masih mengimpor
barang dari Eropa.
"Ya kita lihat. Kami pertimbangkan semua, tadi saya sudah sebutkan beberapa, dalam hidup ini harus punya pilihan," ungkap Luhut.
Meskipun
belum memastikan pemboikotan perdagangan, dengan tegas Luhut menyatakan
bahwa Indonesia akan berdiri dan melawan kebijakan diskriminatif Uni
Eropa. Termasuk kemungkinan memboikot perdagangan.
"Kami tidak mau didikte! Kami harus tegas," tegas Luhut.
Luhut
tidak menyebut secara spesifik produk apa yang kemungkinan bisa
diboikot. Namun, setidaknya hingga kini Indonesia merupakan importir
sejumlah produk dari Eropa.
Seiring meningkatnya pertumbuhan
ekonomi, kelas menengah Indonesia bisa saja akan meningkat pesat, hingga
saat ini sendiri ada 55 juta orang.
Eropa disebutkannya bisa kehilangan pasar cukup besar apabila sampai Indonesia memboikot perdagangan dengan Eropa.
"Banyak
sekali produk-produk Uni Eropa yang kami butuhkan. Dengan kelas
menengah 55 juta orang sekarang dan jumlah penduduk 269 juta orang,
pasarnya sangat besar," jelas Luhut.
Namun, setidaknya Luhut
menyebutkan sektor penerbangan di Indonesia akan meningkat tiga kali
lipat pada 2034 dengan mencapai 270 juta penumpang per tahun. Atas hal
tersebut, bisa saja Indonesia membutuhkan sekitar ribuan pesawat
pabrikan Eropa.
Sawit Entaskan Kemiskinan RI
Foto: dok. GAPKI
Luhut menilai kelapa sawit bisa menekan angka kemiskinan. Bahkan,
menurutnya Indonesia telah dipuji oleh banyak negara karena dapat
menggunakan komoditas kelapa sawit untuk mengentaskan kemiskinan.
"Indonesia
itu negara agraris, semua tergantung dengan pertanian. Lalu faktanya
menyebutkan bahwa palm oil turunkan poverty (kemiskinan) kita di bawah
10%, di IMF World Bank kita dibilang champion karena palm oil turunkan
kemiskinan," ungkap Luhut.
Luhut menegaskan kepada Uni Eropa
untuk meninjau kembali kebijakan penolakan sawit, karena menurutnya
apabila sawit ditolak bagaimana pemerintah mau membela rakyat. Luhut
menyampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun telah mengecam kebijakan
penolakan sawit ini.
"Tolong (UE) lihat juga dari kaca mata kami,
kalau presiden nggak bela ini, lalu kami bela rakyat kami bagaimana?
Tadi presiden kasih statement keras soal ini," jelas Luhut.
Jutaan Orang Menggantungkan Hidup pada Sawit Darmin
menyebutkan bahwa industri kelapa sawit menyerap banyak tenaga kerja di
Indonesia. Dengan adanya lapangan pekerjaan maka masyarakat dapat
mendapatkan upah dari pekerjaannya dan keluar dari garis kemiskinan.
"CPO
(crude palm oil) kelapa sawit bagi Indonesia itu merupakan komoditi
nomor satu. Bukan hanya devisa terbanyak tetapi juga mempekerjakan orang
banyak sekali," ungkap Darmin.
Darmin mengatakan, di Indonesia
ada jutaan orang yang menggantungkan hidupnya dari sawit. Belum lagi
ditambah dengan para petani lokal yang juga ikut menggantungkan hidupnya
dari kelapa sawit.
"(Sawit) employment nya 7,5 juta ditambah 12
juta direct employee. Apalagi kita lihat small holders petani rakyat 2,6
juta hektar dan bisa pekerjakan 4,6 juta," kata Darmin.
Senada
dengan Luhut, Darmin juga menilai industri kelapa sawit pun dapat
berkontribusi untuk mengentaskan kemiskinan. Untuk itu, dia akan melawan
segala upaya yang memboikot sawit termasuk kampanye penolakan sawit Uni
Eropa.
"Yang namanya CPO ini sangat erat kaitannya dengan
pencapaian SDG termasuk pilar nomor satu poverty alleviation
(pengentasan kemiskinan). Jadi kita tidak mau ini diganggu gugat apalagi
dengan cara rumusan proteksionisme yang terselubung dengan
penelitian-penelitian ilmiah," ungkap Darmin.
Pesawat-pesawat jet tempur F-16 Angkatan Udara Pakistan. Foto/REUTERS
NEW DELHI
- Angkatan Udara India (IAF) meminta pemerintah untuk segera membeli
amunisi baru. Permintaan itu muncul setelah Pakistan mengerahkan semua
jet tempur F-16 di dekat perbatasan India.
Islamabad juga
dilaporkan telah memindahkan kamp-kamp teror keluar dari jangkauan
serangan pesawat tempur IAF ke ujung barat di Wilayah Suku yang Dikelola
Pemerintah Federal (FATA).
Laporan yang diterbitkan Economic Times, Rabu
(20/3/2019) mengatakan ada aktivitas penerbangan yang sibuk di kedua
sisi perbatasan, termasuk di malam hari. India terus mempertahankan
kewaspadaan operasional yang tinggi dengan menerbangkan beberapa sorti
tambahan dari sejumlah jet tempurnya.
“Rudal-rudal
ini memiliki (masa) kehidupan tertentu. Ketika disimpan di dalam
tabung, itu dihitung dalam hal usia sistem yang bertahun-tahun, tetapi
ketika jet-jet tempur dikerahkan secara operasional, kehidupan rudal
tergantung pada jumlah serangan yang dilakukan. Jadi kita perlu
pengisian baru," kata sumber pejabat tinggi pemerintah India.
Amunisi yang dibutuhkan sebagian besar adalah rudal air-to-air (udara ke udara) yang dibawa jet-jet tempur yang sedang berpatroli untuk melawan pasukan udara Pakistan.
Apa
yang membuat pihak India semakin kesal adalah bahwa terlepas dari semua
konsultasi yang sibuk dengan Amerika Serikat setelah serangan di
Balakot, Angkatan Udara Pakistan telah mengerahkan semua jet tempur F-16
di pangkalan-pangkalan terdepan di sepanjang perbatasan dengan India.
Wilayah udara Pakistan juga belum sepenuhnya dibuka untuk lalu lintas
sipil meskipun penerbangan normal telah dibuka kembali di pihak India.
Ketika
serangan di Balakot mengejutkan Pakistan, yang mengantisipasi serangan
di markas Jaish-e-Mohammad di Bahawalpur, input intelijen India
menunjukkan bahwa setelah serangan "non-militer", kamp-kamp teror telah
dipindahkan ke wilayah FATA. Tujuannya, untuk membawa mereka keluar dari
jangkauan jet tempur India yang beroperasi dari dekat Garis Kontrol
(Line of Control/LoC) Kashmir.
“F-16
telah didistribusikan di seluruh pangkalan udara Pakistan. Mereka terus
melakukan penerbangan malam dan memiliki jaringan pertahanan udara
dalam keadaan siaga," lanjut sumber tersebut kepada Economic Times. Sedangkan jet-jet tempur India juga masih dalam posisi untuk mencegah kesalahan atau agresi apapun.
Di
pihak India, jet-jet tempur berada garis depan, termasuk Su-30MKI dan
Mirage 2000. Dua jenis jet tempur itu ditempatkan untuk reaksi cepat dan
kekuatan tempur telah meningkat di pangkalan udara di Jammu dan
Kashmir.
Militer maupun pemerintah kedua pihak secara resmi belum berkomentar atas laporan media tersebut.
Kapal perang Inggris HMS Sutherland berlayar ke Laut Cina
Selatan untuk peringatkan Beijing tentang kebebasan berlayar di perairan
yang dipersengketakan Cina dan beberapa negara.
CB, Jakarta - Uni Eropa memperkuat kehadirannya di perairan Indo-Pasifik untuk menghadapi kekuatan Cina yang telah mengklaim berdaulat di perairan yang menjadi jalur perdagangan laut terbesar ke tiga di dunia.
"Uni
Eropa sudah mulai beri tanda untuk hadir di Indo-Pasifik," kata
Liselotte Odgaard, pengajar tamu di Hudson Institute, dalam acara
diskusi peran Uni Eropa di wilayah Indo-Pasifik pada hari Senin, 19
Maret 2019, seperti dikutip dari Sydney Morning Herald.
Perairan di wilayah Indo-Pasifik ini menjadi jalur perdagangan internasional dengan senilai US$124 miliar.
Menurut Odgaard, Uni Eropa memiliki garis kebijakan umum seperti
menolak klaim Cina di Laut Cina Selatan dan mendukung kawasan itu
sebagai jalur pelayaran bebas.
Sinyal kehadiran Uni Eropa telah
dilakukan oleh negara anggotanya selama ini. Angkatan laut Prancis telah
melakukan operasi di Laut Cina Selatan sejak tahun 2014. Sejumlah
negara telah mengirimkan personilnya untuk bergabung dengan kapal laut
Prancis guna mendukung seruan Uni Eropa menegakkan peraturan
internasonal bahwa perairan Laut Cina Selatan bebas dilayari.
"Tahun
ini sebagai contoh, Denmark akan mengirimkan kapal perang frigate dan
Prancis akan mengirim kapal induk ke Indo-Pasifik," ujar Odgaard.
Sejumlah
negara Uni Eropa melakukan latihan militer dengan India dan Jepang.
Prancis sedang mendiskusikan tentang kemungkinan mengadakan latihan
dengan militer Jepang.
Inggris berencana mengerahkan satu kapal
induk yang membawa sejumlah pesawat tempur. Inggris juga sedang
mempertimbangkan untuk mendirikan pangkalan militer baru di wilayah
Indo-Pasifik.
Inggris bahkan telah melakukan operasi bersama
dengan Amerika Serikat. Kapal perang Inggris berlayar mendekati pulau
yang diklaim Cina di Laut Cina Selatan pada Agustus lalu, membuat
Beijing naik darah.
Angkatan Laut Inggris juga melakukan latihan
perang bersama Amerika Serikat di wilayah yang dipersengketakan oleh
beberapa negara.
Menurut
Patrick Cronin, kepala keamanan Asia-Pasifik di Hudson Institute, Eropa
berusaha mendorong Beijing untuk mematuhi peraturan internasional
tentang pelayaran bebas di perairan internasional.
Belanda
mengatakan pada Oktober lalu akan mengirim kapal perangnya untuk
bergabung dengan kapal induk Inggris HMS Queen Elizabeth dalam operasi
pertamanya di perairan Indo-Pasifik pada tahun 2021.
Sementara,
patroli kapal perang dan pesawat tempur Amerika Serikat semakin
meningkat untuk memastikan perairan Indo-Pasifik bebas dan terbuka bagi
semua pelayaran dan menolak klaim Cina berdaulat di wilayah itu.
PM Selandia Baru Jacinda Ardern mengumumkan larangan penjualan senapan serbu dan semi otomatis. Foto/Ilustrasi/SINDOnews/Ian
WELLINGTON
- Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern mengumumkan, larangan
penjualan senapan serbu dan semi otomatis pada Kamis (21/3/2019).
Larangan itu merupakan reaksi keras atas serangan teror Christchurch
yang menewaskan 50 orang.
"Hari ini saya mengumumkan bahwa
Selandia Baru akan melarang semua senjata semi-otomatis bergaya militer.
Kami juga akan melarang semua senapan serbu," kata Ardern, sambil
mengumumkan langkah-langkah sementara yang akan menghentikan serbuan
pembelian sebelum undang-undang diberlakukan.
"Efeknya ini
berarti bahwa tidak seorang pun akan dapat membeli senjata-senjata ini
tanpa izin untuk mendapatkannya dari polisi. Saya dapat meyakinkan
orang-orang bahwa tidak ada gunanya mengajukan izin seperti itu,"
ujarnya seperti dikutip dari France24.
Ia
menambahkan bahwa magazine dan perangkat berkapasitas tinggi mirip
dengan stock bump - yang membuat senapan menyala lebih cepat - juga akan
dilarang.
"Singkatnya, setiap senjata semi-otomatis yang
digunakan dalam serangan teroris pada hari Jumat akan dilarang di negara
ini," tegasnya.
Sementara untuk senjata yang masih beredar di
luar, Ardern mengumumkan skema pembelian kembali yang akan menelan biaya
antara USD69 juta dan USD139 juta, tergantung pada jumlah senjata yang
diterima.
"Untuk
pemilik senjata yang saat ini telah kami telah kami larang, saya
mengakui bahwa banyak dari Anda akan bertindak sesuai hukum," kata
Ardern.
"Sebagai pengakuan atas hal itu dan untuk memberi
insentif pada pengembalian, kami akan membangun skema pembelian
kembali," terangnya.
Siapa pun yang menyimpan senjata setelah periode amnesti akan menghadapi denda hingga USD4.000 dan tiga tahun penjara.
Dalam kesempatan itu, Ardern juga menepis jika larangan itu akan mendapat perlawanan.
"Sebagian besar warga Selandia Baru akan mendukung perubahan ini. Saya merasa sangat yakin akan hal itu," tukasnya.
PM Jacinda Ardern mengunjungi keluarga korban serangan teror
di Selandia Baru pada Senin, 17 Maret 2019 di Kota Christchurch. Meaww
CB, Wellington – Kepala
Polisi Selandia Baru, Komisioner Mike Bush, mengatakan lembaga
intelijen global mengumpulkan informasi mengenai terdakwa serangan teror di Selandia Baru Brenton Harrison Tarrant.
Lembaga intelijen yang terlibat dalam investigasi kasus ini berasal dari Australia, Kanada dan Inggris selain Selandia Baru.
“Saya bisa pastikan kepada Anda bahwa ini adalah investigasi
internasional secara penuh,” kata Bush kepada media seperti dilansir
Reuters pada Rabu, 20 Maret 2019 waktu setempat.
Tarrant, yang
berasal dari Kota Grafton, New South Wales, Australia, melakukan
penembakan massal terhadap jamaah salat Jumat di dua masjid yaitu masjid
Al Noor dan masjid Linwood.
Sebanyak
50 orang tewas dalam penembakan membabi-buta itu, yang juga menyasar
perempuan dan anak-anak. Sebanyak 29 orang masih menjalani perawatan
medis di rumah sakit dengan delapan orang dalam kondisi kritis. Seorang
WNI bernama Lilik Abdul Hamid termasuk korban meninggal.
Banyak
korban yang menjalani operasi berulang karena menderita luka tembak yang
kompleks. Pelaku menggunakan dua senapan AR-15 dengan magazine yang
berukuran besar serta sebuah shotgun. Reuters melansir media menanyakan mengenai lemahnya undang-undang senjata, yang akan diperketat oleh pemerintahan PM Jacinda Ardern.
Media juga bertanya kepada Bush apakah otoritas cukup fokus dalam memantau risiko yang muncul dari ekstrimis sayap kanan.
Masyarakat
bergegas menghadiri upacara pemakaman bagi para korban penembakan di
masjid, di Memorial Park Cemetery di Christchurch, Selandia Baru, Rabu,
20 Maret 2019. Seorang WNI bernama Lilik Abdul Hamid menjadi salah satu
korban tewas. REUTERS/Jorge Silva
Bush
juga menjelaskan tim koroner sedang berusaha keras mempercepat proses
identifikasi serta pemeriksaan penyebab kematian para korban. Ini agar
otoritas bisa segera menyerahkan jasad para korban kepada keluarganya
untuk dikuburkan.
“Keluarga para korban merasa resah dengan
penundaan karena ajaran Islam mengatur jasad agar dikubur dalam waktu 24
jam,” begitu dilansir Reuters.
Orang-orang
menghadiri upacara pemakaman bagi para korban penembakan di masjid, di
Memorial Park Cemetery di Christchurch, Selandia Baru, Rabu, 20 Maret
2019. Peristiwa terorisme tersebut menewaskan 50 jemaah Salat Jumat dan
melukai 50 lainnya. REUTERS/Jorge Silva
“Kita tidak bisa
mendakwa pembunuhan jika tidak mengetaui penyebab kematian. Jadi ini
proses yang komprehensif yang harus diselesaikan sesuai standar
tertinggi,” kata dia.
Pada
Rabu, enam orang korban telah dikuburkan termasuk seorang ayah dan
putranya yang merupakan pengungsi asal Suriah. Keduanya adalah Khaled
dan Hamza Mustafa. Keduanya baru tiba beberapa bulan di Selandia Baru.
Anak lelaki kedua, Zaid Mustafa, terluka tembak dan menjalani perawatan
dengan duduk di kursi roda. Dia ikut menghadiri upacara pemakaman sambil
ditemani sejumlah anggota keluarga korban teror di Selandia Baru.
Ilustrasi anggota Biro Penyelidik Federal Amerika Serikat (FBI). (Laura Buckman)
Jakarta, CB -- Biro Penyelidik Federal Amerika Serikat (FBI) dilibatkan dalam penyelidikan dugaan penyimpangan dalam proses sertifikasi pesawat 737 MAX buatan Boeing. Hal ini membuat aparat penegak hukum yang ikut mengusut pesawat itu bertambah.
Seperti dilansir Reuters, Kamis (21/3), ketika dikonfirmasi FBI menolak memberikan komentar. Sikap yang sama juga terjadi pada Boeing.
Sebelumnya
jaksa federal dan Kementerian Perhubungan AS menyelidiki proses
pengembangan 737 MAX. Hal ini terjadi setelah kecelakaan yang terjadi
pada tipe itu yang digunakan dalam penerbangan maskapai Lion Air JT610
dan Ethiopian Airlines ET302.
Dua kecelakaan maut itu hanya berselang lima bulan. Apalagi pesawat itu masih baru dan dilengkapi perangkat paling mutakhir.
Karena kecelakaan itu juga, sejumlah negara dan maskapai melarang
penggunaan Boeing 737 MAX. Alhasil, 300 unit burung besi itu
diistirahatkan sementara sambil menunggu proses pemeriksaan dan
penyelidikan.
Saham Boeing juga anjlok akibat larangan terbang itu.
Biro
Penyelidik Penerbangan Prancis (BEA) menyatakan dari hasil pengusutan
permulaan terhadap data kotak hitam, terlihat ada kemiripan antara
kecelakaan Ethiopian Airlines ET302 dan Lion Air PK-LQP. Menurut mereka
hal itu akan menjadi bahan untuk penyelidikan lebih jauh.
Pemerintah
Ethiopia yang memutuskan mengirim dua kotak hitam pesawat Boeing 737
MAX 8 maskapai Ethiopian Airlines yang jatuh pada 10 Maret lalu ke
Prancis, karena mereka tidak mempunyai kemampuan dan peralatan untuk
menganalisis data pada perangkat itu. Insiden itu menyebabkan 157 awak
dan penumpangnya meninggal.
Menurut Menteri Perhubungan Ethiopia,
Dagmawit Moges, hasil kesimpulan awal dari pembacaan data di kotak
hitam akan diungkap dalam 30 hari. Dia menyatakan data kecelakaan Lion
Air akan dibandingkan dengan insiden Ethiopian Airlines.
Dari
data penerbangan yang dilansir situs FlightRadar24, kedua pesawat itu
sempat mengalami kendala dalam mempertahankan ketinggian jelajah sebelum
jatuh.
Banyak pihak mencurigai sistem anti-stall (MCAS) yang
ditambahkan di 737 MAX 8. Perangkat itu secara otomatis memerintahkan
hidung pesawat menurun ketika pesawat dianggap dalam situasi stall.
Dalam
kasus Lion Air, pilot mengalami kesulitan mengendalikan pesawat ketika
mengaktifkan mode autopilot. Perangkat MCAS terus menerus mengarahkan
hidung pesawat menukik tak berapa lama usai lepas landas.
Pesawat
Boeing 737 MAX 8 milik Ethiopian Airlines jatuh tak jauh dari di ibu
kota Ethiopia, Addis Ababa, saat hendak menuju Nairobi, Kenya, 10 Maret
2019.
Pesawat itu mengangkut 157 penumpang dari 32 negara dan seluruhnya dipastikan tewas dalam kecelakaan itu.
Hasil penyelidikan sementara, pilot Ethiopian Airlines dengan nomor
penerbangan 302 itu sempat meminta untuk kembali, setelah beberapa menit
lepas landas dari bandara Bole di Addis Ababa pada pukul 08.38 pagi
waktu setempat.
CB, Jakarta - Jaksa
Mahkamah Kejahatan Internasional (International Criminal Court/ICC)
mengatakan pemeriksaan terhadap kejahatan kemanusiaan pemerintahan
Presiden Filipina Rodrigo Duterte akan tetap berlanjut, meskipun Filipina menarik diri dari ICC.
Filipina secara resmi mengumumkan pengunduran diri dari pengadilan yang bermarkas di Den Haag pada Minggu, 17 Maret 2019.
Dikutip
dari Reuters, 21 Maret 2019, Jaksa Fatou Bensouda mengatakan dalam
sebuah pernyataan bahwa International Criminal Court terus memiliki
yurisdiksi atas kemungkinan kejahatan yang dilakukan selama periode
negara tersebut menjadi anggota.
Bensouda telah memeriksa apakah ribuan pembunuhan di luar proses
pengadilan yang diduga dilakukan selama tindakan keras Presiden Rodrigo
Duterte terhadap narkoba sudah cukup untuk menjamin penyelidikan formal.
Jaksa Mahkamah Kejahatan Internasional, ICC, Fatou Bensouda [File photo]
Juru
bicara Duterte mengatakan ICC tidak memiliki dasar untuk melanjutkan
pemeriksaan pendahuluan dan pemerintah tidak akan bekerja sama dengan
ICC.
"Mereka tidak bisa masuk ke sini jika itu tujuan mereka,
untuk menyelidiki. Anda sudah masuk ke dalam kedaulatan kami," kata juru
bicara kepresidenan Salvador Panelo pada konferensi pers reguler,
seperti dikutip dari Reuters.
Lebih dari 5.000 tersangka pengedar narkoba tewas dalam operasi anti-narkotika polisi sejak Duterte menjabat pada Juni 2016.
Kelompok-kelompok
HAM dan para kritikus mengatakan beberapa pembunuhan adalah eksekusi
singkat. Polisi membantah tuduhan tersebut, mengatakan mereka harus
menggunakan kekuatan mematikan karena tersangka bersenjata dan melawan
saat penangkapan.
Filipina
secara sepihak mengundurkan diri dari ICC pada Maret 2018 atas apa yang
disebut Duterte sebagai serangan keterlaluan dan pelanggaran proses
hukum olehnya.
"Kami telah menunjukkan bahwa di negara ini kami
memiliki sistem peradilan yang kuat dan fungsional dan sangat efektif,"
kata Panelo.
Jubir kepresidenan Filipina itu mengatakan bahwa
prosedur Mahkamah Kejahatan Internasional adalah salah satu bentuk
penganiayaan politik terhadap Rodrigo Duterte.
Ilustrasi, suasana di Suriah. (Anadolu Agency) (Anadolu)
Idlib (CB) - Ribuan warga
sipil tewas sementara lebih dari setengah juta orang lagi kehilangan
tempat tinggal di Suriah sejak September 2014, ketika pasukan koalisi
internasional pimpinan AS melancarkan "aksi kontra-teror", kata satu
organisasi kemanusiaan yang berpusat di Inggris, pada Rabu (20.3).
Laporan oleh Jaringan Suriah bagi Hak Asasi Manusia "mendokumentasikan
3.035 warga sipil tewas, termasuk 924 anak dan 656 perempuan (perempuan
dewasa) di tangan pasukan koalisi internasional sejak dimulainya
campur-tangan militer mereka di Suriah sampai Maret 2019".
Laporan itu juga mengungkapkan bahwa "sedikitnya 560.00 warga telah
dipaksa mengungsi oleh serangan pasukan koalisi internasional.
Laporan tersebut memperlihatkan 32 persen kematian warga sipil
disebabkan oleh serangan koalisi selama masa jabatan mantan presiden AS
Barack Obama, dan serangan itu "mulai bersifat lebih sistematis dan
menimbulkan lebih banyak kekacauan di bawah pemerintahan Presiden
(Donald) Trump".
"Serangan yang dilancarkan oleh pasukan koalisi internasional selama
masa jabatan presiden Obama menewaskan sedikitnya 976 warga sipil,
termasuk 194 anak kecil, dan 294 perempuan", kata kelompok hak asasi
manusia tersebut, sebagaimana dilaporkan Kantor Berita Turki, Anadolu
--yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis pagi.
Selama masa jabatan Presiden Trump, kata laporan itu, jumlah orang yang
tewas adalah "tak kurang dari 2.059 warga sipil, termasuk 730 anak kecil
dan 362 peempuan".
Pasukan koalisi internasional, katanya, juga melancarkan sedikitnya lima serangan dengan menggunakan amunisi pembakar.
Laporan tersebut juga mendokumentasikan "sedikitnya 172 serangan
terhadap instalasi sipil, termasuk 25 serangan terhadap sekolah, 16
serangan terhadap instalasi medis dan empat serangan terhadap pasar".
Cuplikan
video simulasi rudal dengan sistem hipersonik Avangard yang diumumkan
Presiden Vladimir Putin 1 Maret lalu. Foto/Sputnik
WASHINGTON
- Amerika Serikat akan menggunakan cabang baru militernya, Pasukan
Antariksa, untuk melawan ancaman sistem senjata hipersonik yang sedang
dikembangkan oleh Rusia dan China. Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas
(Plt) Menteri Pertahanan Patrick Shanahan.
"Kami menyusun peta
panduan, dan peta panduan ini adalah tentang bagaimana kami memanfaatkan
antariksa untuk mengurangi ancaman terhadap Amerika Serikat," kata
Shanahan dalam sebuah acara di Pusat Studi Strategis dan Internasional
di Washington, seperti dikutip Sputnik, Kamis (21/3/2019).
"Elemen
pertama dalam peta panduan adalah bagaimana kita melawan (senjata)
hipersonik yang berisiko bagi penduduk pria dan wanita kami dan bagi
tanah air kami," ujarnya.
Sebelumnya,
juru bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang menuduh
Washington membuat aspirasi untuk membangun supremasi militer unilateral
dan untuk melakukan penelitian serta mengembangkan senjata maju," kata
Geng.
Komentar Geng tersebut merujuk pada pengumuman yang dibuat
oleh Shanahan beberapa hari yang lalu bahwa Washington menciptakan Badan
Pengembangan Antariksa (SDA) baru untuk mendefinisikan, memantau
arsitektur antariksa yang digerakkan oleh ancaman di masa depan dan
mempercepat pembangunan sambil mengurangi tumpang tindih birokrasi dan
ketidakefisienan.
Pada akhirnya, SDA akan ditransfer ke Angkatan
Antariksa AS yang diusulkan pemerintah Trump, meski perlu disetujui
oleh Kongres terlebih dahulu.
Seperti
yang diklaim Pentagon sebelumnya, China dan Rusia diduga telah menguji
coba sistem peluncur hipersonik untuk senjata terbaru mereka. Dugaan itu
mendorong Amerika Serikat dalam setahun terakhir untuk menghidupkan
kembali upaya yang telah lama terhenti untuk mengembangkan senjata
hipersonik.
Departemen itu juga menyebut Rusia dan China sebagai
ancaman utama terhadap kemampuan antariksa AS. Dalam laporan mereka
tentang pengembangan kemampuan Angkatan Udara, para pejabat Pentagon
mencatat bahwa upaya akan fokus pada pengawasan global untuk penargetan
rudal dan prioritas lainnya.
AS kirim enam pesawat pembom B-52 ke Eropa. Foto/Istimewa
WASHINGTON
- Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) baru-baru ini mengerahkan enam
pembom B-52 berkemampuan nuklir ke Eropa untuk latihan integrasi teater
dan pelatihan terbang dengan sekutu regional dan mitra NATO. Langkah ini
dipandang mengirim pesan kuat ke Rusia, yang merayakan lima tahun
aneksasi militer Crimea.
Satuan tugas pembom B-52
Stratofortresses, penerbang dan peralatan pendukung dari Wing Bom ke-2
yang berbasis di Barksdale Air Force Base, Louisiana, tiba di RAF
Fairford akhir pekan lalu dan telah berpartisipasi dalam berbagai misi
pelatihan di seluruh Eropa.
"Pada hari Senin, empat pesawat B-52
melakukan penerbangan ke beberapa tempat di Eropa, termasuk ke Laut
Norwegia, Laut Baltik/Estonia dan Laut Mediterania/Yunani," kata
Angkatan Udara AS seperti dikutip dari CNN, Kamis (21/3/2019).
Pembom
B-52 dari Pangkalan Angkatan Udara Andersen, Guam, dan RAF Fairford
juga telah melakukan pelatihan pengenalan teater secara serentak di
Indo-Pasifik dan Eropa ketika pembom terbang ke utara ke daerah di
sebelah timur Semenanjung Kamchatka, dekat Rusia.
"Secara
kolektif, penerbangan dari Indo-Pasifik dan Eropa menunjukkan komitmen
AS untuk sekutu dan mitra melalui pekerjaan global pasukan militer,"
kata Angkatan Udara dalam rilisnya.
Mempunyai berat 185 ribu
pound, B-52 pertama kali bertugas pada 1950-an selama puncak Perang
Dingin. Pesawat ini awalnya dirancang untuk bertugas sebagai pembom
nuklir jarak jauh jarak jauh yang bisa menyerang jauh ke dalam Uni
Soviet.
Pesawat B-52 terbaru terbang pada tahun 1962, dan pesawat setinggi 159 kaki itu pun menjadi ikon Perang Dingin.
Pesawat-pesawat
ini telah banyak dimodifikasi sejak akhir Perang Dingin dan telah
ditingkatkan dengan rudal presisi yang dipandu, elektronik dan sensor
teknologi tinggi. Setiap pesawat dapat membawa hingga 70.000 pound bom,
ranjau dan rudal, menurut lembar fakta resmi Angkatan Udara.
Ketegangan
antara AS dan Rusia terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir
setelah Rusia menyita kapal-kapal dan menahan para pelaut Ukraina
setelah konfrontasi di Selat Kerch pada November.
Tindakan Rusia dan penahanan para pelaut Ukraina mendorong Presiden
Donald Trump untuk membatalkan pertemuan yang direncanakan dengan
Presiden Rusia Vladimir Putin selama KTT G-20 di Argentina tahun lalu.
Ilustrasi bendera Korea Utara. (REUTERS/Denis Balibouse)
Jakarta, CB -- Kedutaan Besar Korea Utara di Madrid, Spanyol
dilaporkan diserang sejumlah orang tidak dikenal pada 22 Februari lalu.
Para pelaku mencuri sejumlah barang dan kemudian kabur menggunakan
kendaraan mewah.
Seperti dilansir CNN, Kamis (21/3),
juru bicara Kepolisian Spanyol menyatakan dari laporan disebutkan pelaku
penyerangan berjumlah sepuluh orang. Masing-masing dari mereka
merangsek masuk ke kedutaan Korea Utara, dan menggunakan senjata palsu
untuk menakuti.
Mereka kemudian mengikat sejumlah staf kedutaan menggunakan tali
kemudian menginterogasi dan juga menganiaya. Mereka lantas pergi membawa
sejumlah barang.
Saat peristiwa terjadi, seorang staf perempuan
berhasil kabur dan berteriak meminta bantuan. Warga yang mendengar
teriakan itu kemudian menelepon polisi. Namun, ketika polisi datang dan
hendak memeriksa keadaan, para staf kedutaan menyatakan tidak terjadi
apa-apa seolah seperti menutupi insiden itu.
Peristiwa itu
terjadi beberapa hari sebelum pertemuan Presiden Amerika Serikat, Donald
Trump, dan Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un, pada akhir
Februari lalu.
Ketika dikonfirmasi, kepolisian Spanyol menolak merinci soal laporan
penyerangan ke kedutaan Korut itu. Sedangkan Kementerian Dalam Negeri
Spanyol juga menolak memberikan konfirmasi dan beralasan tidak bisa
memberikan komentar terhadap proses penyelidikan.
Dugaan
penyerang disampaikan oleh sumber di pemerintah AS. Mereka yakin itu
adalah perbuatan kelompok Cheollima Civil Defense (CCD). Mereka adalah
sebuah kelompok rahasia yang bercita-cita menggulingkan rezim Kim
Jong-un. Sayang mereka juga tidak memberikan konfirmasi terkait tuduhan
itu.
CCD mulai dikenal ketika dilaporkan melindungi Kim Han-sol,
anak mendiang Kim Jong-nam. Kim Jong-nam adalah saudara tiri Kim
Jong-un, yang meninggal akibat diracun menggunakan zat saraf VX di
Bandara Kuala Lumpur, Malaysia, pada 2017 lalu.
Pemerintah Korea Selatan dna Malaysia menduga Korut terlibat dalam pembunuhan itu. Namun, Korut menyangkal.
Perdana Menteri Australia, Scott Morrison. Sumber: Tracey Nearmy/Getty Images/aljazeera.com
CB, Jakarta - Perdana Menteri Scott Morrison menyatakan segala opsi sudah disiapkan menanggapi pernyataan sembrono presiden Turki Recep Tayyib Erdogan yang akan memulangkan para pengunjung peringatan Hari Anzac di Gallipoli dalam peti jenazah.
Erdogan
mengeluarkan pernyataan itu sehubungan terjadinya serangan teroris
terhadap 2 masjid di kota Christchurch, Selandia Baru pada Jumat pekan
lalu, menewaskan 50 orang dan melukai puluhan orang. Menurut Scott tidak
sepantasnya Erdogan mengeluarkan pernyataan itu.
"Pernyataan
yang dibuat Presiden Turki Erdogan saya anggap sangat menyinggung warga
Australia dan sangat ceroboh dalam situasi yang sangat sensitif ini,"
kata Scott seperti dikutip dari News.coma.au, Rabu, 20 Maret 2019.
"Mereka menyakitkan hati karena mereka menghina ingatan tentang Anzac
kita dan mereka melanggar janji yang terukir di batu di Gallipoli
tentang janji Ataturk kepada ibu-ibu Anzac lainnya."
Peringatan
Gollipoli dilakukan setiap tahun oleh warga Australia dan Selandia Baru
untuk mengenang para prajurit kedua negara yang tewas dalam pertempuran
Perang Dunia Pertama untuk merebut semenanjung Gallipoli guna membuka
Dardanelle untuk dilewati pasukan angkatan laut sekutu. Tujuan utama
pasukan Australia, Selandia Baru dan Jerman adalah menguasai
Constantinople atau Istanbul saat itu yang dulu menjadi pusat
pemerintahan Dinasti Ottoman.
Peringatan hari Anzac diadakan setiap tanggal 25 April. Tahun ini juga diperingati sebagai 100 tahun persahabatan dengan Turki.
Scott menyatakan kesiapannya untuk menghadapi memburuknya hubungan kedua negara dipicu pernyataan Erdogan.
Seperti
dilansir Sydney Morning Herald, 20 Maret 2019, segala opsi yang
dimaksud Scott mulai terlihat. Di antaranya Scott memerintahkan Duta
Besar Australia untuk Turki berbciara dengan penashat presiden Erdogan
di Ankara guna mencegah perselisihan yang semakin mendalam lantaran
pernyataan yang menyerang tersebut.
Jika hasilnya tidak memuaskan, Scott diperkirakan akan mengusir Duta Besar Turki untuk Australia, Korhan Karakoc.
Badan
Nasional Keamanan Australia juga mengingatkan warga Australia untuk
berhati-hati melakukan perjalanan ke Turki untuk memperingati hari Anzac
di Gallipoli.
Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern
mengatakan, Menteri Luar Negeri Winston Peters terbang ke Turki hari ini
untuk meminta tanggapan atas pernyataan Erdogan.
"Dia pergi ke sana untuk meluruskan, berhadapan muka," kata Ardern seperti dikutip dari Sydney Morning Herald.
Menanggapi
serangan teroris di 2 masjid di Christchurch, Selandia Baru Jumat pekan
lalu, Erdogan mengatakan serangan itu sebagai ujian bagi umat Muslim
dan rakyat Australia dan Selandia Baru akan menderita jika mereka pergi
ke Turki.
"Kakek nenekmu datang dan beberapa di antara mereka
pulang dalam peti mati. Jika kamu juga datang seperti kakek nenekmu,
pastikan anda akan hilang seperti kakak nenek anda," kata Erdogan.
Pemimpin
oposisi Australia, Bill Shorten menyesalkan pernyataan Erdogan yang
disebutnya sebagai pernyataan bodoh dan menyerang di saat Selandia Baru
berduka akibat serangan teroris di 2 masjid di Christchurch.
Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardens. (Reuters/Ross Setford)
Jakarta, CB -- Wakil Perdana Menteri Selandia Baru, Winston Peters, akan bertolak ke Turki untuk meminta klarifikasi kepada Presiden Recep Tayyip Erdogan, atas pernyataan kontroversialnya terkait teror penembakan di dua masjid Kota Christchurch pekan lalu.
Perdana
Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardens, menuturkan mengutus wakilnya
yang juga merangkap sebagai menteri luar negeri itu ke Turki untuk
meminta penjelasan segera kepada Erdogan.
"Wakil PM kami akan
menghadapi komentar-komentar (Erdogan) itu di Turki. Dia (Peters) akan
meluruskan hal ini secara langsung dalam tatap muka," ucap Jacinda
kepada wartawan di Christchurch seperti dikutip Reuters, Rabu (20/3).
Langkah
itu dilakukan Selandia Baru sebagai tanggapan atas komentar Erdogan
yang mendesak Selandia Baru menerapkan hukuman mati kepada Brenton
Tarrant, warga Australia yang menjadi pelaku penembakan Christchurch.
Di hadapan ribuan warganya saat kampanye, Erdogan mengatakan Turki akan
menghukum Tarrant jika Selandia Baru enggan melakukannya.
Dalam
kampanye itu, Erdogan juga memperingatkan setiap warga Selandia Baru dan
Australia yang anti-Muslim di negaranya akan "dipulangkan dalam peti"
oleh Turki seperti yang terjadi dengan pendahulu mereka di Gallipoli.
Gallipoli
merupakan salah satu pertempuran yang terjadi semasa Perang Dunia I, di
mana lebih dari 8.000 pasukan Australia tewas saat menghadapi angkatan
bersenjata Kekhalifahan Ottoman, yang saat ini menjadi Turki.
Erdogan
juga disebut menggunakan rekaman teror penembakan Christchurch selama
kampanyenya, sebagai pengingat akan propaganda anti-Islam.
Sementara itu, di Jakarta, Peters kembali mengecam pernyataan Erdogan tersebut.
Peters menganggap Erdogan tidak cukup memahami situasi sebenarnya yang terjadi di Selandia Baru.
"Saya
bisa melihat (reaksi) Presiden Turki ketika berita (terkait
pernyataannya) itu keluar. Saya sejujurnya merasa dia tidak tahu terkait
masalah ini," kata Peters dalam pernyataan bersamanya dengan Wakil
Presiden Jusuf Kalla usai melakukan pertemuan bilateral di sela-sela
High Level Dialogue on Indo-Pacific Cooperation di Hotel Fairmont.
Peters
enggan mengomentari lebih banyak lagi pernyataan Erdogan tersebut. Dia
mengatakan pemerintahnya sedang berfokus menangani penanggulangan
pasca-teror.
Aksi teror yang dilakukan seorang warga Australia,
Brenton Tarrant, terjadi di dua masjid di Kota Christchurch pada 15
Maret 2019. Yakni Masjid Al Noor dan Masjid Linwood.
Insiden
terjadi ketika umat Islam setempat sedang bersiap untuk melaksanakan
salat Jumat. Jumlah korban meninggal akibat peristiwa itu mencapai 50
orang.
Korban luka dalam kejadian itu juga mencapai 50 orang. WNI yang menjadi
korban luka adalah Zulfirmansyah dan anaknya, dan yang meninggal dalam
insiden itu adalah Lilik Abdul Hamid.
Setelah peristiwa itu
terjadi, kepolisian Selandia Baru menangkap empat orang, terdiri dari
tiga lelaki dan seorang perempuan. Namun, baru Tarrant yang dijerat
dengan dakwaan pembunuhan dan disidangkan.
Jakarta, CB -- Perdana Menteri Jacinda Ardern mengumumkan bahwa Selandia Baru akan mengumandangkan azan salat Jumat pada pekan ini secara nasional sebagai bentuk solidaritas setelah teror penembakan di dua masjid Christchurch.
Ardern
mengatakan bahwa sejak teror yang merenggut 50 nyawa pada Jumat pekan
lalu itu, banyak warga Selandia Baru ingin menunjukkan dukungan mereka
kepada komunitas Muslim agar tetap leluasa beribadah.
Selain itu, menurut Ardern, ada pula keinginan untuk memperingati momen sepekan setelah tragedi Christchurch tersebut.
"Untuk
menanggapi ini, akan ada mengheningkan cipta selama dua menit pada
Jumat ini. Kami juga akan menyiarkan panggilan untuk salat secara
nasional melalui TVNZ dan RadioNZ," ujar Ardern sebagaimana dikutip TVNZ, Rabu (20/3).
Dengan
pengumuman ini, Ardern semakin menjadi perbincangan di jagad maya.
Sebelumnya, Ardern disanjung karena dianggap sangat cepat menanggapi
serangan teror tersebut.
Sehari setelah insiden, Ardern langsung mengumumkan bahwa ia akan
berupaya merevisi undang-undang kepemilikan senjata di negaranya.
Ia
juga mengucapkan "Assalamualaikum" saat mengawali pernyataan perdananya
di parlemen pasca-teror Christchurch pada Selasa (19/3).
Dalam
pidato tersebut, Ardern bersumpah tidak akan menyebutkan nama pelaku
penembakan massal di Masjid Al Noor dan Masjid Linwood tersebut.
"Anda
semua tidak akan pernah mendengar saya menyebut namanya. Dia adalah
teroris, dia adalah seorang kriminal, dia adalah seorang ekstremis. Dia
tidak akan memiliki nama ketika saya yang berbicara," ucap Jacinda di
depan parlemen pada Selasa (19/3) seperti dikutip CNN.
"Kepada
Anda semua, saya mohon sebutlah nama-nama mereka yang menjadi korban
daripada orang yang mengambil nyawa mereka. Dia (pelaku) mungkin mencari
ketenaran, tetapi kami tidak akan memberikan itu, bahkan namanya
sekalipun."
Warga Selandia Baru beramai-ramai menjaga umat
Muslim yang salat di depan salah satu masjid lokasi teror penembakan di
Christchurch pada Rabu (20/3) petang. (AFP Photo/Anthony Wallace)
Jakarta, CB -- Warga Selandia Baru beramai-ramai menjaga umat Muslim yang salat di depan salah satu masjid lokasi teror penembakan di Christchurch pada Rabu (20/3) petang.
Puluhan
warga Selandia Baru tersebut terlihat saling rangkul pundak dalam diam
di belakang jajaran umat Muslim yang berdoa sambil bersujud di depan
Masjid Al Noor.
Pemandangan ini membuat takjub umat Muslim lainnya yang melintas, salah satunya Omar, seorang warga Sydney, Australia.
"Jantung
saya berdegup kencang. Ini adalah sesuatu yang tak dapat dipercaya.
Saya hampir tak dapat menggambarkannya. Masyarakat bersatu sedekat ini,
sangat menakjubkan," tutur Omar kepada AFP.
Momen ini terjadi tak lama setelah warga Christchurch berbondong-bondong
ke tengah kota untuk menari Haka. Tarian tradisional tersebut biasa
diperagakan dalam kebersamaan yang menggugah emosi, bisa suka atau duka.
Tarian
massal itu diprakarsai oleh sejumlah kelompok pencinta motor. Tak hanya
orang dewasa, anak kecil hingga lansia juga ikut serta, menari dan
memberikan semangat kepada umat Muslim.
"Kami di sini karena
cinta lebih kuat dari kebencian, itu tema besarnya. Kami di sini untuk
teman-teman Muslim," ujar seorang anggota kelompok motor yang berprofesi
sebagai pastor, Derek Tait.
Salah satu warga yang ikut serta dalam tarian massal itu, Jacob Leo Skilling, memamerkan tato baru di betis kirinya.
Di
atas kulit yang masih meradang akibat jarum tato itu, menyembul gambar
seorang perempuan Muslim lengkap dengan hijab, dengan tulisan di
atasnya, "Mereka adalah kita."
"Pada akhirnya, kita ini satu ras.
Tak peduli agama, warna kulit, hitam, putih, itu tak penting. Kita
semua manusia, semua punya darah," katanya.
Tak hanya warga, pemerintah Selandia Baru juga terus menunjukkan simpatinya pada umat Muslim di negara itu.
Sehari
setelah teror mengguncang pada Jumat lalu, Perdana Menteri Jacinda
Ardern langsung mengunjungi keluarga korban. Ia menjamin keamanan Muslim
untuk beribadah dan berjanji akan membiayai semua urusan pemakaman.
Pemimpin
perempuan termuda di dunia itu bahkan mengumumkan bahwa Selandia Baru
akan mengumandangkan azan salat Jumat pekan ini secara nasional.
Melihat
semua kepedulian masyarakat Selandia Baru ini, umat Muslim di negara
itu mengaku sangat terharu, termasuk Nuha Asad yang kehilangan suaminya,
Ali Elmadani, dalam teror tersebut.
"Masyarakat Selandia Baru
benar-benar peduli pada kami dan kami benar-benar menjalani ini bersama.
Ini semua membuat kami sedikit senang di tengah duka," katanya.