Rabu, 16 Februari 2022

Tank-Tank Tua di Garis Depan, Rusia Kerahkan T-72 dan Ukraina Andalkan T-64

Ilustrasi

CUPUMA - ROSTOV - Mesin-mesin tank milik Rusia dan Ukraina tampak sudah mulai dipanaskan dan digerakkan ke garis depan. Uniknya Rusia dan Ukraina masih mengandalkan deretan tank-tank tua yang dimiliki untuk menjaga garis depan. 
Rusia dalam latihan tempur di wilayah Rostov, dekat perbatasan Ukraina, mengerahkan tank andalannya T-72 yang sudah diupgrade dan dikenal dengan versi B3. 
Meskipun sudah diremajakan, Tank T-72 sudah uzur karena diproduksi massal pada 1968.
Rusia memiliki 2.000 Tank T-72 aktif dan setidaknya 7.000 lainnya sebagai cadangan. 
Modernisasi menjadi versi T-72B3 dimulai pada 2010. 
Tank T-72 yang sudah 54 tahun terakhir selalu terlibat operasi militer Rusia dan akan dikerahkan kembali ke garis depan. 
Versi upgrade dari T-72B3 telah meningkatkan daya tembak secara signifikan berkat sistem pengendalian tembakan baru dan modern yang terintegrasi. 
Setiap tank yang ditingkatkan menerima mesin baru yang lebih bertenaga, yang menjamin minimal 1.130 tenaga kuda. 
Mesinnya adalah V-92S2F dengan transmisi otomatis, tampilan digital, dan penggerak roda belakang. 
Namun, saat latihan perang di Rostov, lusinan Tank T-72B3 tak berkutik setelah terjebak di lumpur. 
Dikutip dari laman Bulgarian Military, dari rekaman kamera ponsel amatir tampak satu unit ekskavator dikerahkan untuk membantu Tank T-72B3 keluar dari kubangan lumpur.

Fakta ini menunjukkan bagaimana kemampuan Tank T-72 versi B3 di medan tempur yang basah dan berlumpur. 

Ukraina juga memutuskan menggunakan tank tempur utama T-64BV yang telah menerima pembaruan. 
Tank T-64BV merupakan upgrade dari Tank T-64, produksi bersama Rusia-Ukraina dari era Perang Dingin dan Uni Soviet tahun 1960-an. 
Ukraina punya sekitar 2.200 unit Tank T-64 yang jauh lebih tua dari Tank T-72 Rusia. 
Ukraina sudah meremajakan sekitar 100 unit menjadi versi T-64BV. Meskipun Ukraina punya tank yang lebih canggih yaitu T-84, tapi memutuskan mengupgrade tank T-64 karena biayanya lebih murah.
Modernisasi tank T-64 dimulai pada 2017 untuk menambah perlindungan NBC, pelindung jet pasif dan eksplosif, serta sistem pemadam kebakaran otomatis. 
Tank T-64BV juga menggunakan mesin baru dengan 850 tenaga kuda. Namun, mesin baru gagal menyelesaikan beberapa masalah tangki dan masih relatif lambat untuk bermanuver. Alasannya: mesin baru gagal mengimbangi peningkatan bobot bumper tambahan. 
Tentu ini menjadi masalah jika Rusia menggunakan sistem rudal portabel anti-tank yang lebih modern. 
Bahkan Tank T-64 BV bukan tandingan jika Rusia memutuskan mengerahkan tank terbarunya T-80 BVM dan T-90.
Dalam beberapa tahun terakhir, Ukraina telah kehilangan sejumlah besar tank selama pertempuran melawan pemberontak yang didukung Rusia di Ukraina timur, Donbas, dan Luhansk.