Selasa, 15 Februari 2022

Spesifikasi Kapal Selam Scorpene Yang Akan Dimiliki Indonesia

Ilustrasi 


CUPUMA - Kapal selam Scorpene dilengkapi dengan empat generator diesel yang menyediakan daya 2.500 kW, ini dibekali dengan permanent magnet synchronous motor.

Kapal selam Scorpone buatan perusahaan DCNS dikembangkan berdasarkan kapal selam tenaga nuklir kelas Amethyste milik Angkatan Laut (AL) Prancis.

Dilansir dari Military Today, kapal selam Scorpene mampu membawa 30 ranjau laut dan melaju 20 knots (37 kilometer/jam) di dalam air dan 12 knots (22 kilometer/jam) di permukaan.

Kapal selam asal Prancis ini disebut dibangun secara khusus engan berbekal sistem tempur Submarine Tantical Integrated Combat System (SUBTICS) yang juga diterapkan pada kapal selam nuklir AL Prancis.

Scorpene terdiri dari empat varian yakni CM-2000 (61,7 meter) AM-2000 (70 meter), CA-2000, dan S-BR (75 meter).

Varian CM-2000 merupakan kapal selam diesel listrik konvensional. Sementara AM-2000 sudah dibekali teknologi Air Independent Propulsion (AIP) yang membuatnya lebih tahan lama ketika menyelam.

Sedangkan varian CA-2000 yang berukuran lebih kecil difungsikan khusus untuk menjaga pantai. Varian ini menggunakan uap bahan bakar untuk menggerakkan turbin dan menghasilkan listrik. Dengan begitu, kapal selam dapat menyelam dalam waktu hingga tiga minggu.

Kapal selam punya senjata termasuk torpedo anti-kapal dan anti-kapal selam, serta rudal jarak jauh untuk melumat musuh-musuhnya. Kapal selam ini bisa menyelam hingga kedalaman 300 meter.

Lebih lanjut, Scorpene bisa membawa 32 kru. Kapal selam ini disebut memiliki teknologi senyap mutakhir yang membuat kapal selam ini sulit dideteksi lawan. Selain itu, Scorpene diklaim memiliki teknologi tinggi yang mampu mendeteksi musuh dalam jarak yang jauh.

Dilansir dari Navy Recognition, pada bagian senjata, Scorpene dibekali enam tabung peluncur torpedo 533 mm yang bisa meluncurkan torpedo kelas berat Black Shark atau rudal anti kapal Exocet SM.39.