Credit republika.co.id
Jumat, 13 Juli 2018
Presiden China kunjungi lima negara Arab-Afrika

Presiden China Xi Jinping (REUTERS/David Ryder)
Beijing (CB) - Presiden China Xi Jinping melakukan
kunjungan kenegaraan ke Uni Emirat Arab, Senegal, Rwanda, Afrika
Selatan, dan Mauritius, mulai Kamis (19/7).
Dalam keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri China yang diterima Antara di Beijing, Jumat, menyebutkan bahwa Presiden Xi juga akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi BRICS yang beranggotakan Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan di Johannesburg pada 25-27 Juli 2018.
Kunjungan Xi tersebut atas undangan Presiden UEA Syeikh Kholifa bin Zayed Al Nahyan, Presiden Senegal Macky Sall, Presiden Rwanda Paul Kagame, dan Presiden Afsel Cyril Ramaphosa.
Dalam perjalanan kembali ke daratan Tiongkok, Xi akan singgah di Mauritius untuk melakukan kunjungan persahabatan.
Detail mengenai kunjungan ke beberapa negara itu akan disampaikan oleh Wakil Menlu China Kong Xuanyu dan Asisten Menlu Zhang Jun, kepada pers, Jumat siang.
Dalam keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri China yang diterima Antara di Beijing, Jumat, menyebutkan bahwa Presiden Xi juga akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi BRICS yang beranggotakan Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan di Johannesburg pada 25-27 Juli 2018.
Kunjungan Xi tersebut atas undangan Presiden UEA Syeikh Kholifa bin Zayed Al Nahyan, Presiden Senegal Macky Sall, Presiden Rwanda Paul Kagame, dan Presiden Afsel Cyril Ramaphosa.
Dalam perjalanan kembali ke daratan Tiongkok, Xi akan singgah di Mauritius untuk melakukan kunjungan persahabatan.
Detail mengenai kunjungan ke beberapa negara itu akan disampaikan oleh Wakil Menlu China Kong Xuanyu dan Asisten Menlu Zhang Jun, kepada pers, Jumat siang.
Credit antaranews.com
Jalani Uji Kekuatan, Pindad Targetkan Tank Medium Selesai Tahun Ini
BANDUNG
- PT Pindad (Persero) menargetkan serangkaian uji coba tes kekuatan dan
sertifikasi tank medium bisa selesai tahun ini. Targetnya bila semua
proses selesai, Pindad akan memproduksi secara massal.
Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose mengatakan setelah mine blast test, tank medium selanjutnya akan dipersiapkan untuk serangkaian uji sertifikasi bersama TNI AD. Setelah mendapat sertifikat lulus uji coba dari TNI AD, akan dilanjutkan pada tahapan produksi.
“Harapannya tahun depan bisa diproduksi massal untuk memenuhi kebutuhan modernisasi tank medium di TNI AD dan pasar ekspor,” ujar Abraham Mose usai uji ledak tank medium Pindad di Lapangan Tembak, Batujajar, Bandung, Kamis (12/7/2018).
Menurut dia, tank medium generasi terbaru ini dilengkapi dengan kemampuan perlindungan yang luas. Mulai dari perlindungan jarak dekat untuk pasukan infantri hingga pertempuran antar kendaraan tempur.
Tank medium Pindad memiliki bobot tempur 32 ton, daya engine 711 HP dilengkapi transmisi otomatis, kecepatan maksimal 70 Km/jam, dapat menampung 3 orang kru yang terdiri dari komandan, penembak, dan pengemudi. Serta memiliki senjata utama turret kaliber 105 mm yang memiliki daya hancur besar.
Dia menjelaskan, tank medium dilengkapi dengan berbagai teknologi terbaru, seperti sistem kewaspadaan mandiri, hunter killer system, perlindungan pasif (laser warning system), battle management system, serta proteksi balistik yang tinggi. Turret tank medium memiliki mekanisme autoloader dengan 12 butir peluru di turret dan 26 butir peluru cadangan di dalam hull.
Sementara itu, Dirjen Pothan Kemhan Bondan Tiara Sofyan mengatakan, dilihat secara fisik, hasil uji ledak menggunakan TNT 10 Kg, bodi tank dalam keadaan utuh. Hanya bagian rantai dan roda yang lepas. Namun itu sudah biasa terjadi. Terpenting ketika ada manusia di dalam tank aman.
“Saya kira hasilnya sangat baik. Bagus sekali. Saat ini jauh lebih baik dari uji coba yang di Turki,” jelas dia.
Sementara itu, Wakil KSAD Letjen Tatang Sulaeman mengaku, bangga atas kinerja Pindad dalam membuat persenjataan, salah satunya medium tank. TNI, kata dia, akan terus mengikuti dan memantau perkembangan uji tank, agar bisa memberi masukan dan mengetahui kekuatan produk Pindad.
Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose mengatakan setelah mine blast test, tank medium selanjutnya akan dipersiapkan untuk serangkaian uji sertifikasi bersama TNI AD. Setelah mendapat sertifikat lulus uji coba dari TNI AD, akan dilanjutkan pada tahapan produksi.
“Harapannya tahun depan bisa diproduksi massal untuk memenuhi kebutuhan modernisasi tank medium di TNI AD dan pasar ekspor,” ujar Abraham Mose usai uji ledak tank medium Pindad di Lapangan Tembak, Batujajar, Bandung, Kamis (12/7/2018).
Menurut dia, tank medium generasi terbaru ini dilengkapi dengan kemampuan perlindungan yang luas. Mulai dari perlindungan jarak dekat untuk pasukan infantri hingga pertempuran antar kendaraan tempur.
Tank medium Pindad memiliki bobot tempur 32 ton, daya engine 711 HP dilengkapi transmisi otomatis, kecepatan maksimal 70 Km/jam, dapat menampung 3 orang kru yang terdiri dari komandan, penembak, dan pengemudi. Serta memiliki senjata utama turret kaliber 105 mm yang memiliki daya hancur besar.
Dia menjelaskan, tank medium dilengkapi dengan berbagai teknologi terbaru, seperti sistem kewaspadaan mandiri, hunter killer system, perlindungan pasif (laser warning system), battle management system, serta proteksi balistik yang tinggi. Turret tank medium memiliki mekanisme autoloader dengan 12 butir peluru di turret dan 26 butir peluru cadangan di dalam hull.
Sementara itu, Dirjen Pothan Kemhan Bondan Tiara Sofyan mengatakan, dilihat secara fisik, hasil uji ledak menggunakan TNT 10 Kg, bodi tank dalam keadaan utuh. Hanya bagian rantai dan roda yang lepas. Namun itu sudah biasa terjadi. Terpenting ketika ada manusia di dalam tank aman.
“Saya kira hasilnya sangat baik. Bagus sekali. Saat ini jauh lebih baik dari uji coba yang di Turki,” jelas dia.
Sementara itu, Wakil KSAD Letjen Tatang Sulaeman mengaku, bangga atas kinerja Pindad dalam membuat persenjataan, salah satunya medium tank. TNI, kata dia, akan terus mengikuti dan memantau perkembangan uji tank, agar bisa memberi masukan dan mengetahui kekuatan produk Pindad.
Credit sindonews.com
Masuk Tahap Pengujian, Tank Medium Pindad Diledakkan TNT 10 Kg
BANDUNG
- Setelah menyelesaikan proses pembuatan prototype, PT Pindad mulai
melakukan uji ledak atas kemampuan tank medium mine blast test atau uji
ledak ranjau terhadap tank medium dilakukan di Lapangan Tembak
Pussenarmed, Batujajar, Kamis (12/7/2018).
Tank medium pengembangan bersama Pindad dan FNSS Turki itu mulai memasuki tahap pengujian dengan mengacu pada standar internasional. Setelah dilakukan peledakan, tidak ada kerusakan fisik atas badan tank.
Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose mengatakan uji ledak ranjau ini merupakan yang pertama di Indonesia yang dilakukan terhadap produk tank medium. Besaran ranjau yang diledakkan adalah sebesar 8 Kg TNT di bawah hull dan 10 Kg TNT di track.
“Tujuannya untuk verifikasi desain sesuai level proteksi ranjau yang ditetapkan TNI AD dan menguji kemampuan kendaraan dalam melindungi awak kendaraan dari ancaman ranjau. Sehingga awak di dalamnya tidak mengalami luka atau cidera fatal yang menyebabkan kematian,” jelas dia.

Untuk mensimulasikan awak kendaraan, dipasang manekin khusus (crush test dummy) yang dilengkapi sensor untuk mengukur daya rusak akibat ledakan. Nantinya, besaran cedera terhadap personel di dalamnya dapat diketahui dan diukur sesuai standar.
Tank medium merupakan program pemerintah yang termasuk pada 7 pengembangan strategis Kementerian Pertahanan untuk meningkatkan kemampuan BUMNIS agar dapat bersaing dengan industri pertahanan luar negeri. Kehadiran Tank medium merupakan bukti kemampuan industri pertahanan dalam negeri menghasilkan produk inovatif berteknologi tinggi dalam mendukung kemandirian alutsista menjaga kedaulatan NKRI.
Tank medium pengembangan bersama Pindad dan FNSS Turki itu mulai memasuki tahap pengujian dengan mengacu pada standar internasional. Setelah dilakukan peledakan, tidak ada kerusakan fisik atas badan tank.
Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose mengatakan uji ledak ranjau ini merupakan yang pertama di Indonesia yang dilakukan terhadap produk tank medium. Besaran ranjau yang diledakkan adalah sebesar 8 Kg TNT di bawah hull dan 10 Kg TNT di track.
“Tujuannya untuk verifikasi desain sesuai level proteksi ranjau yang ditetapkan TNI AD dan menguji kemampuan kendaraan dalam melindungi awak kendaraan dari ancaman ranjau. Sehingga awak di dalamnya tidak mengalami luka atau cidera fatal yang menyebabkan kematian,” jelas dia.

Untuk mensimulasikan awak kendaraan, dipasang manekin khusus (crush test dummy) yang dilengkapi sensor untuk mengukur daya rusak akibat ledakan. Nantinya, besaran cedera terhadap personel di dalamnya dapat diketahui dan diukur sesuai standar.
Tank medium merupakan program pemerintah yang termasuk pada 7 pengembangan strategis Kementerian Pertahanan untuk meningkatkan kemampuan BUMNIS agar dapat bersaing dengan industri pertahanan luar negeri. Kehadiran Tank medium merupakan bukti kemampuan industri pertahanan dalam negeri menghasilkan produk inovatif berteknologi tinggi dalam mendukung kemandirian alutsista menjaga kedaulatan NKRI.
Credit sindonews.com
Yaman Desak Uni Emirat Arab Tutup Rumah Tahanan di Aden
CB, Jakarta - Menteri Dalam Negeri Yaman
Ahmed al-Maysari meminta Uni Emirat Arab (UEA) menutup rumah tahanan
tidak resmi selama perang saudara berlangsung. Demikian laporan kantor
berita SABA, Rabu, 11 Juli 2018.
Al-Maysari menyampaikan desakan itu dalam sebuah pertemuan di Aden pada Senin, 9 Juli 2018, bersama Reem al-Hashemi, Menteri Kerja Sama Internasional UEA.

Tersangka Muhammad al-Maghrabi turun dari mobil tahanan untuk dieksekusi mati di alun-alun kota Sanaa, Yaman, 31 Juli 2017. Eksekusi mati ini disaksikan ratusan warga yang tengah berada di alun-alun kota. REUTERS/Khaled Abdullah
Dalam laporannya, Kamis, 12 Juli 2018, Al Jazeera menyebutkan hal yang disampaikan al-Maysari itu pertama kalinya dikatakan secara langsung kepada pejabat senior UEA.
"Pertemuan kedua pejabat tinggi itu juga dihadiri komandan militer UEA di Yaman, Brigadir Jenderal Mohammed al-Hassani," demikian ditulis Al Jazeera.
Sebuah investigasi yang dilakukan Associated Press pada awal Juni 2018 menemukan fakta bahwa ratusan pria Yaman dijebloskan ke penjara setelah mereka diduga terlibat dalam jaringan al-Qaeda atau ISIS. Dalam laporannya, kantor berita ini juga menyebutkan mereka ditahan tanpa proses peradilan.

Tentara Arab Saudi berjaga di sepanjang perbatasan dengan bersenjata lengkap. Tentara Arab Saudi mengerahkan kendaraan tempur canggih untuk menghadapi militan Houthi Aden, Yaman, 30 September 2015. REUTERS/Faisal Al Nasser
Menurut laporan AP, pasukan keamanan Yaman bekerja berdasarkan arahan dari pejabat UEA menggunakan beberapa metode penyiksaan seksual dan penghinaan. Pasukan keamanan tersebut, AP melanjutkan, diduga melakukan pemerkosaan terhadap para tahanan. Adapun petugas lain merekam adegan kekerasan itu dan menyetrum alat vital tahanan atau buah zakarnya digantungi batu.
Namun demikian, kabar dari media, termasuk AP, dibantah Menteri Luar Negeri UEA. Dia menjelaskan, "Negara mengontrol para tahanan atau membangun pangkalan militer di Pulau Socotra Yaman adalah berita palsu."
Al-Maysari menyampaikan desakan itu dalam sebuah pertemuan di Aden pada Senin, 9 Juli 2018, bersama Reem al-Hashemi, Menteri Kerja Sama Internasional UEA.

Tersangka Muhammad al-Maghrabi turun dari mobil tahanan untuk dieksekusi mati di alun-alun kota Sanaa, Yaman, 31 Juli 2017. Eksekusi mati ini disaksikan ratusan warga yang tengah berada di alun-alun kota. REUTERS/Khaled Abdullah
"Pertemuan kedua pejabat tinggi itu juga dihadiri komandan militer UEA di Yaman, Brigadir Jenderal Mohammed al-Hassani," demikian ditulis Al Jazeera.
Sebuah investigasi yang dilakukan Associated Press pada awal Juni 2018 menemukan fakta bahwa ratusan pria Yaman dijebloskan ke penjara setelah mereka diduga terlibat dalam jaringan al-Qaeda atau ISIS. Dalam laporannya, kantor berita ini juga menyebutkan mereka ditahan tanpa proses peradilan.

Tentara Arab Saudi berjaga di sepanjang perbatasan dengan bersenjata lengkap. Tentara Arab Saudi mengerahkan kendaraan tempur canggih untuk menghadapi militan Houthi Aden, Yaman, 30 September 2015. REUTERS/Faisal Al Nasser
Menurut laporan AP, pasukan keamanan Yaman bekerja berdasarkan arahan dari pejabat UEA menggunakan beberapa metode penyiksaan seksual dan penghinaan. Pasukan keamanan tersebut, AP melanjutkan, diduga melakukan pemerkosaan terhadap para tahanan. Adapun petugas lain merekam adegan kekerasan itu dan menyetrum alat vital tahanan atau buah zakarnya digantungi batu.
Namun demikian, kabar dari media, termasuk AP, dibantah Menteri Luar Negeri UEA. Dia menjelaskan, "Negara mengontrol para tahanan atau membangun pangkalan militer di Pulau Socotra Yaman adalah berita palsu."
Credit tempo.co
Bom Bunuh Diri Taliban Tewaskan Politikus Sekuler Pakistan
CB, Jakarta - Taliban
Pakistan, Rabu, 11 Juli 2018, mengklaim bertanggung jawab atas
pengeboman bunuh diri pada Selasa malam saat kampanye politik, yang
menewaskan seorang politikus sekuler dan 20 lainnya, tepat dua minggu
sebelum pemilihan umum Pakistan.
Mohammad Khurasani, juru bicara Taliban Pakistan, seperti dilaporkan Associated Press, 12 Juli 2018, membenarkan kelompok militan Taliban menargetkan kampanye Partai Nasional Awami di Kota Peshawar di barat laut Pakistan. Serangan menewaskan Haroon Ahmed Bilour, seorang calon di dewan legislatif provinsi. Selain 21 korban tewas, 65 orang lain terluka.
Ekstremis Islam makin membenci Partai Nasional Awami ketika memerintah Provinsi Khyber Pakhtunkhwa—Peshawar adalah ibu kota provinsinya—dari 2008 hingga 2013. Selama kurun tersebut, militer melancarkan serangan besar terhadap militan di Provinsi Lembah Swat. Para militan Taliban membalasnya dengan melakukan gelombang serangan menjelang pemilihan 2013, yang menewaskan ratusan pendukung Partai Nasional Awami.

Haroon Ahmed Bilour.[RFE/RL]
Ayah Haroon Ahmed Bilour, yang merupakan pemimpin senior Partai
Nasional Awami, Bashir Bilour, juga tewas dalam serangan bom bunuh diri
pada akhir 2012, menjelang pemilihan umum Pakistan.
Taliban Pakistan, kelompok yang terdiri atas beberapa kelompok militan dan sektarian, telah berperang melawan negara Pakistan selama lebih dari satu dekade, mengutuk Partai Nasional Awami.
"Partai Nasional Awami yang anti-Islamisme tidak bisa bersembunyi dari siapa pun, dan partai sekuler ini banyak yang menjadi menewaskan anggota kelompok Muslim selama pemerintahan sebelumnya," kata juru bicara militan, Mohammad Khurasani, seperti dikutip dari Reuters.

Bashir Ahmed Bilour.[SamaaTV]
Haroon Bilour diyakini memenangi kursi majelis provinsi pada Juli mendatang. Secara keseluruhan, kekerasan di Pakistan telah menurun dalam beberapa tahun terakhir setelah beberapa serangan militer terhadap kubu militan di barat laut.
Namun banyak gerilyawan Taliban yang melarikan diri ke negara tetangganya, Afghanistan. Selain itu, Islamabad mengatakan mereka melancarkan serangan kembali ke Pakistan. Sebelumnya, Selasa, 10 Juli, militer Pakistan mengumumkan akan mengerahkan 371 ribu pasukan untuk memastikan pemilihan yang damai, adil, dan bebas pada 25 Juli mendatang.
Mohammad Khurasani, juru bicara Taliban Pakistan, seperti dilaporkan Associated Press, 12 Juli 2018, membenarkan kelompok militan Taliban menargetkan kampanye Partai Nasional Awami di Kota Peshawar di barat laut Pakistan. Serangan menewaskan Haroon Ahmed Bilour, seorang calon di dewan legislatif provinsi. Selain 21 korban tewas, 65 orang lain terluka.
Ekstremis Islam makin membenci Partai Nasional Awami ketika memerintah Provinsi Khyber Pakhtunkhwa—Peshawar adalah ibu kota provinsinya—dari 2008 hingga 2013. Selama kurun tersebut, militer melancarkan serangan besar terhadap militan di Provinsi Lembah Swat. Para militan Taliban membalasnya dengan melakukan gelombang serangan menjelang pemilihan 2013, yang menewaskan ratusan pendukung Partai Nasional Awami.

Haroon Ahmed Bilour.[RFE/RL]
Taliban Pakistan, kelompok yang terdiri atas beberapa kelompok militan dan sektarian, telah berperang melawan negara Pakistan selama lebih dari satu dekade, mengutuk Partai Nasional Awami.
"Partai Nasional Awami yang anti-Islamisme tidak bisa bersembunyi dari siapa pun, dan partai sekuler ini banyak yang menjadi menewaskan anggota kelompok Muslim selama pemerintahan sebelumnya," kata juru bicara militan, Mohammad Khurasani, seperti dikutip dari Reuters.

Bashir Ahmed Bilour.[SamaaTV]
Haroon Bilour diyakini memenangi kursi majelis provinsi pada Juli mendatang. Secara keseluruhan, kekerasan di Pakistan telah menurun dalam beberapa tahun terakhir setelah beberapa serangan militer terhadap kubu militan di barat laut.
Namun banyak gerilyawan Taliban yang melarikan diri ke negara tetangganya, Afghanistan. Selain itu, Islamabad mengatakan mereka melancarkan serangan kembali ke Pakistan. Sebelumnya, Selasa, 10 Juli, militer Pakistan mengumumkan akan mengerahkan 371 ribu pasukan untuk memastikan pemilihan yang damai, adil, dan bebas pada 25 Juli mendatang.
Credit tempo.co
Jurnalis Kurdi: Mossad Gagalkan Pembunuhan Pemimpin Arab
CB, Jakarta - Dinas intelijen Israel, Mossad,
menggagalkan upaya pembunuhan terhadap 160 bekas pemimpin Arab.
Keterangan tersebut disampaikan jurnalis Kurdi di Israel, Mahdi Majeed.
"Saya mendapatkan informasi dari dokumen rahasia intelijen yang kelak akan diungkap," kata Majeed tanpa menyebutkan tanggal rencana pembunuhan atau bagaimana cara Mossad menggagalkan aksi tersebut.

Mantan Direktur Mossad, Tamir Pardo, saat tiba di rapat kabinet mingguan di Yerusalem, 22 Februari 2015.[AP/Ronen Zvulun]
"Tanpa Mossad Israel, separuh pemimpin Arab bakal masuk kubur," ucap Majeed melalui akun Twitter.
"Hari ini, saya melihat dokumen intelijen yang akan segera dirilis ke pers dan media. Dokumen itu menyatakan Mossad telah menggagalkan upaya pembunuhan terhadap lebih dari 160 bekas pemimpin Arab," tuturnya, seperti dikutip Middle East Monitor.

Meir Dagan, mantan ketua Mossad. REUTERS/Yonathan Weitzman
Majeed sempat menerbitkan sebuah foto dirinya bersama Menteri Intelijen Israel Yisrael Katz dengan keterangan mengenai operasi intelijen mencegah pembunuhan terhadap pemimpin Arab.
Mossad secara resmi melakukan perjanjian dengan sejumlah badan intelijen Arab, termasuk dengan Yordania, Mesir, Maroko, dan beberapa negara Teluk Arab.
"Saya mendapatkan informasi dari dokumen rahasia intelijen yang kelak akan diungkap," kata Majeed tanpa menyebutkan tanggal rencana pembunuhan atau bagaimana cara Mossad menggagalkan aksi tersebut.

Mantan Direktur Mossad, Tamir Pardo, saat tiba di rapat kabinet mingguan di Yerusalem, 22 Februari 2015.[AP/Ronen Zvulun]
"Hari ini, saya melihat dokumen intelijen yang akan segera dirilis ke pers dan media. Dokumen itu menyatakan Mossad telah menggagalkan upaya pembunuhan terhadap lebih dari 160 bekas pemimpin Arab," tuturnya, seperti dikutip Middle East Monitor.

Meir Dagan, mantan ketua Mossad. REUTERS/Yonathan Weitzman
Majeed sempat menerbitkan sebuah foto dirinya bersama Menteri Intelijen Israel Yisrael Katz dengan keterangan mengenai operasi intelijen mencegah pembunuhan terhadap pemimpin Arab.
Mossad secara resmi melakukan perjanjian dengan sejumlah badan intelijen Arab, termasuk dengan Yordania, Mesir, Maroko, dan beberapa negara Teluk Arab.
Credit tempo.co
Raja Saudi Bebaskan Semua Pasukannya dari Tanggung Jawab Perang Yaman
RIYADH
- Raja Salman bin Abdulaziz membebaskan semua pasukan Arab Saudi dari
tanggung jawab atas perilaku mereka dalam perang di Yaman. Padahal,
perang di negara yang kacau itu telah menyebabkan ribuan warga sipil
tewas dan terluka.
"Pengampunan dini ini meluas ke semua personel militer di seluruh angkatan bersenjata yang mengambil bagian dalam Operation Restoring Hope," bunyi pernyataan kerajaan yang dirilis kantor berita negara Saudi, SPA, semalam (12/7/2018).
Operation Restoring Hope adalah nama kode resmi dari invasi Koalisi Arab yang dipimpin Riyadh terhadap Yaman. Invasi itu atas permintaan presiden sah Yaman, Abd Rabbo Mansour Hadi, untuk memerangi pemberontak Houthi.
Keputusan kerajaan dikeluarkan setelah sebuah laporan disampaikan oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman yang menjabat sebagai Menteri Pertahanan.
Pengampunan dini ini membebaskan pasukan yang terlibat perang dari hukuman militer dan disipliner yang terkait dengan beberapa aturan.
Pernyataan yang dirilis oleh SPA tidak secara spesifik merinci kejahatan tertentu yang mendapat pengampunan dini, tetapi langkah itu untuk menunjukkan penghargaan bagi para prajurit Saudi yang "heroik dan berkorban" dalam invasi di Yaman.
Koalisi Arab mulai menginvasi Yaman untuk memerangi pemberontak Houthi sejak Maret 2015. Invasi itu untuk mempertahankan kekuasaan Presiden Hadi yang nyaris digulingkan pemberontak.
Sampai saat ini, konflik di Yaman belum berhenti. Kelompok Houthi bahkan kerap membalas dengan menembakkan beberapa rudal ke wilayah Arab Saudi.
Menurut kelompok-kelompok HAM, selama meluncurkan invasi, Koalisi Arab sering kali menargetkan warga sipil. Namun, koalisi tersebut enggan untuk mengakuinya.
Tahun lalu, seorang pejabat Human Rights Watch, Ahmed Benchemsi, mengatakan kepada Russia Today bahwa 61 dokumen serangan udara, semua dilakukan oleh koalisi. "Kemungkinan memang menjadi kejahatan perang, yang telah menewaskan hampir 900 warga sipil dan telah menghantam area sipil, termasuk pasar, sekolah, rumah sakit dan rumah pribadi," katanya.
"Pengampunan dini ini meluas ke semua personel militer di seluruh angkatan bersenjata yang mengambil bagian dalam Operation Restoring Hope," bunyi pernyataan kerajaan yang dirilis kantor berita negara Saudi, SPA, semalam (12/7/2018).
Operation Restoring Hope adalah nama kode resmi dari invasi Koalisi Arab yang dipimpin Riyadh terhadap Yaman. Invasi itu atas permintaan presiden sah Yaman, Abd Rabbo Mansour Hadi, untuk memerangi pemberontak Houthi.
Keputusan kerajaan dikeluarkan setelah sebuah laporan disampaikan oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman yang menjabat sebagai Menteri Pertahanan.
Pengampunan dini ini membebaskan pasukan yang terlibat perang dari hukuman militer dan disipliner yang terkait dengan beberapa aturan.
Pernyataan yang dirilis oleh SPA tidak secara spesifik merinci kejahatan tertentu yang mendapat pengampunan dini, tetapi langkah itu untuk menunjukkan penghargaan bagi para prajurit Saudi yang "heroik dan berkorban" dalam invasi di Yaman.
Koalisi Arab mulai menginvasi Yaman untuk memerangi pemberontak Houthi sejak Maret 2015. Invasi itu untuk mempertahankan kekuasaan Presiden Hadi yang nyaris digulingkan pemberontak.
Sampai saat ini, konflik di Yaman belum berhenti. Kelompok Houthi bahkan kerap membalas dengan menembakkan beberapa rudal ke wilayah Arab Saudi.
Menurut kelompok-kelompok HAM, selama meluncurkan invasi, Koalisi Arab sering kali menargetkan warga sipil. Namun, koalisi tersebut enggan untuk mengakuinya.
Tahun lalu, seorang pejabat Human Rights Watch, Ahmed Benchemsi, mengatakan kepada Russia Today bahwa 61 dokumen serangan udara, semua dilakukan oleh koalisi. "Kemungkinan memang menjadi kejahatan perang, yang telah menewaskan hampir 900 warga sipil dan telah menghantam area sipil, termasuk pasar, sekolah, rumah sakit dan rumah pribadi," katanya.
Credit sindonews.com
Selangkah Lagi Tentara Suriah Duduki Kota Daraa
DAMASKUS
- Pasukan pemerintah Suriah dilaporkan selangkah lagi akan merebut kota
Daraa yang ada di bagian selatan negara itu. Warga setempat menyebut,
rombongan kendaraan pasukan pemerintah Suriah telah bergerak ke pusat
kota itu.
"Kendaraan pasukan pemerintah Suriah, didampingi oleh polisi militer Rusia, memasuki area kota Daraa untuk menaikkan bendera nasional atas daerah yang dikuasai pemberontak selama bertahun-tahun," kata warga setempat, seperti dilansir Al Arabiya pada Kamis (12/7).
Direbutnya kota Daraa akan menjadi kemenangan terbesar Presiden Suriah, Bashar al-Assad. Pasalnya, Daraa adalah tempat dimulai protes yang berujung pada pemberontakan di Suriah tujuh tahun lalu.
Pasukan pemerintah yang didukung oleh Rusia telah merebut wilayah Daraa yang perbatasan dengan Yordania dalam serangan besar-besaran yang berlangsung bulan lalu dan telah memaksa banyak pemberontak untuk menyerahkan wilayah dalam sejumlah kesepakatan damai.
Sejatinya masih ada ribuan pemberontak yang berada di kota Daraa. Menurut seorang petinggi kelompok pemberontak Suriah, pihaknya tengah menjalin komunikasi dengan Rusia, untuk membuat kesepakatan, yang memungkinkan mereka untuk bisa meninggalkan wilayah itu dengan aman.
Credit sindonews.com
Sudan perpanjang masa gencatan senjata dengan pemberontak

Darfur, Kordofan Selatan, dan Blue Nile. (ist)
Khartoum (CB) - Sudan memperpanjang gencatan senjata
sepihak dengan pemberontak, yang bertempur di tiga negara bagian untuk
menggulingkan pemerintahan, kata istana kepresidenan melalui pernyataan
pada Kamis.
Pemerintah memerangi pemberontak di negara bagian Darfur di Sudan timur sejak 2003 namun tingkat kekerasan di sana menurun selama tiga tahun.
Di Kordofan Selatan dan Nil Biru, anggota kelompok pemberontak Tentara Pembebasan Rakyat Sudan (SPLA) tetap berperang untuk menentang pemerintahan.
SPLA masih berada di negara itu setelah Sudah Selatan mendapatkan kemerdekaan dari Sudan pada 2011.
"Presiden Omar Hassan al-Bashir mengeluarkan keputusan presiden untuk memperpanjang masa gencatan senjata di semua tempat operasi hingga 31 Desember 2018," kata pernyataan istana kepresidenan, seperti dilansir Reuters.
Pemerintah memerangi pemberontak di negara bagian Darfur di Sudan timur sejak 2003 namun tingkat kekerasan di sana menurun selama tiga tahun.
Di Kordofan Selatan dan Nil Biru, anggota kelompok pemberontak Tentara Pembebasan Rakyat Sudan (SPLA) tetap berperang untuk menentang pemerintahan.
SPLA masih berada di negara itu setelah Sudah Selatan mendapatkan kemerdekaan dari Sudan pada 2011.
"Presiden Omar Hassan al-Bashir mengeluarkan keputusan presiden untuk memperpanjang masa gencatan senjata di semua tempat operasi hingga 31 Desember 2018," kata pernyataan istana kepresidenan, seperti dilansir Reuters.
Credit antaranews.com
Wali Kota London: Demo Anti-Trump Harus Damai
CB, Jakarta - Unjuk rasa menentang kehadiran Presiden Amerika Serikat Donald Trump ke
London harus dilakukan dengan damai disertai spirit bagus. Pernyataan
itu disampaikan Wali Kota London Sadiq Khan, Kamis, 12 Juli 2018,
setelah Trump mendarat di ibu kota Inggris tersebut.
"Pesan saya, sampaikanlah protes di London dengan damai dan spirit bagus. Hindari menimbulkan masalah atau melanggar hukum. Saya hanya mengatakan Anda menyambutnya dengan tidak baik," ucapnya, sebagaimana dikutip kantor berita Reuters.

Wali Kota London Sadiq Khan. REUTERS
Trump tiba di Inggris, Kamis, setelah melakukan pertemuan dengan
anggota NATO di Brussels, Belgia, untuk membahas masalah yang dihadapi
Organisasi Pertahanan Atlantik Utara.
Di Inggris, Trump akan berbicara dengan Perdana Menteri Theresa May mengenai Brexit dan pengunduran diri Menteri Luar Negeri Boris Johnson, yang sangat disayangkan Trump.

Sadiq Khan, Wali Kota London, berorasi di depan pendukungnya saat pertama kali bertugas di City Hall, London, Inggris, 9 Mei 2016. Sadiq Khan merupakan wali kota muslim pertama di London yang terpilih lewat pemilihan yang demokratis. REUTERS/Hannah McKay
"Saya menyayangkan pengunduran diri Johnson. Dia rekan yang sangat berbakat," kata Trump, sebagaimana dilaporkan CNN.
Selain bertemu dengan PM May, Trump dijadwalkan akan berkunjung ke Ratu Inggris, Queen Elizabeth II.
"Pesan saya, sampaikanlah protes di London dengan damai dan spirit bagus. Hindari menimbulkan masalah atau melanggar hukum. Saya hanya mengatakan Anda menyambutnya dengan tidak baik," ucapnya, sebagaimana dikutip kantor berita Reuters.

Wali Kota London Sadiq Khan. REUTERS
Di Inggris, Trump akan berbicara dengan Perdana Menteri Theresa May mengenai Brexit dan pengunduran diri Menteri Luar Negeri Boris Johnson, yang sangat disayangkan Trump.

Sadiq Khan, Wali Kota London, berorasi di depan pendukungnya saat pertama kali bertugas di City Hall, London, Inggris, 9 Mei 2016. Sadiq Khan merupakan wali kota muslim pertama di London yang terpilih lewat pemilihan yang demokratis. REUTERS/Hannah McKay
"Saya menyayangkan pengunduran diri Johnson. Dia rekan yang sangat berbakat," kata Trump, sebagaimana dilaporkan CNN.
Selain bertemu dengan PM May, Trump dijadwalkan akan berkunjung ke Ratu Inggris, Queen Elizabeth II.
Credit tempo.co
Donald Trump Sebut Jerman 'Tawanan' Rusia, Ini Balasan Merkel
CB, Jakarta - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump,
menuduh Jerman sebagai "tawanan" Rusia karena ketergantungan energinya.
Pernyataan ini dillontarkan Trump di hari pertama KTT NATO di Brussels,
Belgia, 11 Juli 2018.
Setelah mengecam anggota NATO karena gagal mencapai target pengeluaran 2 persen dari pendapatan nasional untuk pertahanan, Trump mengatakan pada sesama pemimpin di Brussels dia akan lebih memilih target 4 persen, serupa dengan anggaran yang dikeluarkan Amerika Serikat.
Ini akan menjadi perdebatan bagi anggotanya karena prioritas anggaran di Eropa ditargetkan hanya mencapai 2 persen pada 2024 atau lebih.Pada akhir sesi pertama KTT, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan tujuan awal adalah untuk mencapai 2 persen, tetapi beberapa saat kemudian Trump menulis di Twitter bahwa sekutu yang berperang dagang dengan Amerika Serikat pada perdagangan dan diperlukan untuk segera menghabiskan .
Seteru ini adalah bagian dari pendekatan "America First" yang didengungkan Donald Trump. Trump menyebut bahwa Jerman dikontrol oleh Rusia.
Trump menyatakan bahwa kerjasama proyek pipa gas alam antara Jerman dan Rusia teah membuat pemerintahan Angela Merkel "benar-benar dikuasai" dan "tertawan ke Rusia."
"Apa gunanya NATO jika Jerman membayar Rusia miliaran dolar untuk gas dan energi?" tulis Trump di Twitter setelah pertemuan dengan delegasi Jerman, seperti dilaporkan Associated Press, 12 Juli 2018.

Nord Stream 2 [Sputniknews]
Kanselir Jerman, Angela Merkel, langsung membalas teguran singkat Donald Trump mengatakan kepada wartawan di Brussels bahwa Jerman adalah negara berdaulat yang membuat keputusan sendiri.
"Saya telah mengalami sendiri bagaimana bagian dari Jerman dikendalikan oleh Uni Soviet. Saya sangat senang bahwa hari ini kita bersatu dalam kebebasan, Republik Federal Jerman. Karena itu kita dapat mengatakan bahwa kita dapat membuat kebijakan independen dan membuat keputusan independen. Itu sangat bagus, terutama bagi orang-orang di Jerman timur," kata Angela Merkel, seperti dilaporkan Russia Today.
Angel Merkel juga menolak tuduhan bahwa Jerman tidak cukup berkontribusi terhadap anggaran NATO.
"Jerman melakukan banyak hal untuk NATO. Jerman adalah penyedia pasukan terbesar kedua, bagian terbesar dari kapasitas militer kami ditawarkan kepada NATO dan sampai hari ini kami memiliki keterlibatan yang kuat terhadap Afghanistan. Dalam hal itu kami juga membela kepentingan Amerika Serikat," lanjut Merkel.
Menanggapi perselisihan ini, Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg, mengatakan bahwa proyek pipa gas Nord Stream 2 bukanlah urusan NATO.
"Ini bukan urusan NATO memutuskan, ini adalah keputusan nasional," kata Jens Stoltenberg, seperti dilansir dari Sputniknews, dan menambahkan bahwa sekutu NATO berdagang dengan Rusia, bahkan selama Perang Dingin.
Ucapannya datang sebagai tanggapan terhadap serangan Donald Trump yang menyengat lainnya pada proyek pipa Nord Stream 2. Tump menyebut Jerman "tawanan Rusia", mengklaim bahwa kesepakatan gas "tidak pantas" dengan Rusia yang telah membuat Berlin "sepenuhnya dikendalikan" oleh Kremlin.Presiden AS menyesalkan bahwa di bawah proyek Nord Stream 2, Jerman membayar miliaran dolar ke Rusia. Pada Maret, Jerman menyetujui proyek yang dipimpin Gazprom untuk membangun pipa Nord Stream 2 untuk membawa gas Rusia ke Jerman di bawah Laut Baltik.
Trump menjadi penentang paling vokal dari Nord Stream 2. Pada Mei, ia menuntut Jerman untuk membatalkan proyek pipa untuk mengamankan kesepakatan perdagangan yang tidak akan mencakup tarif aluminium dan baja yang tinggi.
Donald Trump telah mempromosikan gas alam cair Amerika (LNG) dalam upaya untuk mengangkat ekspor ke Eropa. Pada Juli 2017, dia mengajukan produk ke 12 negara Eropa Tengah dan Timur sebagai alternatif untuk impor energi dari pemasok lain.
Setelah mengecam anggota NATO karena gagal mencapai target pengeluaran 2 persen dari pendapatan nasional untuk pertahanan, Trump mengatakan pada sesama pemimpin di Brussels dia akan lebih memilih target 4 persen, serupa dengan anggaran yang dikeluarkan Amerika Serikat.
Ini akan menjadi perdebatan bagi anggotanya karena prioritas anggaran di Eropa ditargetkan hanya mencapai 2 persen pada 2024 atau lebih.Pada akhir sesi pertama KTT, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan tujuan awal adalah untuk mencapai 2 persen, tetapi beberapa saat kemudian Trump menulis di Twitter bahwa sekutu yang berperang dagang dengan Amerika Serikat pada perdagangan dan diperlukan untuk segera menghabiskan .
Seteru ini adalah bagian dari pendekatan "America First" yang didengungkan Donald Trump. Trump menyebut bahwa Jerman dikontrol oleh Rusia.
Trump menyatakan bahwa kerjasama proyek pipa gas alam antara Jerman dan Rusia teah membuat pemerintahan Angela Merkel "benar-benar dikuasai" dan "tertawan ke Rusia."
"Apa gunanya NATO jika Jerman membayar Rusia miliaran dolar untuk gas dan energi?" tulis Trump di Twitter setelah pertemuan dengan delegasi Jerman, seperti dilaporkan Associated Press, 12 Juli 2018.

Nord Stream 2 [Sputniknews]
Kanselir Jerman, Angela Merkel, langsung membalas teguran singkat Donald Trump mengatakan kepada wartawan di Brussels bahwa Jerman adalah negara berdaulat yang membuat keputusan sendiri.
"Saya telah mengalami sendiri bagaimana bagian dari Jerman dikendalikan oleh Uni Soviet. Saya sangat senang bahwa hari ini kita bersatu dalam kebebasan, Republik Federal Jerman. Karena itu kita dapat mengatakan bahwa kita dapat membuat kebijakan independen dan membuat keputusan independen. Itu sangat bagus, terutama bagi orang-orang di Jerman timur," kata Angela Merkel, seperti dilaporkan Russia Today.
Angel Merkel juga menolak tuduhan bahwa Jerman tidak cukup berkontribusi terhadap anggaran NATO.
"Jerman melakukan banyak hal untuk NATO. Jerman adalah penyedia pasukan terbesar kedua, bagian terbesar dari kapasitas militer kami ditawarkan kepada NATO dan sampai hari ini kami memiliki keterlibatan yang kuat terhadap Afghanistan. Dalam hal itu kami juga membela kepentingan Amerika Serikat," lanjut Merkel.
Menanggapi perselisihan ini, Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg, mengatakan bahwa proyek pipa gas Nord Stream 2 bukanlah urusan NATO.
"Ini bukan urusan NATO memutuskan, ini adalah keputusan nasional," kata Jens Stoltenberg, seperti dilansir dari Sputniknews, dan menambahkan bahwa sekutu NATO berdagang dengan Rusia, bahkan selama Perang Dingin.
Ucapannya datang sebagai tanggapan terhadap serangan Donald Trump yang menyengat lainnya pada proyek pipa Nord Stream 2. Tump menyebut Jerman "tawanan Rusia", mengklaim bahwa kesepakatan gas "tidak pantas" dengan Rusia yang telah membuat Berlin "sepenuhnya dikendalikan" oleh Kremlin.Presiden AS menyesalkan bahwa di bawah proyek Nord Stream 2, Jerman membayar miliaran dolar ke Rusia. Pada Maret, Jerman menyetujui proyek yang dipimpin Gazprom untuk membangun pipa Nord Stream 2 untuk membawa gas Rusia ke Jerman di bawah Laut Baltik.
Trump menjadi penentang paling vokal dari Nord Stream 2. Pada Mei, ia menuntut Jerman untuk membatalkan proyek pipa untuk mengamankan kesepakatan perdagangan yang tidak akan mencakup tarif aluminium dan baja yang tinggi.
Donald Trump telah mempromosikan gas alam cair Amerika (LNG) dalam upaya untuk mengangkat ekspor ke Eropa. Pada Juli 2017, dia mengajukan produk ke 12 negara Eropa Tengah dan Timur sebagai alternatif untuk impor energi dari pemasok lain.
Credit tempo.co
Trump:Tidak Ada Lagi Senjata Nuklir
BRUSSELS
- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan kesepakatan
terbaik yang pernah tercapai dengan Presiden Rusia Vladimir Putin akan
menjadikan tidak ada satu pun senjata nuklir di dunia.
Putin dan Trump akan bertemu ada Senin (16/7) di Helsinki, Finlandia. Itu akan menjadi pertemuan bersejarah di mana kedua pemimpin dunia itu bertemu secara langsung dan tatap muka. Banyak pihak menyangkan pertemuan tersebut, terutama negara Eropa yang menganggap Rusia masih sebagai musuh yang berbahaya.
“Apa yang akan menjadi hal besar? Ayo lihatlah. Tidak ada lagi senjata nuklir di mana pun di dunia, tidak ada perang lagi, tidak ada masalah lagi, tidak ada konfli. Itulah yang akan menjadi prioritas saya,” jawab Trump ketika ditanya kemungkinan hasil pertemuan dengan Putin, dilansir Reuters, kemarin.
Trump juga menegaskan kalau pertemuan dengan Putin pekan menjadi hal paling mudah dalam kunjungannya ke Eropa. Dia mengungkapkan, Moskow adalah kompetitor, dan bukan sebuah musuh.
Ketika ditanya ketika Putin mengajukan sebuah ancaman, Trump mengatakan, “saya tidak ingin dia seperti itu dan itulah kenapa kita memiliki NATO.” “Dia (Putin) adalah competitor,” ujarnya. “Apakah dia adalah musuh saya? Dia bukan musuh saya. Harapannya suatu hari mungkin dia akan menjadi teman. Saya tidak mengetahui dia dengan baik,” tutur Trump.
Dalam pertemuan dengan Putin, Trump akan membawa isu kontrol persenjataan, memperpanjang pakta baru, dan pelanggaran traktat kekuatan nuklir jangka menengah. “Kita akan bertemu untuk mencari hal yang lebih banyak. Kita ingin menemukan solusi tentang Suriah. Kita juga berbicara tentang Ukraina,” katanya.
Sementara itu, Kremlin kemarin menolak deskripsi dari Trump tentang Jerman sebagai “tahanan” Rusia karena ketergantungan energi. Rusia menuding tudingan Trump sebagai sindiran bagi Eropa agar membeli pasokan energi dari AS saja.
Trump mengungkapkan pada Jerman pada konferensi NATO di Brussels bahwa sangat salah mendukung pipanisasi Laut Baltik untuk mengimpor gas Rusia sementara tidak mampu memenuhi target NATO untuk belanja pertahanan. Komentar pedas Trump justru diungkapkan menjelang pertemuan dengan Putin di Helsinki.
“Pernyataan Trump menunjukkan ekskalasi kampanye AS untuk mengabaikan suplai gas Rusia ke Eropa agar mendorong sektor energi AS bangkit,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov. Dia mengungkapkan Moskow tidak setuju dengan kritikan Trump tentang ketergantungan Jerman sebagai pembeli gas utama Rusia. “Pasokan gas tidak memicu ketergantungan satu negara terhadap negara lain. Itu merupakan jaminan stabilitas dan pembangunan masa depan,” katanya.
Peskov menganggap keberatan AS terhadap pipanisasi baru sebagai “kompetisi tidak adil” yang bertujuan untuk menekan negara Eropa membeli gas alam dari AS. “Kita menganggap itu adalah pertanyaan tentang kompetisi ekonomi. Pembeli harus memutuskan keputusannya sendiri,” ujarnya.
Sementara itu, Gregory Feifer, direktur eksekutif Institute of Current World Affairs, mengatakan perang kata antara Trump dan para pemimpin NATO lainnya menunjukkan kemunduran dalam hubungan AS dan Eropa. Apalagi, sebagian pemimpin Erop sangat khawatir dan marah dengan pertemuan Trump dan Putin.
“Putin bisa membujuk Trump untuk menghalangi latihan militer NATo di Polandia dan negara Baltik, dan memperlonggar sanksi AS terhadap Rusia,” kata Feifer.
Dalam pandangan Feifer, apapun yang terjadi, konferensi Trump-Putin akan memperdalam konflik antara AS dan aliansi Eropanya. Dilemanya adalah sikap antogonis Trump terhadap NATO akan merugikan AS sendiri. “Trump ingin memperkuat serangannya pada persatuan NATO,” ujarnya.
Putin dan Trump akan bertemu ada Senin (16/7) di Helsinki, Finlandia. Itu akan menjadi pertemuan bersejarah di mana kedua pemimpin dunia itu bertemu secara langsung dan tatap muka. Banyak pihak menyangkan pertemuan tersebut, terutama negara Eropa yang menganggap Rusia masih sebagai musuh yang berbahaya.
“Apa yang akan menjadi hal besar? Ayo lihatlah. Tidak ada lagi senjata nuklir di mana pun di dunia, tidak ada perang lagi, tidak ada masalah lagi, tidak ada konfli. Itulah yang akan menjadi prioritas saya,” jawab Trump ketika ditanya kemungkinan hasil pertemuan dengan Putin, dilansir Reuters, kemarin.
Trump juga menegaskan kalau pertemuan dengan Putin pekan menjadi hal paling mudah dalam kunjungannya ke Eropa. Dia mengungkapkan, Moskow adalah kompetitor, dan bukan sebuah musuh.
Ketika ditanya ketika Putin mengajukan sebuah ancaman, Trump mengatakan, “saya tidak ingin dia seperti itu dan itulah kenapa kita memiliki NATO.” “Dia (Putin) adalah competitor,” ujarnya. “Apakah dia adalah musuh saya? Dia bukan musuh saya. Harapannya suatu hari mungkin dia akan menjadi teman. Saya tidak mengetahui dia dengan baik,” tutur Trump.
Dalam pertemuan dengan Putin, Trump akan membawa isu kontrol persenjataan, memperpanjang pakta baru, dan pelanggaran traktat kekuatan nuklir jangka menengah. “Kita akan bertemu untuk mencari hal yang lebih banyak. Kita ingin menemukan solusi tentang Suriah. Kita juga berbicara tentang Ukraina,” katanya.
Sementara itu, Kremlin kemarin menolak deskripsi dari Trump tentang Jerman sebagai “tahanan” Rusia karena ketergantungan energi. Rusia menuding tudingan Trump sebagai sindiran bagi Eropa agar membeli pasokan energi dari AS saja.
Trump mengungkapkan pada Jerman pada konferensi NATO di Brussels bahwa sangat salah mendukung pipanisasi Laut Baltik untuk mengimpor gas Rusia sementara tidak mampu memenuhi target NATO untuk belanja pertahanan. Komentar pedas Trump justru diungkapkan menjelang pertemuan dengan Putin di Helsinki.
“Pernyataan Trump menunjukkan ekskalasi kampanye AS untuk mengabaikan suplai gas Rusia ke Eropa agar mendorong sektor energi AS bangkit,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov. Dia mengungkapkan Moskow tidak setuju dengan kritikan Trump tentang ketergantungan Jerman sebagai pembeli gas utama Rusia. “Pasokan gas tidak memicu ketergantungan satu negara terhadap negara lain. Itu merupakan jaminan stabilitas dan pembangunan masa depan,” katanya.
Peskov menganggap keberatan AS terhadap pipanisasi baru sebagai “kompetisi tidak adil” yang bertujuan untuk menekan negara Eropa membeli gas alam dari AS. “Kita menganggap itu adalah pertanyaan tentang kompetisi ekonomi. Pembeli harus memutuskan keputusannya sendiri,” ujarnya.
Sementara itu, Gregory Feifer, direktur eksekutif Institute of Current World Affairs, mengatakan perang kata antara Trump dan para pemimpin NATO lainnya menunjukkan kemunduran dalam hubungan AS dan Eropa. Apalagi, sebagian pemimpin Erop sangat khawatir dan marah dengan pertemuan Trump dan Putin.
“Putin bisa membujuk Trump untuk menghalangi latihan militer NATo di Polandia dan negara Baltik, dan memperlonggar sanksi AS terhadap Rusia,” kata Feifer.
Dalam pandangan Feifer, apapun yang terjadi, konferensi Trump-Putin akan memperdalam konflik antara AS dan aliansi Eropanya. Dilemanya adalah sikap antogonis Trump terhadap NATO akan merugikan AS sendiri. “Trump ingin memperkuat serangannya pada persatuan NATO,” ujarnya.
Upaya mendekatkan Trump-Putin juga disindir Presiden Dewan Eropa Donald Tusk. Dia mengatakan Uni Eropa menghabiskan banyak pertahanan terhadap Rusia dibandingkan China. “Apreasi sekutumu,” demikian pesan Tusk kepada Trump.
Credit sindonews.com
Nyatakan Putin Bukan Musuh, Trump Picu Kegaduhan di AS
WASHINGTON
- Pernyataan Presiden Donald Trump yang menyebut Presiden Rusia
Vladimir Putin bukan musuh telah memicu kegaduhan di kalangan politisi
Amerika Serikat (AS). Para senator Amerika kesal dan mencela sikap
lembut Trump terhadap pemimpin Kremlin.
Presiden Trump pada hari Kamis kemarin menyatakan bahwa Putin hanya pesaing dan bukan musuh. Komentar itu diyakini sebagai strategi untuk melancarkan pertemuannya dengan Presiden Rusia tersebut di Helsinki beberapa hari mendatang.
"Putin bukan teman Amerika, juga bukan pesaing. Putin adalah musuh Amerika, bukan karena kami berharap begitu, tetapi karena dia telah memilih untuk menjadi (musuh)," kata Senator Republik John McCain dalam sebuah pernyataan yang dikutip Reuters, Jumat (13/7/2018).
Senator McCain selama ini dikenal sebagai politisi anti-Rusia. Dia kerap mengkritik Trump karena sikapnya yang dianggap lembut terhadap Moskow.
"Terserah kepada Presiden Trump untuk meminta Putin bertanggung jawab atas tindakannya selama pertemuan di Helsinki," lanjut McCain."Kegagalan untuk melakukannya akan menjadi dakwaan serius dari kepemimpinan Amerika di dunia."
Para anggota parlemen AS menginginkan Trump, baik secara pribadi terhadap Putin maupun di depan publik, mengutuk tindakan Rusia dalam berbagai masalah, dugaan intervensi pemilu AS, krisis Ukraina dan krisis Suriah.
Kongres AS telah mengambil sikap anti-Rusia yang keras, di mana mereka hampir dengan suara bulat menyetujui undang-undang sanksi yang menargetkan Moskow pada tahun lalu. Tetapi anggota parlemen khawatir Trump akan gagal untuk mengambil sikap tugas pada Putin.
"Tujuan kami adalah untuk menunjukkan kepada dunia bahwa komunitas bangsa-bangsa yang demokratis tidak bermaksud untuk menyetujui (tindakan) Putin atau melihat setiap otoriter lain dari dunia. Kami akan melawan agresi Rusia," kata Senator Demokrat Mark Warner dan Senator Republik Marco Rubio mengatakan tulisan opini di USA Today.
Senator Republik lainnya, Jeff Flake, mengkritik Trump karena komentar lembutnya terhadap Putin.
"Presiden Rusia adalah orang yang dididik dalam pengkhianatan dan spionase. Dia penjarakan dan bunuh lawan-lawannya, memimpin sebuah negara mafia dan dia adalah musuh demokrasi. Mengapa pertemuan dengan Putin lebih mudah daripada pertemuan dengan sekutu yang kita," kata Flake dalam pidatonya.
Credit sindonews.com
Trump anggap Putin "saingan", bukan musuh

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (REUTERS/Leah Millis/File Photo)
Brussel (CB) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump,
Kamis, menggambarkan Presiden Rusia Vladimir Putin lebih sebagai
"saingan" daripada "musuh".
Trump juga mengatakan ia berharap mereka bisa berhubungan dengan baik ketika keduanya melakukan pertemuan puncak untuk pertama kalinya pada pekan depan.
Ketika berbicara sebelum meninggalkan Brussel setelah bertemu para pemimpin NATO, Trump mengulang pernyataan bahwa pertemuannya dengan Putin kemungkinan akan menjadi bagian termudah dari rangkaiannya kunjungannya.
Lawatan Trump termasuk menghadiri pertemuan puncak persekutuan militer negara-negara Barat itu serta kunjungan ke Inggris.
"Menurut saya, kami akan berhubungan baik. Tapi pada akhirnya ia adalah saingan. Dia mewakili Rusia. Saya mewakili Amerika Serikat. Jadi sebenarnya kami merupakan saingan, bukan masalah teman atau musuh. Dia bukan musuh saya," kata Trump, seperti dilansir Reuters.
"Mudah-mudahan suatu hari, mungkin dia akan jadi teman. Itu bisa saja terjadi tapi saya tidak mengenal dia dengan baik."
Ketika diajukan pertanyaan, Trump menghindarkan diri dari mengkritik soal pencaplokan Krimea pada 2014 Rusia atau menyebut Putin sebagai ancaman.
"Saya tidak mau dia seperti itu, dan, menurut saya, karena itu lah kita punya NATO."
Presiden AS itu dijadwalkan mengadakan pertemuan empat mata dengan Putin pada Senin di Helsinki.
Beberapa diplomat NATO mengatakan pertemuan itu akan menjadi ujian sesungguhnya atas komitmen Trump kepada persekutuan Barat tersebut.
Tiga pejabat tinggi AS mengatakan kepada Reuters bahwa tidak ada seseorang pun di Pentagon, termasuk Menteri Pertahanan Jim Mattis, tahu apa yang kemungkinan akan dikatakan Trump di Helsinki.
Sejumlah pejabat Eropa mengatakan secara tertutup bahwa mereka khawatir Trump akan menyatakan keinginan untuk memangkas latihan militer di Eropa atau mengurangi jumlah pasukan, persis seperti ketika ia secara tiba-tiba menghentikan latihan di Korea setelah bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bulan lalu.
Trump tidak membesar-besarkan harapan soal pembicaraannya dengan Putin. Trump mengatakan dirinya tidak mencari hasil kuat namun akan menyatakan ketidaksetujuannya soal Suriah, Ukraina serta tudingan bahwa Rusia mencampuri politik AS.
Trump juga mengatakan ia berharap mereka bisa berhubungan dengan baik ketika keduanya melakukan pertemuan puncak untuk pertama kalinya pada pekan depan.
Ketika berbicara sebelum meninggalkan Brussel setelah bertemu para pemimpin NATO, Trump mengulang pernyataan bahwa pertemuannya dengan Putin kemungkinan akan menjadi bagian termudah dari rangkaiannya kunjungannya.
Lawatan Trump termasuk menghadiri pertemuan puncak persekutuan militer negara-negara Barat itu serta kunjungan ke Inggris.
"Menurut saya, kami akan berhubungan baik. Tapi pada akhirnya ia adalah saingan. Dia mewakili Rusia. Saya mewakili Amerika Serikat. Jadi sebenarnya kami merupakan saingan, bukan masalah teman atau musuh. Dia bukan musuh saya," kata Trump, seperti dilansir Reuters.
"Mudah-mudahan suatu hari, mungkin dia akan jadi teman. Itu bisa saja terjadi tapi saya tidak mengenal dia dengan baik."
Ketika diajukan pertanyaan, Trump menghindarkan diri dari mengkritik soal pencaplokan Krimea pada 2014 Rusia atau menyebut Putin sebagai ancaman.
"Saya tidak mau dia seperti itu, dan, menurut saya, karena itu lah kita punya NATO."
Presiden AS itu dijadwalkan mengadakan pertemuan empat mata dengan Putin pada Senin di Helsinki.
Beberapa diplomat NATO mengatakan pertemuan itu akan menjadi ujian sesungguhnya atas komitmen Trump kepada persekutuan Barat tersebut.
Tiga pejabat tinggi AS mengatakan kepada Reuters bahwa tidak ada seseorang pun di Pentagon, termasuk Menteri Pertahanan Jim Mattis, tahu apa yang kemungkinan akan dikatakan Trump di Helsinki.
Sejumlah pejabat Eropa mengatakan secara tertutup bahwa mereka khawatir Trump akan menyatakan keinginan untuk memangkas latihan militer di Eropa atau mengurangi jumlah pasukan, persis seperti ketika ia secara tiba-tiba menghentikan latihan di Korea setelah bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bulan lalu.
Trump tidak membesar-besarkan harapan soal pembicaraannya dengan Putin. Trump mengatakan dirinya tidak mencari hasil kuat namun akan menyatakan ketidaksetujuannya soal Suriah, Ukraina serta tudingan bahwa Rusia mencampuri politik AS.
Credit antaranews.com
Jelang pertemuan Trump-Putin, Helsinki akan hadapi bermacam demonstrasi

Presiden AS Donald Trump berjabat tangan
dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pertemuan bilateral mereka
di KTT G20 di Hamburg, Jerman, 7 Juli 2017. (REUTERS/Carlos Barria)
Helsinki, Finlandia (CB) - Sedikitnya 10 demonstrasi dengan
bermacam tujuan dijadwalkan digelar di Helsinki sebelum dan selama
pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin di
Ibu Kota Finlandia tersebut pada Senin.
berdasarkan keterangan awal, demonstrasi terbesar ialah "Helsinki Calling", yang membela "hak asasi mansuia, kebebasan berbicara dan demokrasi", demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat pagi. Sepuluh ribu peserta diperkirakan akan berpawai dari Kaisaniemi Park di dekat stasiun kereta pusat ke Senate Square di dekat Istana Presiden.
Demonstrasi itu mulanya dijadwalkan diselenggarakan pada Senin, ketika pertemuan puncak tersebut berlangsung, tapi penyelenggaranya menjadwal-ulang kegiatan itu jadi Ahad.
Abdirahim Hussein, salah seorang penyelenggara "Helsinki Calling", menggaris-bawahi kepada lembaga penyiaran nasional, YLE, kegiatan tersebut tidak bermotif politik, walaupun ia sendiri adalah anggota Sosial Demokrat di Dewan Kota Helsinki. Ia mengatakan demonstrasi itu tidak diarahkan secara khusus terhadap Putin atau Trump.
Organisasi pemuda Finns Party mengatur demonstrasi pada Ahad untuk menyambut baik Presiden AS. Wakil Ketua Liina Isto mengatakan kepada YLE bahwa mereka ingin memperlihatkan dukungan buat Trump secara khusus sebab "kebijakan imigras AS diharga di organisasi mereka".
Young Conservative, yang memiliki hubungan dengan Partai Koalisi Nasional, berencana menyelenggarakan demonstrasi pada Senin. Mereka mengeritik kebijakan perdagangan AS dan keputusan mengenai tarif belum lama ini, serta kehadiran Rusia di Crimea.
Henrik Vuornos, Ketua Young Conservative, mengatakan kepada YLE bahwa mereka juga prihatin dengan pemberian cap Finlandia "sebagai negara netral" sehubungan dengan pertemuan tersebut. Ketika diwawancarai oleh YLE, ia menegaskan Finlandia adalah "bagian dari Uni Eropa dan juga telah membuat pilihan kebijakan keamanannya".
Satu demonstrasi yang menentang kebijakan AS karena "melucuti hak reproduksi perempuan" dijadwalkan diselenggarakan pada Senin. Penyelenggaranya pada Kamis (12/7) mengatakan akan ada "pertunjukan di jalan mengenai 20 Trump hamil dan 20 perempuan tersumbat".
Pada Senin, akan ada satu demonstrasi Amnesty untuk menentang perasaan anti-Rusia di Finlandia, dan beberapa demonstrasi ditujukan kepada "kebijakan Trump" serta "kebijakan Putin, demonstrasi atas nama Afghanistan dan satu lagi buat Kamerun Selatan.
Dalam peraturan Finlandia, waktu pemberitahuan minimum kepada polisi sebelum demonstrasi ialah enam jam. Itu berarti mungkin demonstrasi lain akan diumumkan paling lambat pada Senin pagi. Polisi dapat memutuskan apakah satu tempat yang diminta layak dan dapat mengganti lokasi.
berdasarkan keterangan awal, demonstrasi terbesar ialah "Helsinki Calling", yang membela "hak asasi mansuia, kebebasan berbicara dan demokrasi", demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat pagi. Sepuluh ribu peserta diperkirakan akan berpawai dari Kaisaniemi Park di dekat stasiun kereta pusat ke Senate Square di dekat Istana Presiden.
Demonstrasi itu mulanya dijadwalkan diselenggarakan pada Senin, ketika pertemuan puncak tersebut berlangsung, tapi penyelenggaranya menjadwal-ulang kegiatan itu jadi Ahad.
Abdirahim Hussein, salah seorang penyelenggara "Helsinki Calling", menggaris-bawahi kepada lembaga penyiaran nasional, YLE, kegiatan tersebut tidak bermotif politik, walaupun ia sendiri adalah anggota Sosial Demokrat di Dewan Kota Helsinki. Ia mengatakan demonstrasi itu tidak diarahkan secara khusus terhadap Putin atau Trump.
Organisasi pemuda Finns Party mengatur demonstrasi pada Ahad untuk menyambut baik Presiden AS. Wakil Ketua Liina Isto mengatakan kepada YLE bahwa mereka ingin memperlihatkan dukungan buat Trump secara khusus sebab "kebijakan imigras AS diharga di organisasi mereka".
Young Conservative, yang memiliki hubungan dengan Partai Koalisi Nasional, berencana menyelenggarakan demonstrasi pada Senin. Mereka mengeritik kebijakan perdagangan AS dan keputusan mengenai tarif belum lama ini, serta kehadiran Rusia di Crimea.
Henrik Vuornos, Ketua Young Conservative, mengatakan kepada YLE bahwa mereka juga prihatin dengan pemberian cap Finlandia "sebagai negara netral" sehubungan dengan pertemuan tersebut. Ketika diwawancarai oleh YLE, ia menegaskan Finlandia adalah "bagian dari Uni Eropa dan juga telah membuat pilihan kebijakan keamanannya".
Satu demonstrasi yang menentang kebijakan AS karena "melucuti hak reproduksi perempuan" dijadwalkan diselenggarakan pada Senin. Penyelenggaranya pada Kamis (12/7) mengatakan akan ada "pertunjukan di jalan mengenai 20 Trump hamil dan 20 perempuan tersumbat".
Pada Senin, akan ada satu demonstrasi Amnesty untuk menentang perasaan anti-Rusia di Finlandia, dan beberapa demonstrasi ditujukan kepada "kebijakan Trump" serta "kebijakan Putin, demonstrasi atas nama Afghanistan dan satu lagi buat Kamerun Selatan.
Dalam peraturan Finlandia, waktu pemberitahuan minimum kepada polisi sebelum demonstrasi ialah enam jam. Itu berarti mungkin demonstrasi lain akan diumumkan paling lambat pada Senin pagi. Polisi dapat memutuskan apakah satu tempat yang diminta layak dan dapat mengganti lokasi.
Credit antaranews.com
Trump Sebut Wali Kota London Bertanggung Jawab Atas Serangan Teror
LONDON
- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyalahkan Wali Kota
London, Sadiq Khan, atas serentetan serangan teror di Ibu Kota Inggris
itu. Trump menyebut Khan sangat buruk dalam menjalankan pekerjaannya
sebagai Wali Kota terkait terorisme dengan mengizinkan begitu banyak
migran datang ke London.
"Saya pikir jutaan dan jutaan orang yang datang ke Eropa mungkin sangat, sangat sedih," katanya.
"Saya melihat kota-kota di Eropa, dan saya bisa lebih spesifik jika Anda mau. Anda memiliki seorang Wali Kota yang telah melakukan pekerjaannya dengan sangat buruk di London. Ia telah melakukan pekerjaan yang buruk," sambungnya.
"Lihatlah terorisme yang sedang terjadi. Lihatlah apa yang sedang terjadi di London. Saya pikir dia telah melakukan pekerjaan yang sangat buruk terhadap terorisme," ujarnya.
"Saya pikir dia telah melakukan pekerjaan buruk pada kejahatan, jika Anda melihat, semua hal mengerikan yang terjadi di sana, dengan semua kejahatan yang dibawa masuk," tukasnya seperti dikutip dari The Sun, Jumat (13/7/2018).
London dihantam oleh empat serangan teror tahun lalu: di Westminster, London Bridge, stasiun Green Tube Parsons dan sebuah masjid Finsbury Park.
Lebih jauh, Trump menyatakan Khan telah menunjukkan kurangnya rasa hormat kepada Amerika dengan menyerangnya secara pribadi.
“Saya pikir dia tidak ramah kepada pemerintah yang sangat penting. Sekarang dia mungkin tidak menyukai Presiden saat ini, tetapi saya mewakili Amerika Serikat," ucapnya.
"Saya juga mewakili banyak orang di Eropa karena banyak orang dari Eropa berada di Amerika Serikat," tukasnya.
Trump dan Khan terlibat perseteruan sejak dua tahun lalu. Saat itu, Khan menyerang Trump yang bersumpah akan melarang semua Muslim masuk ke AS. Trump kemudian mengejek Khan yang meminta warga London untuk tetap tenang pasca serangan mobil van dan aksi penusukan di London Bridge dan Borough Market.
"Saya pikir jutaan dan jutaan orang yang datang ke Eropa mungkin sangat, sangat sedih," katanya.
"Saya melihat kota-kota di Eropa, dan saya bisa lebih spesifik jika Anda mau. Anda memiliki seorang Wali Kota yang telah melakukan pekerjaannya dengan sangat buruk di London. Ia telah melakukan pekerjaan yang buruk," sambungnya.
"Lihatlah terorisme yang sedang terjadi. Lihatlah apa yang sedang terjadi di London. Saya pikir dia telah melakukan pekerjaan yang sangat buruk terhadap terorisme," ujarnya.
"Saya pikir dia telah melakukan pekerjaan buruk pada kejahatan, jika Anda melihat, semua hal mengerikan yang terjadi di sana, dengan semua kejahatan yang dibawa masuk," tukasnya seperti dikutip dari The Sun, Jumat (13/7/2018).
London dihantam oleh empat serangan teror tahun lalu: di Westminster, London Bridge, stasiun Green Tube Parsons dan sebuah masjid Finsbury Park.
Lebih jauh, Trump menyatakan Khan telah menunjukkan kurangnya rasa hormat kepada Amerika dengan menyerangnya secara pribadi.
“Saya pikir dia tidak ramah kepada pemerintah yang sangat penting. Sekarang dia mungkin tidak menyukai Presiden saat ini, tetapi saya mewakili Amerika Serikat," ucapnya.
"Saya juga mewakili banyak orang di Eropa karena banyak orang dari Eropa berada di Amerika Serikat," tukasnya.
Trump dan Khan terlibat perseteruan sejak dua tahun lalu. Saat itu, Khan menyerang Trump yang bersumpah akan melarang semua Muslim masuk ke AS. Trump kemudian mengejek Khan yang meminta warga London untuk tetap tenang pasca serangan mobil van dan aksi penusukan di London Bridge dan Borough Market.
Credit sindonews.com
Trump Siap Bantu Negara-negara NATO Beli Senjata AS
BRUSSELS
- Presiden Donald Trump menyatakan siap membantu negara-negara NATO
yang lebih kecil untuk membeli senjata Amerika Serikat (AS). Pernyataan
itu muncul setelah dia menekan semua negara anggota aliansi militer
tersebut untuk menaikkan belanja militer empat persen dari PDB
masing-masing negara.
Dia menyampaikan hal itu hari Kamis setelah pertemuan puncak NATO, di mana dia mengklaim negara-negara aliansi sudah setuju menaikkan belanja militer. Dia mengklaim beberapa anggota aliansi yang kurang kaya telah meminta dibantu untuk membeli senjata Washington. Namun, dia tidak merinci nama-nama negara yang meminta bantuan.
"Kami memiliki banyak negara kaya dengan kami hari ini, tetapi kami memiliki beberapa yang tidak begitu kaya dan mereka bertanya apakah mereka dapat membeli peralatan militer, dan dapatkah saya membantu mereka, dan kami akan membantu mereka sedikit," kata Trump dalam konferensi pers, yang dilansir Reuters, Jumat (13/7/2018).
"Kami tidak akan membiayai mereka, tetapi kami akan memastikan bahwa mereka dapat memperoleh pembayaran dan berbagai hal lain sehingga mereka dapat membeli, karena Amerika Serikat membuat peralatan militer terbaik di dunia; jet terbaik, misil terbaik, senjata terbaik, segalanya terbaik," papar Trump.
Gedung Putih telah mendorong prakarsa "Beli Amerika" yang bertujuan untuk membantu menghidupkan bisnis senjata dengan nilai miliaran dolar.
Trump tidak merinci keterkaitan langsung antara penjualan senjata AS dan upayanya untuk menekan negara-negara NATO lainnya agar menaikkan belanja militer.
"Semua orang ingin membeli peralatan kami. Jadi kami membantu beberapa dari negara-negara itu mengantre dan membeli peralatan terbaik," ujar Trump.
Trump mencantumkan pembuat senjata AS teratas, Lockheed Martin Corp, Boeing Co dan Northrop Grumman Corp sebagai produsen senjata yang dia banggakan.
Perusahaan AS lainnya yang memperoleh manfaat dari dorongan penjualan senjata AS adalah pembuat rudal Raytheon Co dan General Dynamics Corp yang membangun kapal perang dan peralatan militer lainnya.
Dia menyampaikan hal itu hari Kamis setelah pertemuan puncak NATO, di mana dia mengklaim negara-negara aliansi sudah setuju menaikkan belanja militer. Dia mengklaim beberapa anggota aliansi yang kurang kaya telah meminta dibantu untuk membeli senjata Washington. Namun, dia tidak merinci nama-nama negara yang meminta bantuan.
"Kami memiliki banyak negara kaya dengan kami hari ini, tetapi kami memiliki beberapa yang tidak begitu kaya dan mereka bertanya apakah mereka dapat membeli peralatan militer, dan dapatkah saya membantu mereka, dan kami akan membantu mereka sedikit," kata Trump dalam konferensi pers, yang dilansir Reuters, Jumat (13/7/2018).
"Kami tidak akan membiayai mereka, tetapi kami akan memastikan bahwa mereka dapat memperoleh pembayaran dan berbagai hal lain sehingga mereka dapat membeli, karena Amerika Serikat membuat peralatan militer terbaik di dunia; jet terbaik, misil terbaik, senjata terbaik, segalanya terbaik," papar Trump.
Gedung Putih telah mendorong prakarsa "Beli Amerika" yang bertujuan untuk membantu menghidupkan bisnis senjata dengan nilai miliaran dolar.
Trump tidak merinci keterkaitan langsung antara penjualan senjata AS dan upayanya untuk menekan negara-negara NATO lainnya agar menaikkan belanja militer.
"Semua orang ingin membeli peralatan kami. Jadi kami membantu beberapa dari negara-negara itu mengantre dan membeli peralatan terbaik," ujar Trump.
Trump mencantumkan pembuat senjata AS teratas, Lockheed Martin Corp, Boeing Co dan Northrop Grumman Corp sebagai produsen senjata yang dia banggakan.
Perusahaan AS lainnya yang memperoleh manfaat dari dorongan penjualan senjata AS adalah pembuat rudal Raytheon Co dan General Dynamics Corp yang membangun kapal perang dan peralatan militer lainnya.
Credit sindonews.com
NATO Rapat Darurat Bahas Tuntutan Trump soal Bujet Pertahanan

Pemimpin NATO menggelar rapat darurat membahas
tuntutan Donald Trump agar mereka meningkatkan anggaran pertahanan
hingga 4 persen dari total pendapatan negara. (Geert Vanden
Wijngaert/Pool via Reuters)
Seorang sumber diplomatik menyebut rapat tersebut digelar tak lama setelah pertemuan tingkat tinggi (KTT) NATO berlangsung hari ini di Brussels, Belgia.
"Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg telah mengadakan pertemuan dalam format Dewan Atlantik yang melibatkan seluruh 29 negara anggota," kata sumber tersebut kepada AFP, Kamis (12/7).
|
|
Pejabat itu menyebut Trump "memanfaatkan kesempatan untuk membicarakan masalah pembagian beban anggota" saat bertemu dengan pemimpin Ukraina dan Georgia.
Namun, pejabat itu menolak mengomentari laporan yang menyebut bahwa Trump mengancam akan menarik AS keluar dari NATO.
Sementara itu, salah satu sumber diplomatik lain memaparkan "sesi khusus soal pembagian beban antara sesama anggota sedang berlangsung."
Trump telah lama mengkritik negara anggota NATO karena dianggap tidak cukup memenuhi tanggung jawab sebagai anggota, terutama dalam masalah pengeluaran pertahanan.
|
|
Dia juga kerap menyinggung negara anggota yang masih belum meningkatkan anggaran pertahanan sebesar 2 persen seperti yang telah disepakati pada 2014 lalu.
"Terus terang saja, banyak negara yang berutang dalam jumlah besar dari tahun-tahun sebelumnya," kata Trump saat menyantap sarapan bersama Stoltenberg di kediaman Duta Besar AS untuk Belgia tadi pagi.
"Menurut saya, para anggota lalai karena AS harus membayar untuk negara-negara tersebut," ujarnya, seperti dilansir The New York Times.
Sejauh ini, AS memang menjadi negara dengan anggaran pertahanan terbesar. Pada 2017, Gedung Putih menyisihkan 3,57 persen GDP untuk pertahanan negara.
|
|
Sementara itu, menurut data NATO, AS menyumbang US$686 miliar dari total US$957 miliar dana pertahanan yang digunakan negara anggota pada 2017.
Tak hanya merengek soal anggaran, Trump juga mengkritik habis Jerman dalam KTT tersebut. Trump menyebut Jerman sebagai "tawanan Rusia" karena menyepakati perjanjain pipa gas alam dengan Kremlin.
"Trump terus menunjuk beberapa negara, terutama Jerman dan Kanselir Angela Merkel dalam kritik-kritiknya, bahkan dengan bahasa yang keras yang berulang kali merujuk kepada Jerman," kata sumber pertama.
Sumber tersebut mengatakan Trump "bahkan sempat memanggil Kanselir Merkel, Angela."
Credit cnnindonesia.com
Langganan:
Postingan (Atom)
