Senin, 11 Maret 2019

Otoritas India Sebut Pakistan Sembunyikan Informasi ke Jurnalis



Citra satelit menunjukkanmMadrasah yang didirikan Jaish-e-Muhammad berdiri tegak tanpa mengalami kerusakan saat pesawat tempur India menjatuhkan bom di wilayah perbatasan Pakistan yang didiami etnis Kashmir. [Al Jazeera]
Citra satelit menunjukkanmMadrasah yang didirikan Jaish-e-Muhammad berdiri tegak tanpa mengalami kerusakan saat pesawat tempur India menjatuhkan bom di wilayah perbatasan Pakistan yang didiami etnis Kashmir. [Al Jazeera]

CBNew Delhi – Pemerintah India mengatakan otoritas Pakistan menyembunyikan banyak hal dengan mencegah jurnalis mendatangi lokasi yang menjadi serangan udara pesawat jet tempur India di wilayah Pakistan.

Otoritas Pakistan telah melarang rombongan jurnalis dari Reuters yang ingin mengunjungi kawasan perbukitan di Pakistan timur laut dengan alasan adanya gangguan keamanan. Ada sejumlah gedung madrasah dan sekelompok gedung lain dibangun di kawasan perbukitan di Kota Balakot ini.
“Fakta bahwa Pakistan sekarang menolak akses jurnalis untuk mengunjungi lokasi itu menunjukkan mereka menyembunyikan banyak hal,” kata juru bicara kemenlu India, Raveesh Kumar, kepada media seperti dilansir Reuters pada Sabtu, 9 Maret 2019.

Otoritas India sebelumnya mengklaim telah berhasil menghancurkan kamp pelatihan milisi Jaish-e-Mohammed di kawasan perbukitan ini. Namun, foto satelit menunjukkan bangunan fisik tetap utuh. Dan otoritas Pakistan menunjukkan jet tempur India menjatuhkan bom di kawasan hutan.

Penampakan lokasi yang diyakini tempat dijatuhkannya bom pesawat militer India di Balakot, Pakistan 26 Februari 2019. [Inter Service Public Relation (ISPR) / REUTERS]
Kumar tetap berkukuh klaim India sebelumnya yang menyatakan serangan tempur berhasil menewaskan sekitar 300 teroris sebagai hal yang benar. Dia mengatakan ini setelah salah satu jurnalis bertanya mengenai bukti foto satelit yang menunjukkan gedung madrasah dan bangunan di perbukitan Kota Balakot utuh.

Hubungan India dan Pakistan sempat menegang setelah terjadinya bom bunuh diri terhadap paramiliter di Kashmir yang menewaskan sekitar 40 orang tentara India.

Seperti dilansir India Today, India membalas dengan menyerang kamp JeM di Kota Balakot karena milisi itu mengklaim bertanggung jawab atas serangan di Kashmir. Pakistan mengecam serangan lintas batas jet tempur India dan mengerahkan sejumlah jet tempur untuk menyerang posisi non-militer di Kashmir. Satu jet tempur India MiG-21 Bison terjatuh karena tertembak jet tempur F-26 milik angkatan udara Pakistan. Pilot yang selamat tertangkap militer Pakistan dan diserahkan kepada pemerintah India sebagai gestur perdamaian.





Credit  tempo.co