Kamis, 29 September 2016

Duterte: Minggu Depan Latgab Filipina-AS yang Terakhir


 
Duterte: Minggu Depan Latgab Filipina-AS yang Terakhir
Presiden Filipina Rodrigo Duterte | (Istimewa)
 
HANOI - Presiden Filipina Rodrigo Duterte menyatakan bahwa latihan perang gabungan (latgab) Filipina dan Amerika Serikat (AS) yang akan dilakukan pada pekan depan adalah yang terakhir. Duterte menyatakan hal itu mengesampingkan patroli bersama yang dilakukan oleh kedua negara.

"Saya memberikan pernyataan yang ditujukan kepada AS sekarang, ini akan menjadi latihan militer terakhir. Latihan bersama Filipina-AS terakhir," kata Duterte selama kunjungannya ke Vietnam seperti dikutip dari Reuters, Kamis (29/9/2016).

Selanjutnya Duterte mengatakan jika ia akan membangun aliansi baru untuk perdagangan dan perniagaan dengan Rusia dan China. Namun ia akan tetap mempertahankan perjanjian keamanan dengan Washington.

Pernyataan Duterte ini seolah memberi tanda kuat celah aliansi yang diandalkan Washington untuk memberikan pengaruhnya di Asia untuk mengimbangi pesatnya perkembangan China.

Militer Filipina dan Marinir AS tengah mempersiapkan latihan perang tahunan yang mulai digelar pada 4 hingga 12 Oktober di pulau Luzon, pulau utama sebelah utara Filipina. Pemimpin militer dari kedua negara juga sudah mulai mempersiapkan set baru untuk latihan tahun depan.

Credit  Sindonews