Senin, 18 Februari 2019

Bentrok di Gaza, 19 Warga Palestina dan Tentara Israel Luka


Bentrok di Gaza, 19 Warga Palestina dan Tentara Israel Luka
Ilustrasi bentrokan Jalur Gaza. (Reutes/Ibraheem Abu Mustafa)




Jakarta, CB -- Setidaknya 19 warga Palestina dan tentara Israel terluka dalam bentrokan di utara Jalur Gaza pada Minggu (17/2).

"Personel Pasukan Pertahanan Israel (IDF) terluka ketika satu alat peledak dilemparkan dalam bentrokan Gaza di gerbang perbatasan Israel," demikian pernyataan tentara Israel melalui Twitter.

Melanjutkan pernyataannya, tentara menyatakan bahwa satu tank Israel tank Israel menyerang "dua pos militer Hamas di Gaza sebagai tanggapan atas ledakan tersebut."


Sementara itu, Kementerian Kesehatan Hamas selaku kelompok penguasa Jalur Gaza menyatakan bahwa 19 warga Palestina juga terluka akibat tembakan amunisi dalam bentrokan tersebut.


Ketegangan terus meningkat di perbatasan antara Palestina-Israel, seperti Jalur Gaza dan Tepi Barat, terutama setelah Amerika Serikat memindahkan kedutaan besarnya dari Tel Aviv ke Yerusalem pada Maret 2018.

Sejak 30 Maret di tahun yang sama, warga Palestina juga berdemo di sejumlah titik di Jalur Gaza sebagai bentuk protes terhadap pendudukan Israel.


Tak jarang, protes yang dilakukan tepat di depan perbatasan Israel itu memicu kericuhan hingga menyebabkan bentrokan antara warga Palestina dan militer Israel.

Militer Israel tak segan melontarkan tembakan ke arah pendemo yang dianggapnya "mengancam keamanan Israel."

Israel menyatakan tindakannya itu diperlukan untuk mempertahankan keamanan di perbatasan dan menghentikan serangan massal ke wilayahnya.

Setidaknya 250 warga Palestina tewas di tangan tentara Israel sejak protes besar-besaran itu berlangsung. Sementara itu, dua tentara Israel tewas dalam periode yang sama.




Credit  cnnindonesia.com