Selasa, 15 Mei 2018

Negara Eropa Barat Absen dalam Peresmian Kedubes AS di Yerusalem


Warga Israel mengibarkan bendera Israel di luar gerbang Damaskus di Yerusalem, Minggu 13 Mei 2018. Israel memperingati ulang tahun ke-51 pendudukan di Yerusalem Timur dalam perang 1967.[AP]
Warga Israel mengibarkan bendera Israel di luar gerbang Damaskus di Yerusalem, Minggu 13 Mei 2018. Israel memperingati ulang tahun ke-51 pendudukan di Yerusalem Timur dalam perang 1967.[AP]

CB, Jakarta - Delegasi negara Eropa Barat tidak menghadiri peresmian Kedutaan Besar Amerika Serikat ke Yerusalem. Israel memulai perayaan pada hari Minggu untuk relokasi Kedutaan Besar AS ke Yerusalem, namun dianggap melanggar hukum status quo Yeruslaem sehingga tidak dihadiri sebagian besar utusan negara-negara Eropa.
Dikutip dari Middleeasteye.net, Senin 14 Mei 2018, sebagian besar negara mengatakan status Yerusalem harus ditentukan dalam penyelesaian damai dan mengatakan memindahkan kedutaan mereka sekarang akan merusak kesepakatan perdamaian.

Warga Israel mengibarkan bendera Israel di luar gerbang Damaskus di Yerusalem, Minggu, 13 Mei 2018. Israel memperingati ulang tahun ke-51 pendudukan di Yerusalem Timur dalam perang 1967.[AP]
Peresmian dihadiri delegasi Amerika Serikat yakni Kementerian Luar Negeri, termasuk Menteri Keuangan, Steven Mnuchin, putri presiden dan menantu laki-lakinya, Ivanka Trump dan Jared Kushner. Dalam kesempatan ini, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, juga mendesak negara lain untuk mengikuti langkah Washington.
"Pindahkan kedutaan Anda ke Yerusalem karena itu adalah hal yang benar untuk dilakukan," kata Netanyahu.
Netanyahu mengatakan di bawah perjanjian damai apa pun yang dapat Anda bayangkan, Yerusalem akan tetap menjadi ibu kota Israel.

Alun-alun di dekat kedutaan AS di Yerusalem yang dinamai Trump. jpost.com
Israel mengaku dari 86 negara dengan misi diplomatik di Israel diundang ke acara tersebut, 33 orang memastikan hadir. Di antara mereka yang hadir adalah delegasi dari Guatemala dan Paraguay, yang akan membuka kedutaan besar di Yerusalem pada akhir bulan ini.
Sementara perwakilan dar Benua Eropa Yang hadiri dalam peresmian adalah perwakilan dari Hongaria, Rumania dan Republik Ceko, tetapi tidak ada dari negara-negara Uni Eropa Barat.
Pada Jumat kemarin delegasi Uni Eropa untuk Israel menulis di Twitter, bahwa Uni Eropa akan menghormati konsensus internasional mengenai Yerusalem, termasuk perwakilan diplomatik mereka sampai status terakhir Yerusalem diselesaikan.





Credit  tempo.co





Tidak ada komentar:

Posting Komentar