Kamis, 26 Juli 2018

Temuan Ratusan Ribu Vaksin Palsu Gegerkan China


Temuan Ratusan Ribu Vaksin Palsu Gegerkan China
Ilustrasi vaksin palsu. (CNN Indonesia/Fajrian)



Jakarta, CB -- China menemukan ratusan ribu vaksin palsu atau diproduksi secara tidak sempurna dari Changchun Changseng Biotechnology. Sebagian besar di antaranya adalah vaksin rabies serta difteri dan tetanus (DPT).

Lembaga Pemantau Makanan dan Obat-obatan China (CFDA) segera menyelidiki Changchun Changseng Biotechnology terkait skandal ini. Pihak berwenang juga dilaporkan telah mencabut lisensi perusahaan tersebut.


Masalah ini pertama kali terkuak ke publik saat pemerintah menginspeksi fasilitas perusahaan tersebut pada 15 Juli lalu. CFDA menemukan dugaan pemalsuan spesifikasi produksi dan peralatan.

Sejauh ini, kepolisian wilayah Changchun telah menahan 15 orang termasuk pemimpin perusahaan atas "dugaan pelanggaran pidana."



Dikutip AFP, meski polisi tak menyebut identitas lengkap pemimpin Changchun Changseng Biotechnology, beberapa media melaporkan perempuan itu bernama Gao Junfang.

Skandal ini mengungkap bobrok sistem kendali dan keamanan makanan serta obat-obatan China. Insiden pemalsuan ini membuat geger publik karena sebagian besar vaksin yang diproduksi telah beredar di masyarakat dan telah digunakan pada anak-anak.

Sebagian besar vaksin dilaporkan telah ditarik dari pasaran. Hingga kini, pemerintah belum memberi informasi resmi mengenai dampak dan efek samping dari penggunaan produk tersebut.

Ratusan ribu komentar geram netizen membanjiri media sosial China sejak berita pemalsuan vaksin beredar pada akhir pekan lalu.

"Kepada negara saya, bagaimana saya bisa mempercayai Anda? Anda mengecewakan saya lagi dan lagi," ucap salah satu pengguna Weibo, media sosial China sejenis Twitter seperti dikutip CNN.

"Kepercayaan kami telah dikhianati berulang kali, lagi dan lagi. Ini merupakan tindakan yang sangat tidak bertanggung jawab untuk kehidupan semua orang."

Seorang ibu bernama belakang Zhen dan berasal dari Baoding, Provinsi Habei, mengatakan dia sangat khawatir dengan berita ini karena anaknya yang berusia enam tahun telah divaksinasi menggunakan produk Changseng.

"Saya sangat kebingungan. Saya harus menunggu kesimpulan resmi dari pemerintah," katanya.

Zhen mengatakan dia memilih produk vaksin buatan Changseng sebagai bentuk dukungan dan kepercayaannya terhadap produk lokal, sementara sebagian orang lebih tertarik menggunakan vaksin buatan luar.

"Tapi dengan insiden ini jelas membuat saya prihatin. Ini akan sangat sulit membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap produk nasional. Bagaimana pun, anak-anak adalah sumber kehidupan orang tua," ucap Zhen.

Administrasi Makanan dan Obat-Obatan Provinsi Jilin menemukan total 253 ribu vaksin DPT palsu buatan Changseng. Ratusan ribu vaksin disebut telah dijual ke Pusat Pemantau dan Pencegahan Penyakit Provinsi Shandong.

Insiden hampir serupa juga pernah terjadi pada November 2017 lalu, ketika setidaknya 400 ribu vaksin yang sama buatan Institut Produk Biologi Wuhan ditemukan tak sesuai standar.

Delapan provinsi dan kota segera menghentikan penggunaan vaksin tersebut, sementara empat wilayah lainnya mengklaim tidak pernah menggunakan vaksin buatan perusahaan tersebut.

Meski tengah berada di Afrika melakukan tur kenegaraan, Presiden Xi Jinping menggambarkan insiden ini sebagai "keji dan mengejutkan".

Xi meminta pihak berwenang mengusut tuntas masalah ini dan "membuang racun dari tulang" demi memperbaiki masalah vaksin ini.






Credit  cnnindonesia.com





Jerman sambut terobosan UE-AS soal perdagangan

Jerman sambut terobosan UE-AS soal perdagangan
Jean-Claude Juncker (ec.europa.eu)



Berlin (CB) - Menteri Perekonomian Jerman Peter Altmaier pada Rabu mengatakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Uni Eropa telah membuat "terobosan" dalam perundingan perdagangan, yang bisa menghindarkan perang dagang serta menyelamatkan jutaan pekerjaan.

"Selamat kepada @JunckerEU, @realDonaldTrump: Terobosan dicapai dan bisa menghindarkan perang dagang & menyelamatkan jutaan pekerjaan! Bagus sekali untuk perekonomian global!" kata Altmaier di Twitter, lapor Reuters.

Setelah melakukan pertemuan dengan Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker, Trump mengatakan kedua pihak akan mulai berunding.

Perundingan ditujukan untuk menyelesaikan masalah tarif tinggi yang dikenakan Amerika Serikat atas impor baja dan aluminium dari Uni Eropa serta pembalasan Eropa berupa pengenaan tarif atas barang-barang AS.




Credit  antaranews.com






Yunani Temukan Makam Berisi Jasad dan Perhiasan 1.800 Tahun


Yunani Temukan Makam Berisi Jasad dan Perhiasan 1.800 Tahun
Para arkeolog Yunani menemukan makam seorang wanita bangsawan yang dikubur dengan perhiasan emasnya di monumen pemakaman Romawi Kuno terletak di Pulau Sikinos.(Greek Culture Ministry/Thanos Kartsoglou/Handout via REUTERS)


Jakarta, CB -- Para arkeolog Yunani menemukan sebuah makam seorang wanita bangsawan yang dikubur dengan perhiasan emasnya di monumen pemakaman Romawi Kuno terletak di Pulau Sikinos.

Menurut inskripsi yang diukir di makam, nama wanita bangsawan tersebut adalah Neko - atau Νεικώ jika ditulis dalam alfabet Yunani.

Makam berbentuk kotak itu ditemukan dalam kondisi utuh dalam kubah monumen Episkopi, sebuah monumen pemakaman era Romawi yang langka, yang kemudian diubah menjadi gereja dan sebuah biara.




Makam Neko di Yunani
Foto: Greek Culture Ministry/Thanos Kartsoglou/Handout via REUTERS
Makam Neko di Yunani


Perhiasaan emas antara lain cincin, gelang dan sebuah kalung panjang, gesper kameo untuk ikat pinggang wanita, vas-vas yang terbuat dari gelas dan metal dan sobekan kain dari baju wanita ditemukan di dalam makam.

Menurut para arkeolog, mausoleum yang terawat dengan baik di sebuah pulau kecil, di gugusan pulau Cylandic sebelah tenggara Athena, tampaknya dibangun untuk menjaga pemakaman.

"Ini sangat tidak terduga, kami sangat beruntung," Direktur Studi Antik jaman Ephorate di Cyclades, Dimitris Athanassoulis menceritakan kepada Reuters, Senin (23/7). "Ini mausoleum Neko."


Penemuan di makam Neko, wanita bangsawan 1.800 tahun lalu.
Foto: Greek Culture Ministry/Thanos Kartsoglou/Handout via REUTERS
Penemuan perhiasan di makam Neko, wanita bangsawan 1.800 tahun lalu.


"Ini sangat langka. Sebuah monumen, dari Aegean, monumen ini termasuk salah satu yang paling berkesan dan memiliki identitas. Kami mengetahui untuk siapa ini dibangun, punya jasadnya, namanya."

Walaupun banyak perampokan yang menyerang kuburan di zaman kuno dan perubahan fungsi penggunaan gedung selama berabad-abad, makam Neko ditemukan dalam kondisi utuh karena tersembunyi di sebuah titik kosong antara dua dinding di lantai dasar gedung, kata Athanassoulis.

Para ahli menganggap Neko mempunyai koneksi dengan pulau itu, tetapi,tidak diketahui apakah dia berasal dari Pulau Sikinos. "Kita sekarang mencoba untuk mencari informasi lebih banyak tentang Neko," kata Athanassoulis. "Kita baru saja mulai."





Credit  cnnindonesia.com




Rusia Sesumbar Akan Bangun Suriah Seperti Eropa Pasca PD II



Rusia Sesumbar Akan Bangun Suriah Seperti Eropa Pasca PD II
Rusia mengatakan akan membangun kembali Suriah seperti Eropa setelah Perang Dunia II. Foto/Istimewa

MOSKOW - Rusia mengatakan akan memberikan pengalaman membangun kembali Eropa yang dilanda perang pada pertengahan abad ke-20 untuk membantu rekonstruksi Suriah.

Kepala Pusat Pertahanan Nasional Rusia, Kolonel Jenderal Mikhail Mizintsev mengatakan upaya Moskow untuk membantu membangun kembali Suriah harus didasarkan pada model yang serupa dengan upaya besar-besaran yang digunakan untuk memulihkan Uni Soviet dan sekutunya yang sebagian besar hancur di Perang Dunia (PD) II, yang dikenal di Rusia sebagai Perang Patriotik Besar.

"Dalam proses menyelesaikan tugas-tugas penting bagi rakyat Suriah untuk memulihkan negara, perlu untuk menggunakan pengalaman sejarah. Di sini kita dapat beralih ke sejarah dan negara Rusia. Saya percaya bahwa pengalaman tanah air kita dalam pemulihan nasional ekonomi setelah Perang Patriotik Besar tak tertandingi," kata Mizintsev seperti dikutip dari Newsweek, Kamis (26/7/2018).

"Periode pemulihan negara kita, awalnya diperkirakan 15 tahun, berkurang beberapa kali. Dalam lima tahun, negara itu menjadi kekuatan ekonomi terkuat kedua di dunia," imbuhnya dalam pertemuan gabungan Kementerian Luar Negeri dan Pertahanan Rusia.

Sejak 2015, Rusia telah menjadi pendukung utama Presiden Suriah Bashar al-Assad melawan gerilyawan dan jihadis, yang telah kehilangan sebagian besar wilayah mereka. Perang panjang tersebut meninggalkan banyak reruntuhan infrastruktur di negara tersebut.

"Diperlukan untuk menggunakan pengalaman pasca perang dalam negeri kami dalam rekonstruksi negara, serta solusi yang berguna yang digunakan di negara-negara lain yang terpengaruh oleh perang lokal modern dan konflik bersenjata. Atas dasar ini, saya meminta Anda untuk menyiapkan bahan analitis yang relevan dan membawanya ke Suriah," ucap Mizintsev. 




Credit  sindonews.com



Jet Tempur IDF Hancurkan Peluncur Roket di Suriah Penyerang Israel



Jet Tempur IDF Hancurkan Peluncur Roket di Suriah Penyerang Israel
Pesawat jet tempur F-15 Pasukan Pertahanan Israel (IDF). Foto/REUTERS

TEL AVIV - Pesawat jet tempur Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menghancurkan peluncur roket di Suriah yang menembakkan roket ke wilayah Israel di perbatasan Golan. Belum jelas, apakah peluncur itu milik militer Suriah atau militer Iran.

Menurut IDF, dua roket dari wilayah Suriah sebelumnya telah melintasi wilayah perbatasan  Israel. Selain peluncur roket, serangan pesawat itu juga menghancurkan artileri.

"Menyusul laporan tentang sirene di Dewan Regional Golan, peluncuran proyektil diidentifikasi dari Suriah di wilayah Israel. Tampaknya telah terjadi baku tembak dari pertempuran internal di Suriah," kata IDF dalam pernyataan di Twitter, yang dikutip dari akun Twitter IDF, @IDFSpokesperson, Kamis (26/7/2018).

"Sebagai respons terhadap dua roket yang diluncurkan ke Israel dari Suriah, pesawat IDF menargetkan peluncur roket dari mana mereka menembakkannya," lanjut IDF.

Pasukan Pertahanan Israel juga memperingatkan bahwa mereka akan melawan setiap upaya yang mengusik kedaulatan Israel.

Sebelumnya pada hari Rabu, IDF mengidentifikasi peluncuran proyektil di wilayah Israel dari Suriah.

Ketegangan antara Israel dan Suriah telah memanas dalam beberapa pekan terakhir,  terutama di Dataran Tinggi Golan. Sebelumnya, jet tempur Suriah ditembak jatuh oleh dua rudal Patriot di atas Dataran Tinggi Golan karena dianggap sudah menerobos wilayah udaranya. 




Credit  sindonews.com




Israel Ungkap Nama Tentara Penembak Jatuh Jet Suriah


Israel Ungkap Nama Tentara Penembak Jatuh Jet Suriah
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menuturkan bahwa Kapten bernama Or Na'aman adalah sosok yang memerintahkan untuk menembak jatuh jet tempur Suriah. Foto/Instagram/IDF

TEL AVIV - Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengungkap sosok yang memerintahkan untuk menembak jatuh jet tempur Suriah. Sosok tersebut diketahui seorang wanita dengan pangkat Kapten bernama Or Na'aman.

IDF dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (25/7), menuturkan bahwa Na'aman adalah komandan batalion rudal patriot ke-138, yang bertugas menjaga wilayah perbatasan di Dataran Tinggi Golan.

"Na'aman juga bertanggung jawab untuk mencegat pesawat pengintai Suriah yang terbang di atas wilayah Israel pada pekan lalu, yang mendorong Israel untuk menyerang posisi pemerintah Suriah di provinsi Quneitra sebagai pembalasan," kata IDF.

Sebelumnya diwartakan, IDF mengonfirmasi telah menembak jatuh pesawat jet tempur rezim Damaskus karena menerobos wilayah udara Israel.

"Dua rudal Patriot diluncurkan terhadap jet tempur Sukhoi Suriah yang menyusup sekitar 1 mil ke wilayah udara Israel. IDF  memonitor jet tempur, yang kemudian diadang oleh rudal Patriot," kata IDF dalam pernyataan yang dirilis di Twitter via akun resminya.

Hal senada disampaikan oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Pemimpin Israel itu berdalih, pesawat tempur rezim Damaskus telah melakukan pelanggaran berat terhadap demiliterisasi Golan 1974. Netanyahu memuji tindakan IDF yang menjatuhkan jet tempur rezim Damaskus dengan dua rudal Patriot.

Namun, versi kantor berita negara Suriah, SANA, pesawat yang ditembak jatuh sedang melakukan operasi tempur terhadap kelompok teroris di wilayah udara Suriah.

Pilot  yang menerbangkan jet tempur itu sendiri dilaporkan tewas. Menurut sumber militer di Damaskus, pilot yang tewas bernama Kolonel Umran Mare asal Tartous. Pilot itu dilaporkan tewas tak lama setelah jet tempur yang diterbangkan jatuh di wilayah Lembah Yarmouk, di Suriah barat daya.  



Credit  sindonews.com





Perjanjian Damai Israel-Palestina Prakarsa AS Dikritik



Yerusalem
Yerusalem

AS dinilai abaikan isu Yerusalem dan pengungsi.





CB,  NEW YORK -- Duta besar Palestina untuk PBB Riyad Mansour menilai perjanjian perdamaian Israel-Palestina oleh AS tidak berguna karena mengabaikan isu Yerusalem dan pengungsi. Pihaknya juga tidak tertarik dengan apa yang diusulkan AS.


"Kami tidak tertarik dengan apa yang akan mereka usulkan karena Yerusalem tidak ada, para pengungsi tidak ada," kata dia seperti dilansir dari Anadolu Agency, Rabu (25/7).

Riyad melanjutkan, pihaknya tidak ingin terlibat dalam sesuatu yang tidak berguna. Sebab katanya, semua hal yang telah diumumkan secara sepihak adalah hal-hal yang tidak akan membuka jalan bagi perdamaian dan kemajuan.


Pengakuan Trump pada Desember terkait Yerusalem sebagai ibukota Israel secara luas dilihat sebagai langkah meremehkan pengaturan lama yang mendukung proses perdamaian Palestina-Israel. Status kota yang diperebutkan secara luas dianggap sebagai masalah status terakhir dalam pembicaraan tersebut.


Selain itu, pengumuman Trump membuat pemimpin Palestina berada di dalam kondisi yang tersudukutkan. Akibatnya mereka terus menolak peran AS dalam menengahi pembicaraan tentang pengumuman dan menolak untuk kembali bernegosiasi.


Palestina sedang mengupayakan Yerusalem Timur yang diduduki oleh Israel sejak 1967 sebagai ibu kota negara Palestina merdeka. Awal tahun ini, AS menangguhkan lebih dari setengah dari pendanaannya untuk badan pengungsi Palestina PBB, menahan 65 juta dolar dari 125 juta dolar dalam bentuk dana tahunan setelah Palestina menolak peran AS dalam setiap pembicaraan damai.


Akibatnya UNRWA pun menghadapi kekurangan dana yang mengancam untuk menghentikan pembukaan sekolah pada bulan September menyusul keputusan AS untuk menghentikan sebagian pendanaannya.





Credit  republika.co.id




Haley: Negara Islam Banyak Omong Soal Palestina, Kontribusi Nol


Dubes As untuk PBB, Nikki Haley. REUTERS/Brendan McDermid
Dubes As untuk PBB, Nikki Haley. REUTERS/Brendan McDermid

CB, Jakarta - Duta Besar Amerika Serikat untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Nikki Haley, menyindir negara muslim dunia karena tidak memberikan uang padahal selalu bicara banyak untuk mendukung Palestina.
"Negara-negara anggota PBB, khususnya negara-negara Arab, cepat berbicara banyak tentang orang-orang Palestina, tapi tiba-tiba absen ketika datang untuk menulis cek (anggaran)," ujar Haley kepada Dewan Keamanan PBB pada Selasa saat pidato pertemuan bulanan membahas Timur Tengah di New York, seperti dilaporkan The Jerusalem Post, 25 Juli 2018.
"Bicara itu mudah," kata Haley. "Tidak ada kelompok negara yang lebih murah hati ketimbang kata-kata mereka daripada tetangga Arab Palestina dan negara-negara anggota OKI (Organisasi Kerja Sama Islam) lain.
"Tetapi semua kata yang diucapkan di sini, di New York, tidak memberi makan, pakaian, atau mendidik satu anak Palestina. Yang mereka lakukan adalah membuat masyarakat dunia gusar," ucapnya.
Haley menambahkan, Amerika sering dikritik karena dukungan kuatnya terhadap sekutunya, Israel. Padahal, kata dia, Amerika telah memberikan rakyat Palestina seperempat miliar dolar setiap tahun sejak 1993.
Ketika Dewan Keamanan PBB dipanggil untuk membahas krisis kemanusiaan di Jalur Gaza dan meningkatnya kekerasan di perbatasan Israel-Gaza, Haley mengingatkan dewan bahwa Amerika, donor terbesar bagi para pengungsi Palestina, memangkas bantuannya menjadi US$ 60 juta atau sekitar Rp 867 miliar dari total US$ 365 juta atau sekitar Rp 5,2 triliun pada 2018.
Haley menyindir beberapa negara di depan Dewan Keamanan PBB, seperti Mesir, Kuwait, dan UEA, yang telah berpidato tentang mendukung Palestina, tapi tidak berkontribusi secara finansial.

Suasana rapat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai keputusan mengenai status Yerusalem di Markas Besar PBB di New York City, New York, AS, 18 Desember 2017. REUTERS/Brendan McDermid
Menurut laporan Ynet, Haley mengatakan, "Negara demi negara mengklaim solidaritas untuk rakyat Palestina, tapi tidak ada kelompok negara yang lebih murah hati dengan kata-kata mereka daripada tetangga Arab Palestina."
Dalam pertemuan ini, Haley juga mengangkat isu Lembaga PBB untuk Pengungsi Palestina (UNWRA), yang menghadapi pemotongan keuangan besar-besaran dari Amerika, dan menyebut beberapa negara yang tidak memiliki kontribusi dalam mendukung organisasi.
"Tahun lalu, kontribusi Iran untuk UNRWA adalah nol, kontribusi Aljazair untuk UNRWA adalah nol, kontribusi Tunisia untuk UNRWA adalah nol. Turki hanya menyediakan US$ 6,7 juta atau Rp 96 miliar, sementara Amerika memberi US$ 364 juta (sekitar Rp 5,2 triliun). Itu sepuluh kali lipat dari setiap negara yang baru saya sebutkan," ucap Haley.
Haley menekankan total kontribusi negara-negara seperti Mesir, Yordania, dan Pakistan berkisar antara US$ 20 ribu (sekitar Rp 289 juta) dan US$ 668 ribu (sekitar Rp 9,6 miliar).
Haley mengakhiri pidatonya dengan mengatakan negara-negara yang disebutkan harus kembali berkaca apa yang mereka lakukan untuk membantu Palestina selain menyampaikan pidato solidaritas Palestina.






Credit  tempo.co





Tentaranya Ditembak Sniper Gaza, Israel Bunuh 3 Anggota Hamas


Tentaranya Ditembak Sniper Gaza, Israel Bunuh 3 Anggota Hamas
Pesawat tempur Israel meluncurkan serangan udara. Foto/REUTERS/Baz Ratner

GAZA - Serangan udara dan artileri Israel di Jalur Gaza pada Rabu malam menewaskan tiga pria Palestina anggota Hamas. Serangan dilakukan setelah seorang tentara Zionis ditembak sniper Gaza.

Konfrontasi pecah setelah empat hari lalu Hamas dan Israel sepakat gencatan senjata. Menurut militer Israel, seorang tentaranya terluka akibat ditembak seorang sniper Gaza.

Hamas, kelompok bersenjata yang mengontrol Jalur Gaza, membenarkan bahwa tiga pria Palestina yang tewas adalah anggotanya. Namun, tidak ada kelompok militan yang mengaku bertanggung jawab atas penembakan yang dilakukan sniper Gaza terhadap pasukan Israel.

"Perlawanan tidak akan meninggalkan tugas dalam membela rakyat dan melindungi mereka serta menanggapi agresi (Israel)," kata juru bicara Hamas, Fawzi Barhoum, dikutip Reuters, Kamis (26/7/2018).

Juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza, Ashraf al-Qudra, mengatakan satu orang berada dalam kondisi kritis akibat serangan udara Israel pada hari Rabu.

Ketiga anggota Hamas yang tewas adalah Ahmed al-Bsous, 28, Ubadah Farawneh, 29 dan Mohamed al-Aareer, 27. Mereka tewas karena luka-luka mereka sesaat setelah tiba di rumah sakit al-Shifa di Gaza.

Sementara itu, militer Israel mengaku menargetkan tujuh posisi Hamas di Jalur Gaza sebagai tanggapan atas serangan penembakan yang ditembakkan ke arah tentara di perbatasan.

"Sirene terdengar di wilayah Dewan Regional Hof Ashkelon. Detail lebih lanjut silakan diikuti," kata IDF.

"Menanggapi serangan penembakan yang ditujukan pada tentara IDF di Jalur Gaza selatan, artileri IDF menargetkan tujuh pos militer Hamas di Gaza," lanjut IDF dalam pernyataan di Twitter. 





Credit  sindonews.com




Israel Sempat Ragu Tembak Jet Sukhoi Milik Suriah atau Rusia


Jejak asap dari dua rudal pencegat Patriot Israel yang menembak jatuh jet tempur Suriah terlihat di Israel utara pada 24 Juli 2018. [David Cohen / Flash90 via Times of Israel]
Jejak asap dari dua rudal pencegat Patriot Israel yang menembak jatuh jet tempur Suriah terlihat di Israel utara pada 24 Juli 2018. [David Cohen / Flash90 via Times of Israel]

CB, Jakarta - Militer Israel yakin jet Sukhoi yang mereka tembak jatuh dengan rudal Patriot di Dataran Tinggi Golan pada Selasa bukan milik Angkatan Udara Rusia.
"Tidak ada 'keraguan' bahwa pesawat itu milik tentara Suriah," kata Jonathan Conricus, kepala Cabang Media di Pasukan Pertahanan Israel, seperti dilaporkan Russia Today, 25 Juli 2018.
Tentara Israel telah melakukan kontak rutin dengan Moskow dan sebelumnya tentara Israel ragu ketika menargetkan pesawat yang masuk ke wilayanya karena khawatir pesawat itu kemungkinan milik Angkatan Udara Rusia.

Juru bicara IDF mengatakan bahwa pesawat yang ditargetkan diduga Sukhoi Su-22 atau Su-24. Pesawat supersonik segala cuaca dan serangan ini dikembangkan oleh Uni Soviet. Kedua jenis pesawat tempur telah beroperasi di Angkatan Udara Suriah.

Sukhoi Su-22 [memri.org]
Pesawat itu lepas landas dari Pangkalan Militer Tiyas (T-4) di provinsi Homs, yang merupakan pangkalan udara terbesar di Suriah, dan melakukan penerbangan menuju Dataran Tinggi Golan, menurut juru bicara tentara Israel.
"(pesawat) itu ditembak jatuh. Kami tidak memiliki informasi sejauh ini tentang pilot. Saya tidak tahu ada laporan parasut yang terlihat, dan kami tidak tahu apakah ada pilot yang selamat," kata Conricus, seperti dilansir dari Sputniknews.
Belakangan, sumber militer Suriah mengatakan kepada bahwa pilot jet pertama, Omran Muri, meninggal, sementara kondisi pilot kedua tidak diketahui.

Sukhoi Su-24 [airliners.net]
Militer Israel menggunakan saluran komunikasi, yang bertujuan untuk mencegah insiden udara dengan Rusia di Suriah, sebelum menembak jatuh jet tempur Suriah pada hari Selasa, Alex Gandler, ungkap atase pers kedutaan Israel di Rusia..
"Militer Israel menyadari jet itu sebelum mengambil langkah-langkah pertahanan sebagai tanggapan terhadap pelanggaran wilayah udara Israel. Israel menggunakan saluran komunikasi dengan Rusia untuk memastikan bahwa pesawat itu bukan orang Rusia," kata Gandler.
Sementara Israel akan mengirim surat protes kepada Pasukan Penjaga Perdamaian PBB (UNDOF), yang berjaga di Dataran Tinggi Golan, sehubungan dengan insiden dengan pesawat Suriah yang ditembak jatuh jatuh.
Menanggapi insiden penembakan jet, media pemerintah Suriah mengkonfirmasi bahwa Israel menargetkan pesawat perang, namun mengklaim jet itu melakukan operasi di dalam wilayah udara Suriah selatan.
"Musuh Israel menegaskan dukungannya untuk kelompok teroris bersenjata dan menargetkan salah satu pesawat tempur kami, yang menyerang kelompok mereka di daerah Saida di tepi Lembah Yarmouk di wilayah udara Suriah," kata kantor berita SANA.
Sumber militer Suriah mengatakan kepada Sputnik bahwa pesawat yang ditembak jatuh oleh Israel berada di dalam wilayah udara Suriah, melakukan serangan terhadap militan Daesh.
"Tentara Suriah sedang melakukan operasi untuk membersihkan para teroris yang tersisa di kantong wilayah, yang meliputi area seluas 50 kilometer persegi di sepanjang perbatasan dengan Yordania dan Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel. Hari ini, pesawat Suriah dan Yordania telah membom posisi teroris di daerah itu sejak jam 8 pagi," ungkap sumber militer Suriah.




Credit  tempo.co



Israel Tembak Jet Suriah, Pasukan Assad Duduki Dataran Golan



Foto Selasa, 17 Juli 2018, yang dirilis oleh kantor berita resmi Suriah SANA, memperlihatkan pasukan Suriah menunjukan tanda kemenangan di samping bendera Suriah di Tell al-Haara, bukit tertinggi di provinsi Daraa barat daya, Suriah .[SANA via AP]
Foto Selasa, 17 Juli 2018, yang dirilis oleh kantor berita resmi Suriah SANA, memperlihatkan pasukan Suriah menunjukan tanda kemenangan di samping bendera Suriah di Tell al-Haara, bukit tertinggi di provinsi Daraa barat daya, Suriah .[SANA via AP]

CB, Jakarta - Israel menembak jatuh jet tempur Suriah yang diklaim Israel telah menerobos wilayah udaranya pada Selasa 24 Juli, sementara pasukan pemerintah Suriah yang merebut kembali wilayah dari tangan pemberontak mencapai perbatasan Dataran Tinggi Golan untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun.
Militer Israel, seperti dilaporkan Associated Press, 25 juli 2018, mengatakan telah menembak jatuh jet Sukhoi milik Suriah dengan sepasang rudal Patriot setelah menembus wilayah udara Israel sekitar 2 kilometer.

Militer Suriah mengatakan salah satu jet-nya ditembak oleh Israel saat berada di wilayah Suriah untuk menyerang militan ISIS.Pasukan Suriah telah berperang melawan pemberontak dan ISIS di perbatasan Israel selama berminggu-minggu dalam kampanye militer yang berhasil mengembalikan kekuasaan Presiden Bashar al-Assad di Suriah barat daya.

Asap terlihat setelah ledakan di sisi Suriah dari perbatasan Israel-Suriah seperti yang terlihat dari Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel, Israel 23 Juli 2018.[REUTERS / Ronen Zvulun]
Pada Selasa, pasukan pemerintah Suriah mencapai pagar perbatasan di mana pasukan penjaga perdamaian AS dikerahkan di tepi Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel. Ini adalah pertama kalinya pemerintah Suriah berhasil merebut kembali wilayah itu sejak 2011, ketika pemberontak menguasai perbatasan Suriah-Israel.
Israel merebut Dataran Tinggi Golan dari Suriah pada 1967. Pasukan perdamaian dikerahkan PBB antara kedua pihak pada tahun 1974.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut pelanggaran wilayah Israel sebagai "pelanggaran berat" dari perjanjian 1974 yang menetapkan zona demiliterisasi antara Israel dan Suriah."Saya telah menegaskan kembali dan menjelaskan bahwa kami tidak akan menerima pelanggaran semacam itu. Kami tidak akan menerima penetrasi atau manuver seperti itu ke wilayah kami, baik di darat maupun dari udara," kata Netanyahu dalam pernyataan resmi.
Militer Israel telah "waspada tinggi" di sepanjang perbatasan karena kegiatan di sisi pagar Suriah, kata juru bicara militer Letnan Kolonel Jonathan Conricus. Israel telah memperingatkan Suriah melalui berbagai saluran untuk tidak melanggar perjanjian 1974, tambahnya.
Ini adalah kedua kalinya dalam beberapa hari, sirene Israel terdengar di Dataran Tinggi Golan dan terlihat dua rudal meluncur ke langit. Militer ISrael mengatakan pihaknya menembakkan rudal pencegat Patriot ke jet Sukhoi Suriah yang melintasi 2 km, setelah mencoba untuk memberikan peringatan.

Personel perdamaian AS yang disiagakan di Dataran Tinggi Golan mengamati puing-puing yang terbakar jatuh dari pesawat sekitar 10 kilometer di dalam wilayah Suriah tenggara. Dilaporkan Reuters, pilot pesawat Sukhoi tewas.Sementara pejabat Israel mengatakan Netanyahu menolak tawaran Rusia untuk mempertahankan pasukan Iran sejauh 100 kilometer dari perbatasan Dataran Tinggi Golan, karena dirasa Netanyahu belum cukup untuk mencegah ancaman Iran dari wilayah Suriah.




Credit  tempo.co




ISIS tewaskan sekitar 100 orang di Suriah barat daya


ISIS tewaskan sekitar 100 orang di Suriah barat daya
Arsip Dokumen foto pasukan tentara Suriah menyampaikan salam kemenangan usai merebut kembali Kota Aleppo dari ISIS, Maret 2017. Militer Suriah mengumumkan gencatan senjata di Kota Deera selama 48 jam pada Sabtu (17/6/2017). (Reuters)



Beirut (CB) - Kelompok ISIS bersenjata pada Rabu membunuh sekitar 100 orang dalam serangkaian serangan di sekitar kota Sweida, kawasan barat daya Suriah yang dikuasai pemerintah, menurut keterangan ISIS dan sejumlah sumber pemerintah setempat.

Serangan terkoordinasi itu merupakan insiden paling mematikan di wilayah pemerintah dalam beberapa bulan terakhir.

Secara keseluruhan, sekitar 96 orang tewas sementara 176 lainnya mengalami luka akibat sejumlah aksi bom bunuh diri ISIS, kata kepala otoritas kesehatan Sweida kepada stasiun radio pro-Damaskus, Sham FM.

Lembaga pemantau perang Suriah, The Syrian Observatory for Human Rights (SOHR), memberikan keterangan berbeda dengan mengatakan 156 orang tewas. Di sisi lain, ISIS dalam siaran tertulisnya mengaku telah membunuh lebih dari 100 orang.

Di pinggiran utara kota Sweida, ISIS menggelar serangan secara serentak di beberapa desa dan sempat terlibat pertempurang dengan pasukan pemerintah, tulis media setempat dan SOHR.

Sementara itu di pusat kota, sedikitnya dua orang melancarkan aksi bom bunuh diri, satu di dekat sebuah pasar sementara lainnya di distrik yang berbeda. Kantor berita SANA mengabarkan bahwa dua orang anggota ISIS lainnya tewas sebelum meledakkan bom.

SOHR mengatakan bahwa ISIS menculik sejumlah orang di desa-desa yang mereka serang. Termasuk di antara korban tewas adalah 41 warga sipil.

"Kota Sweida sekarang sudah aman dan tenang," kata Gubernur Sweida Amer al-Eshi kepada stasiun televisi milik pemerintah, Ikhbariyah TV.

Sejak tahun lalu, ISIS sudah kehilangan hampir semua wilayah yang sempat mereka kuasai di Suriah karena kalah melawan tentara pemerintah Suriah yang mendapat dukungan dari Rusia dan koalisi milisi dukungan Amerika Serikat.

Sejak saat itu, Presiden Bashar al Assad mulai melancarkan operasi militer yang agresif di kantong-kantong gerilyawan di dekat Damaskus dan Homs, serta mendesak mereka keluar dari kawasan barat daya.

Setelah kehilangan banyak wilayah, ISIS lebih banyak menggelar operasi gerilya dari kantong-kantong mereka di gurun pasir.

Pada Rabu, ISIS juga menyerang desa-desa sekitar Sweida dari area gurun yang terletak di timur laut kota. Pasukan pemerintah menguasai semua wilayah Sweida, kecuali area gurun itu.

Dengan bantuan kekuatan udara dari Rusia, angkatan bersenjata Suriah berhasil memukul mundur pasukan ISIS di sekitar Sweida, yang dekat dengan wilayah perbatasan Dataran Tinggi Golan.

Kawasan barat daya Suriah yang masih berada di bawah kekuasaan ISIS adalah Yarmouk Basin.





Credit  antaranews.com



Dokumen Ungkap Clinton Tahu Penculikan Aktivis Era Soeharto


Dokumen Ungkap Clinton Tahu Penculikan Aktivis Era Soeharto
Presiden Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya, 21 Mei 1998. (REUTERS)


Jakarta, CB -- Amerika Serikat di bawah pemerintahan Bill Clinton menjaga hubungan dekat dengan angkatan bersenjata Indonesia saat pemerintahan Presiden Soeharto berakhir pada Mei 1998. Meskipun, AS mengetahui bahwa militer Indonesia melakukan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang signifikan.

Hal tersebut terungkap dalam dokumen deklasifikasi, dokumen yang diungkap oleh Arsip Keamanan Nasional (National Security Archive), The George Washington University.

"Pejabat AS mengetahui keterlibatan militer dalam penculikan dan penghilangan aktivis mahasiswa pada saat itu, namun menganggap penting untuk menjaga peran tentara sebagai pusat stabilitas politik di Indonesia," tulis National Security Archive dalam rilisnya, Selasa (24/7).





Dokumen-dokumen itu juga mengungkap keterlibatan aktif Amerika Serikat dalam permasalahan yang merundung Indonesia di masa pergolakan 1998.

Pejabat AS memonitor meningkatnya perlawanan militer kepada Soeharto, termasuk pandangan menantunya, Prabowo saat itu bahwa Soeharto harus mundur.

Clinton juga menekan Indonesia di bidang ekonomi, khususnya mendesak paket ekonomi dari Dana Moneter Internasional (IMF). Paket ekonomi yang belakangan diketahui malah memperburuk krisis politik di Indonesia dan mendorong tumbangnya Suharto dari kekuasaan.


Dokumen-dokumen deklasifikasi yang baru dirilis menambah catatan dalam hubungan Indonesia-Amerika Serikat. Termasuk bahan-bahan penting yang pernah diunggah Arsip Keamanan Nasional AS seperti pendudukan Indonesia atas Timor Leste dan pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi pada pertengahan 1960-an.

Brad Simpson, pendiri dan direktur Indonesia and East Timor Documentation Project mengatakan 20 tahun setelah krisis keuangan Asia 1997-1998 dan mundurnya mantan Presiden Indonesia Soeharto Mei 1998, Arsip Keamanan Nasional AS merilis dokumen rahasia yang menjelaskan detail kebijakan AS terhadap Indonesia selama krisis keuangan Asia.

Termasuk respons pemerintahan Presiden AS saat itu, Bill Clinton atas aksi mahasiswa yang menentang Soeharto.

Dalam dokumen rahasia itu juga diungkapkan keterlibatan Soeharto dan personel militer Indonesia dalam serangkaian penculikan aktivis mahasiswa. Meski begitu, Clinton berkomitmen untuk menjaga hubungan dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) pasca terjungkalnya Soeharto.




Credit  cnnindonesia.com



Jenderal AS: Jet Tempur Futuristis Inggris Harus Kompatibel dengan F-35



Jenderal AS: Jet Tempur Futuristis Inggris Harus Kompatibel dengan F-35
Jenderal Tod Wolters, komandan pasukan Angkatan Udara AS dan NATO di Eropa. Foto/REUTERS

BERLIN - Jenderal Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) di Eropa mengatakan, penting untuk memastikan bahwa setiap jet tempur futuristis Inggris kompatibel dengan jet tempur siluman F-35 Lockheed Martin. Alasannya, Inggris merupakan sekutu di keanggotaan NATO.

Jenderal Tod Wolters, komandan pasukan Angkatan Udara AS dan NATO di Eropa, mengatakan kepada wartawan melalui teleconference bahwa dia telah menyaksikan peluncuran program pengembangan jet tempur baru Inggris.

Program jet tempur yang diberi nama "Tempest" diluncurkan minggu lalu di Farnborough Airshow di luar London.

Wolters mengatakan, para pejabat dari kedua negara telah membahas kemampuan tempur di udara oleh pesawat itu pada masa lalu. Mereka menyepakati perlunya sistem baru bisa yang bisa bekerja dengan senjata yang ada.

"Salah satu bahan utama yang harus masuk ke sistem futuristis adalah untuk memastikan bahwa itu dapat dioperasikan dengan sistem yang ada dan tentu saja sistem yang Inggris pegang," katanya, mengacu pada armada jet tempur F-35 yang sudah dimiliki Inggris.

"Ketika Inggris memutuskan untuk maju dengan sistem yang dapat disebut Tempest, kami berharap bahwa itu akan dapat diinteroperasikan mungkin dengan sistem besar yang baru saja mereka peroleh, F-35B," katanya, dikutip Reuters, Kamis (26/7/2018).

Jenderal Wolters yakin bahwa Inggris sangat memperhatikan masalah ini, yang dia sebagai masalah "kritis".

Inggris menyatakan, pihaknya sedang mencari mitra internasional untuk program jet tempur futuristisnya tersebut. Saat ini Inggris sudah berdiskusi dengan Swedia, Jepang dan negara lain untuk pengembangannya.

Wolters mengesampingkan pertanyaan apakah Amerika Serikat juga akan mengambil peran dalam program jet tempur Inggris tersebut atau tidak sama sekali.

Dia mengumumkan rencana untuk membawa pesawat radar-evading atau generasi kelima AS ke Eropa dalam beberapa bulan mendatang. Tujuannya, untuk melanjutkan upaya mengintegrasikan kemampuan pesawat tersebut dengan pesawat generasi kelima yang dioperasikan oleh sekutu NATO, dan dengan senjata generasi keempat yang lebih tua di Eropa. 




Credit  sindonews.com



Amerika Serikat Jual Antitank Javelin Rp 4,4 T ke 6 Negara



Sistem antitank Javelin [RFE/RL]
Sistem antitank Javelin [RFE/RL]

CB, Jakarta - Militer Amerika Serikat memberikan Kontrak Penjualan Militer Luar Negeri sebesar US$ 307 juta atau sekitar Rp 4,4 triliun kepada Raytheon untuk memasok lebih banyak rudal anti-tank Javelin ke Ukraina, Estonia dan Lithuania serta ke Australia, Turki dan Taiwan.
"Raytheon-Lockheed Martin Javelin JV, Tucson, Arizona, diberikan modifikasi US$ 307,535,950 (Rp 4,4 triliun) untuk Penjualan Militer Asing (Australia, Estonia, Lithuania, Turki Taiwan dan Ukraina) kontrak untuk Sistem Produksi Senvel Javelin," kata Departemen Pertahanan AS, seperti dilansir Sputniknews, 25 Juli 2018.

Penjualan rudal buatan AS disetujui pada Maret 2018 oleh Departemen Luar Negeri AS dengan harga perkiraan US$ 47 juta atau Rp 679 miliar. Termasuk dalam penjualan adalah 210 rudal dan 37 peluncur.Sistem anti-tank Javelin, yang diciptakan bersama oleh Perusahaan Raytheon dan Lockheed Martin, menggunakan hulu ledak anti-tank berdaya ledak tinggi, yang mampu menghancurkan kendaraan lapis baja modern dengan menyerang dari sisi atas.

Sistem rudal antitank Javelin [AP via TASS]
Proses kliring penjualan ke Ukraina dilakukan oleh oleh pemerintahan Donald Trump pada Desember 2017.
Rusia telah berulang kali memperingatkan terhadap pasokan senjata mematikan ke Ukraina dam mengatakan langkah ini akan meningkatkan eskalasi konflik militer di wilayah timur Donbass di Ukraina. Langkah ini juga ditentang oleh sejumlah pejabat Eropa.

Dilansir dari TASS, pada akhir April, juru bicara Departemen Luar Negeri AS menegaskan bahwa pemerintah AS telah mengirim gelombang pertama dari sistem rudal anti-tank Javelin kepada Ukraina.Presiden Ukraina Pyotr Poroshenko mengkonfirmasi telaj menerima kiriman pertama sistem rudal anti-tank Javelin buatan AS. Namun, dia tidak mengatakan berapa banyak Javelin yang dipasok ke Ukraina.




Credit  tempo.co




Kapal Perang Perusak AS Terbaru Rusak Selama Uji Coba



USS Michael Monsoor melewati Fort Popham melaju menyusuri Sungai Kennebec saat menuju ke laut untuk uji coba, Senin, 4 Desember 2017, di Phippsburg, Maine. Kapal ini adalah yang kedua dalam kelas perusak Zumwalt. [AP Photo / Robert F. Bukaty]
USS Michael Monsoor melewati Fort Popham melaju menyusuri Sungai Kennebec saat menuju ke laut untuk uji coba, Senin, 4 Desember 2017, di Phippsburg, Maine. Kapal ini adalah yang kedua dalam kelas perusak Zumwalt. [AP Photo / Robert F. Bukaty]

CB, Jakarta - Masalah teknis dilaporkan terjadi pada kapal perang perusak terbaru Amerika Serikat, kelas Zumwalt, selama pengujian awal.
Perusak kelas Zumwalt, USS Michael Monsoor terpaksa kembali ke galangan kapal setelah salah satu mesin turbin gas laut Rolls-Royce MT30 mengalami kerusakan yang tidak dapat diperbaiki selama uji coba awal, seperti diungkap Laksamana Muda William Galinis, yang mengatakan mesin kapal perang perlu diganti.

USS Zumwalt bersauh di dermaga di stasiun angkatan laut di Newport, R.I., Jumat, 9 September 2016. Kapal perang sepanjang 185 meter ini memiliki bentuk sudut untuk meminimalkan tanda tangan radar dan biaya lebih dari US$ 4,4 miliar atau Rp 6,3 triliun. Ini adalah perusak termahal yang dibangun untuk Angkatan Laut. [AP Photo / Michael Dwyer]
"Sayangnya, kerusakan terjadi saat uji coba perdananya, kami menemukan masalah dengan salah satu mesin turbin utama yang menggerakkan salah satu generator utama. Kami harus memperbaikinya," kata Laksamana Muda William Galinis, seperti dilansir dari Sputniknews, 25 Juli 2018.
Menurut NavalTechnology.com, biaya masing-masing mesin sekitar US$ 20 juta atau setara Rp 289 miliar.
Ini bukan satu-satunya kerusakan yang dialami oleh USS Michael Monsoor selama waktu operasional singkat. Kapal perang itu mengalami masalah dengan sistem kelistrikannya selama tes pada Desember 2017 dan dipaksa untuk kembali ke galangan kapal saat itu juga.
Proyek kapal perusak stealth kelas Zumwalt yang dilengkapi dengan peluru kendali menghadapi sejumlah masalah teknis, termasuk ketergantungannya pada amunisi yang sangat mahal.

Peluru kendali jarak jauh (LRLAP) [news.usni.org]
The Long Range Land Attack Projectile (LRLAP) yang dipasang pada kapal kelas Zumwalt, awalnya dirancang untuk dengan biaya US$ 50.000 atau Rp 722 juta untuk masing-masing peluru, menurut perkiraan awal pada tahun 2001.

Tetapi harga untuk setiap peluru membengkak menjadi US$ 800.000 atau Rp 11,5 miliar pada 2016. Dengan tingkat tembakan peluru yang mengesankan, kapal perang perusak kelas Zumwalt mampu menghabiskan 1/600 dari seluruh anggaran operasi Departemen Pertahanan Amerika Serikat hanya dalam waktu satu jam.




Credit  tempo.co



Data Rudal Hipersonik Rusia Bocor, Ilmuwan Antariksa Ditahan



Rudal hipersonik Rusia [Russian Defense Ministry via Russia Today]
Rudal hipersonik Rusia [Russian Defense Ministry via Russia Today]

CB, Jakarta - Seorang ilmuwan di Lembaga Antariksa Rusia, Roscosmos, Viktor Kudryavtsev, 74 tahun, telah ditahan di penjara Moskow oleh Keamanan Federal (FSB), setelah bocornya data rahasia rudal hipersonik kepada intelijen asing.
Dilaporkan Sputniknews, 25 Juli 2018, FSB menggerebek dua fasilitas Roscosmos Jumat pagi, 20 Juli lalu. Diduga seorang karyawan dari Central Research Institute of Machine Building (TSNIIMASH), yang berlokasi di dekat Moskow, telah membocorkan rahasia yang berisi teknologi rahasia rudal hipersonik yang ditakutkan oleh Amerika Serikat.

Roscosmos mengkonfirmasi bahwa Kudryavtsev telah ditahan. Mereka juga membuat komisi untuk menyelidiki TSNIIMASH dan membantah laporan bahwa ada karyawan lain yang ditangkap.Juru bicara Roscosmos, Vladimir Ustimenko, mengatakan bahwa organisasi itu telah membuka penyelidikan internal yang akan memulai pekerjaan investigasi akhir pekan ini.

Pesawat tempur Rusia MiG-31 melepaskan rudal hipersonik Kinzhal saat melakukan uji coba di Rusia, 1 Maret 2018. Rusia mengatakan telah sukses meluncurkan sebuah rudal hipersonik, salah satu jajaran senjata yang memiliki kemampuan nuklir. (RU-RTR Russian Television via AP)
Kudryavtsev mengklaim dia tidak bersalah atas tuduhan berkhianat, seperti pernyataan yang disampaikan putranya.
Sekitar 10 orang yang belum teridentifikasi diyakini telah bekerjasama dengan badan-badan intelijen dari negara-negara Barat.

Rudal hipersonik Rusia disebut oleh Presiden Rusia Vladimir Putin dalam sebuah pidato di bulan Maret di mana ia menggambarkan rudal ini sebagai senjata tak terkalahkan. Rudal hipersonik dikatakan mampu menghancurkan kapal induk dan menyerang titik di belahan bumi manapun. Beberapa dari rudal bahkan dilaporkan sudah bisa beroperasi, tetapi sebagian besar diyakini masih dalam pengembangan.Untuk menandingi rudal hipersonik Rusia, Departemen Pertahanan AS berusaha mencarikan US$ 20 juta atau Rp 289 miliar dari Kongres untuk membayar pengembangan senjata hipersoniknya sendiri.




Credit  tempo.co






Menlu AS Minta Rusia Segera Kembalikan Krimea ke Ukraina



Presiden AS Donald Trump (kiri) dan Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) bersalaman dalam pertemuan di Helsinki, Senin (16/7).
Presiden AS Donald Trump (kiri) dan Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) bersalaman dalam pertemuan di Helsinki, Senin (16/7).
Foto: ABC News

Amerika Serikat meminta Rusia untuk menghormati prinsip-prinsip internasional.




CB, WASHINGTON -- Washington tidak akan mengakui klaim kedaulatan Rusia atas Krimea dan meminta Moskow untuk segera mengembalikan wilayah itu kepada Ukraina. Itu diungkapkan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo pada Rabu (25/7) waktu setempat.

"Amerika Serikat menolak upaya aneksasi Rusia terhadap Krimea, dan akan meneruskan kebijakan ini sampai keutuhan wilayah Ukraina berhasil dipulihkan," kata Pompeo dalam pernyataan tertulis.

"Amerika Serikat meminta Rusia untuk menghormati prinsip-prinsip internasional dan menghentikan pendudukan terhadap Krimea," kata dia.

Pompeo menyampaikan pernyataan tersebut setelah Presiden Donald Trump menerima kecaman dari sesama Partai Republik karena dianggap menempatkan kepentingan Rusia di atas kepentingan nasional sendiri, saat bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Dalam pertemuan itu, Trump membantah kesimpulan badan intelijen sendiri dengan mengatakan bahwa tidak ada alasan bagi Rusia untuk mengintervensi pemilihan umum di Amerika Serikat. Trump lalu membantah tudingan banyak pihak yang menyatakan bahwa dirinya tunduk pada kepentingan Rusia, termasuk dalam persoalan Ukraina.

"Saya tidak memberikan konsesi apa pun kepada Rusia," tulis Trump dalam akun Twitternya beberapa waktu lalu.

Amerika Serikat saat ini menerapkan sanksi ekonomi terhadap sejumlah perusahaan, pejabat dan pengusaha Rusia karena dianggap terlibat dalam aksi pendudukan di Krimea. Pernyataan Pompeo pada Rabu mengindikasikan bahwa Washington masih akan menerapkan sanksi tersebut, sekaligus membantah anggapan bahwa Trump bertekuk lutut saat menghadapi Putin.




Credit  republika.co.id



Australia Tolak Teken Kesepakatan Internasional Mengenai Migran

Australia Tolak Teken Kesepakatan Internasional Mengenai Migran
Menteri Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan Australia Peter Dutton menyatakan, pihaknya menolak untuk menandatangani kesepakatan internasional mengenai migran. Foto/Istimewa

CANBERA -  Menteri Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan Australia, Peter Dutton menyatakan, pihaknya menolak untuk menandatangani kesepakatan internasional mengenai migran, jika isi dari kesepakatan itu tidak berubah. 

Dutton menuturkan, Canbera tidak akan mentolerir pengalihan hak kedaulatannya, dengan memberikan badan-badan internasional hak untuk menentukan kebijakan perlindungan perbatasan Australia.

"Tidak dalam bentuknya saat ini. Kami sudah sangat jelas tentang itu. Kami tidak akan menyerahkan kedaulatan kami. Saya tidak akan mengizinkan badan yang tidak dipilih untuk mendikte kami, untuk rakyat Australia," kata Dutton, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (25/7).

Meskipun perjanjian itu tidak mengikat secara hukum, beberapa negara mengungkapkan kekhawatiran atas potensi liberalisasi prosedur penyeberangan perbatasan yang dapat dipromosikan kesepakatan itu.

Kesepakatan, yang memiliki nama resmi Global Compact for Safe, Orderly, dan Regular Migration ditetapkan secara resmi dan diadopsi pada konferensi PBB di Maroko yang berlangsung pada pertengahan Desember tahun lalu.

Pada bulan November lalu, saat kesepakatan itu masih dalam pembahasan, Amerika serikat (AS) menyatakan mundur sebagai anggota dari kesepakatan itu. AS menyatakan mereka tidak ingin didikte dalam menentukan kebijakan imigrasi. 





Credit  sindonews.com




Menlu AS: Korut Terus Produksi Bahan Bom Nuklir



Menlu AS: Korut Terus Produksi Bahan Bom Nuklir
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Michael Mike Pompeo. Foto/REUTERS

WASHINGTON - Korea Utara (Korut) terus memproduksi bahan fisil untuk bom nuklir meskipun sudah berjanji untuk denuklirisasi. Hal itu diungkap Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat Mike Pompeo.

Informasi dari Pompeo itu disampaikan di sidang komite Senat saat menanggapi komentar Senator Demokrat Ed Markey terkait aktivitas program nuklir Pyongyang. "Ya, itu benar. Ya, mereka terus memproduksi bahan fisil," ujarnya, dikutip Reuters, Kamis (26/7/2018).

Pompeo menolak untuk menanggapi ketika ditanya apakah Korea Utara terus mengejar rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam atau apakah program nuklir Korea Utara maju secara umum.

Pompeo mengatakan dia akan dengan senang hati menjawab pertanyaan terakhir jika dirahasiakan. Namuan, dia menegaskan bahwa pernyataan untuk publik tentang masalah ini tidak akan membantu "negosiasi yang rumit dengan musuh yang sulit."

Menurut mantan kepala CIA ini,  AS terlibat dalam "diplomasi pasien" untuk membujuk Korea Utara agar menyerahkan senjata nuklirnya. Tapi, Washington tidak akan membiarkan proses itu berakhir tanpa akhir.

Pompeo mengatakan Presiden Donald Trump tetap optimistis tentang prospek denuklirisasi Korea Utara. Dia mengklaim kemajuan sedang terjadi, tetapi pemimpin Korea Utara Kim Jong-un masih harus menindaklanjuti komitmen yang dibuat pada pertemuan 12 Juni dengan Trump di Singapura.

Pompeo mengatakan, kebijakan AS soal Korea Utara dipandu oleh prinsip yang dikemukakan oleh Trump pada 17 Juli bahwa "diplomasi dan keterlibatan lebih disukai daripada konflik dan permusuhan."

"Kami terlibat dalam diplomasi pasien, tetapi kami tidak akan membiarkan ini menyeret ke tanpa akhir," kata Pompeo. 




Credit  sindonews.com