Senin, 19 Februari 2018

Kelompok Kanan Eropa Anti Yahudi, Puji Jenderal Pro Nazi?




Kelompok Kanan Eropa Anti Yahudi, Puji Jenderal Pro Nazi?
Seorang pengunjung berjalan melewati patung lilin tokoh Nazi Adolf Hitler di Museum De Mata di Yogyakarta, 8 November 2017. Hitler ditampilkan dengan latar belakang gambar Kamp Nazi Auschwitz-Birkenau dan di sebelah karakter Star Wars Darth Vader. AP/Slamet Riyadi

CB, Sofia - Ratusan orang anggota kelompok ekstrim kanan melakukan long march di Kota Sofia, Bulgaria, untuk menghormati seorang jenderal pro Nazi, yang terlibat Perang Dunia II.
Para peserta merupakan anak-anak muda, yang mengenakan pakaian berwarna gelap, berjalan beriringan sambil membawa obor. Mereka sedang merayakan Jenderal Hristo Lukov, seorang pemimpin pro Nazi dari Legiun Bulgaria pada era 1930-1940.
Kelompok kanan garis keras mulai menunjukkan keberadaannya belakangan di beberapa negara Eropa. Mereka menyuarakan antiimigrasi, dan anti-Yahudi. Salah satu partai baru di Jerman, AfD, menyuarakan sentimen ini ke publik saat berkampanye dan berhasil mendapat suara di parlemen.

Ratusan orang muda berpakaian gelap dan membawa obor berjalan di Kota Sofia, Bulgaria, untuk menghormati seorang jenderal pro Nazi, Hristo Lukov, pada Sabtu, 17 Februari 2018. Reuters

“Kota Sofia sudah melarang acara ini tapi keputusannya dibatalkan oleh pengadilan,” begitu dilansir Reuters, Sabtu, 17 Februari 2018. Wali Kota Sofia, Yordanka Fandukova, mengecam acara ini dan mengatakan prosesi seperti ini tidak memiliki tempat di kota ini.


Pemerintah Bulgaria, partai politik terbesar dan sejumlah lembaga Yahudi seperti Kongres Yahudi Dunia meminta parade ini dilarang. Sebuah petisi internasional untuk melarang acara ini mendapat 178 ribu dukungan.
Kedutaan AS di Sofia mengatakan,”merasa sedih dan terganggu melihat pertunjukan intoleransi seperti Lukov March ini.” Menurut pernyataan kedutaan, Jenderal Lukov merupakan seorang pendukung Nazi, yang mempromosikan kebencian dan ketidak-adilan sehingga tidak perlu diperingati.
Sejumlah kelompok kanan dari negara-negara Eropa seperti Jerman, Swedia, Hungaria, dan Estonia, bergabung dalam acara ini. Mereka menyebut diri mereka sebagai nasionalis Bulgaria dan Lukov sebagai seorang pahlawan.

Ratusan orang muda berpakaian gelap dan membawa obor berjalan di Kota Sofia, Bulgaria, untuk menghormati seorang jenderal pro Nazi, Hristo Lukov, pada Sabtu, 17 Februari 2018. Reuters.
“Tidak ada pahlawan di dunia yang bisa melarang kami menghormati seorang pahlawan, pejuang, dan negarawan, seperti Jenderal Lukov ini,” kata Zvezdomir Andonov, salah satu panitia acara, kepada media.
Pada saat yang sama, sebuah kelompok anti-Nazi memprotes proses ini dengan semboyan “tidak ada Nazi di jalanan”.
Lukov pernah menjadi menteri Perang Bulgaria pada 1935 – 1938 sehingga memiliki kedekatan dengan pimpinan Nazi Jerman. Dia mendukung undang-undang Bulgaria yang melarang pernikahan antara Yahudi dengan non-Yahudi, dan memaksa orang Yahudi membayar pajak kekayaan yang besar. Aturan perundangan ini juga mengeluarkan orang Yahudi dari universitas, jabatan layanan publik dan profesi lainnya. Properti orang Yahudi disita dan banyak dari mereka dikirim ke kamp kerja paksa.







Credit  tempo.co