Jumat, 18 Mei 2018

Rusia: Kami Tidak Pernah Langgar Perjanjian Nuklir dengan AS



Rusia: Kami Tidak Pernah Langgar Perjanjian Nuklir dengan AS
Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov menyatakan, Moskow tidak pernah melanggar perjanjian senjata nuklir jarak menengah atau INF atas AS dan Rusia. Foto/Istimewa


MOSKOW - Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov angkat bicara mengenai tudingan Amerika Serikat (AS) bahwa Rusia telah melanggar perjanjian senjata nuklir jarak menengah atau INF. Peskov menyatakan, Moskow tidak pernah melanggar perjanjian yang dicapai tahun 1987 itu.

AS dilaporkan tengah mempersiapkan sanksi baru terhadap Rusia sebagai tanggapan atas apa yang disebut Washington sebagai pelanggaran terhadap INF.

"Rusia selalu mematuhi kewajibannya yang disematkan berdasarkan perjanjian ini, dan bermaksud untuk terus mematuhi kewajiban ini. Oleh karena itu, instruksi seperti itu, jika itu benar-benar terjadi, membingungkan," ucap Peskov, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (17/5).

Peskov kemudian mengatakan Moskow sangat menyayangkan sikap AS yang terus menerus mengejar kebijakan sanksi kepada Rusia ataupun kepada negara lain di dunia.

Sebelumnya diwartakan, Presiden AS, Donald Trump dilaporkan telah mengeluarkan memo memerintahkan Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo untuk mengajukan sanksi  terhadap Rusia sebagai tanggapan atas dugaan pelanggaran terhadap INF.

Dalam rancangan undang-undang (RUU) pengeluaran untuk tahun fiskal 2018 mensyaratkan bahwa Trump mengembangkan dan menyerahkan kepada Kongres rencana untuk menghukum Rusia karena ketidakpatuhannya terhadap Perjanjian yang dicapai tahun 1987 itu . 




Credit  sindonews.com