Senin, 25 Februari 2019

Menteri Austria Usulkan Pembentukan Pengadilan untuk Anggota ISIS


Menteri Austria Usulkan Pembentukan Pengadilan untuk Anggota ISIS
Menteri Dalam Negeri Austria mengusulkan pembentukan pengadilan untuk anggota ISIS. Foto/Daily Mail

WINA - Menteri Dalam Negeri Austria, Herbert Kickl, mengusulkan pembentukan pengadilan untuk mengadili para tentara bayaran kelompok teroris ISIS di Timur Tengah.

Masalah potensi kembalinya pejuang teroris asing ke Eropa dan tantangan yang terkait dengan para pengungsi telah menjadi masalah mendesak selama beberapa tahun. Masalah ini diangkat oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akhir pekan lalu. Dia mendesak negara-negara Eropa untuk mengambil kembali lebih dari 800 anggota ISIS, yang ditangkap oleh AS di Suriah, dan mengadili mereka.

"Negara-negara Eropa sekarang harus segera menyetujui bahwa harus ada pengadilan terhadap (teroris) tentara bayaran ISIS dengan keterlibatan PBB dan UE (Uni Eropa) di kawasan (Timur Tengah)," kata Kickl dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Kronen Zeitung yang disitir Sputnik, Minggu (24/2/2019).

Kickl mencatat bahwa pembentukan pengadilan akan memungkinkan untuk menginterogasi saksi di tempat dan menerima semua informasi yang diperlukan untuk proses pidana.

Kickl menekankan bahwa, menurut para ahli, dari 30 hingga 60 orang mungkin ingin kembali dari zona perang ke Austria.

"Melindungi populasi kita sendiri sangat penting. Karena itu, tidak dapat diterima untuk mengambil bom waktu yang berdetak (tentara bayaran ISIS) ini kembali ke Austria," ujar Kickl.

"Sudah ada cukup banyak kasus dengan masalah seperti ini di Austria," imbuhnya.

Kickl juga mencatat bahwa persidangan istri tentara bayaran ISIS, yang memberikan perlindungan kepada suami mereka, juga harus dilakukan di Timur Tengah.

"Teroris tidak akan bisa tetap siap tempur, jika seseorang tidak menyiapkan makanan untuk mereka," tukasnya. 



Credit  sindonews.com




PBB Sebut Kematian Warga Sipil Di Afghanistan Meningkat



Tentara Afghanistan berjaga di Kabul, Afghanistan.
Tentara Afghanistan berjaga di Kabul, Afghanistan.
Foto: AP

Kelompok bersenjata anti-pemerintah menyumbang 63 persen dari korban.



CB, JAKARTA --- Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut kematian warga sipil yang terjadi di Afghanistan mengalami peningkatan pada 2018 di banding tahun-tahun sebelumnya. Kematian warga sipil meningkat 11 persen di mana pada 2017 terdapat 3.804 orang tewas termasuk 927 anak-anak dan 7.189 orang lainnya luka-luka saat serangan bunuh diri dan pemboman yang mendatangkan malapetaka di seluruh negara yang dilanda perang itu.

Laporan itu dirilis sehari sebelum AS dan Taliban mengadakan pembicaraan yang bertujuan untuk mengakhiri konflik yang dapat meningkatkan harapan untuk perdamaian bersama dengan kekhawatiran bahwa penarikan Amerika dapat menyebabkan perang saudara yang bahkan lebih berdarah. Menurut PBB, setidaknya 32.000 warga sipil telah tewas dan 60.000 lainnya terluka dalam dekade terakhir. Kenaikan jumlah kekerasan pada  2018 bersamaan dengan peningkatan signifikan dalam jumlah kematian yang disebabkan oleh penargetan warga sipil yang disengaja.

Sebagian besar berasal dari serangan bunuh diri oleh pejuang yang bersekutu dengan Taliban atau Negara Islam Irak dan negara-negara tersebut. Kelompok bersenjata anti-pemerintah menyumbang 63 persen dari korban.


“Sudah waktunya untuk mengakhiri kesengsaraan dan tragedi manusia ini. Cara terbaik untuk menghentikan pembunuhan dan melukai warga sipil adalah menghentikan pertempuran,” kata kepala misi PBB di Afghanistan,Tadamichi Yamamoto seperti dilansir Al Jazeera pada Senin (25/2).

Peningkatan serangan udara oleh pasukan AS dan Afghanistan juga menyebabkan lebih banyak kematian warga sipil pada 2018, dengan lebih dari 500 warga sipil tewas oleh dalam operasi udara itu.

Amerika Serikat mengintensifkan kampanye udaranya terhadap gerilyawan Taliban dan ISIL saat Washington berupaya untuk menekan kelompok-kelompok bersenjata, menjatuhkan amunisi dua kali lebih banyak pada 2018 dibandingkan tahun sebelumnya.

Yamamoto mengatakan adanya korban sipil  tidak dapat diterima dan meminta semua pihak untuk segera mengambil langkah konkret  dan  menghentikan peningkatan  jumlah warga sipil yang mengalami luka dan kehancuran hidup. 




Credit  republika.co.id



Tentara Tembak Mati Pembajak Pesawat Bangladesh Airlanes


Tentara Tembak Mati Pembajak Pesawat Bangladesh Airlanes
Ilustrasi. (REUTERS/Toby Melvill).




Jakarta, CB -- Sebuah pesawat milik Biman Bangladesh Airlines yang sedang terbang dari Chittagong, Bangladesh, menuju Dubai melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Shah Amanat Chittagong pada Minggu (24/2) setelah diduga mengalami pembajakan.

Pesawat itu membawa 142 penumpang. Kepada Reuters, manajer umum maskapai, Shakil Miraj mengatakan seluruh penumpang sudah meninggalkan keluar dari pesawat tanpa mengalami luka.

"Ada 142 penumpang dan semuanya sudah keluar dari pesawat dengan selamat," kata Miraj.


Ia mengatakan pesawat jenis Boeing 737 itu dijadwalkan terbang dari Dhaka menuju Dubai melalui Chittagong.

Sementara itu pelaku pembajakan yang berjumlah satu orang berhasil ditembak mati pasukan komando Bangladesh.

"Kami mencoba menangkapnya atau membuatnya menyerah tetapi dia menolak dan kemudian kami menembaknya," kata Mayor Jenderal S M Motiur Rahman dari Angkatan Darat Bangladesh.

Kata seorang pejabat otoritas penerbangan, pelaku diduga memasuki kokpit Biman Bangladesh Airlines dan memaksa pilot melakukan pendaratan darurat.

Pelaku sempat mengatakan kepada pilot bahwa ia memiliki masalah pribadi dengan istrinya dan ingin berbicara dengan Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina.


Wakil Angkatan Udara Bangladesh, Marsekal Nayeem Hasan mengatakan pelaku terlihat memiliki pistol dan bahan peledak di tubuhnya. Namun tidak jelas pistol dan bahan peledak itu asli atau tidak.

Pelaku diperkirakan berusia sekitar 20 tahun dan kemungkinan warga Bangladesh, sebab dia berbicara dalam bahasa Bangla. Belum diketahui pasti juga identitas pelaku.





Credit  cnnindonesia.com





Pesawat Bangladesh alami upaya pembajakan


Pesawat Bangladesh alami upaya pembajakan
Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat Sejumlah personel Sat Bravo 90 Paskhas TNI Angkatan Udara berusaha melumpuhkan aksi pembajakan pesawat udara dalam latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (28/4/2017). Latihan PKD tersebut untuk melatih kemampuan dalam melakukan penanggulangan keadaan darurat baik sisi keamanan maupun keselamatan di bandara. (ANTARA/Widodo S Jusuf)




Dhaka (CB) - Sebuah pesawat milik Biman Bangladesh Airlines yang sedang terbang dari Chittagong, Bangladesh, menuju Dubai melakukan pendaratan darurat di Chittagong pada Minggu karena tampaknya ada upaya pembajakan, kata seorang pejabat tinggi maskapai tersebut.

Seluruh 142 penumpang kemudian diperbolehkan meninggalkan pesawat, kata manajer umum maskapai, Shakil Miraj, kepada Reuters.

Para polisi dan tentara masih mengepung pesawat tersebut, ujarnya.

"Ada 142 penumpang dan semuanya sudah keluar dari pesawat dengan selamat," kata Miraj.

Ia mengatakan pesawat jenis Boeing 737 itu dijadwalkan terbang dari Dhaka menuju Dubai melalui Chittagong.





Credit  antaranews.com



Kebakaran di pameran dirgantara India hancurkan ratusan mobil


Kebakaran di pameran dirgantara India hancurkan ratusan mobil
Pesawat sistem peringatan dini dan kontrol udara (AEWACS) Angkatan Udara India (IAF) terbang di udara pada "Vayu Shakti", atau latihan Air Power di Pokhran, negara bagian Rajasthan, India, Sabtu (16/2/2019). ANTARA FOTO/REUTERS/Amit Dave/djo (REUTERS/AMIT DAVE)




New Delhi, (CB) - Kebakaran yang terjadi di arena pameran dirgantara di India menghancurkan tiga ratus mobil pada Sabtu, kata seorang pejabat pemadam kebakaran, sebagai kecelakaan paling terbaru yang merusak acara yang dilaksanakan pemerintah.

Penyabab kebakaran kemungkinan besar akibat "kebakaran rumput kering dan diperparah embusan angin yang kuat", kata M.N. Reddi, pejabat pemadam kebakaran di Bengaluru, kota di bagian selatan India, tempat pameran tersebut diadakan. Sejauh ini belum ada laporan-laporan mengenai korban jiwa, katanya dalam cuitan.

Gambar-gambar yang disiarkan ANI, mitra Reuters, menunjukkan deretan mobil-mobil yang hangus terbakar dan kobaran api serta asap hitam membububung.

The Aero India show, yang dilaksanakan Kementerian Pertahanan India, bertujuan untuk menjadikan acara kedirgantaraan utama di dunia, tetapi telah terganggu kecelakaan-kecelakaan tahun ini.

Pada Selasa, dua pesawat Angkatan Udara India bertabrakan di udara ketika sedang melakukan latihan aerobatik, menewaskan satu pilot dan mencederai dua lainnya.

Seorang juru bicara Kementerian Pertahanan India tidak menanggapi permintaan untuk berkomentar.




Credit  antaranews.com




Sabtu, 23 Februari 2019

Satelit Pertama Indonesia Bernilai Rp3,5 Triliun


Ilustrasi. (AFP PHOTO / CNES / D.DUCROS)

Jakarta, CB -- Satelit Nusantara 1 memakan ongkos pembuatan sekitar US$250 juta atau sekitar Rp 3,5 triliun. Nusantara 1 adalah satelit High Throughput Satellite (HTS) komunikasi broadband pertama di Indonesia.

Group Head Space System Group PSN Indri Prijatmodjo mengatakan satelit ini menggunakan roket Falcon 9 SpaceX untuk mengantarkan ke luar orbit bumi. Indri mengatakan ongkos transportasi Nusantara 1 membutuhkan sekitar US$60 juta atau Rp843 miliar.

"Daftar harga SpaceX terbuka di internet. Ada harga SpaceX yang Falcon 9 di situsnya. Falcon 9 itu memakan US$60 juta," kata Indri saat acara konferensi pers di Kantor PSN, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (22/2).

Indri mengatakan SpaceX memiliki harga yang kompetitif dan bisa diandalkan untuk mengantarkan satelit Nusantara 1. SpaceX memiliki teknologi reusable rocket.


Teknologi tersebut membuat perusahaan bisa menghemat manufaktur roket dan berpotensi menurunkan biaya untuk setiap misi peluncuran. Bahkan Indri mengatakan SpaceX menguasai pangsa pasar jasa pengiriman satelit ke luar angkasa.

Pasalnya, teknologi SpaceX ini tentu bisa menghemat manufaktur roket dan berpotensi menurunkan biaya untuk setiap misi peluncuran.

"Kompetitif dan reliable sehingga SpaceX jadi pilihan. Nanti mungkin ke depan ada inovasi yang buat peluncuran lebih murah," ujar Indri.

Indri juga menilai Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) belum siap untuk membuat roket yang mampu mengantarkan objek ke luar angkasa. Indri mengatakan mimpi Indonesia untuk memiliki roket buatan dalam negeri sepertinya masih jauh.

"Karena Lapan belum mempunyai kemampuan seperti ini. Lapan cuma punya roket kecil untuk 20 kilometer ke 30 kilometer. Jadi Indonesia masih sangat jauh," kata Indri.


Satelit ini memiliki berat ketika peluncuran mencapai 4.100 kilogram. Teknologi Next Generation Electric Propulsion yang disematkan pada Nusantara Satu mampu membuat berat satelit menjadi sangat ringan dan menjadikan biaya investasi lebih terjangkau.

"Nusantara Satu dirancang sangat efisien untuk menekan biaya angkut kargo SpaceX satelit ini hanya berbobot empat ton, sementara kapasitas kargo SpaceX adalah tujuh ton. Jadi biaya angkutnya bisa lebih murah," kata Direktur Utama PSN Adi Rahman Adiwoso dalam keterangan resmi.

Credit CNN Indonesia

https://m.cnnindonesia.com/teknologi/20190222193605-199-371940/satelit-pertama-indonesia-bernilai-rp35-triliun


Pakai Roket SpaceX, Satelit Broadband Indonesia Meluncur

Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Saptono)

Jakarta, CB -- Pasifik Satelit Nusantara (PSN)  berhasil meluncurkan satelit komunikasi broadband Nusantara 1 pada 08.45 WIB, Jumat (22/2). Nusantara 1 merupakan satelit pertama Indonesia dengan teknologi High Throughput Satellite (HTS).

Nusantara 1 diluncurkan dari Cape Canaveral, Amerika Serikat menggunakan roket Falcon 9 milik SpaceX. Nusantara 1 akan menuju slot orbit 146 derajat Bujur Timur tepat di atas Papua.

"Semalam pada 21 Februari pukul 20.45 waktu Florida atau pukul 08.45 WIB, satelit Nusantara telah berhasil diluncurkan dari Cape Carnaveral," kata Direktur Jaringan PSN Heru Dwikartono saat acara konferensi pers di Kantor PSN, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (22/2).

Setelah sukses melewati dua fase dan terlepas dari roket pendorong, Nusantara 1 saat ini sedang melakukan perjalanan ke slot orbit 146 derajat Bujur Timur. Heru mengatakan satelit membutuhkan waktu dua minggu untuk sampai di slot orbit.

"Semua sesuai dengan yang direncanakan. Dan sekarang sedang dalam perjalanan orbit slot di 146 derajat di atas Papua," kata Heru.

Setelah sampai di sana, satelit akan melakukan in orbit test . Satelit akan melakukan uji coba selama kurang lebih tiga minggu sebelum beroperasi untuk memancarkan sinar broadband.

"Kondisi di luar angkasa itu ekstrem, jadi kami lakukan tes untuk lihat apakah fungsi satelit di luar angkasa sama dengan sebelum diberangkatkan," kata Heru.

HTS yang dapat memberikan layanan internet broadband dengan kapasitas lebih besar sampai dengan 15 Gbps atau sekitar tiga kali lipat kapasitas satelit konvensional.

Heru menjelaskan Satelit Nusantara 1 memiliki kapasitas 26 transponder C-band dan 12 transponder Extended C-band serta 8 spot beam Ku-band dengan total kapasitas bandwidth mencapai 15 Gbps.

Cakupan C-band dan Extended C-band satelit tersebut meliputi wilayah Asia Tenggara. Sementara untuk Ku-Band meliputi seluruh wilayah Indonesia yang terdiri dari delapan Spot Beam pada sistem HTS.

Heru mengatakan satelit ini diproduksi oleh Space System Loral (SSL) ini menggunakan platform SSL-1300-140 yang sanggup mengorbit selama lebih dari 15 tahun. Satelit ini memiliki berat ketika peluncuran mencapai 4.100 kilogram.

Credit CNN Indonesia

https://m.cnnindonesia.com/teknologi/20190222181151-199-371916/pakai-roket-spacex-satelit-broadband-indonesia-meluncur?


Jumat, 22 Februari 2019

IMF: 2023 Ekonomi Indonesia Akan Lebih Besar dari Inggris dan Rusia

JAKARTA, CB - Ekonomi Indonesiaterus tumbuh pasca-Reformasi 1998. Kini sudah ada di kelompok G20 atau 20 negara dengan ekonomi terbesar di dunia.

Dalam beberapa tahun ke depan, ekonomi Indonesia diproyeksikan akan terus membesar.

Bahkan akan menempati posisi ke-6 sebagai negara dengan ekonomi terbesar (produk domestik bruto berdasarkan paritas daya beli/PPP) pada 2023. Begitu proyeksi Dana Moneter Internasional ( IMF).

Pada 2023, ekonomi Indonesia diperkirakan tumbuh 5,4 persen. Sedangkan PDB per kapita Indonesia akan mencapai 5.120 per dollar AS, atau Rp 71,6 juta.


Dikutip dari data IMF, Rabu (20/2/2019), pangsa ekonomi Indonesia akan mencapai 2,8 persen pada 2023. Angka ini lebih besar dari sejumlah negara.

Misalnya saja Brasil yang hanya menempati posisi ke-8 dengan pangsa ekonomi 2,34 persen. Begitu juga Inggris yang ada di posisi ke-9 dengan 2,03 persen.

Perancis yang sempat ada di posisi ke-6 pada 2000, diproyeksikan turun ke posisi ke-10 pada 2023. Pangsa ekonominya hanya 2 persen.

Sedangkan Mexico ada di posisi ke-11 dengan kontribusi ekonomi sebesar 1,84 persen.


Credit KOMPAS.com

https://ekonomi.kompas.com/read/2019/02/20/164203026/imf-2023-ekonomi-indonesia-akan-lebih-besar-dari-inggris-dan-rusia?utm_source=Facebook&utm_medium=Social&utm_campaign=Dlvrit





Presiden Ceko Ogah Negaranya Jadi Basis Rudal AS


Presiden Ceko Ogah Negaranya Jadi Basis Rudal AS
Presiden Ceko Milos Zeman menolak negaranya menjadi basis rudal AS. Foto/Istimewa

PRAHA - Presiden Ceko Milos Zeman tidak melihat alasan untuk kemungkinan menampung rudal Amerika Serikat (AS) di wilayah negaranya. Hal itu diungkapkannya dalam wawancara dengan stasiun televisi Barrandov TV.

"Aku benar-benar tidak melihat alasan untuk ini," kata Zeman ketika ditanya tentang reaksinya jika Amerika Serikat meminta Republik Ceko untuk mengizinkan penyebaran sistem rudal AS di negaranya seperti dilansir dari TASS, Jumat (22/2/2019).

Presiden Ceko juga menyuarakan keprihatinan atas situasi internasional yang memburuk. Menurutnya, ini terkait dengan perang dagang Washington dengan China dan Uni Eropa.

Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, Rusia akan menanggapi setiap penyebaran senjata nuklir jangka pendek atau menengah Amerika Serikat (AS) di Eropa dengan menargetkan tidak hanya negara-negara di mana mereka ditempatkan, tetapi AS sendiri.

Dalam pidatonya di Parlemen Rusia, Putin mengatakan Moskow tidak mencari konfrontasi dan tidak akan mengambil langkah pertama untuk mengerahkan rudal sebagai tanggapan atas keputusan Washington bulan ini untuk mundur dari Perjanjian INF.

Namun, dia mengatakan bahwa reaksi Rusia terhadap penyebaran rudal apapun akan tegas dan bahwa pembuat kebijakan AS, yang beberapa di antaranya menurutnya terobsesi dengan status istimewa AS, harus memperhitungkan risiko sebelum mengambil langkah apa pun.






Credit  sindonews.com




Wawancara Mahathir Mohamad: Utang kepada Cina Terlalu Besar


PM Malaysia Mahathir Mohamad. REUTERS/Handout
PM Malaysia Mahathir Mohamad. REUTERS/Handout

CB, Jakarta - Pemilihan Raya ke 14 pada Mei tahun lalu memberi kejutan terhadap demokrasi di negeri jiran karena Mahathir Mohamad dinyatakan kembali terpilih sebagai Perdana Menteri Malaysia setelah koalisinya, Pakatan Harapan, memenangkan pemilu.
Mahathir pernah menjabat perdana menteri pada 1981 hingga 2003. Kini, di usia 92 tahun, dia memimpin perlawanan terhadap monopoli kekuasaan partai yang pernah dipimpinnya, Pertubuhan Kebangsaan Melayu Bersatu (UMNO).
Mahathir kembali memimpin setelah mengalahkan petahana Najib Razak yang diusung Barisan Nasional. Mahathir menang dengan merangkul Anwar Ibrahim, mantan wakilnya yang kemudian menjadi seteru politiknya.
”Perselisihan, perlu kami lupakan. Bukan tidak ada, tapi memang ada. Tapi itu tidak penting. Hal terpenting adalah masa depan. Meski pernah bermusuhan, saat ini kami perlu bekerja sama,” ujar Mahathir dalam pertemuan dengan sejumlah pemimpin redaksi media massa Indonesia, Selasa (19/02/2019) lalu.

Pertemuan diinisiasi Ikatan Setia Kawan Wartawan Malaysia-Indonesia (Iswami) di kantor Perdana Menteri Malaysia di Putra Jaya, Malaysia. Berikut petikannya.

Bagaimana mempererat masa depan Indonesia dan Malaysia, termasuk isu tenaga kerja dan juga investasi?

Kami selalu berjuang dengan Partai untuk mencapai kemerdekaan. (Partai yang dimaksud adalah UMNO, Red). Namun, partai yang berjuang sejak kemerdekaan itu lama kelamaan popularitasnya merosot dan lupa akan tugas partai. Beberapa tahun belakangan ini partai tersebut lupa karena merasa berkuasa.
Sebenarnya saya dulu adalah pemimpin partai tersebut. Pada masa itu, saya memimpin dan menang dalam pemilu raya pada masa lampau. Tapi setelah saya menyerahkan jabatan, dan bukan karena desakan dari masyarakat, saya melihat partai ini lama-kelamaan semakin buruk. Rakyat pun tidak mau terima. Meski rakyat setia pada partai itu, tapi mereka tidak puas. Kemudian mereka mencari "kerajaan" atau pemerintahan baru dengan bergabungnya sejumlah partai.
Pemerintahan sekarang ini sebenarnya adalah partai yang pernah membangkang selama puluhan tahun. Tapi, sekarang ini mereka memimpin tapi mereka masih berpikir bahwa mereka pembangkang. Tapi lebih sedikit demi sedikit mulai sadar bahwa kini mereka adalah partai pemerintah. Dengan begitu, mereka mesti berhubungan baik dengan swasta karena mereka yang membantu pemerintahan dalam sejumlah proyek. Tak hanya dengan swasta tapi juga berbaik-baik dengan semua negara tanpa melihat ideologi maupun keadaan negara. Siapapun yang terpilih sebagai pemerintah, kami hormati dan dukung.


Anwar Ibrahim dan Mahathir Mohamad saat masih muda. abc.net.au

Bagaimana setelah kepemimpin Anda yang dikatakan akan menyerahkan ke Anwar Ibrahim?

Partai yang kini menjadi partai pemerintah tidak akan pernah menang karena di internal mereka pun terpecah-belah. Kalau tidak bersatu, tidak mungkin mereka mampu mengalahkan Barisan Nasional yang menaungi 13 partai.
Masalah besar saat itu adalah bagaimana menjatuhkan pemerintahan Najib. Untuk itulah kami perlu bergabung. Soal perselisihan kami yang lama, perlu kami lupakan. Bukan tidak ada, tapi memang ada. Tapi itu tidak penting. Hal terpenting adalah masa depan. Meski pernah bermusuhan, tapi saat ini kami perlu bekerja sama.
Saya sebenarnya tidak berniat untuk maju sebagai perdana menteri. Tapi orang yang mengajukan saya sebagai perdana menteri adalah orang yang dulu mengucapkan kata-kata kasar dan mencaci saya sebagai Firaun. Mereka memilih saya sebagai pemimpin (partai) bahkan sebagai perdana menteri. Setelah saya katakan bahwa saya tidak akan lama menjadi perdana menteri karena sudah berumur dan penggantinya belum ditentukan. Tapi kami bersepakat sebagai pengganti adalah Anwar Ibrahim. Saya pikir sebelum masa Pemilu Raya ke 15, saya akan serahkan jabatan saya. Ini janji saya. Walapun ada beberapa pendapat. Tapi saya pegang janji saya akan meletakkan jabatan itu.

Kapan kira-kira dilaksanakan?

Saya memerlukan mungkin 2 sampai 3 tahun untuk memperbaiki masalah utang yang terlalu besar. Pemerintahan telah rusak. Ini bukan perkara yang mudah.

 Apakah ada peluang untuk perempuan memimpin Malaysia?

Sangat mungkin. Tapi perlu ada orang mempunyai personality. Wakil saya seorang wanita. Di Malaysia mudah saja menerima pemimpin wanita. Sudah ada di semua tingkat baik dalam partai maupun pemerintahan.

Apakah di Malaysia pers sudah bebas?

Pada masa lalu pun pers sudah bebas. Tapi kebebasan apa pun ada batasnya. Tapi kalau pers sudah menimbulkan perasaan benci di antara masyarakat, maka itu sangat berbahaya. Karena kami di sini banyak kaum (kelompok) yang berbeda. Kalau ada pers yang sengaja menghasut agar kaum-kaum berkelahi dan menyusup, kami terpaksa menyetop kegiatan mereka. Kebebasan itu ada batasnya. Tidak ada kebebasan yang mutlak. Undang-undang dibuat untuk membatasi hal-hal yang dilarang. Jadi tidak mungkin ada kebebasan pers yang absolut.

Bagaimana dengan fenomena sosial media?

Sosial media memang hal yang sukar untuk diawasi. Sebagai contoh di Jerman saja penggunaan sosial media sudah mulai dibatasi apalagi yang terkait dengan moral anak-anak dan (ujaran kebencian)

Di Malaysia sendiri, apakah sudah mulai sampai pada tahap itu?

Pada beberapa hal, ada yang tidak boleh dilakukan. Masalah ini sukar untuk disetujui dengan undang-undang. Tapi apabila ada upaya untuk menciptakan huru-hara dalam negara, maka negara terpaksa mengambil tindakan untuk mengawal dan membatasi.

Bagaimana konsolidasi ASEAN dalam menangani konflik, tetapi juga menghadapi perang dagang besar. Amerika-Cina dan juga Rusia?

ASEAN yang lama adalah ASEAN yang terlibat dalam perjuangan di negaranya sendiri, misalnya Soeharto (Indonesia), Lee Kuan Yeuw. Perkembangan demokrasi saat ini banyak pemimpin baru yang terpilih. Jalinan dengan pemerintahan saat ini tidak seperti jalinan pada masa lalu. Kalau dulu, kami selalu berjumpa dan membahas isu-isu penting. Kami pun mengerti kehendak dan cara penyelesaian masing-masing negara-negara. Saat ini dengan pergantian kepemimpinan, maka kami terus mencoba merapatkan hubungan meski upaya tersebut tak seperti dulu. Dengan begitu, ASEAN kurang kuat. Perpaduannya kurang. Segi saling memahami antara pemimpin juga kurang. Saya berpendapat, andaikata ada pemimpin yang lama sedikit (dalam memimpin) maka mungkin kami bisa mempererat hubungan dan banyak yang bisa dilakukan.
Contohnya, Malaysia dengan Cina. Kami sejak dulu mempunyai hubungan baik dengan Cina. Meski Cina mengklaim semua kepulauan di Laut Cina Selatan, tapi kami yakin mereka tidak akan ceroboh terhadap pulau yang kami bina di Laut Cina Selatan.

PM Malaysia Mahathir Mohamad (kiri) dan Presiden Xi Jinping (kanan)

Indonesia akan menggelar Pemilu. Bagaimana pandangan Anda?

Kami tidak akan campur tangan dalam urusan politik negara tetangga ataupun negara manapun. Kami akan tetap menjalin hubungan dengan siapa saja yang terpilih. Kami tidak bisa menyatakan tidak suka terhadap satu calon. Kalau ternyata calon itu terpilih, nantinya bisa jadi masalah. Untuk saat ini kami menanti saja pemilu. Kami akan tetap menjalin hubungan dengan siapa saja yang terpilih nanti.

Apa yang membuat Anda tetap bugar?

Saya dulu menunggang kuda. Tapi kuda saat ini sudah terlalu tua. Hal yang saya lakukan saat ini mengayuh sepeda dan mengendarai mobil. Itu kegemaran saya. Kalau seminggu saja tidak mengendarai mobil, saya khawatir hilang kecakapan saya dalam mengendarai mobil. Menyetir, ya, sekitar dua jam. Mengayuh sepeda sekitar 18 kilometer.

Bagaimana Anda punya jembatan dengan generasi millenial?

Bekerja sama dengan pemimpin yang lebih muda, itu bukan perkara yang luar biasa. Pada masa lalu, ketika pertama kali menjadi perdana menteri, saya sudah berusia hampir 60 tahun. Tapi saya memilih menteri yang muda-muda. Saya memang bergaul dengan anak muda. Tapi saat ini memang jaraknya jauh. Tapi itu tidak jadi masalah bekerja sama dengan anak muda. Saya paham akan kemauan dan kehendak mereka. Saya bersimpati juga terhadap tuntutan mereka.

Anda menjadi blogger di usia 83. Apa yang ingin Anda sampaikan?

Saya menulis itu karena saya melihat pemerintah saat itu melakukan hal-hal yang kurang baik. Karena itu saya perlu suarakan. Mungkin juga karena saya lama menjadi Perdana Menteri, banyak dari mereka yang meminta saya berbuat sesuatu terhadap pemerintahan, baik saat Abdullah Badawi maupun Najib Razak. Cukup efektif. Sekitar 20 juta yang membaca. Sosial media ini lebih kuat dari media massa biasa.


Dunia Islam. Apa visi Anda?

Di sini ada satu partai Islam. Tapi meski memiliki nama partai Islam, kami tidak sependapat bahwa mereka berjuang untuk Islam. Mereka adalah partai politik yang menggunakan Islam untuk meraih suara. Kalau mereka mau duduk di pemerintahan pusat, mereka harus mendapat dukungan semua kalangan.

Anda menjadi blogger di usia 83. Apa yang ingin Anda sampaikan?

Saya menulis itu karena saya melihat pemerintah saat itu melakukan hal-hal yang kurang baik. Karena itu saya perlu suarakan. Mungkin juga karena saya lama menjadi Perdana Menteri, banyak dari mereka yang meminta saya berbuat sesuatu terhadap pemerintahan, baik saat Abdullah Badawi maupun Najib Razak. Cukup efektif. Sekitar 20 juta yang membaca. Sosial media ini lebih kuat dari media massa biasa.

Soal terorisme. Apa dan bagaimana Malaysia memberantas terorisme?

Banyak hal yang berkenaan dengan terorisme. Pada masa lampau ada komunisme. Tapi rakyat menilai tidak mungkin itu bisa diterima. Untuk sekarang ini banyak hal yang dilakukan dengan propaganda. Mereka pergi ke Suriah. Kami terus mencoba menahan berbagai cara-cara yang ganas yang dilakukan kelompok terorisme. Saya kira belum hal-hal ganas seperti yang terjadi di Indonesia.

Abu Sayyaf posting gambar dari sandera Malaysia di Facebook. thestar.com

Malaysia membatalkan sejumlah proyek besar dengan Cina. Apakah ini karena Cina berkonflik dengan beberapa negara ASEAN ?

Dulu Cina miskin dan takut ketinggalan dengan kita. Tapi sekarang mereka kaya dan berkuasa. Cina banyak memberi bantuan dan proyek, mulai dari jalan dan lain sebagainya. Dengan begitu, setelah bantuan diberikan, negara itu menjadi "lebih rapat" dengan Cina. Penduduk Cina di Malaysia juga banyak sekitar 28 persen. Tapi Cina Malaysia berbeda dengan Cina di tempat lain.
Kami khawatir dengan dasar-dasar negara Cina. Contohnya klaim Laut Cina Selatan. Dalam sejarah tidak pernah disebut mereka adalah pemilik Laut Cina Selatan. Hanya nama saja, ”Laut Cina Selatan”. Tapi mereka seakan-akan punya kuasa untuk menguasai. Kami mencari cara menolak cara-cara dan tuntutan mereka. Tapi kami tidak bisa dengan cara yang langsung. Kami tetap berharap adanya hubungan yang baik. Cina adalah market (pasar) yang besar. Kami tetap menjaga hubungan baik. Tapi kami menolak hal-hal yang tidak menguntungkan. Rezim pemerintahan yang lalu terlalu banyak meminjam uang kepada Cina yang tidak mungkin kami bayar. Setelah kami ambil alih, kami setop proyek-proyek.

Meski proyek-proyek itu dibatalkan, tetap ada cost (biaya). Kami dikenai ganti rugi. Kami terus berunding untuk menurunkan biaya-biaya tersebut, dan jika boleh dihentikan. Utang kepada Cina terlalu besar. Kami akan selesaikan masalah utang ini agar kami lebih bebas bergerak.

Bagaimana ASEAN di masa depan?

Merapatkan hubungan dengan negara-negara ASEAN. Jumlah penduduk ASEAN 600 juta. Ini suatu pasar yang besar. Kalau boleh ASEAN bisa bekerja dalam satu proyek. Misalnya proyek mobil. Kalau itu bisa semua negara ASEAN terlibat.  Ambil contoh Boeing. Beberapa bagian dibuat oleh beberapa negara. Bagi Malaysia sendiri sedang masa peralihan industri. Kita perlu untuk meningkatkan itu demi pendapatan mereka. Kami ingin meningkatkan kemampuan mereka. Apa yang dibuat negara maju, kami pun bisa membuatnya juga.





Credit  tempo.co


Menkeu Inggris: Ancaman Kirim Kapal Induk Merumitkan Hubungan dengan China


Menkeu Inggris: Ancaman Kirim Kapal Induk Merumitkan Hubungan dengan China
Ilustrasi bendera China. Foto/REUTERS

LONDON - Menteri Keuangan (Menkeu) Inggris Philip Hammond mengakui ancaman pengerahan kapal induk ke wilayah Pasifik telah merumitkan hubungan negaranya dengan China. Ancaman itu sebelumnya dilontarkan Menteri Pertahanan Inggris Gavin Williamson.

Ketika Inggris bersiap untuk meninggalkan Uni Eropa (Brexit) pada akhir bulan depan, yang merupakan perubahan kebijakan luar negeri dan perdagangan terbesarnya dalam lebih dari 40 tahun, Inggris berupaya memperkuat hubungan diplomatik dan hubungan dagang dengan negara-negara di seluruh dunia.

Awal bulan ini Williamson mengatakan Inggris akan menggunakan kekuatan militer untuk mendukung kepentingannya setelah Brexit dan menguraikan rencananya untuk mengerahkan kapal induk baru ke Pasifik, di mana London telah berusaha untuk menunjukkan pengaruhnya dalam hubungannya dengan China.

Media Inggris melaporkan bahwa China telah membatalkan pembicaraan perdagangan dengan Hammond karena kesal dengan pidato Williamson yang berisi ancaman tersebut.

Ketika ditanya langsung di radio BBC apakah hubungan itu dirusak oleh ancaman Williamson, Hammond mengatakan; "Ini adalah hubungan yang kompleks dan belum dibuat lebih sederhana oleh kekhawatiran China tentang penyebaran Angkatan Laut Kerajaan di Laut China Selatan."

Seorang pejabat Kementerian Pertahanan mengatakan pidato itu telah diselesaikan sebelumnya oleh departemen yang dipimpin Hammond dan Kantor Perdana Menteri.

Ekspor dan impor Inggris ke China mencapai rekor tertinggi pada tahun 2017. China adalah pasar ekspor keenam terbesar Inggris pada tahun itu, senilai 22,3 miliar poundterling dan sumber impor terbesar keempatnya, senilai 45,2 miliar poundsterling. Data ini berasal dari House of Commons Library.

Hammond dilaporkan menghentikan perjalanan di tengah amarah di Beijing atas rencana Williamson untuk mengirim kapal induk baru, HMS Queen Elizabeth, ke Pasifik.

Dalam pidatonya, Mr Williamson mengumumkan bahwa misi pertama dari kapal induk HMS Queen Elizabeth akan mencakup pekerjaan di wilayah Mediterania, Timur Tengah dan Pasifik.

Pada bulan Agustus tahun lalu, sebuah kapal perang Inggris berlayar dekat ke Kepulauan Paracel yang diklaim oleh China di Laut China Selatan, yang memicu kemarahan Beijing.

Hammond mengatakan dia kecewa karena orang China bereaksi marah atas komentar Williamson.

"Ini sepenuhnya prematur, kapal induk tidak akan berada dalam kesiapan operasional penuh untuk beberapa tahun lagi, tidak ada keputusan yang dibuat atau bahkan dibahas tentang di mana penempatan awal memungkinkan," kata Mr Hammond, dikutip Reuters, Jumat (22/2/2019).

Ditanya apakah Williamson harus dikekang, dia mengatakan; "Saya pikir sangat penting bagi kita untuk mengelola hubungan ini dengan China dengan sangat hati-hati." 





Credit  sindonews.com




Jelang Pertemuan Trump-Kim Jong-un, Korut Krisis Pangan


Jelang Pertemuan Trump-Kim Jong-un, Korut Krisis Pangan
Ilustrasi Korut. (Reuters/Damir Sagolj)



Jakarta, CB -- Sepekan menjelang pertemuan tingkat tinggi Kim Jong-un dan Presiden Amerika Serikat, Donald TrumpKorea Utara melaporkan bahwa mereka mengalami krisis pangan.

Dalam memo yang dilihat Reuters, Korut menyatakan mereka menghadapi kekurangan pangan sekitar 1,4 juta ton pada tahun 2019 akibat cuaca buruk, kekeringan, banjir, dan sanksi PBB sehingga terpaksa mengurangi separuh ransum.

Memo dua halaman tak bertanggal yang dikeluarkan oleh perwakilan Korea Utara untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa itu juga memaparkan bahwa produksi pangan mereka pada 2018 turun 503 ribu ton dari tahun sebelumnya.


PBB mengonfirmasi angka-angka ini sebagai data resmi pemerintah yang diberikan pada akhir Januari lalu.

"Pemerintah Korut menyerukan kepada organisasi internasional untuk segera menanggapi penanganan situasi pangan ini," demikian bunyi memo tersebut.

Korut menyatakan bakal mengimpor 200 ribu ton makanan dan memproduksi sekitar 400 ribu ton pada masa panen awal. Namun, masih ada kekurangan sehingga mereka harus memotong jatah harian dari 550 gram per orang menjadi 300 gram.

Juru bicara PBB, Stephane Dujarric, mengatakan bahwa pejabat AS dan kelompok-kelompok bantuan di Korut sedang berkonsultasi untuk "lebih memahami dampak situasi keamanan pangan pada orang-orang yang paling rentan untuk mengambil tindakan dini demi memenuhi kebutuhan kemanusiaan mereka."

Dia mengatakan PBB dan kelompok-kelompok bantuan hanya mampu membantu sepertiga dari enam juta orang berdasarkan perkiraan jumlah di tahun lalu karena kekurangan dana. 

PBB memperkirakan total 10,3 juta orang atau hampir setengah dari populasi membutuhkan bantuan dan sekitar 41 persen warga Korea Utara kekurangan gizi, kata Dujarric.

Memo ini terungkap sepekan menjelang KTT kedua antara Trump dan pemimpin Kim Jong Un yang salah satu agenda utamanya adalah denuklirisasi di Semenanjung Korea.

Akibat ambisi senjata nuklir, Korut diganjar serangkaian sanksi internasional, termasuk dari AS secara unilateral dan melalui PBB.

Benjamin Silberstein, editor North Korea Economy Watch dan seorang sarjana di Institut Kebijakan Luar Negeri, mengatakan bahwa Korut sengaja merilis memo ini untuk menekan AS dalam pertemuan Trump-Kim nanti. Menurut Silberstein, panen di Korut memang buruk, tidak ada tanda-tanda darurat.

"Lihat saja bagaimana surat itu ditulis. Mereka ingin membuatnya terdengar seperti sanksi sama dengan kelaparan sehingga AS harus benar-benar berbaik hati dan melepaskan mereka (dari sanksi)," katanya.

Kim Young-hee, seorang pembelot Korea Utara dan ahli ekonomi Korea Utara di Korea Development Bank di Seoul, juga menyampaikan opini serupa.

"Memo itu sepertinya pesan yang mengatakan 'Meskipun sanksi tidak mempengaruhi kehidupan orang secara langsung, mereka memengaruhi seluruh ekonomi dan kehidupan masyarakat semakin buruk. Jadi bukankah lebih baik jika sanksi diringankan?'" tuturnya.



Credit  cnnindonesia.com



Menhan Klaim Senjata Mutakhir Rusia Ratusan Kali Lebih Murah



Presiden Rusia, Vladimir Putin (tengah), Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu (kiri), dan Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Rusia dan Deputi Pertama Menteri Pertahanan Valery Gerasimov menyaksikan latihan militer di tempat pelatihan "Telemba", sekitar 80 kilometer utara kota Chita selama latihan militer Vostok 2018 di Siberia Timur, Rusia, Kamis, 13 September 2018. (Alexei Nikolsky, Sputnik, Kremlin Pool Photo via AP)

CB, Jakarta - Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu, mengklaim senjata terbaru Rusia ratusan kali lebih murah dibandingkan satu senjata musuh yang akan digunakan untuk menyerang Rusia.
"Panglima tertinggi mengatakan dalam pidatonya kepada Majelis Federal bahwa semua senjata canggih yang dia bicarakan setahun lalu telah dibuat dan beberapa di antaranya bahkan telah dioperasikan," kata Shoigu, dikutip dari TASS, 21 Februari 2019. Shoigu menambahkan bahwa Rusia senjata baru Rusia meningkatkan efisiensi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

"Rekan-rekan asing kami menyadari bahwa senjata kami ratusan kali lebih murah daripada sistem yang digunakan untuk melawan kami. Dan itu tidak berlaku hanya untuk sistem pertahanan rudal AS," katanya.

Menteri Pertahanan Rusia menekankan bahwa ada kegiatan yang pertama dan terutama ditujukan untuk menjamin keamanan militer Rusia tanpa meningkatkan biaya dan bergabung dengan perlombaan senjata.

Vladimir Putin melihat uji coba rudal hipersonik Avangard dari Kementerian Pertahanan Rusia di Moskow.[Sky News]
Perlombaan senjata dua negara superpower kembali terjadi setelah AS dan Rusia keluar dari perjanjian INF. Perjanjian yang dibuat selama Perang Dingin membatasi jarak rudal untuk menghindari bencana perang nuklir antara Uni Soviet dan AS.
Dalam pidatonya di hadapan Majelis Federal Rusia, Vladimir Putin juga memperingatkan ancaman AS yang semakin menyebar rudal di Eropa. Putin menegaskan Rusia akan mengarahkan sistem rudal nuklirnya lebih dekat dengan wilayah AS sebagai tanggapan.
Dikutip dari Reuters, Putin mengatakan tidak mencari konfrontasi dan tidak akan mengambil langkah ceroboh. Namun ia memperingatkan rudal Rusia akan secepat mungkin menghantam AS jika mengambil langkah berisiko.

Namun Putin tidak mengkonfirmasi secara teknis, bagaimana Rusia akan mengerahkan rudal dengan waktu serangan yang lebih singkat.
Opsi yang mungkin termasuk menempatkan mereka di tanah sekutu dekat wilayah AS, menyebarkan rudal lebih cepat di kapal selam, atau menggunakan salah satu senjata hipersonik yang menurut Moskow sedang dikembangkan.Dalam pidatonya pada hari Rabu, Putin mengatakan bahwa kapal selam yang mampu membawa drone bawah laut terbaru dengan kemampuan serangan nuklir, yang disebut Poseidon, akan diluncurkan pada musim semi ini, dan juga berbicara tentang keberhasilan pengembangan senjata hipersonik baru Rusia bernama Tsirkon.




Credit  tempo.co



Ketegangan dengan AS Memanas, Iran Latihan Perang di Selat Hormuz



Ketegangan dengan AS Memanas, Iran Latihan Perang di Selat Hormuz
Kawasan Selat Hormutz yang jadi lokasi latihan perang Angkatan Laut Iran. Foto/REUTERS

TEHERAN - Angkatan Laut Iran meluncurkan latihan perang berskala besar di Selat Hormuz dan Laut Oman. Teheran unjuk kekuatan maritimnya di tengah ketegangan dengan Amerika Serikat (AS) yang semakin memanas.

Komandan Angkatan Laut Iran Laksamana Muda Hossein Khanzadi mengatakan manuver dimulai pada hari Kamis dan akan berjalan selama seminggu. Untuk pertama kalinya, latihan akan menampilkan rudal yang diluncurkan dari kapal selam.

Awal pekan ini, Presiden Iran Hassan Rouhani meresmikan kapal selam produksi dalam negeri, Fateh (Penakluk). Menurut militer, kapal selam ini mampu menembakkan rudal jelajah.

Angkatan Laut Iran mengatakan Fateh dilengkapi dengan torpedo dan sistem penembakan presisi, dan mampu bertahan di bawah air hingga lima minggu.

AS dan sekutunya di wilayah Teluk telah berulang kali mengecam militer Iran sebagai ancaman terhadap kawasan itu. Namun Teheran mengatakan militernya hanya untuk tujuan pertahanan.

Khanzadi juga mengatakan rudal dengan jangkauan berbeda akan diluncurkan dari kapal perang selama latihan perang.

"Untuk pertama kalinya, senjata-senjata ini akan diuji secara serius dan kita dapat membuat wilayah maritim tidak aman bagi musuh dengan cara apa pun yang memungkinkan," kata Khanzadi, dikutip Al Jazeera, Jumat (22/2/2019).

Kegiatan-kegiatan Angkatan Laut Iran berlangsung di sebuah perairan yang berjarak 2 km dari Selat Hormuz dan membentang 10 derajat di utara Samudra Hindia.

Latihan perang Angkatan Laut akan mencakup bagaimana menghadapi ancaman eksternal, serta penilaian peralatan, kesiapan, akuntabilitas dan kesiapan Angkatan Laut Iran di perairan terbuka.

Latihan perang yang dinamai "Velayat 97" itu akan mencakup berbagai manuver, termasuk latihan perang amfibi dan anti-amfibi.

Pada bulan Januari, Iran mengadakan latihan bersama Angkatan Laut dengan Rusia di Laut Kaspia. Latihan pada saat itu melibatkan jet tempur Angkatan Udara, roket yang diproduksi di dalam negeri, dan anti-radar dan rudal termal diuji.

Ghanbar Naderi, seorang analis dan jurnalis pertahanan yang berbasis di Teheran, mengatakan latihan di Selat Hormuz adalah latihan tahunan sehingga tidak ada yang mengejutkan.

"Tidak ada yang luar biasa tentang acara tahunan ini," kata Naderi kepada Al Jazeera. "Tapi tentu saja, tahun ini mengambil arti yang berbeda karena perang ekonomi yang dihadapi negara ini."

"Seluruh idenya adalah untuk menguji kesiapan angkatan bersenjata. Ini seharusnya tidak ditafsirkan sebagai ancaman terhadap keamanan regional," tambahnya.

AS menarik diri dari kesepakatan nuklir bersejarah 2015 dengan kekuatan dunia dan menerapkan kembali sanksi sanksi terhadap Iran tahun lalu. Sejak itu ketegangan meningkat antara Washington dan Teheran. 





Credit  sindonews.com




Erdogan Dituding Ingin Sebarkan Ikhwanul Muslimin ke Suriah


Erdogan Dituding Ingin Sebarkan Ikhwanul Muslimin ke Suriah
Presiden Turki Recep Tayyep Erdogan. Foto/Istimewa

 

DAMASKUS - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dituding telah berusaha untuk membawa Ikhwanul Muslimin ke dalam pemerintahan di Suriah. Tudingan itu dilontarkan penasihat politik dan media untuk Presiden Suriah Bashar Assad, Bouthaina Shaaban.

"Apa yang masih coba dilakukan dan ingin dilakukan Erdogan sebelum dimulainya perang melawan Suriah ini adalah pengakuan Ikhwanul Muslimin dan menjadikannya bagian dari otoritas Suriah," kata Shaaban dalam sebuah wawancara dengan penyiar Al Mayadeen.

"Hari ini, Erdogan, bertindak melalui apa yang disebut oposisi, mayoritas dari yang, tentu saja, setia kepadanya, berusaha untuk menentukan nama yang akan memastikan bahwa Ikhwanul Muslimin memiliki suara di pemerintah Suriah," imbuhnya seperti dilansir dari Sputnik, Jumat (22/2/2019).

Shaaban melanjutkan dengan mencatat bahwa partai-partai berbasi agama tidak diizinkan di Suriah karena negara itu adalah negara pluralis sekuler.

Penasihat Assad itu mencatat bahwa presiden Turki telah berusaha menerapkan skema yang sama, termasuk membawa anggota anggota Ikhwanul Muslimin ke dalam pemerintahan, di beberapa negara lain juga.

Pernyataan itu muncul setelah Assad mengatakan dalam pidato pada 17 Februari bahwa Erdogan adalah "budak kecil Amerika Serikat" dan mengisyaratkan afiliasi presiden Turki itu dengan organisasi Islam.

Suriah sendiri menganggap Ikhwanul Muslimin sebagai kelompok teror dan sejumlah negara kawasan lainnya. Namun, beberapa negara regional percaya bahwa Ankara mendukung grup tersebut. Erdogan mengatakan bahwa Ikhwanul Muslimin adalah organisasi ideologis dan tidak boleh diperlakukan sebagai kelompok teror.




Credit  sindonews.com




Turki Jajaki Beli Sistem Rudal S-400 dan Rudal Patriot Bersamaan


Radar dan software S-400 Triumph telah disempurnakan sehingga dapat menghancurkan 36 target secara bersamaan. Radar panorama 91N6E dapat mendeteksi target sejauh 600 km dengan perlindungan anti jamming. Radar 92N6 merupakan radar multi fungsi yang mampu mendeteksi 100 target dengan jangkauan 400 km. Sputnik/Sergey Malgavko
Radar dan software S-400 Triumph telah disempurnakan sehingga dapat menghancurkan 36 target secara bersamaan. Radar panorama 91N6E dapat mendeteksi target sejauh 600 km dengan perlindungan anti jamming. Radar 92N6 merupakan radar multi fungsi yang mampu mendeteksi 100 target dengan jangkauan 400 km. Sputnik/Sergey Malgavko

CBIstanbul – Pemerintah Turki mengatakan akan merampungkan proses pembelian senjata rudal anti-serangan udara S-400 dari Rusia pada Oktober 2019.

Pernyataan ini keluar di tengah keberatan Amerika Serikat, yang berkeberatan negara anggota NATO membeli senjata dari Rusia.
Pada saat yang sama, AS dan Turki juga menjajaki penjualan sistem rudal anti-serangan udara Patriot.
Pejabat kementerian Pertahanan Turki mengatakan proses pembicaraan pembelian rudal Patriot masih berlangsung termasuk mengenai transfer teknologi dan waktu pengiriman rudal.

“Pemerintah Turki mengatakan membutuhkan alternatif sistem pertahanan untuk melawan ancaman regional dan dapat menasionalisasi sistem senjata Rusia ini dengan mendesain ulang piranti lunaknya,” begitu dilansir Aljazeera pada Kamis, 21 Februari 2019.
Hubungan AS dan Turki menegang setelah kedua negara berbeda pendapat mengenai keberadaan milisi Kurdi YPG, yang beroperasi di sisi utara Suriah.
AS mendukung milisi ini untuk melawan kelompok ISIS. Sedangkan Turki melihat kelompok itu sebagai teroris yang berusaha memisahkan diri dari negara.
Wakil Presiden Amerika Serikat, Mike Pence, mengatakan negaranya berkeberatan dengan rencana Turki membeli S-400 dari Rusia.
“Kami tidak akan diam saja sementara ada anggota NATO membeli senjata dari musuh kita. Kami tidak bisa menjamin pertahanan Barat jika sekutu kami menggantungkan diri pada Timur,” kata Pence baru-baru ini.

Menurut Murat Aslan, yang merupakan analis senjata dan bekas pejabat militer Turki, sistem pertahanan negara-negara Baltik dan Eropa Timur terdiri dari sistem senjata Rusia dan NATO. Ini termasuk sistem radar dan mekanisme pendukung. Dia mempertanyakan keberatan AS soal pembelian S-400 oleh Turki.
“Kenapa tidak? Turki telah membeli sistem pertahanan udara dari AS. Tapi pihak AS yang meminta harga sangat tinggi, persyaratan dan adanya kekhawatiran penolakan oleh kongres,” kata dia seperti dilansir Aljazeera.
Menurut Aslan, masalah interoperatibilitas antara sistem senjata Barat dan Timur tidak terbukti.
“Kesepakatan dengan pemerintah Rusia tidak mencantumkan larangan pemasangan patch software yang bisa dimodifikasi oleh Turki agar sesuai standar nasional dan NATO,” kata dia.

Seorang pejabat AS mengatakan kepada Aljzaeera bahwa kongres AS tidak akan menyetujui penjualan paket Patriot ke Turki kecuali Ankara membatalkan pembelian S-400.
Selain Turki, seperti dilansir Reuters, Rusia menjual senjata canggih yang mampu mengejar pesawat jet tempur musuh itu ke Cina, Iran dan India. AS tidak berkeberatan saat India, yang bertikai dengan Cina, membeli senjata ini dari Rusia. Namun, AS mengenakan sanksi kepada unit di militer Cina, yang mempelopori pembelian senjata ini.





Credit  tempo.co




Transfer Nuklir AS ke Arab Saudi Untungkan Jared Kushner?


Penasihat senior Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Jared Kushner, kiri. (Jabin Botsford/The Washington Post)
Penasihat senior Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Jared Kushner, kiri. (Jabin Botsford/The Washington Post)

CB, Jakarta - Pejabat senior pemerintahan Donald Trump yang memaksakan penjualan teknologi nuklir ke Arab Saudi diyakini bisa menguntungkan keluarga Jared Kushner.
Mengutip whistleblower di dalam pemerintah AS, laporan oleh Dewan Pengawas dan komite reformasi yang dipimpin Demokrat menuduh "tindakan tidak normal" di Gedung Putih mengenai proposal untuk membangun lusinan reaktor nuklir di seluruh kerajaan Saudi.
Dikutip dari The Independent, 21 Februari 2019, Komite DPR pada hari Selasa membuka penyelidikan atas tuduhan, yang mencakup kekhawatiran apakah pejabat Gedung Putih pada bulan-bulan awal pemerintahan Trump berusaha untuk memperbaiki prosedur keamanan nasional, dan memaksakan kesepakatan dengan Arab Saudi yang dapat secara finansial menguntungkan pendukung dekat presiden Trump.
Menurut laporan itu, upaya nuklir didorong oleh mantan penasihat keamanan nasional Michael Flynn, yang dipecat pada awal 2017 dan sedang menunggu hukuman karena berbohong kepada FBI dalam penyelidikan Rusia.
Derek Harvey, seorang pejabat Dewan Keamanan Nasional yang dibawa oleh Flynn, terus mengerjakan proposal tersebut, yang masih dalam pertimbangan oleh pemerintahan Trump.
Mengandalkan keterangan whistleblower, komunikasi email dan dokumen lainnya, laporan komite merinci bagaimana Dewan Keamanan Nasional (NSC) dan pejabat etika berulang kali memperingatkan tindakan Flynn dan seorang pembantu senior bisa bertabrakan dengan konflik kepentingan federal dan undang-undang yang mengatur transfer teknologi nuklir untuk kekuatan asing.
Laporan itu juga mencatat salah satu produsen pembangkit listrik yang dapat mengambil manfaat dari kesepakatan seperti itu termasuk Westinghouse Electric, anak perusahaan dari Brookfield Asset Management, sebuah perusahaan yang membuat kesepakatan pada bulan Agustus untuk menyelamatkan menara 666 Fifth Avenue milik keluarga Kushner di Manhattan yang terlilit hutang besar.
Laporan juga mengungkap bahwa Kushner, menantu dan penasihat presiden, diduga tetap terlibat langsung dengan upaya-upaya itu, dan ia akan melakukan perjalanan ke Arab Saudi pada akhir Februari untuk berbagi poin-poin rencana ekonomi AS dan proposal perdamaian di Timur Tengah.
Gedung Putih dan Kushner tidak segera menanggapi laporan ini.

Presiden Donald Trump bersama dengan Pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman di Gedung Putih, Washington, 20 Maret 2018. REUTERS/Jonathan Ernst/File Photo
Laporan itu muncul pada saat anggota parlemen semakin gelisah dengan hubungan dekat antara pemerintahan Trump dan Arab Saudi, yang telah menimbulkan kekhawatiran bahkan di antara anggota partai Republik di Kongres.
Anggota parlemen dari kedua belah pihak telah menyatakan keprihatinan bahwa Arab Saudi dapat mengembangkan senjata nuklir jika teknologi AS ditransfer tanpa perlindungan yang tepat.
Trump telah menjadikan kerajaan Saudi sebagai pusat kebijakan luar negerinya di Timur Tengah untuk menekan Iran, meskipun Trump berulangkali mengecam pembunuhan kolumnis Washington Post Jamal Khashoggi dan peran Saudi dalam perang di Yaman.
Para penyelidik kongres juga menyelidiki peran Tom Barrack, seorang pendukung proposal nuklir yang menjalankan komite pelantikan presiden Trump, yang berada di bawah penyelidikan terpisah oleh jaksa federal di New York. Rick Gates, mantan karyawan dan kooperator Barrack dalam investigasi Mueller, juga terlibat dalam advokasi untuk proposal nuklir.

Juru bicara Tom Barrack mengatakan ia akan bekerja sama dengan penyelidikan DPR. Sementara Harvey belum berkomentar terkait hal ini.Menurut laporan itu, pelapor datang ke komite karena mereka memiliki kekhawatiran tentang upaya di dalam Gedung Putih untuk mempercepat transfer teknologi nuklir AS yang sangat sensitif ke Arab Saudi, karena berpotensi melanggar Undang-Undang Energi Atom dan tanpa tinjauan oleh Kongres.




Credit  tempo.co




Rakyat Palestina shalat di luar masjid Al-Aqsha untuk protes penutupan


Rakyat Palestina shalat di luar masjid Al-Aqsha untuk protes penutupan
kompleks Mesjid Al-Aqsha di Palestina . (WAFA)




Al-Quds, 21/2 (CB) - Puluhan orang Palestina menunaikan shalat pada Rabu (20/2) di luar komplek Masjid Al-Aqsha, yang menjadi tempat bentrokan, di Al-Quds (Jerusalem) untuk memprotes penutupan yang berlanjut oleh Israel atas Bab Ar-Rahmah.

Pada Rabu pagi, pasukan Israel digelar di dekat gerbang itu di tengah ketegangan yang meningkat dengan orang Palestina yang beribadah, demikian dilaporkan Kantor Berita Turki, Anadolu --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis malam.

Gerbang berada di sisi timur kompleks tempat suci umat Muslim tersebut.

Pada Senin, penguasa Yahudi menutup gerbang itu, menghalangi ratusan orang Muslim yang ingin beribadah memasuki Masjid Al-Aqsha, dan menahan beberapa orang Palestina di dalam kompleks masjid tersebut.

Hari berikutnya, penguasa Yahudi dilaporkan membuka kembali gerbang itu untuk sementara.



Credit  antaranews.com




Hamas Tolak Bertemu Utusan Perdamaian Timur Tengah Norwegia



Hamas Tolak Bertemu Utusan Perdamaian Timur Tengah Norwegia
Pemimpin Hamas di Jalur Gaza, Yahya al-Sinwar, menolak bertemu dengan utusan khusus Norwegia untuk proses perdamaian Timur Tengan Tor Wennesland. Foto/Istimewa

 

GAZA - Pemimpin kelompok Islam Hamas di Jalur Gaza, Yahya al-Sinwar, menolak bertemu dengan utusan khusus Norwegia untuk proses perdamaian Timur Tengan Tor Wennesland. Hal itu diungkapkan oleh seorang sumber yang mengahui soal informasi tersebut kepada Anadolu.

"Wennesland telah meminta untuk bertemu Sinwar selama perjalanannya baru-baru ini ke wilayah Palestina," kata sumber yang berbicara secara anonim kepada kantor berita Turki itu, Jumat (22/2/2019).

Pada hari Selasa, Wennesland bertemu dengan Perdana Menteri Palestina Rami al-Hamdallah di kantornya di kota Ramallah, Tepi Barat yang diduduki. Ramallah adalah Ibu Kota administrasi pemerintah Palestina.

Kantor Sinwar sejauh ini menahan diri untuk mengomentari pernyataan sumber.

Sinwar telah beberapa kali bertemu dengan Wennesland di masa lalu.

Sementara itu, dikutip dari Middle East Monitor, anggota senior biro politik Hamas Mousa Abu Marzouq baru-baru ini mengatakan Norwegia mengerahkan upaya untuk mengatasi krisis kemanusiaan di Gaza. Ia menambahkan bahwa gerakan Islam itu memiliki hubungan "kuat" dengan pemerintah Norwegia.

Norwegia mengepalai kelompok negara-negara Eropa untuk mendukung masalah Palestina.

Gaza telah menyaksikan krisis kemanusiaan yang dahsyat sejak 30 Maret 2018 ketika penduduk daerah kantong itu melakukan aksi yang disebut sebagai Great March of Return. Aksi ini bertujuan untuk menarik perhatian dunia internasional terhadap hak warga Palestina untuk kembali ke rumah-rumah mereka di Nakba saat dipindahkan secara paksa pada tahun 1948. 

Aksi ini juga bertujuan untuk menghancurkan pengepungan Israel-Mesir selama 12 tahun di Jalur Gaza, di mana daerah kantong itu diblokade dari darat, udara dan laut.

Sejak demonstrasi dimulai, lebih dari 230 demonstran Palestina telah tewas oleh tembakan tentara Israel. 



Credit  sindonews.com




Israel Luncurkan Rudal Rocks yang Bisa Hancurkan Bungker Bawah Tanah


Israel Luncurkan Rudal Rocks yang Bisa Hancurkan Bungker Bawah Tanah
Rudal Rocks diluncurkan perusahaan Israel dalam pameran Aero India di Bangalore. Foto/Globes


TEL AVIV - Perusahaan elektronik pertahanan Israel, Rafael Advanced Defense Systems Ltd., telah meluncurkan rudal jarak jauh Rocks dalam pameran Aero India di Bangalore. Misil air-to-surface (udara ke permukaan) ini diklaim mampu menghancurkan target bawah tanah, seperti bungker.

Menurut Rafael, rudal baru dapat ditembakkan jarak jauh dari pesawat tempur menuju target permukaan dan bawah tanah sehingga pesawat tetap di luar area yang ditargetkan oleh sistem pertahanan udara.

Rudal itu, lanjut Rafael, bergerak lebih cepat daripada kecepatan suara sehingga mengurangi kemungkinan bahwa pesawat yang menembakkan rudal akan dideteksi oleh pertahanan anti-pesawat. Menurut Rafael misil itu juga dapat menghantam target yang bergerak dan juga mengganggu sistem navigasi GPS, jika ditargetkan.

Rudal Rocks sendiri dipandu sebagian besar jalan menuju target dengan sistem navigasi GPS, sedangkan beberapa meter terakhir dilakukan oleh perangkat pelacak dan memproses foto-foto target guna memastikan pukulan yang tepat. Rafael belum mengungkapkan rincian lengkap tentang kisaran rudal dan muatannya, tetapi menekankan bahwa hulu ledaknya mematikan.

Wakil Presiden dan Kepala Sektor Sistem Udara Rafael dan C4ISR (Command, Control, Communications, Computers, Intelligence, Surveillance and Reconnaissance), Yuval Miller, mengatakan; "Rocks adalah rudal yang maju dan inovatif dan kami juga telah menerapkan teknologi yang sudah digunakan dalam sistem senjata rudal Spice, yang sudah beroperasi".

Seorang sumber terkait yang dikutip media Israel, Globes, Kamis (21/2/2019), percaya bahwa Rafael telah merancang rudal baru terutama untuk pasar India di mana perusahaan Israel telah aktif selama beberapa dekade melalui berbagai anak perusahaan dan banyak kemitraan bisnis. 

Sebagai bagian dari kolaborasinya dengan India, Rafael telah mentransfer pengetahuan yang memungkinkan perusahaan lokal untuk memproduksi beberapa produknya di India sebagai bagian dari kebijakan pemerintah India, "Make in India".

Rafael juga telah menunggu beberapa waktu untuk lampu hijau dari pemerintah India guna untuk kesepakatan untuk rudal anti-tank Spike bernilai ratusan juta dolar. Kesepakatan itu ditangguhkan oleh pertengkaran internal di India mengenai apakah akan membeli rudal anti-tank Rafael atau rudal alternatif yang sedang dikembangkan di India. 




Credit  sindonews.com