CB,MINDANAO -- Daerah Otonom Mindanao Muslim
(ARMM) memperingati ulang tahun ke-28 pada Senin (20/11) lalu. Petinggi
daerah tersebut optimistis bahwa Pemerintah Filipina akan menyetujui
Undang-undang Dasar (UUD) untuk umat Muslim di kawasan tersebut.
Dilansir dari World Bulletin,
Kamis (23/11), Gubernur ARMM, Mujiv Hataman, menyampaikan optimisme
tersebut. "Saya percaya hal itu akan segera terjadi," kata Hataman.
UUD bagi bangsa Moro atau yang populer disebut Bangsamoro Basic Law
(BBL) itu merupakan pemenuhan kesepakatan damai yang dilakukan pada 2014
antara pemerintah Filipina dan Front Pembebasan Islam Moro (MILF).
Aturan ini dipresentasikan oleh Komisi Transisi Bangsa moro kepada
Presiden Rodrigo Duterte pada bulan Juli. Duterte lantas mengirimkan
aturan ini kepada Senat dan Kongres pada Agustus.
Pada bulan lalu, Duterte juga meminta anggota parlemen untuk
mempercepat berlakunya usulan BBL karena dia berkomitmen pada MILF dan
Front Pembebasan Nasional Moro untuk menyampaikannya. "Jika kita tidak
bertindak secepat itu, saya berpikir bahwa kita akan mengalami masalah.
"Itu adalah komitmen. Bukan janji tapi komitmen kepada orang Moro," kata
Duterte.
Hataman mengatakan bahwa percepatan pembahasan BBL merupakan bentuk
rasa hormat kepada ribuan saudara laki-laki Muslim yang terkena dampak
krisis lima bulan di Marawi. Sementara itu, Duterte mengatakan bahwa BBL
akan membantu meningkatkan perdamaian di Mindanao karena pemerintah
memulai rehabilitasi Kota Marawi.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China Lu Kang. FOTO/INDIA TV
SEOUL
- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menetapkan Korea Utara
(Korut) dalam daftar negara sponsor terorisme. Langkah tersebut didukung
Korea Selatan (Korsel) dan Jepang. Meski demikian, China sebagai
aliansi Korut meminta semua pihak kembali ke meja perundingan.
Juru
bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China Lu Kang menjelaskan,
Beijing telah mengetahui tentang keputusan AS tersebut. "Saat ini,
situasi di semenanjung Korea rumit dan sensitif. Kami masih berharap
semua pihak terkait dapat berbuat lebih banyak untuk meringankan situasi
dan lebih kondusif bagi semua pihak kembali ke jalur negosiasi, dialog,
dan konsultasi untuk menyelesaikan isu nuklir semenanjung," kata Lu di
Beijing, dikutip kantor berita Reuters.
Menurut China,
langkah AS akan semakin memperumit situasi di semenanjung Korea.
"Prospek semenanjung Korea bebas nuklir telah menjauh oleh satu aksi,
disusul aksi lain yang tidak bertanggung jawab atau retorika
menggelegar," ungkap Lu.
Peningkatan ketegangan di Korea pada
tahun ini tak dapat dilepaskan dari sejumlah perang kata-kata antara AS
dan Korut. Langkah Trump memasukkan kembali Korut dalam daftar negara
sponsor terorisme sepekan setelah dia kembali dari lawatan ke Asia
selama 12 hari.
Lawatan itu memiliki agenda utama menghentikan
ambisi nuklir Korut. "Sebagai tambahan mengancam dunia dengan kehancuran
nuklir, Korut berulang kali mendukung aksi terorisme inter nasional,
termasuk berbagai pembunuhan di tanah asing," kata Trump di Gedung
Putih.
"Ini akan ditindaklanjuti dengan sanksi dan penalti pada
Korut dan orang-orang terkait serta mendukung kampanye tekanan maksimal
untuk mengisolasi rezim kejam," ungkap Trump.
Jepang dan Korsel
sebagai aliansi AS mendukung langkah Trump. "Saya menyambut dan
mendukung langkah itu untuk meningkatkan tekanan pada Korut," kata
Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe. "Korsel berharap langkah Trump
akan mendukung denuklirisasi damai," papar pernyataan Kementerian Luar
Negeri Korsel.
PM Australia Malcolm Trunbull juga mendukung
keputusan Trump. "Kim Jong-un menjalankan operasi kriminal global dari
perdagangan senjata Korut, perdagangan narkoba, terlibat kejahatan cyber, dan mengancam stabilitas wilayah dengan senjata nuklirnya," kata Turnbull di Sydney.
Kota Marawi bebas ISIS pada 17 Oktober lalu.
Australia dan negara-negara ASEAN sepakat bekerja sama menghentikan
aliran dana bagi terorisme. (AFP PHOTO/Ted ALJIBE)
Jakarta, CB -- Australia dan negara-negara di Asia Tenggara (ASEAN) sepakat menjalin kerja sama untuk memutus aliran dana terorisme
di kawasan. Aliansi yang dinamakan Kelompok Kerja Pemberantasan
Pendanaan Terorisme Asia Tenggara ini dibentuk sebagai bagian dari
penguatan kerja sama intelijen dikawasan dalam mengantisipasi ancaman
terorisme.
"Stabilitas dan keamanan di Asia Tenggara adalah
kepentingan kritikal bagi Australia. Canberra berkomitmen untuk
memberantas ancaman teroris termasuk ISIS di kawasan," kata Menteri
Kehakiman Australia Michael Keenan dalam sebuah konferensi
konter-terorisme di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (22/11).
Keenan
mengatakan aliansi ini akan dipimpin oleh Badan Intelijen Keuangan
Australia, AUSTRAC, dan Dewan Anti-Pencurian Uang Filipina. Di bawah
inisiatif baru ini, seluruh negara yang berpartisipasi akan langsung
memblokir setiap jalur pendanaan mencurigakan dari sistem keuangan
internasional dan sumber lainnya.
Penguatan kerja sama ini disepakati menyusul kekhawatiran kehadiran
kelompok teroris, milisi teroris di Irak dan Suriah (ISIS) di kawasan.
Kekhawatiran itu muncul setelah kelompok milisi Maute di Filipina, yang
berbaiat kepada ISIS, menguasai Kota Marawi selama lima bulan sejak
akhir Mei lalu.
Sejumlah pihak khawatir bahwa konflik Marawi di Filipina menjadi
awal rencana ISIS untuk membentuk basis baru di kawasan Asia Tenggara
setelah kekalahannya di Irak dan Suriah.
Tak sedikit milisi asal
Indonesia, Malaysia, Singapura bergabung dengan aksi terorisme Maute di
Marawi. Kelompok itu akhirnya berhasil ditumbangkan pada pertengahan
Oktober lalu setelah pemimpin mereka, Omarkhayam Maute, bersama Isnilon
Hapilon, pemimpin Abu Sayyaf, yang disebut-sebut sebagai Emir ISIS Asia
Tenggara, tewas di tangan militer.
"Tragedi Bom Bali pada 2002 yang menewaskan ratusan orang termasuk
puluhan turis asal Negeri Kanguru itu juga menjadi salah satu pendorong
Australia untuk bekerja sama dengan negara di kawasan dalam hal
pemberantasan terorisme.
Australia bahkan mengirimkan dua pesawat
tempur Orion untuk membantu militer Filipina memantau pergerakan
militan demi membebaskan Kota Marawi dari genggaman teroris ISIS.
Sebagaiaman dikutip AFP,
Keenan mengatakan, Australia sebenarnya telah lama melakukan pertukaran
informasi intelijen dengan negara di Asia Tenggara. Namun, katanya,
kerja sama intelijen ini perlu dilembagakan agar bisa berdampak secara
maksimal.
Kita tahu bahwa kunci senjata untuk mengalahkan perang melawan teroris
adalah dengan sumber informasi. Maka dari itu, kita perlu menemukan cara
untuk berbagi informasi intelijen dengan tepat sasaran dan tepat
waktu," kata Keenan yang turut mendampingi Perdana Menteri Malcolm
Turnbull dalam konferensi itu.
Arsip Foto. Pemimpin tertinggi Institusi
al-Azhar, Kairo, Mesir, Grand Syeikh of Al Azhar Ahmed Mohammed Ahmed
Eltayeb (kiri) berbincang dengan sejumlah santri saat berkunjung di
Pondok Modern Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (25/2/2016). ( ANTARA
FOTO/Siswowidodo)
Kuching (CB) - Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno
LP Marsudi dan Menteri Pendidikan Tinggi Malaysia Idris Jusuh
menandatangani nota kesepahaman kerja sama mengenai pengembangan
pendidikan tinggi Islam di Hotel Hilton Kuching, Sarawak, Malaysia,
Rabu.
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan Perdana Menteri
Malaysia Dato Sri Mohamad Najib menyaksikan penandatanganan nota
kesepahaman kerja sama yang lingkupnya pendidikan berbasis Islam
tersebut.
Setelah menyaksikan penandatanganan kerja sama dan menyampaikan
keterangan pers bersama, sekitar pukul 14.00 waktu setempat, Presiden
Jokowi dan rombongan menuju Stadium Perpaduan Kuching untuk menghadiri
acara Temu Kangen Masyarakat Indonesia di Sarawak dengan Presiden RI.
Presiden antara lain didampingi oleh Duta Besar Indonesia untuk
Malaysia Rusdi Kirana dan Konsul Jenderal RI Kuching Jahar Gultom.
Di Kuching, Jokowi-Najib Hasilkan Enam Lembar Kesepakatan
Presiden Joko Widodo dan PM Malaysia Najib Tun
Razak dalam Pertemuan Tingkat Tinggi Tahunan ke-12 Indonesia-Malaysia
di Kuching, Sarawak, Rabu (22/11). (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta, CB -- Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Malaysia Najib Tun Razak menghasilkan enam lembar kesepakatan bersama seusai pertemuan tahunan ke-12 di Kuching, Sarawak, Malaysia, Rabu (22/11).
Beragam
kesepakatan itu menunjukkan bahwa kerja sama antara Indonesia dan
Malaysia semakin kokoh. Hal ini tampak dengan meningkatnya angka
perdagangan lebih dari 21 persen di semester pertama 2017.
Dalam
pernyataan pers bersama Presiden Jokowi dan PM Najib di Hotel Hilton,
Kuching, Malaysia, Indonesia mengharapkan Malaysia bisa mengalokasikan
20 persen kuota impor berasnya untuk Indonesia.
“Indonesia berharap Malaysia dapat mengalokasikan 20 persen dari kuota
impor berasnya, sekitar 150 ribu ton dengan mengimpor dari Indonesia,”
kata Presiden Jokowi.
Indonesia telah memulai ekspor beras ke Malaysia pada Oktober
2017 lalu sebanyak 25 ribu ton. Jumlah ekspor tersebut diharapkan akan
terus meningkat setiap tahun.
Selain itu, masalah pengaturan
perbatasan yang merupakan salah satu ciri khas hubungan
Indonesia-Malaysia juga turut dibahas dalam pertemuan tersebut.
“Indonesia mengharapkan draft Border Crossing Agreement yang sudah selesai dirundingkan untuk segera ditandatangani. Demikian juga dengan Border Trade Agreement,” kata Presiden Jokowi.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa kedua
negara memiliki kerja sama baru yang sangat strategis yaitu penguatan
kemitraan untuk kelapa sawit melalui pembentukan Council of Palm Oil
Producing Countries (CPOPC).
Bahkan pada November 2017,
Indonesia telah menjadi tuan rumah Pertemuan Tingkat Menteri CPOPC
dengan mengundang sejumlah negara penghasil sawit lainnya.
“Kita harus bersatu melawan kampanye hitam terhadap kelapa sawit,” kata Presiden Jokowi.
Isu
penting lain yang dibahas kedua negara adalah terkait perlindungan
warga negara Indonesia yang tinggal dan bekerja di Malaysia. Hal ini
penting mengingat perlindungan WNI merupakan prioritas pemerintah
Indonesia.
“Hak pendidikan bagi anak pekerja Indonesia juga telah saya mohonkan perhatian kepada PM Najib,” kata Kepala Negara.
Sementara itu, PM Najib menyampaikan apresiasi kepada Presiden Jokowi atas upayanya mengatasi kabut asap.
“Saya
mau ucapkan terima kasih kepada pemerintah Republik Indonesia. Sudah
dua tahun Malaysia tidak alami masalah jerebu,” kata PM Najib merujuk
istilah kabut asap dalam bahasa Malaysia.
Lebih lanjut, PM Najib menyampaikan bahwa upaya tersebut tak lepas dari perhatian serius yang diberikan pemerintah Indonesia.
“Terima kasih atas perhatian serius Indonesia, ini yang memberikan
kelegaan terhadap rakyat Indonesia termasuk Sarawak. Cuaca sudah lega,
enaklah,” tutur PM Najib.
Kedua kepala negara juga menyaksikan
penandatanganan Nota Kesepahaman Kerja Sama Indonesia-Malaysia dalam
Bidang Pendidikan Tinggi Islam yang dilakukan oleh Menteri Luar Negeri
Retno Marsudi dengan Menteri Pendidikan Tinggi Malaysia Idris Jusoh.
Dalam
enam lembar kesepakatan bersama, kedua negara juga menyetujui kerja
sama konservasi badak Sumatera, dan kerja sama trilateral antara
Indonesia-Malaysia-Filipina dalam mengatasi keamanan maritim. Presiden
Jokowi dan PM Najib juga menyambut baik patroli maritim trilateral di
Tarakan yang dimulai 19 Juni lalu, patroli udara trilateral yang
diluncurkan di Subang, Malaysia 12 Oktober lalu.
Kedua pemimpin juga membahas pentingnya bekerja sama dengan mitra
regional untuk mengatasi tantangan keamanan kawasan. Antara lain
terorisme dan ancaman dari pulangnya para milisi teroris asing, ancaman
kejahatan cyber, serta keamanan maritim.
Presiden Jokowi dan PM
Najib juga menyampaikan keprihatinan serta kekhawatiran akan ancaman
rudal nuklir Korea Utara. Baik Indonesia maupun Malaysia sama-sama
mendesak Korea Utara untuk mematuhi Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan
Bangsa-bangsa (DK-PBB).
CB,BEOGRAD -- Presiden Serbia, Aleksandar Vucic,
meminta warganya melupakan kenangan pahit konflik yang pernah terjadi
di Semenanjung Balkan pada dua dekade lalu. Pada Rabu (22/11), pemimpin
tentara Serbia-Bosnia selama Perang Bosnia, Ratko Mladic, dijatuhi
hukuman seumur hidup karena terbukti terlibat dalam pembersihan etnis
saat perang tersebut.
Pengadilan Pidana Internasional untuk bekas
Yugoslavia (ICTY) di Den Haag, Belanda, memutuskan bahwa Mladic harus
menghabiskan sisa hidupnya di penjara. Mladic juga didakwa atas lebih
dari 10 tuduhan termasuk kejahatan perang dan kejahatan terhadap
kemanusiaan selama perang antar-etnis di Semenanjung Balkan pada
1990-an.
"Kita harus mulai melihat ke masa depan, memikirkan
anak-anak kita, perdamaian, stabilitas di wilayah ini," kata Vucic,
sebagaimana dilansir dari SBS, Kamis (23/11).
Vucic juga
ingin memastikan bahwa perang saudara tidak akan terjadi lagi di
wilayah Balkan. "Ada kebutuhan untuk merevitalisasi pabrik, membangun
bangunan, dan bukannya mengungkap kembali air mata masa lalu," lanjut
dia.
Vucic sebelumnya pernah menjadi bagian dari kelompok
ultranasionalis dan sekutu dekat orang Presiden Serbia sebelumnya,
Slobodan Milosevic. Seperti diketahui, Milosevic juga menghadapi tuduhan
kejahatan perang ketika dia meninggal dalam tahanan pada tahun 2006.
Kini, Vucic telah menjadi bagian pro-Eropa yang gigih dan berharap dapat
membawa Serbia masuk ke dalam Uni Eropa.
Ilustrasi pencarian pesawat jatuh. Pesawat
milik Angkatan Laut Amerika Serikat jatuh di perairan Jepang, tenggara
Okiniawa, Rabu (22/11) (REUTERS/Maxim Shemetov)
Jakarta, CB -- Sebuah pesawat angkatan laut Amerika Serikat yang mengangkut 11 awak dan penumpang jatuh di lepas pantai perairan Jepang sebelah tenggara Okinawa pada Rabu (22/11) sore waktu setempat.
Angkatan
Laut melaporkan pesawat Greyhound C-2 jatuh sektiar pukul 14.45 waktu
setempat saat hendak terbang mendekati kapal induk USS Ronald Reagan
yang tengah beroperasi di Laut Filipina.
Pesawat yang telah
beroperasi selama lebih dari lima dekade dan biasanya dikerahkan untuk
mengangkut personel,dokumen, dan barang dari darat menuju kapal-kapal
militer yang tengah berlayar di tengah samudra.
Hingga kini penyebab jatuhnya pesawat itu belum jelas. Daftar identitas
para penumpang dan kru pesawat pun belum diungkap ke publik.
Armada Ketujuh Angkatan Laut AS di Samudera Hindia dan bagian
barat Samudra Pasifik mengatakan operasi pencarian dan penyelamatan pun
sudah dikerahkan untuk menyelamatkan awak pesawat naas yang jatuh
tersebut. Tak ada laporan mengenai korban jiwa dalam insiden tersebut.
"Pemulihan
para kru dan penumpang pesawat tengah berjalan dan kondisi mereka akan
dievaluasi oleh staf medis USS Ronald Reegan," bunyi pernyataan Angkatan
Laut AS sebagaimana dikutip The Independent.
Armada
Ketujuh Angkatan Laut AS pernah mengalami dua kecelakan fatal dalam
setahun terakhir hingga menewaskan 17 pelaut. Pertama, pada Agustus lalu
saat kapal USS John S.
McCain bertabrakan dengan kapal tanker minyak di dekat perairan Singapura yang menewaskan 10 orang.
Kedua
yakni insiden kapal perang USS Fitzgerald yang bertabrakan dengan kapal
kontainer pada Juni lalu hingga menewaskan tujuh personel angkatan
laut.
Kedua kecelakaan itu pun menyebabkan delapan perwira tinggi
angkatan laut termasuk komandan tertinggi Armada Ketujuh Angkatan Laut
Amerika Serikat dipindahkan dari jabatannya.
Pesawat pengangkut milik Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) dilaporkan jatuh di perairan Okinawa, Jepang. Foto/Istimewa
TOKYO
- Pesawat pengangkut milik Angkatan Laut Amerika Serikat (AS)
dilaporkan jatuh di perairan Okinawa, Jepang. Saat jatuh, kapal itu
diketahui membawa 11 orang, termasuk pilot dan co-pilot.
Armada
Ketujuh AS menuturkan, kapal tersebut jatuh saat dalam perjalanan untuk
kembali ke kapal induk USS Ronald Reagan. Proses pencarian pesawat nahas
tersebut saat ini sedang berlangsung.
"USS Ronald Reagan sedang
melakukan operasi pencarian dan penyelamatan. Penyebab kecelakaan itu
belum diketahui," kata Armada Ketujuh AS dalam sebuah pernyataan, sepeti
dilansir Reuters pada Rabu (22/11).
Sementara itu, Menteri
Pertahanan Jepang Itsunori Onodera mengatakan, Angkatan Laut AS telah
memberitahukan kepadanya bahwa kecelakaan yang terjadi di dekat Laut
Filipina itu mungkin disebabkan oleh masalah mesin.
Pesawat
bertenaga propeller bertenaga, Greyhound C-2, membawa personel, surat
dan kargo lainnya dari pangkalan daratan ke kapal induk yang beroperasi
di laut. Pesawat tersebut telah beroperasi lebih dari lima dekade dan
akan digantikan oleh pesawat tilt-rotor jarak jauh, Osprey.
Mar Del Plata, Argentina (CB) - Pencarian selama satu
pekan kapal selam milik angkatan laut Argentina yang hilang di Atlantik
Selatan telah mencapai "fase kritis", Rabu waktu setempat, karena 44
awak kapal selam itu kemungkinan mengalami krisis pasokan oksigen, kata
juru bicara angkatan laut Argentina Enrique Balbi seperti dikutip
Reuters.
Puluhan pesawat dan kapal laut terus mencari kapal selam
ARA San Juan. Jika kapal selam buatan Jerman yang sudah beroperasi tiga
dekade itu karam atau bisa mencapai permukaan sejak mengirimkan sinyal
terakhir 15 November lalu, maka kapal selam itu akan menggunakan pasokan
oksigen dalam tujuh hari terakhir.
"Kita berada pada fase
kritis, terutama berkaitan dengan oksigen. Belum ada kontak lagi dengan
apa pun yang berasal dari kapal selam San Juan," kata Balbi kepada
wartawan.
Sekitar 30 kapal laut dan pesawat serta 4.000 warga
Argentina, Amerika Serikat, Inggris, Chile dan Brasil bergabung dalam
misi pencarian kapal selam yang terakhir mengirimkan lokasinya sekitar
480 km dari garis pantai.
Pesawat terbang telah menyisir area
pencarian seluas 500.000 km persegi, namun sebagian besar dari area
seluas itu belum tersentuh kapal laut pencari.
Sedangkan pesawat
P-8 Poseidon milik AS telah meninggalkan pangkalan Comandante Espora
yang berada 650 km dari arah selatan Buenos Aires demi mendeteksi lokasi
kapal selam itu melalui "sonobuoys" atau pelampung yang dilengkapi
sistem sonar yang dijatuhkan dari pesawat yang biasa dipakai dalam
perang mencari kapal selam musuh, demikian Reuters.
Dokumentasi Mantan perdana menteri
Lebanon Saad al-Hariri (kiri) berbincang dengan Perdana Menteri Tammam
Salam dalam pertemuan mengenai keamanan bersama komandan keamanan di
kantor pusat pemerintahan di Beirut, Jumat (8/8/2014). Al-Hariri kembali
ke Lebanon hari Jumat kemarin untuk pertama kalinya dalam tiga tahun,
sebuah kunjungan yang dipandang sebagai penekanan pengaruh moderat atas
masyarakat Sunni setelah adanya serangan mematikan oleh militan Islam.
(ANTARA FOTO/REUTERS/Sharif Kar)
Beirut (CB) - Saad al-Hariri pada Rabu membatalkan
pengunduran dirinya sebagai perdana menteri Lebanon atas permintaan
Presiden Michel Aoun untuk meredakan krisis yang semakin memanas di
Timur Tengah.
Keputusan itu disampaikan setelah Hariri pulang ke Beirut untuk
pertama kalinya sejak mengundurkan diri dengan tiba-tiba pada 4 November
dalam sebuah siaran langsung dari Arab Saudi, lapor Reuters.
Di istana kepresidenan dekat Beirut, Hariri berharap keputusan ini
akan membuka "jalan baru bagi perundingan yang lebih bertanggung jawab
yang membahas isu pemecah belah yang merusak hubungan Lebanon dengan
negara-negara Arab."
"Saya menyampaikan pengunduran diri saya kepada presiden pada hari ini dan dia meminta saya untuk bertahan," kata Hariri.
Dalam pernyataan yang disiarkan televisi itu, Hariri mengatakan
bahwa semua warga Lebanon untuk menghindari semua konflik regional.
Pernyataan ini secara tidak langsung merujuk pada milisi bersenjata
sekutu Iran, Hizbullah, yang terlibat dalam sejumlah konflik regional
seperti di Yaman dan Suriah sehingga sempat membuat Arab Saudi geram.
Sebelumnya dalam pengunduran diri di Riyadh, Hariri mengatakan
bahwa semua kelompok bersenjata di Lebanon harus mundur dari
konflik-konflik tersebut jika tidak ingin mendapat sanksi pengucilan
seperti yang dialami Qatar.
Para politikus senior di Lebanon sempat menduga pengunduran diri
itu merupakan paksaan dari Riyadh. Hariri bahkan diduga sempat ditahan
di Arab Saudi.
Pulangnya sang perdana menteri ke Lebanon pada Selasa malam merupakan hasil intervensi Prancis.
Sementara itu Presiden Aoun, yang merupakan sekutu Hizbullah,
sebelumnya sudah menolak pengunduran diri Hariri karena diumumkan dari
luar negeri "di tengah situasi yang misterius." Dia bahkan menyebut
Hariri telah menjadi tawanan Arab Saudi.
Pada Rabu, Hariri berterimakasih kepada Aoun atas tekadnya melindungi stabilitas Lebanon.
Pengunduran diri Hariri sempat membuat Lebanon menjadi pusat baru
rivalitas antara blok Arab Saudi dan blok Iran, yang mendukung
Hizbullah.
Hariri, yang lebih dekat dengan Arab Saudi, mengaku khawatir dengan
ancaman pembunuhan saat mengundurkan diri. Dia saat itu juga mengecam
Iran dan Hizbullah karena dianggap telah menyebabkan banyak konflik di
dunia Arab.
Pemerintah Arab Saudi saat itu juga langsung mengeluarkan
pernyataan keras terhadap pemerintahan Lebanon dan juga Hizbullah.
Mereka beranggapan Lebanon telah menyatakan perang terhadap Riyadh.
Namun negara-negara Barat justru mendukung Hariri dan stabilitas
Lebanon yang dipuji karena sukses menjadi tuan rumah bagi 1,5 juta
pengungsi asal Suriah--meski populasi warganya hanya enam juta orang.
Sementara itu pemimpin Hizbullah, Sayyid Hassan Nasrullah, yang
juga meminta Arab Saudi melepaskan Hariri, mengatakan bahwa kelompoknya
"terbuka terhadap semua perundingan."
Nasrullah juga membantah keterlibatan kelompoknya di Yaman.
Beirut (CB) - Saad al-Hariri menyatakan menunda
keputusannya mundur dari jabatan perdana menteri Lebanon atas permintaan
Presiden Michel Aoun, sehingga mengendurkan krisis yang sempat
memperdalam ketegangan di Timur Tengah.
Hariri mengumumkan
keputusannya ini setelah kembali ke Beirut untuk pertama kali sejak
tiba-tiba menyatakan mundur pada 4 November di Arab Saudi.
Para
pejabat teras Lebanon menyebut Saudi telah memaksa Hariri mundur dan
menahan dia di Saudi. Riyadh dan Hariri membantah tuduhan ini.
Di
istana kepresidenan dekat Beirut, Hariri berkata bahwa dia mengharapkan
keputusannya itu akan mengantarkan kepada "dialog yang bertanggung
jawab yang mengatasi masalah-masalah yang memecah belah dan perbedaan
dalam hubungan Lebanon dengan saudara-saudara Arab lain."
Hariri
menyatakan semua pihak di Lebanon mesti bertekad menjaga negaranya dari
konflik regional. Perkataannya merujuk gerakan politik dan militer
dukungan Iran, Hizbullah, yang belakangan membuat Saudi cemas. Saudi
sendiri adalah sekutu Hariri.
"Saya hari ini mengajukan
pengunduran diri saya kepada Presiden Aoun dan beliau mendesak saya
untuk menunggu sebelum mengajukan pengunduran diri dan menundanya sampai
dialog menyangkut alasan dan latar belakang politiknya, dan saya telah
menunjukkan keresponsifan saya," kata dia dalam pernyataan yang
disiarkan televisi.
Pengunduran diri itu sendiri mengejutkan
banyak pihak, bahkan orang-orang dekat Hariri. Dia kembali ke Lebanon
Selasa malam lalu setelah Prancis campur tangan.
Aoun yang
bersekutu dengan Hizbullah, menolak pengunduran diri Hariri, dengan
alasan ada hal misterius di balik itu. Dia pernah menyebut Hariri
disandera Arab Saudi, demikian Reuters.
Desa Jabal al-Baba di Tepi Barat, Palestina yang terancam diusir paksa Israel.
CB, TEL AVIV -- Menteri
Pendidikan dan Urusan Diaspora Israel Naftali Bennett menyerukan agar
pemerintahnya segera mengklaim Tepi Barat Palestina sebagai wilayah
Israel. Menurutnya Israel bertanggung jawab untuk dapat menyediakan
tempat bagi setiap orang Yahudi yang tersebar di berbagai penjuru dunia.
"Sekarang 50 tahun sejak kita membebaskan
Yudea dan Samaria (TepiBarat). Ini saatnya untuk mengakui mereka (Tepi
Barat) sebagai (wilayah) Israel. Ini saatnya kedaulatan, " ujar Bennett
dilaporkan laman Middle East Monitor, Selasa (21/11).
Sebagai seorang menteri diaspora, ia menilai
Israel perlu untuk menyediakan ruang bagi setiap warga Yahudi di dunia.
"Kita perlu memahami bahwa negara Yahudi bukan hanya negara warga
Israel. Ini adalah keadaan di mana setiap orang Yahudi di dunia memiliki
tempat di sini," ujarnya.
"Hari ini, di seluruh dunia, ada jutaan orang
Yahudi yangmembutuhkan kita untuk pergi dan menjangkau mereka. Dan kita
melakukan lebihdari yang pernah kita lakukan, " kata Bennett
menambahkan.
Israel memang berulang kali mengklaim
negaranya sebagai negara Yahudi. Namun klaim tersebut selalu ditolak,
khususnya oleh Palestina. Hal ini berkaitan dengan okupasi dan aneksasi
yang dilakukan Israel atas tanah Palestina.
Saat ini Israel
tengah mempercepat pembangunan permukiman Yahudi di Tepi Barat dan
Yerusalem Timur. Pada awal Oktober, Israel telah mengumumkan akan
mengebut proses pembangunan 4.000 unit rumah di Tepi Barat guna
memperluas permukiman Yahudi di daerah yang diduduki. Rencana tersebut
mencakup pembangunan permukiman di kota tua Hebron.
Lebih dari 600
ribu warga Yahudi Israel kini telah tinggal di permukiman di Tepi Barat
dan Yerusalem Timur. Pencaplokan lahan masih terus dilakukan olehIsrael
walaupun telah dinyatakan ilegal menurut hukum internasional. Tindakan
okupasi ini yang dinilai kian mempersulit tercapainya solusi dua negara
antaraIsrael dan Palestina.
Utusan
khusus PBB untuk Timur Tengah Nickolay Mladenov mengatakan,
rekonsiliasi Palestina adalah kunci untuk terciptanya perdamaian dengan
Israel. Foto/Istimewa
NEW YORK
- Utusan khusus PBB untuk Timur Tengah Nickolay Mladenov mengatakan,
rekonsiliasi Palestina adalah kunci untuk terciptanya perdamaian dengan
Israel. Menurutnya, kelanjutan pembicaraan dengan Israel bergantung pada
sukses atau tidaknya rekonsiliasi tersebut.
Berbicara di depan
Dewan Keamanan (DK) PBB, Mledenov menyatakan, pembicaraan rekonsiliasi
antara rival Palestina Fatah dan Hamas harus berhasil, dan
memperingatkan bahwa kegagalan pembicaraan itu kemungkinan besar akan
menghasilkan konflik lainnya.
"Kesepakatan 12 Oktober antara
Hamas dan Fatah, yang bertujuan memulihkan pemerintahan Otoritas
Palestina adalah awal dari sebuah jalan panjang yang dapat menyebabkan
rekonsiliasi," kata Mladenov, seperti dilansir Al Arabiya pada Selasa
(21/11).
Namun, dia mengatakan bahwa faksi-faksi yang bersaing
tersebut harus terlebih dahulu menyelesaikan krisis kemanusiaan bagi dua
juta penduduk Gaza, dan mengembalikan kontrol wilayah tersebut ke
Otoritas Palestina.
Pembicaraan rekonsiliasi antara Hamas dan
Fatah sendiri saat ini masih berlangsung. Meski demikian, Hamas mulai
menyerahkan kontrol atas Gaza, dan juga perbatasan kepada pemerintah
Palestina.
Menteri
Luar Negeri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman al-Thani menyebut
Arab Saudi dan sekutunya sebagai penyebab krisis yang terjadi di Timur
Tengah. Foto/AA
WASHINGTON
- Menteri Luar Negeri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman al-Thani
menyebut Arab Saudi dan sekutunya sebagai penyebab krisis yang terjadi
di Timur Tengah. Menurutnya, Saudi cs bertanggung jawab karena kebijakan
mereka menyebabkan guncangan di kawasan.
"Pemain regional
bertindak tidak bertanggung jawab, berjudi politik dengan kehidupan
warga negara lain tanpa strategi yang jelas," kata Sheikh Mohammed, saat
berbicara di sebuah forum di Washington, Amerika Serikat (AS).
Dia
lalu mengatakan, blok yang dipimpin Saudi mencoba untuk menaklukkan
negara-negara yang lebih kecil di wilayah tersebut, seperti Qatar,
Yaman, Somalia, Libya dan juga Lebanon.
"Dunia melihat berita dan
melihat gambar dari wilayah saya yang penuh dengan drama dan
perselisihan," ucapnya, seperti dilansir Anadolu Agency pada Selasa
(21/11).
"Periode gelap dari pemikiran tertutup,
totalitarianisme, dan agresi telah terjadi. Timur Tengah beralih dari
pusat konektivitas dan pencerahan menjadi daerah yang kacau. Selama masa
agresi, ekstremisme telah berkembang," ungkap Sheikh Mohammed.
Sheikh
Mohammed menambahkan, negara-negara di blok yang dipimpin Saudi
bersedia menggunakan cara intimidasi yang tidak terkendali dan terkadang
melanggar hukum internasional.
"Mereka membungkam pembangkang,
menciptakan krisis kemanusiaan, mematikan komunikasi, memanipulasi pasar
keuangan, menggertak negara-negara yang lebih kecil, memeras, membuat
pemerintah terpecah, meneror warga negara, kuat mempersenjatai para
pemimpin negara lain dan menyebarkan propaganda," tukasnya.
Kim Jong Un bersama petinggi militer Korea Utara mengikuti
latihan pasukan di sebuah tempat yang tidak disebutkan. Kantor Berita
Korea Utara merilis foto-foto latihan militer negara tersebut, pada 25
Maret 2016. REUTERS/KCNA
CB, Seoul -- Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, menertibkan pimpinan organisasi militer untuk memperkuat pengawasan terhadap elit partai dan militer.
Lembaga intelejen Korea Selatan atau National Intelligence Service melaporkan temuan ini kepada parlemen Korea Selatan dalam rapat kerja tertutup, Senin, 20 Nopembeer 2017.
"Biro Politik Umum Kore Utara sedang diaudit oleh pimpinan negara itu untuk pertama kalinya dalam 20 tahun," begitu dilansir New York Times, Senin, 20 Nopember 2017. "Direktur Biro itu, Marsekal Muda Hwang Pyong-so dan para deputinya dihukum."
Biro Politik Umum bertugas mengawasi pandangan politik dari sekitar
1,1 juta Tentara Rakya Korea Utara. Biro ini bertugas mengecek loyalitas
para pejabat militer. Marsekal Muda Hwang disebut-sebut sebagai orang
nomor 2 dalam rezim totaliter Kim Jong Un.
NIS Korea Selatan tidak
menyebutkan mengenai caranya mendapatkan informasi sensitif ini. Dalam
penjelasannya kepada parlemen, NIS tidak menggunakan istilah eksekusi
atau perombakan. Ini menunjukkan bahwa Hwang masih menduduki jabatannya
meskipun terkena sanksi. Menurut media Korea Selatan, Hwang tidak muncul
di publik sejak 13 Oktober.
Para
pejabat intelejen Korea Selatan mengatakan Biro Politik Umum Korea
Utara diaudit karena dinilai berperilaku tidak murni menurut standar
negara komunis tertutup itu. Dan audit ini dimotori oleh Choe Ryong-he,
yang merupakan pejabat tinggi Partai Pekerja Korea Utara. Choe memiliki
pengaruh yang lebih besar dari pada Hwang dan ini terlihat saat dia
mengikuti rapat partai pada awal Oktober.
Choe sendiri merupakan
kepala Departemen Organisasi dan Panduan. Ini adalah lembaga partai
paling kuat, yang digunakan Kim Jong Un untuk mengontrol elit politik
dan militer.
Awalnya, Marsekal Muda Hwang terlihat lebih dekat ke
Kim Jong Un dibandingkan Choe. Pada 2014, Hwang menggantikan Choe
sebagai kepala Biro Politik Umum.
Namun kondisi ini berubah pada
Oktober lalu saat terjadi perombakan susunan kepemimpinan Korea Utara.
Posisi Choe naik dibandingkan Hwang. Pejabat senior lainnya yang juga
menonjol adalah Premier Pak Pong-ju, yang bertugas mengelola ekonomi.
Naiknya
posisi Choe dan Pak, menurut New York Times, menunjukkan upaya Korea
Utara untuk fokus membangun ekonomi ditengah sanksi Perserikatan Bangsa -
Bangsa.
Korea Utara
belum menggelar uji coba nuklir dan rudal balistik lagi sejak 15
September 2017. Ini bisa menjadi tren menurunnya ketegangan di
Semenanjung Korea dan membuka dialog dengan Amerika Serikat.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un, melihat proses pembuatan
sepatu yang dihasilkan dari Pabrik Sepatu Ryuwon di Pyongyang, 19
Oktober 2017. KCNA/via REUTERS
CB, Jakarta - Amerika Serikat menjatuhkan sanksi baru terhadap 13 perusahaan Cina dan Korea Utara
atas tuduhan membantu Korea Utara lewat perdagangan. Sanksi ini
dikeluarkan sehari setelah Presiden Donald Trump memasukkan Korea Utara
dalam daftar negara pensponsor terorisme.
Juru bicara Kementerian
Luar Negeri, Heather Nauert mengatakan, sanksi ini sebagai
upaya mengucilkan Pyongyang. Ia memastikan hubungan kedua negara, Cina
dan Amerika, tidak akan terganggu dengan jatuhnya sanksi baru ini.
"Kami berhubungan baik dengan Cina. Hal itu tidak akan berubah," kata Nauert seperti dikutip dari Reuters, 22 November 2017.
Sanksi baru ini difokuskan pada perdagangan yang terjadi antara Cina
dan Korea Utara. Hubungan perdagangan kedua negara dianggap sebagai
kunci untuk menekan Pyongyang berpaling dari ambisinya membuat rudal
nuklir dengan target wilayah Amerika Serikat.
Perusahaan Cina yang
dkenai sanksi antara lain, adalah Dandong Kehua Economy & Trade Co,
Dandong Xianghe Trading Co, dan Dandong Hongda Trade Co.
Menteri
Keuangan Amerika mengatakan nilai perdagangan ketiga perusahaan Cina
dan digabungkan dengan perdagangan Korea Utara mencapai lebih dari
US$750 juta.
Adapun pengusaha Cina yang masuk kotak hitam Amerika
adalah Sun Sidong dan perusahaannya, Dandong Dongyuan Industrial Co.
Lembaga pemikir Washington, C4ADS, mengatakan perusahaan milik Sun
Sidong merupakan jaringan yang terhubung dengan Korea Utara. Perusahaan
ini memiliki proporsi besar dalam berbisnis dengan Korea Utara.
Adapun
perusahaan Korea Utara yang terkena sanksi Amerika adalah
perusahaan-perusahaan yang mengirim pekerja ke luar negeri seperti ke
Rusia, Polandia, Kamboja, dan Cina.
Amerika bermaksud memangkas uang milik Korea Utara yang diperoleh dari mengirim tenaga kerjanya ke luar negeri.
Menurut
ahli di Pusat Keamanan untuk Amerika Baru, Peter Harrell mengatakan,
Amerika untuk pertama kali mengeluarkan sanksi ke perdagangan produksi
konsumsi sehari-hari di Korea Utara.
Tillerson: Sanksi Akan Buat Korut Menyadari Pentingnya Diplomasi
Tillerson
mengatakan sanksi itu akan meningkatkan tekanan pada pemerintah Korut,
yang pada akhirnya akan membuat mereka menyadari perlunya diplomasi.
Foto/Reuters
WASHINGTON
- Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Rex Tillerson menyatakan,
sanksi ekonomi akan benar-benar menyakiti Korea Utara (Korut). Hal ini
diyakininya akan membuat Korut sadar akan pentingnya diplomasi.
Berbicara
saat menggelar konferensi pers di Gedung Putih, Tillerson menuturkan,
sanksi AS terhadap Korut mulai berlaku saat masyarakat internasional
mulai menghentikan hubungan dagang dengan Pyongyang.
Dia juga
menyebut bahwa saat sanksi diberlakukan, hal itu akan meningkatkan
tekanan pada pemerintah Korut, yang pada akhirnya akan membuat mereka
menyadari bahwa pihaknya perlu melakukan perundingan diplomatik.
"Vietnam,
mereka berkomitmen bahwa mereka akan membatasi kegiatan lebih jauh
dengan Korut. Malaysia telah mengindikasikan pembatasan, Singapura telah
memotong semua perdagangan dengan Korut, Filipina telah memotong semua
perdagangan," ucap Tillerson.
"Pemerintah Sudan secara
tradisional telah membeli senjata dari Korut, mereka sekarang setuju
untuk menghentikan semua pembelian tersebut juga, jadi ini mulai berlaku
di seluruh dunia," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Selasa
(21/11).
Selain itu, Tillerson mengatakan bahwa paket baru sanksi
AS terhadap Korut akan lebih luas, dan akan mempengaruhi lebih banyak
pihak di Korut, dibandingkan dengan yang telah diterapkan di masa lalu.
Dia
menambahkan, langkah tersebut akan membantu mengganggu hubungan antara
Pyongyang, dan negara-negara pihak ketiga. Dia menunjukkan bahwa Korut
sudah mengalami kekurangan bahan bakar, dan pendapatan mereka menurun
dengan drastis.
Kurangi Dampak Sanksi Ekonomi, Korea Utara Larang Pesta
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un menghadiri Pleno Kedua
Komite Sentral ke-7 Partai Buruh Korea (WPK) di Pyongyang, Korea Utara, 7
Oktober 2017. AFP PHOTO / KCNA VIA KNS / STR / South Korea OUT
CB, Jakarta - Korea Utara
telah melarang warganya untuk melakukan perayaan meriah dengan
melibatkan minum beralkohol dan hiburan. Kebijakan baru ini dirancang
agar negara dapat bertahan dari dampak sanksi internasional.
Larangan
untuk bersenang-senang ini dilaporkan oleh Biro Intelijen Nasional
Korea Selatan (NIS) saat rapat tertutup dengan anggota parlemen pada
Senin, 20 November 2017.
"Pyongyang
telah merancang sebuah sistem dimana organ partai melaporkan kesulitan
ekonomi masyarakat setiap hari, dan telah melarang pertemuan yang
berkaitan dengan minum, bernyanyi dan hiburan lainnya," demikian laporan
Biro Intelijen Nasional Korea Selatan seperti dilansir Telegraph pada Selasa, 21 November 2017.
Larangan
keras ini berdampak pada pembatalan mendadak "Festival Bir Pyongyang",
yang populer pada Juli. Festival itu juga ditiadakan selama periode
kekeringan yang berkelanjutan.
Warga Korea Utara, yang telah
mengalami pembatasan berat dalam perjalanan dan kebebasan, juga dilarang
mengungkapkan rasa terima kasih mereka kepada ibu mereka pada "Hari
Ibu". Larangan itu diberlakukan karena rezim Korea Utara ditengarai
merasa khawatir perayaan itu akan mengurangi rasa hormat rakyat kepada
pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un.
Sumber-sumber di
Korea Utara mengatakan kepada situs media yang berbasis di Korea Selatan
bahwa meningkatnya popularitas liburan November, yang resmi digunakan
untuk memuji peran ibu, telah menggoyahkan pengkultusan terhadap diri
Kim Jong Un.
Pemerintah sekarang telah memperjelas bahwa pesan
pada karangan bunga, yang menunjukkan cinta atau kesetiaan kepada orang
lain selain Kim, tidak akan ditolerir.
"Sangat menyedihkan bahwa
orang harus mengucapkan terima kasih kepada 'sang ayah' Kim Jong-un
setelah setiap hal kecil yang dia lakukan, tapi kami tidak dapat
mengungkapkan ucapan terima kasih kepada ibu kami yang sebenarnya pada
Hari Ibu," kata seorang penduduk Provinsi Pyongan Selatan.
Sementara
itu Kim juga disebut juga akan memperketat cengkeramannya pada elit
negara untuk memastikan kesetiaan mereka. Kim dikabarkan telah
mendisiplinkan dua pejabat yang menjadi kepala organisasi militer Korea
Utara yang paling kuat.
Ada laporan Hwang Pyong-so dan Kim
Won-hong kemungkinan telah dihukum setelah dilakukannya pemeriksaan
pertama atas Biro Umum Politik dalam 20 tahun. Informasi intelejen ini
juga termuat dalam briefing NIS pada Senin lalu. Laporan itu sejalan dengan pemberitaan media New York Times bahwa Hwang, yang memiliki gelar Wakil Marshall, belum terlihat di depan umum sejak 13 Oktober.
Pejabat intelijen Korea Selatan juga memperkirakan Korea Utara akan menggelar uji coba rudal balistik lainnya sebelum akhir tahun ini.
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un bergembira setelah
peluncuran rudal balistik Hwasong 12 berhasil. Kantor Berita Korea
Utara, Korean Central News Agency (KCNA) merilis foto ini, pada 16
September 2017. KCNA via REUTERS
CB, Pyongyang - Pemerintah Korea Utara melanjutkan program pembangunan kapal selam domestik berbasis sistem senjata rudal nuklir.
"Menurut
para ahli, kapal selam ini bakal memiliki teknologi yang inferior
dibandingkan rivalnya di sekitar Semenanjung Korea sehingga mudah sekali
dilacak dan, jika dirasa mengancam bakal, mudah dinetralisir juga,"
begitu dilansir USA Today, Senin, 20 Nopember 2017.
Teknologi
kapal selam ini memiliki kelemahan mendasar. Menurut para ahli dari
US-Korea Institut di Johns Hopkins University, ada sejumlah gambar yang
berhasil direkam satelit-satelit komersil yang melintasi kawasan itu.
Misalnya
ada gambar-gambar kemunculan kapal selam itu di galangan kapal Sinpo
Selatan, yang diambil pada awal bulan ini. Gambar itu menunjukkan badan
kapal selam yang berdampingan dengan sebuah ruang konstruksi di galangan
itu.
"Galangan kapal itu terlihat mengalami modernisasi selama 18 bulan
terakhir," begitu dilansir USA Today. Ada penambahan beberapa bagian
pada galangan kapal seperti penambahan atap dan bangunan pabrik.
Penjelasan detil soal ini dipublikasikan di akun Twitter @38NorthNK.
Menurut
analisis dari tim ini, kapal selam ini memiliki bobot hingga sekitar
3000 ton dan termasuk kelas Sinpo-C, yaitu kapal selam dengan sistem
senjata rudal balistik.
Kapal
ini diperkirakan bakal menyusup ke kawasan Lautan Pasifik dan
bersembunyi agar tidak terdeteksi. Ini membuat kapal ini bisa
meluncurkan rudal balistik termasuk hulu ledak nuklir jika diperintahkan
untuk mnyerang target-target.
Pemerintah Korea Utara telah
melakukan sejumlah uji coba peluncuran rudal dari beberapa kapal perang
berbasis rudal. Kapal-kapal perang ini adalah kapal perang dari era
Sovyet Golf-II, yang awalnya dibeli sebagai besi bekas. Belakangan,
kapal-kapal ini telah direkondisi dan diaktifkan.
Kapal selam
Korea Utara ini diperkirakan tidak berbahaya. Ini karena kapal selam
Amerika Serikat, Jepang dan Korea Selatan memiliki teknologi yang jauh
lebih canggih.
"Sulit bagi kita untuk mengetahui apa yang Korea
Utara sedang coba lakukan untuk jangka panjang karena tidak ada seorang
pun yang berbicara dengan mereka," kata Garren Mulloy, seorang associate proffesor yang mengajar hubungan internasional di Universitas Bunka Daito, Jepang.
"Kita
bisa simpulkan untuk sementara bahwa negara itu ingin menjadi negara
berkekuatan besar dan dihormati komunitas internasional. Tapi dalam
jangka pendek, Korea Utara seperti terlihat ingin menunjukkan kekuatan militer signifikan dan ini bisa mengancam negara-negara lain," kata Mulloy kepada Deutsche Welle, seperti dikutip USA Today.
Presiden Joko Widodo menerima kunjungan
perwakilan Majelis Tinggi Perdamaian Afghanistan yang dipimpin Mohammad
Karim Khalili di Istana Bogor, Selasa (21/11). (CNN Indonesia/Christie
Stefanie)
Jakarta, CB -- Presiden Joko Widodo
menerima kunjungan perwakilan Majelis Tinggi Perdamaian Afghanistan yang
dipimpin Mohammad Karim Khalili , Selasa (21/11) pagi ini di Istana
Bogor.
“Indonesia bersedia membantu Afghanistan mencari solusi,” kata Jokowi di Istana Bogor.
Jokowi
terlihat didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Agama Lukman
Hakim, dan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan
Wiranto.
Jokowi mengapresiasi niat baik Afghanistan berkunjung ke Indonesia
sebagai bentuk upaya mencari solusi mendamaikan kelompok-kelompok yang
berseteru puluhan tahun.
Jokowi mengatakan, ia juga siap menindak
lanjut hasil pertemuan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi ke Kabul, Ibu
Kota Afghanistan, beberapa waktu lalu.
Sejak beberapa bulan lalu,
Jokowi selalu menyebut Presiden Afghanistan Ashraf Ghani memang akan
mengirimkan perwakilan ke Indonesia untuk belajar keberagaman.
Awalnya, Afghanistan memiliki tujuh suku. Tetapi akibat dua suku berseteru, kini Afghanistan terpecah menjadi 40 kelompok.
Indonesia
dinilai dapat menjadi contoh bagi Afghanistan, sebab kesatuan tetap
dapat dijaga meski memiliki 714 suku dan 1100 lebih bahasa.
Turut
hadir mendampingi Jokowi saat menerima Majelis Tinggi Perdamaian
Afghanistan antara lain, Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja
Sama Antar-agama dan Peradaban Din Syamsuddin, dan Wakil Menteri Luar
Negeri AM Fachir.
Jokowi Menjamu Tamu Afghanistan dengan Bakso dan Sate Ayam
Presiden Joko Widodo menjamu Majelis Tinggi
Perdamaian Afghanistan yang dipimpin Mohammad Karim Khalili di Restoran
Grand Garden, Kebun Raya Bogor ( (CNN Indonesia/Christie Stefanie)
Jakarta, CB -- Presiden Joko Widodo menggelar jamuan makan siang Ketua Majelis Tinggi Perdamaian Afghanistan Mohammad Karim Khalili beserta rombongan di Restoran Grand Garden, Kebun Raya Bogor, Selasa (21/11).
Restoran
tersebut merupakan tempat yang sama saat Jokowi menjamu mantan Presiden
Amerika Serikat Barrack Obama beberapa waktu lalu.
Tampak Jokowi
duduk semeja dengan Ketua Majelis Tinggi Perdamaian Afghanistan
Mohammad Karim Khalili, Wakil Presiden Jusuf Kalla, serta Duta Besar
Indonesia untuk Afghanistan Arief Rachman, serta Duta Besar Afghanistan
di Jakarta, Roya Rahmani.
Beberapa menu disajikan mulai dari bistik sapi, sate ayam, bakso, dan
jajanan pasar. Sejumlah jus buah mulai dari jeruk, terong belanda, dan
strawberry juga disuguhkan.
Acara makan siang ini dilakukan
langsung setelah Jokowi beserta sejumlah menteri berdialog dengan
perwakilan Majelis Tinggi Perdamaian Afghanistan.
Makan siang
berlangsung sekitar satu jam. Setelah makan siang, Jokowi menyatakan
pertemuan berlangsung hangat dan Indonesia bersedia membantu Afghanistan
untuk menemukan solusi perdamaian.
“Kita dianggap yang pertama
Islam moderat, netral, dan tidak memiliki kepentingan. Mereka ingin
sharing belajar banyak dari Islam moderat Indonesia,” kata Jokowi.
Sikap itu sangat diapresiasi Afghanistan. Ketua Majelis Tinggi Mohammad
Karim Khalili berterima kasih karena Indonesia mau membantu negaranya
mengatasi perpecahan yang terjadi puluhan tahun.
Sebaliknya,
Jokowi pun mengapresiasi niat baik Afghanistan berkunjung ke Indonesia
sebagai bentuk upaya mencari solusi mendamaikan kelompok-kelompok yang
berseteru puluhan tahun.
Setelah bertemu Jokowi, para perwakilan
Afghanistan akan mengunjungi sejumlah organisasi kemasyarakatan berbasis
agama seperti Muhammadiyah dan Nadhlatul Ulama.
Kaum Muslim melaksanakan shalat berjamaah di Masjid Agung Strasbourg, Prancis.
CB, Pemerintah Prancis berjanji segera
menyelesaikan persoalan konflik demonstran dan Muslim setempat. Namun,
Pemerintah Prancis tak menargetkan waktu penyelesaian itu.
"Kami
akan menyelesaikan konflik dalam beberapa minggu mendatang," kata
Menteri Dalam Negeri Prancis Gerard Collomb dilansir dari Independent, Selasa (21/11).
Ia mengakui perlu banyak masjid di negara itu. "Muslim harus memiliki tempat untuk shalat," ujar dia.
Pemerintah
Prancis menghentikan umat Islam yang menggelar shalat di jalanan kota
Paris, Ahad (19/11). Penghentian itu menyusul bentrokan antara umat
Islam dan demostran. Ketegangan kedua kelompok itu meningkat dalam
beberapa pekan terakhir. Hal itu dipicu aksi protes komunitas multi
etnis Clichy la Garenne terhadap kegiatan shalat di jalanan.
Umat
Islam mulai beribadah di jalanan pada Maret lalu. Hal itu memprotes
penutupan masjid setempat yang diubah menjadi perpustakaan. Perselisihan
itu menggarisbawahi ihwal kekurangan masjid di negara tersebut. Umat
Muslim beranggapan pihak berwenang tidak menawarkan lahan sesuai untuk
pusat-pusat Islam.
Wali Kota sayap kanan Remi Muzeau memimpin
sekitar 100 orang menentang kegiatan ibadah di jalanan pada awal
November lalu. Saat itu, umat Islam meneriakkan Allahhu akbar. Sementara
demonstran memegang salib dan menyenyikan lagu kebangsaan Prancis.
Aparat
kepolisian turun tangan memisahkan kedua kelompok tersebut. Saat itu,
pihak berwajib mempersilahkan Muslim melanjutkan ibadah mereka.
Membangun masjid baru untuk lima juta Muslim di Prancis diperkirakan
menuai kontroversial di negara sekuler itu. Prancis secara ketat
mengatur kebebasan keagamaan.
Perdana Menteri Lebanon Saad Hariri tiba di
Rafik Hariri International Airport di Beirut, Lebanon, Selasa (21/11).
Dia kembali ke Lebanon lebih dari dua pekan setelah mengumumkan
pengunduran diri di Arab Saudi.
CB, BEIRUT -- Perdana Menteri Lebanon Saad
Hariri telah kembali ke Lebanon setelah dua pekan lebih mengumumkan
pengunduran dirinya dari Arab Saudi. Hariri tiba di Bandara
Internasional Beirut pada Selasa (21/11) waktu setempat.
Pengumuman pengunduran diri Hariri diketahui saat
pidatonya disiarkan oleh sebuah stasiun televisi. Dalam pidatonya pada 4
November tersebut ia mengatakan ada dugaan rencana pembunuhan terhadap
dirinya. Ia juga menyalahkan campur tangan Iran dan sekutu Lebanonnya
Hizbullah dalam keputusannya.
Pengunduran diri mendadak tersebut menurut Presiden
Lebanon Michel Aoun karena Hariri ditekan Arab Saudi. Aoun tidak bisa
menerima pengunduran diri yang diumumkan dari luar negeri dan meminta
Hariri untuk segera kembali ke Beirut untuk menjelaskan statusnya.
Sejak pengumuman pengunduran dirinya itu dia belum pernah menginjakkan kakinya di negaranya. Seperti dilansir dari Aljazirah, Selasa (21/11), politikus Muslim Sunni itu merupakan sekutu lama Arab Saudi.
Sebelumnya saat berbicara di Future TV, sebuah stasiun
yang berafiliasi dengan partai politiknya, Hariri mengatakan saat
kembali ke Lebanon dia akan mengonfirmasi pengunduran dirinya sesuai
dengan konstitusi negara tersebut.
Dilansir dari Aljazirah, dengan Hariri kembali ke Lebanon,
banyak yang percaya Aoun akan mencoba untuk berkompromi dan membujuk
Hariri untuk menarik pengunduran dirinya.
CB, Jakarta - Saad
Hariri menepati janji pulang ke negaranya setelah selama dua pekan di
luar negeri usai menyatakan mundur sebagai Perdana Menteri Lebanon di Riyadh, Arab Saudi, 4 November 2017.
Spekulasi yang berkembang, pengunduran ini putra bekas PM Safik Hariri itu akibat tekanan Arab Saudi.
Wanita
Lebanon memegang poster yang mendukung Perdana Menteri Lebanon Saad
Hariri untuk kembali dari Arab Saudi di Beirut, Lebanon, 12 November
2017. AP
Hariri menjelaskan dalam pidato di televisi Arab Saudi bahwa
pengunduran dirinya itu akibat ancaman terhadap jiwanya sebagaimana
pembunuhan yang terjadi pada ayahnya yang tewas akibat dibunuh pada
2005.
Hizbullah kelompok bersenjata Syiah Lebanon dan Iran
mengarahkan tudingannya terhadap negeri Sunni, Arab Saudi, sebagai biang
pengunduran diri Hariri. Namun tuduhan dua kelompok bersekutu di Timur
Tengah tersebut dibantah oleh Arab Saudi.
Presiden
Prancis, Emmanuel Macron berbincang dengan Saad al-Hariri, di Elysee
Palace, Paris, 18 November 2017. REUTERS/Stringer/Pool
Hariri
tiba di lapangan terbang internasional Lebanon pada Selasa, 21 November
2017, sehari menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Lebanon.
Kedatangannya
itu sesuai dengan janji Hariri yang disampaikan di Paris, Prancis,
Sabtu, 18 November 2017, usai bertemu dengan Presiden Emmanuel Macron.
"Saya akan pulang ke Beirut, Lebanon, bersamaan dengan perayaan Hari Kemerdekaan," ucapnya di depan wartawan, Sabtu.
Sejumlah pejabat di Lebanon, termasuk Hizbullah dan Presiden Michel Aoun menolak pengunguduran diri Hariri, kecuali disampaikan di dalam negeri.
Putra Mahkota Mohammed bin Salman, meskipun baru berusia 32
tahun, memiliki peran dominan untuk urusan militer Saudi, kebijakan luar
negeri, serta kebijakan ekonomi dan sosial. AFP/SAUDI ROYAL
PALACE/BANDOUR AL-JALOUD
CB, Jakarta - Komandan Pasukan Pengawal Nasional Arab Saudi, Pangeran Mutaib
bin Abdullah bersama lima tahanan lainnya dilarikan ke unit perawatan
intensif rumah sakit setelah dianiaya oleh militer. Abdullah merupakan
satu dari sejumlah pangeran yang ditahan saat putra mahkota Arab Saudi,
Mohammed bin Salman atau MBS, sapaannya, melakukan reformasi
besar-besaran.
Mengutip Albawaba.com, 20 November 2017, Mohammed
Bin Salman memerintahkan penangkapan Abdullah untuk mengkonsolidasikan
militer yang berbeda peran dan fungsi di bawah
kendalinya. Abdullah merupakan salah satu anggota terkemuka keluarga
kerajaan. Bahkan orang-orang sempat mengira Abdullah yang akan menjadi
putra mahkota Saudi.
Informasi
terbaru, ternyata bukan Abdullah dan lima tahanan lain itu saja yang
ditangkap aparat militer. Albawaba melaporkan, lusinan perwira tinggi
militer ditahan pada 18 November lalu karena berpotensi akan menentang
atau menolak aturan baru putra mahkota tersebut.
Putra mahkota Saudi ini berambisi untuk mengkonsolidasi seluruh
militer di bawah kendalinya termasuk Pasukan Pengawal Kerajaan yang
dipimpin Abdullah.
Padahal
selama ini, Pasukan Pengawal Kerajaan Saudi tidak di bawah kendali
Kementerian Pertahanan. Pasukan ini didirikan justru untuk melindungi
keluarga kerajaan dari upaya militer melakukan kudeta terhadap raja dan
keluarganya.
Sehingga ambisi Mohammed bin Salman agar Pasukan
Pengawal Kerajaan dan militer di bawah kendalinya merupakan hal yang
belum pernah terjadi di Saudi.
Jika Mohammed Bin Salman yang
pernah menjabat menteri pertahanan tanpa pengalaman
mililter ini memaksakan ambisinya menyatukan dua lembaga militer yang
berbeda peran itu, maka dikhawatirkan Saudi akan chaos.
Sebelumnya,
pengamat asing mencurigai MBS punya motif lain di balik gerakan
reformasi yang menekankan pada pemberantasan korupsi .
"MBS
menggunakan tongkat antikorupsi untuk memukul orang-orang itu," kata
Jamal Khashoggi, yang pernah menjadi penasehat Pangeran Turki al-Faisal.
Turki pernah menjadi kepala intelejen dari 1979 hingga 2001.
Namun, dia menduga putra mahkota Arab Saudi
itu selektif dalam proses penangkapan tersangka korupsi dan ingin
kekuasaan berada di satu tangan, yaitu dirinya. "Saya yakin MBS seorang
yang nasionalis dan mencintai negaranya. Dia ingin negaranya menjadi
negara yang kuat. Tapi masalahnya adalah dia ingin berkuasa sendirian,"
kata dia.
Putra Mahkota, Mohammed bin Salman. AFP PHOTO/SPA/HO
CB, Jakarta - Putra Mahkota Arab Saudi , Mohammed bin Salman
sedang bernegosiasi dengan beberapa pangeran dan pengusaha tajir
terkenal yang jadi tersangka korupsi dan ditahan untuk pembebasan
mereka.
MBS, sapaan putra mahkota Saudi itu, akan membebaskan
pangeran dan pengusaha tajir dari tahanan jika mereka menyerahkan 70
persen dari harta kekayaannya, termasuk kekayaan perusahaannya. Hotel
Ritz Carlton di Riyadh berubah menjadi rumah tahanan untuk mereka.
"Mereka
sedang membuat kesepakatan di Ritz. Ambil uangnya dan anda akan pulang
ke rumah," kata seorang penasehat, mengutip Middle Eas Monitor, 17
November 2017.
Sejak
memimpin Komisi Pemberantasan Korupsi, MBS telah menangkap dan
menahan sekitar 208 orang tersangka korupsi meliputi sedikitnya 40
pangeran, pengusaha, menteri, pejabat pengadilan, dan mantan menteri.
Presiden
Joko Widodo menerima Pangeran Arab Saudi Al-Waleed bin Talal bin
Abdulaziz Al Saud di Istana Bogor, 22 Mei 2016. (Foto: Dokpri Dubes RI
Arab Saudi)
Pangeran sekaligus pebisnis super
tajir Saudi, Alwaleed bin Talal juga ditahan sebagai tersangka korupsi.
Sosok terkenal Saudi lainnya yang dijadikan tersangka dan ditahan adalah
mantan ketua pengadilan Khaled Al-Tuwaijri dan raja media Saudi Waleed
Al-Ibrahim.
Saudi
membekukan sekitar 1.200 rekening bank para tersangka korupsi.
diketahui nilai aset dan kekayaan para tersangka mencapai US$800
miliar. Dari investigasi yang dilakukan, aparat penegak hukum
memperkirakan dapat membawa uang negara kembali sebesar US$300 miliar.
Namun, saat ini yang bisa dikuasai sedikitnya US$100 miliar.
Sudah
banyak yang mencurigai pemberantasan korupsi yang dilakukan putra
mahkota Sauid itu merupakan bagian dari strategi lebih besar, yakni
untuk menambah dana untuk pemasukan negara yang kering setelah resesi
akibat melorotnya harga minyak dunia.
Belum diketahui pasti apakah negosiasi itu membuahkan hasil.
Bebas dari Hukuman, Pangeran Saudi Serahkan 70 Persen Hartanya
Putra Mahkota, Mohammed bin Salman. AFP PHOTO/HO/SPA
CB, Jakarta - Otoritas Arab Saudi menetapkan persyaratan pembayaran miliaran dolar terhadap para pangeran bila mereka ingin bebas dari hukuman.
Menurut laporan Financial Times,
Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman sedang negosiasi dengan para
pangeran dan pengusaha yang ditahan setelah mereka dituding korupsi.
Pangeran
Alwaleed bin Talal, milioner kaya yang ditangkap Komisi Anti Korupsi
Arab Saudi, memiliki dua pesawat pribadi, yaitu Boeing 747-400 dan
Airbus A380. Pesawat 747-400 miliknya dirancang ulang dengan sebuah
kursi tahta megah dan mewah terletak di tengah ruang tamu. news.gr
"Mereka ditahan awal bulan lalu setelah dituduh korupsi," tulis Middle East Monitor.
Dalam
beberapa kasus, otoritas Arab Saudi meminta mereka menyerahkan 70
persen kekayaannya dengan imbalan mereka dibebaskan dari tahanan.
Putra
Mahkota Mohammed bin Salman selaku ketua Komite Antikorupsi Arab Saudi
menangkap sedikitnya 40 pangeran dan lebih dari 200 pengusaha, pejabat
militer dan mantan pejabat karena tudingan korupsi, 4 November 2017.
Mereka saat ini ditempatkan di hotel mewah Ritz Carlton Riyadh sebagai tahanan.
Laporan Wall Street Journal menyebutkan, otoritas Arab Saudi
telah membekukan lebih dari 1.200 rekening bank para tersangka korupsi
dan menyita lebih dari US$ 800 miliar atau setara dengan Rp 10.800
triliun dalam bentuk uang kontan dan aset.
Bangunan
mewah hotel Ritz Carlton di Riyadh, Arab Saudi. Salah seorang yang
ditahan di hotel tersebut sejak Minggu (05/11) adalah pebisnis Arab
Saudi, Pangeran Alwaleed bin Talal. ritzcarlton.com
Salah satu pangeran terkaya di Arab Saudi yang ditahan adalah Alwaleed bin Talal.
Kekayaan
lelaki berusia 62 tahun ini diperkirakan mencapai Rp 243 triliun.
Pangeran berpengaruh di Arab Saudi pernah mengecam Donald Trump sebelum
jadi Presiden Amerika Serikat karena melarang umat Islam dari tujuh
negara muslim masuk ke Amerika.
Terkait Korupsi, Pejabat Arab Saudi Serahkan Saham Rp 14 T
Pangeran Miteb bin Abdul Aziz saat berada di Janadriyah di
pinggiran Riyadh, Arab Saudi, 15 Februari 2008. Putra Raja Abdullah bin
Abdul Aziz tersebut ditangkap Komite Anti-Korupsi Arab Saudi atas dugaan
korupsi pengadaan Walkie-Talkie. AFP PHOTO/HASSAN AMMAR
CB, Riyadh -- Pemerintah Arab Saudi
dikabarkan meminta para terduga pelaku korupsi untuk menyerahkan aset
dana uang milik mereka. Sebagai gantinya, pemerintah akan melepas mereka
dari tuduhan terlibat korupsi.
"Ada kesepakatan soal memisahkan
uang dengan aset seperti properti dan saham. Pemerintah juga akan
memeriksa akun bank untuk mengecek jumlah uang milik orang-orang yang
ditahan," kata sumber anonim kepada Reuters, Jumat, 17 Nopember 2017.
Menurut
sumber ini, seorang pengusaha Arab Saudi menarik dana mencapai puluhan
juta riyal dari akun bank miliknya terkait kesepakatan yang dibuat
dengan komisi antikorupsi bentukan pemerintah. Komisi ini dikepalai
langsung oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman, yang merupakan putra
Raja Salman.
Dalam kasus berbeda, seorang mantan pejabat senior pemerintahan Saudi
bersedia menyerahkan kepemilikan saham bernilai empat miliar riyal atau
sekitar Rp14 triliun.
Pemerintah Saudi menempuh cara pembekuan
rekening bank hingga penyitaan aset para terduga korupsi. Hingga saat
ini, pemerintah belum menjelaskan secara detil penanganan kasus korupsi
dari sekitar 200 orang yang telah ditahan.
Seperti diberitakan, Raja Salman mengeluarkan keputusan pembentukan Komisi Antikorupsi Arab Saudi
yang dikepalai putra mahkota pada awal Nopember ini. Pada hari yang
sama, komisi segera menahan orang-orang yang menjadi target. Ada sebelas
pangeran dan empat menteri aktif serta puluhan mantan menteri, yang
ditangkap. Sebagian dari mereka ditahan di Ritz Carlton setempat, yang
merupakan milik kerajaan.
Foto yang menunjukkan para pangeran Arab, menteri, dan
pebisnis yang ditahan dengan tuduhan korupsi, tidur di kasur tipis yang
digelar di atas karpet dengan tubuh mereka dibalut selimut di Hotel Ritz
Carlton Riyadh. twitter.com/MBNSaudi
CB, Jakarta - Arab Saudi
dikabarkan menyiksa dua pengusaha tajir tersangka korupsi yang ditahan
di hotel Ritz Carlton. Kekerasan fisik tersebut dikhawatirkan berlanjut.
Penyiksaan juga dialami tersangka lainnya.
Beberapa whistleblower
Arab Saudi mengatakan bahwa Putra Mahkota Mohammed bin Salman yang
mengawasi secara pribadi para tahanan tersebut memerintahkan para
petugas keamanan memukuli para tahanan yang sekarang ditahan di hotel
Ritz Carlton.
Putra
Mahkota Mohammed bin Salman, meskipun baru berusia 32 tahun, memiliki
peran dominan untuk urusan militer Saudi, kebijakan luar negeri, serta
kebijakan ekonomi dan sosial. AFP/SAUDI ROYAL PALACE/BANDOUR AL-JALOUD
Laporan lain menyebutkan, dua tahanan yang dianggap potensial
melakukan perlawanan dalam tahta kerajaan adalah pengusaha
tajir Alwaleed bin Talal dan Mutaib bin Abdullah. Keduanya paling keras
mengalami siksaan.
Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman
selaku ketua Komisi Antikorupsi Arab Saudi menangkap sedikitnya 40
pangeran dan lebih dari 200 pengusaha, pejabat militer dan mantan
pejabat karena tudingan korupsi.
Alwaleed bin Talal. AFP Photo
"Mereka saat ini ditempatkan di hotel mewah Ritz Carlton Riyadh sebagai tahanan," tulis Middle East Monitor.
Laporan Wall Street Journal menyebutkan, otoritas Arab Saudi telah
membekukan lebih dari 1.200 rekening bank para tersangka korupsi dan
menyita lebih dari US$ 800 miliar atau setara dengan Rp 10.800 triliun
dalam bentuk uang kontan dan aset.
Dewan Shura Arab Saudi Godok Aturan Perlindungan Whistleblowers
Bangunan mewah hotel Ritz Carlton di Riyadh, Arab Saudi.
Salah seorang yang ditahan di hotel tersebut sejak Minggu (05/11) adalah
pebisnis Arab Saudi, Pangeran Alwaleed bin Talal. ritzcarlton.com
CB, Jakarta - Dewan Shura Arab Saudi
akan membahas draf peraturan mengenai perlindungan terhadap
whistleblowers, orang yang memberikan informasi awal tentang dugaan
korupsi.
Draf peraturan yang diberi judul Sistem Perlindungan
Whistleblowers untuk Korupsi Keuangan dan Administrasi diajukan oleh Dr
Mu'adi Al-Madhhab berdasarkan pasal 23 Dewan Sura, mengutip Arab News,
19 November 2017.
"Tujuan
proposal ini adalah untuk mengurangi pernyataan keberatan dan niat
jahat, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat dari berbagai lembaga
negara," ujar media setempat.
Pangeran
Miteb bin Abdul Aziz saat berada di Janadriyah di pinggiran Riyadh,
Arab Saudi, 15 Februari 2008. Putra Raja Abdullah bin Abdul Aziz
tersebut ditangkap Komite Anti-Korupsi Arab Saudi atas dugaan korupsi
pengadaan Walkie-Talkie. AFP PHOTO/HASSAN AMMAR
Draf ini
juga ditujukan untuk mempromosikan integritas dan perlindungan
whistleblowers dari pengecualian, disfungsi, pelanggaran administrasi
atau pembalasan dari dalam lingkungan tempat ia bekerja, dari
lembaga-lembaga terhormat, dari upaya mengungkap identitasnya oleh atasa
dan rekan sekerjanya.
Sejak genderang perang melawan korupsi gencar disuarakan di Arab Saudi, peran whistleblower menjadi penting.
Draf
peraturan tentang perlindungan whistleblowers diperkirakan akan menarik
minat investor asing untuk menanamkan investasinya sesuai dengan
program pemerintah Arab Saudi yang baru dikampanyekan, Vision 2030.
Investor akan merasa aman menanamkan uangnya di Arab Saudi
karena sistemnya melayani hak mereka dan meningtkan kepercayaan diri
mereka dalam mekanisme kerja dan meningkatnya level sistem integritas.